Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2009-04-24

6,5 adalah nilai kimiaku di SMA. Walopun begitu, aku coba juga mengetengahkan masalah fotosintesa tumbuhan (halaaaaah sok kaleeee). Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini:

6H2O + 6CO2 + cahaya matahari → C6H12O6 (glukosa) + 6O2
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Fotosintesis

Dijabarkan menjadi bahwa misalnya 6 molekul air ditambah 6 molekul karbon dioksida bebas di udara ditambah cahaya matahari akan menghasilkan 1 molekul glukosa dan 6 molekul oksigen.

Coba bayangkan....

Sejujurnya akupun susah membayangkannya. Cuma yang kudapat dari persamaan diatas adalah bahwa air dan karbon akan diolah tanaman menjadi gula (glukosa sebagai makanan tumbuhan) dan OKSIGEN!!!

Yihaaaaa....
Jadi kalo masih mau bernapas dengan oksigen dimuka bumi ini, maka perbanyaklah menanam pohon atau tumbuhan lain, ditambah dengan waktu sisa hidup yang masih diizinkan ALLAH SWT.

Karbon dioksida memang dibutuhkan menyokong kehidupan. Tumbuhan membutuhkan karbondioksida dan menghasilkan oksigen. Manusia membutuhkan oksigen dan menghasilkan karbon dioksida. Ini merupakan salah satu siklus pendek. Siklus ini sebenarnya tidak sesederhana itu. Siklus yang lebih besar akan membicarakan juga gas-gas lain, faktor-faktor lain, dan pemicu-pemicu lain. Tapi jika dipelajari lebih lanjut akan membuat kepala jadi pening lalat.

Dah... jadi cuma itu aja lah dulu.
Daripada semua jadi pening lalat.
Hal itu yang kupelajari, dan hal itu pula yang kubagi.
Kudapat dari Wikipedia as my fave.





Related Post


33 komentar:

JengSri said...

Pertama lagi nih ye,

Jengsri dari SMEA akuntan ke psikolog, jadi rak ngerti opo sing diomongin karo Ayya. Tapi tetep manggut manggut tanda tak mengerti.

Good night, mo bubu dulu.

keboaja said...

Iya mas kalo mau bernapas ya tanam pohon, terus kalo nggak tanam pohon ya jangan buang karbondioksida banyak-banyak.

Itik Bali said...

Kok aku disini dapet pelajaran kimia lagi sih??
lah aku lak belajar lagi
padahal ini lagi iklan belajarnya

sibaho way said...

betapa pentingnya penghijauan ya bang...

btw, kalo maen ke Cikarang, rasakan hijaunya akasia dan warna warni flamboyan

Sesri said...

Jaaaahhhh.....jadi ingat pelajaran waktu jaman kuliah. kangen euy. ngutak atik persamaan kimia lagi.

ga ada oksigen ga bisa napas. itukan maksudnya bang..hihihihihi..peace :D

Hijaukankan kembali Indonesia, khususnya Riau tentunya..;)

eri-communicator said...

ngak ngerti om, maklum dulu IPS waktu SMA.

i'disastra said...

Salam kenal :)


tukeran link yu,,

Dinoe said...

Betapa pentingnya penghijauan buat kita ya bang...

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Semoga dengan posting diatas yang dihubungkan dengan hari bumi kemarin dapat dijadikan sebagai momentum untuk lebih menggugah kita agar senantiasa memelihara lingkungan terutama hutan yang sekarang habis dibabat untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

TUKANG ARSIP said...

lama ga ksini mkn asik ajah deh ,,,,huehehehe

Datang dan Berubah

filsafatnya aprillins said...

bang... baru tau saya tumbuhan bisa menghasilkan glukosa.. berarti sebenarnya tumbuhan itu manis yah......

bang saya punya saran.... untuk menyelamatkan bumi kita tidak boleh memakan tumbuhan, tidak boleh memakan sayuran.. supaya oksigen dimuka bumi ini bertambah banyak.. tapi efek dari saran ini apabila dilakukan, siap siap sembelit.. ehuehueheuheuheueheuheuehue

indra putu achyar said...

cama cama eri, waktu SMA masuknya IPS... :D
jadi kalo masalah CO2 CO3 CO4 de el el era mudeng... :D

tapi kalo masalah tanam pohon, ayoooooooo sobat, kita tanam pohon sebanyak mungkin untuk kita dan untuk anak cucu kita :D

attayaya said...

napasku kok tersengal-sengal neh
eh... abis turun naik tangga seh

mocca_chi said...

nah, senyawa kimia penyusun sinar matahair itu apa pak guru? hiii

attayaya said...

@ mocha chi & aprillins :
ntar kutanya ma mbah maridjan dulu ya
hehhehe

negeri hijau said...

kwkwkwkw

kwkwkw

ada pula rumus kimianya ya...
padahal, kimi tuh kurang suka dulu waktu sma...

wh said...

weh lg ada pelajaran kimia......
klorofilnya gak ikut bang....

Etha said...

*keliyengan* kok malah dapet pelajaran kimia

casual cutie said...

ayo ayo nanam pohon...kalo nanam rumput boleh ga ya???

riosisemut said...

Walah iki malah ngajak nostalgila masa2 sma,
Udah lupa aku rumus2 begituan.

rusakparah said...

Sebuah propaganda Hijau yang keren dan mengena sekali.. salut kawan... tetep kobarkan semangat hijau melalui Blog yuk...

Tisti Rabbani said...

setuju ama yg nulis..hehehe
secara dulu wkt SMA emang duduk di kelas Bio; agak mudeng lah apa yg kamu katakan.

Pokoknya GO GREEN!! dah...!!

Sang Cerpenis bercerita said...

duh, kimiaa...dulu sih lumayan jago. 8 booo..nilainya, tapi dah lupa semua. ha ha ha...
btw, ada award ya. cek di postingan : AWARD DIMANA2 AWARD. jangan lupa diambil.

buJaNG said...

Wah dah berbau kimia.... Pusing.....

sukarnosuryatmojo said...

Unsur kimia yang terdapat di matahari sekitar 80% berupa gas Hidrogen. Sedangkan unsur kedua yang banyak terdapat di matahari adalah gas Helium, kurang lebih sebanyak 19 % dari seluruh massa matahari. Sisanya yang 1 % terdiri atas unsur-unsur Oksigen, Magnesium, Nitrogen, Silikon, Karbon, Belerang, Besi, Sodium, Kalsium dan Nikel.
kalau dihubungkan dengan rumus
6H2O + 6CO2 + cahaya matahari → C6H12O6 (glukosa) + 6O2, kok bisa ya *nyengir*

aku makin nggak mudeng, maklum nilai kimiaku di bawah Atta, cuma 4,2

priandhani said...

hmmm....
gas...? *ngendus-ngendus#

siapa nih buang gas karbontutsida!!!!!

attayaya said...

aku juga pusing neh
tanyain ke mbah wikipedia aja ya
ma yahoo answer

J O N K said...

wuah, kalau pohon dah habis , oksigen habis donk bang, wah repot nih, ayo tanam pohon :)

Robi said...

aku ikut2an bingung nie mas... hehehehe...

buwel said...

Duuuh penggambaran yang sederhana bisa menghasilkan pemikiran yang luas gitu bang...
salut deh ma abang ni

ono dwi said...

cocok jadi guru biologi

kang dwi said...

rupanya attay pakar biologi juga tho?
wkkkkk
salut-salut

attayaya said...

jiakakakakaa