31 Oktober 2011

Blogger Nusantara Bukan Pengungsi

Setelah mengikuti acara Kopdar 1000 Blogger Nusantara dari tanggal 28 - 30 Oktober 2011, menjadikan suatu momen bagus untuk bersatunya Blogger Indonesia dalam suatu wadah yang lebih humanis, tanpa diembel-embeli kepentingan suatu pihak. Hal ini didasari bahwa blogger adalah orang bebas, walau dibatasi etika-etika tertentu dalam berhubungan dan berkomunikasi di dunia internet yang luas ini.

Sentuhan kemanusiaan sehingga blogger dapat lebih bersosialisasi dengan yang lain dapat dirasakan di penginapan atau camp atau apapun namanya lokasi untuk tidur dan mandi. Penginapannya adalah berupa lapangan tenis indoor di komplek Stadiun Olahraga Sidoarjo. Bangunan dengan luas sekitar 60x60 m tersebut diberi terpal plastik yang kemudian diberi tilam/kasur dan bantal dari bahan Dacron (Polyethylene terephthalate) berwarna-warni.

Aku, Bang Fiko dan mba Else dari Komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru sampai di Surabaya dengan menggunakan Kereta Api Sembrani yang berhenti di Stasiun Pasar Turi Surabaya yang tak jauh berbeda waktu dengan sampainya Blogger Detik Jakarta, Blogger Depok dan 1 orang Blogger Ambon. Jemputan dari pihak panitia pun akhirnya datang dengan menggunakan 3 mobil dan langsung membawa kami ke penginapan. Walaupun pihak panitia penjemput mengatakan bahwa jangan terkejut dengan kondisi penginapan, sebenarnya kami pun udah mengetahui kondisi tersebut dari twitter yang tersebar beberapa waktu sebelumnya.

Yuuuup... begitu sampai di penginapan, kondisi tersebut benar adanya. Ruang besar dengan terpal plastik terhampar dan diberi tilam/kasur dan bantal.

AYO MENGUNGSI TANPA DINDING PEMISAH
Intinya adalah pihak panitia sebenarnya menginginkan kondisi terbuka tanpa sekat dinding pemisah antar para blogger. Hal ini perlu dicamkan dengan baik. Mengungsi disini diartikan sebagai sebuah kondisi mirip pengungsian, dengan harapan bahwa blogger dapat merasakan suatu keadaan darurat pengungsian ketika berhadapan dengan bencana. Hal ini juga mungkin sedikit menggambarkan keadaan ketika Gunung Merapi Meletus beberapa waktu lalu, dan juga ketika bencana menimpa masyarakat Renokenongo dan sekitarnya ketika terjadi Bencana Lumpur Lapindo.

Kondisi blogger tanpa sekat pemisah itulah yang menjadi suatu hal yang istimewa. Tidak ada pembatasan untuk saling berkomunikasi antar blogger. Pemisah hanya diberikan untuk blogger perempuan dengan blogger laki-laki untuk urusan tertentu saja terutama ketika tidur dan kegiatan kamar mandi. Dan aku menyebutnya Blogger Nusantara Bukan Pengungsi tetapi merasakan dirinya ketika berhadapan dengan kondisi pengungsian. Sekali lagi, yang harus dicamkan adalah kondisi terbuka bagi blogger, ngeblog tanpa sekat, berteman tanpa batas, dengan tetap menjunjung etika berinternet.

Blogger Indonesia adalah manusia bebas tanpa sekat dan lepas dari kepentingan-kepentingan pihak tertentu. Itulah yang diinginkan.

AKHIRNYA KETEMU JUGA...
Dengan kondisi itu, maka blogger yang satu dapat bertemu sapa dengan blogger yang lain tanpa sungkan dan tanpa merasa dibatasi. Misalnya aku dapat ketemu dengan Blogger Semarang, Blogger Ambon, Blogger Medan, Blogger Kediri, Blogger Nusa Tenggara Timur, Blogger Bali, Blogger Manado, Blogger Kalimantan, dan lain-lain. Tercatat nama-nama blogger yang keren dan manissss (gula kaleee) seperti :
Dwi Wahyudi Kalimantan,
Maz Trie Jogja,
Rani Affandi Manado,
Jodie Palgunadi Bali,
Inyun Jombloku,
Ari Dunia Polar,
Almascatie Ambon,
Gunawan Medan,
Aslamdunk Riyadi Semarang,
Yos Detik Jakarta,
IndoBrad Depok,
Brencia Kerens MamaDio,
dan lain-lain yang susah nyebutinnya satu-persatu.

Demikian juga blogger lain yang sudah pernah bertemu sebelumnya dan ketemu lagi di acara ini seperti :
Suryaden,
Xitalho,
Donny BU,
Kika tampang rocker tapi berhati Rhoma Irama,
serta terutama pakdhe Blontankpoer,
juga Kumpulan Sekte SARU (SS) Mbah Sangkil.

Sebenarnya aku udah berada di Jakarta dari tanggal 24 Oktober karena ada keperluan lain. Sempet bertemu dengan Fanny Sang Cerpenis Bercerita (http://just-fatamorgana.blogspot.com/) dan Orin (http://rindrianie.wordpress.com/)

Dan yang tak kalah seru adalah aku bisa ketemu dengan blogger lamaaaaa dari Kediri. Yuuup... akhirnya aku ketemu juga dengan pemilik blog http://agustinw.blogspot.com/ yang bernama Mba Ajeng. Mba Ajeng yang datang di malam minggu dengan penuh perjuangan dan sempat tersesat serta membuat kami cemas akhirnya tiba di tempat acara dengan selamat (bukan dengan mas slamet, tetapi sama temennya satu lagi). Wuiiihhh...

"Akhirnya ketemu juga dengan Bang Atta," kata mba Ajeng sambil menangkup kedua tanggannya pertanda penyampaian salam. Aku pun menangkup kedua tangan untuk membalas salam tersebut. Aku pertamanya seeeh pura-pura cuek sok-sok ngartis gitu. Jiahahahaha... eeeiiih emangnya aku ini Brad Pitt ato Kim Ki Bun ato Jung Yong Hwa, kok malah sok-sok ngartis #dadahlambaitangan.

Satu orang temen dari MagetanCyber tak bisa datang (Adit Nobita) karena mengalami kecelakaan ketika menuju lokasi acara. Dia menyampaikan salam ke semua temen melalui SMS yang dikirimnya ke aku. Semoga dalam kondisi baik-baik saja.

BLOGGER NEKAT
Aku menyebutnya Blogger Nekat. Seorang blogger muda yang masih duduk di bangku salah satu SMA di Bukittinggi. Namanya Faris dari Komunitas Blogger Lingkar Pusako Bukittinggi. Dia berangkat dari Padang pada hari Jum'at malam yang dilanjutkan dengan naik bus ke Surabaya.

Aku bilang nekat karena :
Dari perbincangannnya melalui SMS dengan Ketua Blogger Bertuah, Bang Fiko, Faris berencana berangkat dari Padang malam hari yang berarti masuk ke Jakarta tengah malam dengan duit di tangan cuma 400 ribu dan berusaha untuk naik kereta api saat itu juga. Wooooww... nekat. Sedangkan tiket kereta api belum dibeli. Kami ketahui sebelumnya bahwa tiket kereta api udah ludes dibeli penumpang lain. Akhirnya Bang Fiko menyarankan untuk berbincang dengan pihak keluarga.

Diketahui, akhirnya dia berangkat ke Jakarta hari Jumat malam Sabtu itu juga, dan di jemput oleh keluarganya yang tinggal di Cirebon. Besoknya Faris berangkat dari Cirebon ke Surabaya dan sampai di Surabaya jam 2 malam hari Minggu tanggal 30 Oktober 2011, dan ini adalah hari terakhir acara. Jiaaaaah baru datang langsung pulang neeeh...

Sepertinya kegiatan hari Minggu itu diikutinya dengan baik sampai selesai. Aku tidak mengikuti karena jam 11 siang hari Minggu aku udah tancap ke Bandara Juanda untuk melakukan perjalanan pulang ke Pekanbaru transit Jakarta.

Sodara-sodara seperjuangan....
Itulah cerita singkatnya. Cerita panjangnya ga sempat dibuat.

Foto Kondisi dan sebagian Kegiatan Blogger Nusantara.
Mohon maaf foto kondisi kamar mandi tidak bisa ditampilkan karena lupa memotretnya.
jiahahahahaaaa......

















selengkapnya...

27 Oktober 2011

Blogger Nusantara Kopdar 1000 Blogger

Kopdar 1000 Blogger Nusantara merupakan suatu gagasan untuk mengguyubkan blogger lintas daerah dan komunitas. Hal ini didasari cita-cita memupuk semangat kebersamaan dan persaudaraan blogger indonesia. Mengguyubkan bermakna untuk membentuk suatu kerukunan atas dasar kerukunan dan harapan bersama. Hal ini dimulai dengan niat berkumpul bersama blogger-blogger Indonesia dalam satu tempat, satu waktu, satu semangat dan satu moment yang dinamakan Kopdar 1000 Blogger Nusantara. Berkumpul, bertemu yang biasanya disebut Kopi Darat atau Kopdar itulah menjadi langkah awal menuju terwujudkan mimpi dan cita paguyuban Blogger Nusantara. Dimulai oleh siapa saja yang pasti oleh blogger yang memiliki energi dan kemauan kuat mewujudkan kebersamaan dan persaudaraan blogger Indonesia.

Blogger Nusantara adalah wadah Blogger Indonesia untuk berkarya, berkreasi dan kalau bisa menjadi blogpreneur sekalian.

Tak sekadar pesta blogger atau blogger berpesta tapi lebih pada silaturrahim antarsesama blogger yang berujung pada kemakmuran bersama membawa blogger Indonesia ke arah yang lebih bermartabat dengan muatan sharing edukasi yang tinggi. Ide ini awalnya dari keinginan seorang blogger dari Surabaya, Gempurmedia. Setelah banyaknya blogger yang tergabung dalam Bloglicius, dan menanggapinya dengan antusias. Kemudian ditangkap dan difasilitasi oleh IBN bersama rekan-rekan, berkembang untuk menjadikannya sebagai wadah blogger Indonesia bernama Blogger Nusantara. Diharapkan dapat sangat banyak bermanfaat diantaranya belajar tentang Google Panda, Google Analytics dari sumbernya, Sharing keberhasilan para blogpreneur lokal Indonesia, Sharing keberhasilan media sosial oleh Founder Pen-Ollson yang masih muda. Menjadi Founder Paguyuban Blogger Nusantara, dan masih banyak lagi.

Ngeblog ya tetap ngeblog. Blogwalking jalan terus. Monetize Blog bukan menjadi ruh utama karena sangat advanced, namun dunia blogging yang baik, positif dan kreatif menjadi tonggak utama. Bagaimana blogger dapat menghidupinya dirinya dapat dicapai dengan banyak hal, banyak kreativitas, banyak idea. Blogger Nusantara bertujuan untuk menjembatani hal tersebut. Blogger Nusantara di seting untuk dapat terus menerus ada, dan 7 blogger terbaik akan menjadi narasumber yang berkeliling Indonesia untuk mewacanakan dan mengajak komunitas dan blogger berkegiatan dan menjadikan blogger sebagai profesi yang layak dihormati.

Sama seperti ketika kita memulai berkomunitas di daerah atau area profesi lainnya, dimana kita butuh komunitas untuk menjadi sarana pemersatu dan menjadi tempat belajar dan berbagi. Demikian juga halnya wadah blogger Indonesia, dengan ruang lingkup yang lebih besar sangat dibutuhkan untuk menjadi sarana Blogger belajar dan berkegiatan, serta menambah konten positif tentang lokal dan Indonesia, hingga Citizen Jurnalism. Bagaimana hal ini dapat berkesinambungan menjadi landasan awal berdirinya Blogger Nusantara.

Acara Perdana Blogger Nusantara akan ditaja pada :
Tanggal 28 s/d 30 Oktober 2011
Sun City Convention Hall, Sidoarjo, Jawa Timur

Dari blog Blogger Nusantara tertulis, tidak ada alasan khusus pemilihan lokasi Sidoarjo. Hanya Tuhan yang tahu, begitu tulisannya. Sidoarjo bukan karena lumpur Lapindo. Mungkin lebih kepada gedung tempat acara dilangsungkan saja yang kebetulan berada di Sidoarjo.

Menjadi sebuah anomali (penyimpangan) dari pakem biasanya dimana lokasi acara secara Jakarta-sentris. Blogger Indonesia memiliki wilayah luas, lebih luas dari wilayah pemerintahan Republik Indonesia itu sendiri. Misalnya, tak terbayangkan bahwa salah seorang anggota Blogger Bertuah Pekanbaru berada di Malaysia yang berarti telah terjadi anomali lokasi diluar Pekanbaru, diluar Propinsi Riau, bahkan diluar Indonesia. So what??? Dia adalah Anazkia dan tetap tercatat sebagai salah seorang anggota Blogger Bertuah. Demikian juga dengan Blogger Indonesia. Bisa saja ternyata domisilinya di Singapura, Brunei, Miri, Australi, atau negara lain yang notabene masih orang Indonesia.

Blogger Nusantara tidak memiliki kepentingan besar selain bahwa blogger berkumpul untuk bertukar pikiran dan berbagi untuk saling mensejahterakan diri, saling menjaga untuk tetap dalam koridor etika kebaikan.

Salam anomali blogger nusantara !

Salam anomali blogger nusantara


Tulisan ini meramu ulang tulisan yang ada di blog Kopdar 1000 Blogger Nusantara
http://bloggernusantara.com/

Sedikit kekecewaan pada Pesta Blogger mungkin dapat diobati di Blogger Nusantara.
Semoga.....
selengkapnya...

25 Oktober 2011

Pemerintah Indonesia Takut dengan Greenpeace???

  • Greenpeace merusak perekonomian Indonesia
  • Greenpeace haram karena didanai dari hasil judi
  • Greenpeace adalah udang berbulu musang eeeh musang berbulu udang (emangnya udang ada bulu ya???)
  • Greenpeace adalah organisasi ilegal di Indonesia.

Begitulah tulisan di berbagai portal berita akhir-akhir ini. Hihihihihiii nampaknya Greenpeace menjadi keyword yang mulai meningkat. Menjadi sorotan disana-sini. jiahahaha...


Greenpeace merusak perekonomian Indonesia
Menurutku ini adalah sudut pandang makro alias hiperbola. Terlalu dibesar-besarkan. Seberapa parahkah kerusakan perekonomian Indonesia yang diakibatkan oleh kampanye Greenpeace untuk penyelamatan hutan Indonesia?

Yang rusak parah adalah keuntungan (laba) dari perusahaan Hutan Tanaman Industri, perusahaan pulp and paper, serta perusahaan perkebunan sawit.

Ketika hutan Riau dijarah habis-habisan untuk mendapatkan kayu yang bagus sebagai barang ekspor, Riau sangat gemerlap. Diskotek, cafe, karaoke, judi bertebaran dimana-mana. Ketika aparat sedikit melakukan razia penjarahan hutan, semua hiburan itu tutup yang tersisa tidaklah berapa.

Pergerakan uang di tempat hiburan itu digerakkan oleh oknum para pekerja hutan dan karyawan-karyawan perusahaannya yang membawa banyak uang dari hasil menjarah hutan. Inipun bagi orang-orang yang senang hiburan malam.

Pekerjanya aja bisa punya duit banyak dari usaha ilegal, apalagi dengan perusahaannya alias untung gede.

Begini cara ilegal yang mereka lakukan :
Perusahaan itu sebenarnya legal dan sah menurut hukum. Yang menjadi masalah adalah lahan yang mereka kelola tidak semua sesuai menurut hukum. Sudah menjadi rahasia umum di Riau, bahwa perusahaan HTI atau pulp mulai mengelola lahan hutan dari tepi luar. Mereka akan bergerak dari tepi batas lahan ke arah luar sejauh kondisi aman dan dapat dikendalikan oleh oknum. Begitu mereka terbentur masalah, barulah mereka mengelola lahan yang semestinya hak mereka (maaf agak susah menggambarkan atau menjelaskan hal ini). Lahan yang dikelola diluar batas semestinya itulah yang menghasilkan keuntungan besar bagi perusahaan. Akibat ini adalah banyak lahan masyarakat dan bahkan tanah ulayat (tanah adat) yang dicaplok oleh mesin-mesin penghancur hutan milik perusahaan. Ada timberjack, bulldozer, harvester, harrow, trencher, log stacker, front fork loader, excavator dan lain-lain.

Masalah di atas adalah jika perusahaan sah, izin lahan sah, tetapi perusahaan mengambil lahan diluar lahan yang sah tersebut.

Masalah lainnya yang ada di Riau adalah perusahaan sah, izin lahan sah, tetapi lahan yang sah tersebut berada di Area Gambut yang memiliki kedalaman lebih dari 3 meter yang mempunyai peraturan tersendiri yang sering dilupakan oleh oknum atau pejabat pemberi izin. Lahan itu menjadi ambigu antara sah dan tidak sah. Ini menjadi kasus Semenanjung Kampar. Silahkan baca Semenanjung Kampar di ujung kehancuran dan Perusak Lingkungan Hidup di Semenanjung Kampar.

Kemudian Greenpeace mempermasalahkan keadaan yang tidak sah tersebut di atas. Untuk lahan yang sah dan sesuai ketentuan hukum Indonesia, Greenpeace hanya meminta keadaan Moratorium atau penghentian kegiatan untuk beberapa waktu.

Mengapa aksi Greenpeace keras atau agak keras?
Lha kalo dengan cara lembut semua keadaan bisa lebih baik?
Kirim surat, pemberitaan dan pembicaraan tidak mempan.

Ketika kita lihat di TV banyak pendemo melakukan demo massal untuk suatu tujuan, termasuk ketika para mahasiswa berdemo di Senayan tahun 1998, dengan cara itulah pembicaraan kita bisa didengar oleh para pemimpin yang tuli.

Lha kalo kita setuju dengan demo tahun 1998, kenapa demo masalah lingkungan hidup tidak kita dukung??? Ini untuk keberlangsungan hidup semua manusia. Abaikan duit-duit yang beredar disekitar pendemo jika disinyalir ada. Fokuslah pada tujuan penyelamatan lingkungan hidup.

Dulu, aku pernah memosting artikel tentang sebuah perusahaan di Riau yang sebaiknya melepas semua lahan ilegal yang mereka kuasai. Artikel itu dikomentari seorang teman kurang lebih "gimana nasib pekerja dan lapangan kerja di Riau?". Ini berarti menyangkut perekonomian daerah Riau.

Aku menjawab kurang lebih :
Kenapa harus memikirkan nasib pekerja itu, lha mereka bukan asli penduduk Riau. Lihat saja KTP mereka. Ini menunjukkan bahwa daerah tempat mereka berasal tidak bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang layak untuk mereka. Pekerja itu tidak salah. Yang salah adalah pemerintah daerah asal mereka yang tidak bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang layak. Lapangan pekerjaan di Riau tidak begitu gonjang-ganjing, walaupun tetap ada pengangguran dan hal ini terjadi juga di daerah lain. Masalahnya adalah mereka adalah pekerja yang bekerja di lahan ilegal. Berarti mereka bekerja di lapangan pekerjaan yang haram. Dan duit yang mereka hasilkan adalah duit haram. This is it. (niru gaya Master Chef Cantik Farah Queen).

Ketika aku menulis kalimat-kalimat terakhir 1 paragrah diatas, aku berharap MUI membaca paragraf tersebut dan berani menyatakan bahwa perusahaan dan karyawan yang bekerja di lahan ilegal adalah HARAM. Mencoba membandingkan pernyataan MUI bahwa dana Greenpeace berasal dari judi yang haram.

Maaf kalimatku diatas agak sengak sedikit bagi beberapa orang.

Ketika Greenpeace meminta perusahaan-perusahaan tidak merusak hutan, maka perusahaan-perusahaan tersebut mendatangi Komisi VI DPR-RI untuk mengadu dan menyampaikan keluhan. Intinya adalah keuntungan perusahaan akan menurun jika Greenpeace terus berkampanye untuk penyelamatan hutan.

Apakah perekonomian HARAM ini yang dibilang bahwa Greenpeace merusak perekonomian Indonesia?

Maaf aja deh MUI, aku tetap memeluk agama Islam. Tetapi pernyataan MUI tersebut sangatlah tidak berimbang.

MUI perlu membaca ini :
Nabi Muhammad SAW dan Lingkungan Hidup
Tulisan dari saduran buku :
Prof. Dr. Hadi Alikodra, et.al
Global Warming : Banjir dan Tragedi Pembalakan Hutan
Bab : Nabi Muhammad, Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup


Greenpeace didanai dari hasil judi
Ini kritikan MUI terhadap Greenpeace. Emangnya MUI udah berubah fungsi menjadi Tim Investigasi PPATK, BPK, BPKP, Inspektorat. Lha kalo perusahaan membeli bahan baku dari hasil ilegal logging apakah haram apa tidak?


Greenpeace adalah udang berbulu musang eeeh musang berbulu udang
(emangnya udang ada bulu ya???)

Adanya pilih kasih kampanye yang dilakukan Greenpeace terhadap perusahaan-perusahaan tertentu. Hmmmm ini aku ga bisa analisa deh karena kampanye Greenpeace itu begitu banyak dan luas sedangkan simpatisan dan anggota aktifnya tidak seberapa dibandingkan luas areal permasalahan lingkungan. Sama ketika Kementerian Lingkungan Hidup peduli akan Sungai Ciliwung, lhaaa emangnya Sungai Siak dan Sungai Musi tidak memiliki masalah lingkungan hidup??? Kenapa kedua sungai itu dibiarkan saja?? Begitulah, pegawai di Kementerian Lingkungan Hidup tentunya tidak bisa menangani luasnya permasalahan lingkungan hidup.


Greenpeace adalah organisasi ilegal di Indonesia
Lhaaa kalo ilegal kenapa ga ditutup dari dulu. Alamat tidak Palsu (ayu tingting langsung nyanyi-nyanyi). Kantor ada. Orangnya ada. Lhaaa kalo ilegal langsung grebek aja. Kok takut? Gitu aja kok repot.


Pemerintah Indonesia Takut dengan Greenpeace


SALAH.........

Pemerintah Indonesia TIDAK TAKUT pada Greenpeace.

tetapi...

Pemerintah Indonesia takut dengan pengusaha perusahaan yang telah menghancurkan hutan Indonesia. Kebobrokan pengelolaan hutan Indonesia bermula dari pemerintah yang memberikan izin hanya berdasarkan peta diatas meja dengan menggunakan SPIDOL untuk membentuk garis batas izin lahan. Tentu saja luas lahan akan menjadi lebih luas daripada semestinya. Lagipula, oknum-oknum itu tidak mau tahu tentang KEDALAMAN LAHAN GAMBUT. Kebutuhan oknum-oknum tertentu akan duit untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain dengan cara melanggar ketentuan-ketentuan yang ada.

WANI PIRO???

Paragraf terakhir diatas kutulis berdasarkan perbincanganku dengan seorang Profesor yang bosen menyebutkan namanya. Itulah jawabannya ketika kutanya "Apakah Pemerintah Indonesia Takut dengan Greenpeace???"

Sebagian dari artikel ini cuma analisa singkat, masih perlu pendalaman data dan informasi. Ntar deeh aku berubah jadi intelijen aja sekalian. Blogger Intelijen. eeeehh ato Intelijen Blogger jiahahahaha.....

Brubah fungsi asal ga brubah anunya....

Silahkan baca :
Why is Indonesia afraid of Greenpeace?
http://news.mongabay.com/2011/1018-greenpeace_fear.html



selengkapnya...

22 Oktober 2011

New Rainbow Warrior

Pejuang Bumi memiliki kendaraan baru yang dibuat di Bremerhaven, Germany yaitu New Rainbow Warrior. Dibangun dengan didanai oleh lebih dari 100.000 orang yang menyumbang baut, mur, jangkar, papan tulis, sabun, peralatan kapal, dan-lain-lain. Secara tetap didukung oleh 3 juta orang penyumbang tahunan, dukungan 17 juta email dan sms, 14.000 orang relawan, dan lain sebagainya.

The Earth Need a New Warrior
dan hal ini dijawab oleh semua pendonor di atas, maka jadilah sebuah kapal Rainbow Warrior yang baru, dimana Rainbow Warrior yang sebelumnya yaitu Rainbow Warrior I tenggelam setelah di bom di Auckland New Zealand tahun 1985. Rainbow Warrior II rusak berat di Legazpi Citi, Albay, Philippines dalam kegiatan kampanye Greenpeace "Quit Coal, Save the Climate" bulan Mei 2008.

Rainbow Warrior III (New Rainbow Warrior) diluncurkan pada tanggal 14 Oktober 2011 dan akan beroperasi rencananya tahun 2011 ini juga bertepatan dengan ulang tahun Greenpeace ke 40. Kapal ini merupakan jenis Yacht Bermotor (Motor assisted Yacht) dengan tonase 838 GT (gross tonnage) sepanjang 57,92 meter berkapasitas 30 orang.

Rainbow Warrior telah siap untuk melaksanakan tugas menyelamatkan bumi bersama-sama dengan kapal Greenpeace lainnya Esperanza dan Arctic Sunrise.

New Rainbow Warrior akan berada di garis terdepan untuk memerangi kejahatan lingkungan.

New Rainbow Warrior III








Stories of The New Rainbow Warrior III






selengkapnya...

19 Oktober 2011

40 Years of Greenpeace

40 Years of Greenpeace.... yuuuup Greenpeace telah berumur 40 tahun. Telah melakukan berbagai aksi untuk memerangi kejahatan lingkungan.

Get War to the Environmental Crimes
Fight against Environmental Crimes

Alangkah indahnya dunia ini jika lingkungannya tidak tercemar, sejuk dengan pepohonan.

Damai di bumi
Damai di hati

Save our earth
with our heart


Aku merekomendasikan kepada semuanya untuk melihat video di bawah ini
Aksi Greenpeace
Termasuk kepada Grup Sinar Mas Pulp di Propinsi Riau
user on youtube.com : videoFSC


Video Greenpeace

Teatrikal kepanikan pemimpin dunia
user on youtube.com : Greenpeace


40 ANNI di GREENPEACE
user on youtube.com : AmbienteAmbienti


GREENPEACE 40th ANNIVERSARY CELEBRATION
user on youtube.com : GreenpeaceCanada


Kumi Naidoo sends a message on Greenpeace 40th anniversary
user on youtube.com : GreenpeaceCanada


Greenpeace cumple 40 años
user on youtube.com : LABANABLOG


Welcome to Greenpeace!
user on youtube.com : GreenpeaceVideo


You don't have to join us to join us [HD]
user on youtube.com : GreenpeaceVideo


selengkapnya...

16 Oktober 2011

PON XVIII Tahun 2012 di Riau Tanpa ASAP

PON XVIII Tahun 2012 di Riau Tanpa ASAP merupakan sebuah Grup di Facebook yang bernama PON XVIII Tahun 2012 di Riau Harus Bebas ASAP, dimana aku menjadi salah satu anggota. Walaupun beberapa kali sempat terjadi debat tentang "asap" yang mana yang dibebaskan, ada juga beberapa anggota yang mempermasalahkan tentang asap rokok. Tetapi setelah admin jelaskan, bahwa grup ini adalah berhubungan dengan ASAP KEBAKARAN HUTAN, barulah perdebatan agak reda. Oh iyaaaa.... di grup tersebut ga usah juga memperdebatkan tentang Asap Jagung Bakar di Area Purna MTQ yang mengganggu mata.

Kulihat secara pribadi bahwa grup ini bertujuan bagus yaitu
mendukung upaya untuk menciptakan kondisi Riau bebas asap kebakaran hutan dan lahan untuk mensukseskan PON XVIII tahun 2012 di Riau

Salah satu aksinya adalah aksi teatrikal bertajuk “PON Berasap” ditaja oleh Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Ahad 2 Oktober 2011, pukul 09.00 WIB. aksi ini dilakukan pada saat Car Free Day di Jalan Gadjah Mada - Jalan Diponegoro Pekanbaru.

AGAR PON XVIII Riau Bebas Asap, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), menuntut:

  1. Jerat Pembakar Hutan dan Lahan dengan UU No. 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup
  2. Segera Lakukan moratorium konversi lahan di hutan alam sekarang juga
  3. Cabut izin dan Tutup Perusahaan Pelaku Pembakar hutan
  4. Batalkan PON XVIII tahun 2012 di Riau jika pemerintah gagal mengatasi fenomena asap

Dalam hal ini, JIKALAHARI menuntut pertanggungjawaban Gubernur Riau Rusli Zainal agar berani menyatakan dan melaksanakan PON XVIII RIAU 2012 BEBAS ASAP KEBAKARAN HUTAN. Hal ini mengingat banyak regulasi kehutanan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya di Propinsi Riau. Pengelolaah hutan dengan kedalam gambut lebih dari 3 meter diabaikan sehingga terjadi tragedi Semenanjung Kampar yang punah ranah hutannya ditebang oleh perusahaan-perusahaan kayu. Kepunahan Semenanjung Kampar terjadi akibat regulasi yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya, dan Pemerintah Propinsi Riau selalu berkelit, bahwa regulasi itu harus dijalankan oleh Pemerintah Pusat. Berarti dalam hal ini Pemerintah Propinsi Riau lepas tangan atau tidak bertanggung jawab sama sekali atas kerusakan hutan yang terjadi di wilayahnya. Padahal, Gubernur dan Bupati berlomba-lomba menerbitkan Izin Pemanfaatan Ruang pada kawasan hutan, yang mengakibatkan terjadinya deforestasi hutan. Deforestasi hutan tentu saja hutan semakin rusak dan makin menipisnya flora dan fauna habitat hayati lingkungan hutan. Di Sumatera, hal ini ditandai dengan berkurangnya populasi Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).

“Apa jaminan Gubernur Riau, bahwa masyarakat Riau dan peserta PON Bebas Asap pada 2012?” Tanya Muslim, Koordinator Jikalahari. Pertanyaan ini tidak mendapat jawaban dari Gubernur Riau, baik langsung maupun melalui media massa.

Beginilah jadinya jika pemimpin tidak mencintai lingkungan.






Sumber :
PON XVIII Tahun 2012 di Riau Harus Bebas ASAP
http://www.facebook.com/groups/285641918127939/



selengkapnya...

13 Oktober 2011

Cara Membuat Nasi Kuning Melayu

Postingan Cara Membuat Nasi Kuning Melayu muncul karena ada pembicaraan antara Anazkia dan Jeng Soesan di fb kemaren. Baca deh pembicaraan tersebut di postingan Cara Menulis Komentar dan Status di FB. Dari pembicaraan tersebut, aku jadi teringat (alm) Emak. Dulu emakku sering membuat nasi kuning melayu ini yang enak dan lezat. Cara emak membuat nasi kuning melayu ini sangat sederhana, walaupun emak juga bisa membuat nasi kuning melayu ini yang lebih lengkap dan tentunya dengan cara yang sedikit rumit dan panjang. Kata emak, resep cara membuat nasi kuning melayu ini mirip dengan cara membuat nasi Briyani India. Emak kalo masak selalu cepat, ringkas dan ga belibet dengan hasil masakan maknyuuus mengalahkan masakan Bondan Winarno.

Resep Cara membuat nasi kuning melayu ala Emak yang cepat dan sederhana

Karena ini cara tradisional, maka ukuran hanya merupakan tebakan dan menjadi kebiasaan "kira-kira". Kebiasaan dan kepandaian memasaklah yang menentukan hasil akhir dari masakan.

Bahan Membuat Nasi Kuning Melayu :
  • 1,5 canting beras (1,5 kaleng susu) sekitar 400 gr
  • Sejumput pulut atau beras ketan
  • air untuk memasak beras menjadi nasi
  • 1 sendok makan perasan air kunyit (sejempol kunyit diparut lalu diperas)
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, pukul dan memarkan
  • sepotong daun pandan
  • kacang polong secukupnya yang bisa ditambahkan jagung
  • Bumbu penyedap rasa siap saji. Nasi kuning sederhana ini menggunakan penyedap rasa sapi atau bumbu penyedap rasa kaldu ayam 3 atau 4 potong atau bungkus.

Cara memasak nasi kuning melayu

  • Beras dan pulut digabungkan lalu cuci bersih dan tiriskan, pulut itu ditambahkan untuk menambah pulen nasi yang dimasak tersebut.
  • Tinggi air untuk memasak adalah 1,5 kali tinggi beras. Biasanya emak hanya mengukur dengan ujung jari.
  • Memasak nasi kuning cara cepat dan sederhana ini biasanya pakai rice cooker.
  • Seteleh beras/pulut dan air berada dalam wadah rice cooker, masukkan semua bahan lainnya. Aduk untuk meratakan.
  • Masaklah nasi seperti biasanya.
  • Jika telah masak, aduk sebentar untuk menggemburkan nasi kuning. Tutup rice cooker dan biarkan sekitar 10 menit.
  • Nasi Kuning Melayu cepat dan sederhana siap dihidangkan.

Hidangkan dengan sambal belacan, ikan bilis (teri), ikan asin, lalap timun dan rimbang, kerupuk udang serta taburan bawang merah putih goreng.

Untuk memasak nasi kuning melayu yang lengkap dan ribet, bahannya hampir sama cuma ada penambahan susu atau santan, dan beberapa bumbu tambahan dan tidak menggunakan bumbu cepat saji. Cara memasaknya juga berbeda, yaitu beras dimasak terdahulu dan menjadi nasi. Bahan-bahan tumis dimasak terpisah. Nasi lalu dimasukkan ke wadah penggorengan tumis. Aduk rata, lalu nasi tersebut dikukus. Begitu seeeh katanya. Aku sendiri belum pernah praktekinnya. Lha aku bukan tukang masak seeeh...

Cara menghidangkannya tidak dibuat kerucut seperti Nasi Kuning Jawa. Tetapi dihidangkan dalam piring seperti biasa atau terkadang dimuatkan dalam Tabak Melayu dengan Bunga Telur jika untuk acara yang agak besar, tetapi biasanya tanpa lauk-pauknya. Lauk Pauk dihidangkan terpisah. Bentuk Tabak Melayu dapat dilihat di Riau Daily Photo (http://www.riaudailyphoto.com/2010/07/mengarak-tabak.html).

Penggunaan Susu atau Santan ini lah yang membuat nasi kuning melayu berasa "lemak" alias sedap. Semoga postingan Cara Memasak Nasi Kuning Melayu dapat membantu ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian untuk memberikan hidangan istimewa bagi keluarga. Nasi Kuning juga bisa untuk acara Kenduri (Selamatan) seperti kenduri bayi baru lahir Muhammad Azamsyah atau kenduri lainnya. Selamat menikmati.

Maaf... Photo Nasi Kuning Melayu tidak tersedia karena belum dimasak.

selengkapnya...

10 Oktober 2011

MUHAMMAD AZAMSYAH

MUHAMMAD

Muhammad bin ‘Abdullāh adalah seorang manusia yang berasal-usul dari keluarga sederhana, yang diangkat ALLAH SWT untuk menegakkan dan menyebarkan agama terbesar di dunia, Agama Islam sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif serta sekaligus merupakan pebisnis tangguh. Artikel lengkapnya dapat dibaca di :
* Rahasia Bisnis Rasululah
* Nabi Muhammad dan Lingkungan Hidup
* Cahaya Dari Bukit Shafa dan Muhammad Sang Pembebas

...seorang manusia yang memiliki pribadi yang mengagumkan, seorang pahlawan yang tidak pernah bergeming melawan kekejaman, kebrutalan dan kebengisan dalam berbagai kondisi, demi terwujudnya cinta kasih antar sesama manusia, keadilan, kebebasan dan masa depan yang sentosa dan sejahtera, tanpa diskriminasi, baik terhadap orang-orang yang beriman kepada kenabiannya, maupun orang-orang yang mengingkarinya. Semua mendapat pengayomannya.

AZAM

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), AZAM diartikan sebagai "Teramat mulia" terutama dipakai dalam kesusasteraan Melayu Klasik yang diambil dari bahasa Arab. Pengertian lainnya dalam KBBI disebutkan bahwa AZAM adalah "tujuan; cita-cita; maksud", ber•a•zam artinya "bermaksud;", meng•a•zam•kan artinya "memaksudkan; berniat akan;".

AZAM asal muasalnya dari bahasa Arab, yaitu "al-`azmu". Kata ini biasanya berarti sama dengan "al-iraadah al-qawiyyah" (keinginan kuat), tetapi bukan ambisi. AZIIM adalah orang yang punya sifat AZAM yaitu orang yang berkeinginan kuat. Selain daripada itu, ternyata kata AZAM juga terdapat di dalam Al-Qur'an pada surat ke-3 Ali Imran ayat 159.

Ali Imran (آل عمران) ayat 159
ali imran surah 3 ayat 159
fabimaa rahmatin mina allaahi linta lahum walaw kunta fazhzhan ghaliizha alqalbi lainfadhdhuu min hawlika fau'fu 'anhum waistaghfir lahum wasyaawirhum fii al-amri fa-idzaa 'azamta fatawakkal 'alaa allaahi inna allaaha yuhibbu almutawakkiliina

[3:159] Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

Sahih International
So by mercy from Allah , [O Muhammad], you were lenient with them. And if you had been rude [in speech] and harsh in heart, they would have disbanded from about you. So pardon them and ask forgiveness for them and consult them in the matter. And when you have decided, then rely upon Allah . Indeed, Allah loves those who rely [upon Him].

Ayat ini menjelaskan tentang : (i) bersikap lemah lembut, memaafkan dan bermusyawah (ii) jika mempunyai keinginan, maka sandarkan kepada Allah, yang disebut tawakal, dan (iii) karena Allah sangat cinta kepada orang-orang yang bertawakal.

Ummat Islam harus punya keinginan kuat, yang bukan sekadar keinginan tanpa dasar apapun. Keinginan (`azam) yang besar itu harus memiliki sandaran vertikal kepada Allah yang dinamakan "tawakal". Sebelum tawakal, didahului dengan usaha, ikhtiyar, doa, lalu tawakal.

SYAH/SHAH

SHAH berasal dari bahasa Persia yang berarti "Raja" atau "Yang Benar" atau "Berguna". Orang Melayu atau orang Indonesia secara umum merubah menjadi SYAH dengan pengertian yang sama atau sebagai pelengkap nama. Menurut bahasa Arab, diartikan sebagai "Benar". Terlepas dari itu, SYAH adalah nama awal.

*****

Karena itu maka....
Ia kami beri nama MUHAMMAD AZAMSYAH diiringi doa agar ianya dapat mengikut sifat dan sikap yang teramat mulia dari Nabi Besar Muhammad SAW secara benar, dan semoga ianya selalu dalam lindungan dan rahmat serta keberkahan dari ALLAH SWT.

Amin.. amin.. amin ya rabbil alamin..
amin ya rahman
amin ya rahim
amin ya mujibassailin


Jazakumullah khairan katsiran.
Wa jazakumullah ahsanal jaza
Attayaya Yar Zam dan Bintang Air

MUHAMMAD AZAMSYAH
Biasa dipanggil Azam, Bujang atau Awang
Lahir di Pekanbaru (Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center) secara normal dibantu oleh dr. Sri Maryati pada tanggal 5 Oktober 2011 jam 23.40 wib dengan berat 2,9kg dan panjang 47cm. Foto diambil pada tanggal 9 Oktober 2011 jam 16.30 wib.





selengkapnya...

01 Oktober 2011

Nasib Harimau Sumatera di Bumi Lancang Kuning

Nasib Harimau Sumatera di Bumi Lancang Kuning merupakan 3 tulisan Theo Rizky yang dimuat di Koran Harian Tribun Pekanbaru dari tanggal 28-29-30 September 2011 di halaman 12. Tulisan ini mengenai konflik manusia dengan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae). Harimau jenis ini merupakan harimau yang hampir punah di Indonesia setelah terjadinya kepunahan Harimau Bali dan Harimau Jawa. Semoga tulisan ini makin membuka mata kita agar lebih memedulikan lingkungan hidup.

TURUT MENDUKUNG TUR EKSPEDISI MATA HARIMAU GREENPEACE
Sangat menyayangkan tindakan pemerintah RI yang menolak Greenpeace masuk ke Indonesia karena tidak kuat dikritik oleh Greenpeace atas tindakan sembrono pemerintah Indonesia dalam pengelolaan hutan (kesemrawutan pengelolaan hutan Indonesia).

Berpacu Punah dengan Penambahan Hutan

Nasib Harimau Sumatera di Bumi Lancang Kuning
Tulisan Pertama


Harimau Sumatera panthera tigris sumatraeBila penasaran melihat bentuk asli si raja hutan, silakan datang ke Museum Sang Nila Utama, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Di sana terdapat beberapa ekor harimau sumatera yang telah diawetkan, panjangnya dari kepala hingga ekor mencapai 2,5 meter lebih, dengan bobot sekitar 140 kg. Melihat ukurannya yang luar biasa, tak heran jika koleksi tersebut selalu menjadi perhatian utama pengunjung museum.

“Itu harimau tahun 1970-an. Sekarang kita tak akan menemukan yang sebesar itu lagi,” ujar seorang teman dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang Lingkungan hidup, Senin (25/9 lalu.

Miris mendengarnya. Namun bukan berita yang baru lagi kalau kucing besar dunia ini berada di ambang pintu kepunahan. Penurunan populasinya begitu cepat, secepat pengalihfungsian habitatnya, hutan, menjadi permukiman, perkebunan, bahkan perambahan dengan dalih kepentingan ekonomi.

Berdasarkan data dari lembaga lingkungan hidup, Eyes on The Forest, pada 1982 terdapat 78 persen hutan alam yang menutupi daratan Provinsi Riau. Selang 22 tahun kemudian, 2004 berkurang drastis menjadi 36 persen.

Dengan kegiatan deforestasi yang tidak terbendung, diprediksi pada 2015 hutan alam di Riau hanya akan tersisa sekitar enam persen. Bila penurunan rumah dan habitat harimau ini terus terjadi, diperkirakan satwa langka yang mungkin hanya tersisa sekitar 300-an itu akan punah selama-lamanya di alam bebas pada 2020 mendatang.

Species Specialist World Wildlife Foundation (WWF), Sunarto belum lama, mengatakan, keistimewaan Provinsi Riau yang dilintasi garis khatulistiwa ternyata menjadi tantangan terbesar dalam menyelamatkan populasi Harimau Sumatera. “Garis khatulistiwa membuat sawit bias ditanam secara ekonomis, Riau lah salah satu tempatnya. Akasia juga begitu, tujuh tahun sudah bisa dipanen berbeda dengan Negara lain yang membutuhkan waktu 25 tahun, ini karena energi matahari yang begitu banyak,” katanya.

Menurut Sunarto, perlu ada komitmen yang jauh lebih kuat agar harimau sumatera bisa bertahan untuk jangka waktu panjang.

Si Belang Jadi Penanda Kerusakan Hutan

Nasib Harimau Sumatera di Bumi Lancang Kuning
Tulisan Kedua


Akasia setidaknya membutuhkan waktu selama tujuh tahun untuk bisa dipanen. Sedangkan, tanaman industri lainnya butuh waktu 25 tahun, karena energi matahari tak begitu banyak. Species Specialist World Wildlife Foundation (WWF), Sunarto, mengatakan, perlu komitmen yang jauh lebih kuat agar harimau sumatera lestari untuk jangka panjang.

“Bukan hanya jumlah individu yang penting, tapi juga bagaimana interaksinya satu dengan yang lain. Ini masalah besar di Riau khususnya dan Sumatera umumnya soal fragmentasi. Ada populasi-polusi yang mulai terisolir satu dengan lain,” tuturnya saat memberikan masukan jelang Media Trip yang diselenggarakan antara Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dengan Greenpeace, pertengahan September 2011 lalu.

Sunarto menjelaskan, walaupun harimau sumatera, tapi satu dengan yang lain terisolir dan tidak bisa saling ketemu ini, sama saja percuma. Ia mengatakan, harimau merupakan indikator, menandakan ekosistem di sebuah kawasan masih cukup sehat kalau mereka bias hidup untuk jangka panjang.

“Ketika itu tidak, ya sebenarnya yang terancam adalah manusia sendiri,” kata Sunarto memberikan alas an masuk akal.

Akibatnya, tutur peraih gelar doktor dengan spesialisasi harimau sumatera ini, dalam kurun satu dekade terakhir, Riau memegang catatan intensitas konflik harimau dengan manusia yang paling tinggi di Sumatera.

Di antaranya sering terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), tepatnya di perkampungan dan perkebunan yang berbatasan langsung dengan Hutan Senepis. Dari tahun 2000-2010 sedikitnya empat kasus penyerangan harimau terhadap manusia masih lekang diingat warga setempat.

Dari penyerangan raja hutan itu, dua diantaranya terpaksa meregang nyawa. Untuk melihat langsung habitat harimau di Hutan Senepis yang mempunyai luas 106.081 hektare butuh waktu dua jam menggunakan kendaraan roda empat darin pusat kota Rohil, Bagan Siapi-api menuju pintu masuk Hutan Senepis di Desa Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Rohil.

Tersingkir di Dalam Kaca-kaca Musium

Nasib Harimau Sumatera di Bumi Lancang Kuning
Tulisan Ketiga


Dalam kurun satu dekade terakhir, Riau memegang catatan intensitas konflik harimau dengan manusia paling tinggi di Sumatra. Di antaranya sering terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), tepatnya di perkampungan dan perkebunan yang berbatasan langsung dengan hutan Senepis.

Ingatan warga yang tinggal di sekitar hutan Senepis masih kuat saat menceritakan sudah beberapa kali harimau Sumatra terpaksa keluar dari habitatnya untuk mencari makan dengan cara menyerang manusia.

Dari tahun 2000-2010, sedikitnya empat kasus penyerangan harimau, dua di antaranya terpaksa meregang nyawa. Padahal hutan Senepis memiliki luas 106.081 hektare. Butuh waktu dua jam menggunakan kendaraan roda empat dari pusat kota Rohil menuju pintu masuk Hutan Senepis di Desa Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Rohil.

Melewati jalan tanah kuning berlubang dan perkebunan sawit di kanan-kirinya, perjalanan juga diteruskan dengan mengarungi kanal selama satu jam menggunakan perahu bermesin atau lebih dikenal dengan pompong.

Tak berapa lama perjalanan, ternyata hutan rawa gambut yang dicadangkan sebagai suaka margasatwa pusat konservasi Harimau Sumatra tersebut terlihat jauh dari kesan hutan sejatinya.

Saat melewati kanal, sengatan matahari seakan tidak terfilter, tidak ada pohon rindang yang menemani. Kadang-kadang, kepala harus merunduk untuk menghindari ranting mati yang melintang, pompong juga terkadang membentur potongan kayu mengambang.

Tidak ada suara binatang sedikitpun, hanya deru suara mesin perahu yang melawan arus. Kiri kanan pemandangannya kontras sekali dari sebutan hutan, tandus tanpa ada pepohonan sejauh mata memandang.

Lahan gambut juga terlihat pecah-pecah karena kepanasan. Namun bila tidak berhati-hati melangkah, kaki akan terperosok seperti menginjak lumpur. Tarmizi (57), warga tempatan mengatakan,kanal selebar empat meter tersebut dibuat oleh warga pada tahun 1998 dan dibantu toke-toke pengumpul kayu yang kini terjerat kasus illegal loging.

”Ini warga yang bikin, tapi kalau itu perusahaan,” katanya sambil menunjuk ke arah barat, saat posisi pompong menemui simpang empat kanal yang lebarnya tiga kali lipat.

Kanal selebar 12 meter yang dibuat perusahaan tersebut diberi pembatas, ditutup menggunakan gundukan tanah seperti didam. ”Ini supaya warga tak bisa masuk,” kata Tarmizi.

Dijelaskannya, sering terjadi konflik antara warga tempatan dan pemegang hak konsesi terkait tapal batas dikawasan tersebut, warga ingin menggunakan lahan untuk bertanam sawit sementara pihak perusahaan menanam aksia. ”Dulu pernah bibit-bibit akasianya dicabut warga,” jelasnya.

Kepala penghulu, Desa Jumrah kec Rimba Melintang, Rohil, Sukardi Ahmad sebelumnya memang sudah menceritakan kondisi Hutan Senepis.

”Dari Rohil hingga Dumai sudah tidak ada lagi hutan, ada yang berubah jadi akasia, ada juga hanya di tebang begitu saja,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kepenghuluan.

Sukardi mengatakan, harimau tidak mau berada di lahan akasia. ”Pohonnya beracun, burung saja tak mau tidur di atas akasia itu,” ujarnya seraya mengatakan, karena itu harimau terdesak dan berpindah tempat masuk ke kawasan manusia. ”Yaitu daerah kami ini, dan ketika warga menyadap karet, di situlah titik temunya,”

Seorang warga lokal bernama Syafri (53) yang juga memandu perjalanan menuturkan hal senada. ”Sejak dibuka PT, mulailah harimau mengacau, anjing-anjing lewat pun dimakan,” katanya.

Syafri merupakan korban keganasan harimau sekitar empat tahun silam. Kejadiannya pukul 03.00 WIB dini hari, saat ia tidur disebuah gubuk kawasan hutan pematang, Sarang Elang, Desa Jumroh, Kec Rimba Melintang, Rohil.

Tiba-tiba kaki kanannya digigit dan ditarik harimau sejauh 50 meter. Namun Syafri beruntung.

”Ketemu pohon besar, aku pegang pohon, waktu harimau tu diam, lengah, aku tunjang rahang harimau tu, lari aku ke pondok tempat kawan-kawan ku,” kisahnya menceritakan bagaimana ia selamat dari cengkraman si raja hutan.

Cerita Syafri hanyalah potrait kecil dari banyaknya konflik antara harimau dengan manusia, ketika habitat harimau yang merupakan hutan alam sudah tercabik-cabik, dieksploitas hingga melebihi ambang batas kewajaran.

Tak aneh jika interaksi pertemuan akan meningkat, dan terkadang menciptakan pengalaman-penglaman buruk yang mungkin akan terus terjadi atau akan berhenti saat harimau tidak tersisa lagi.

Bagaimanapun juga, nasib predator terbesar didarat ini setelah kejayaan Dinosourus berada di tangan manusia, makhluk barakal yang memiliki kemampuan memelihara,memperbaiki, bahkan menghancurkan.

Tak banyak pilihan memang, apakah akan memposisikan harimau sebagai satwa yang selalu harus lestari, atau hanya meletakkannya pada jejak sejarah dan berakhir di balik kaca-kaca museum.


MEMBUNUH ATAU DIBUNUH
Korban Manusia
●9 agustus 2010 Desa Jumroh, Kec Rimba Melintang Kab Rohil, korban 1 tewas
●20 september 2010 Dusun Air Raja, Kab Bengkalis, korban 1 tewas
●26 Juni 2011 Desa Teluk Lanus Kec Sungai Apit, Kab Siak, korban 1 tewas, 2 luka-luka
●10 September 2011 Kawasan Lahan PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa Kab Inhil, korban 1 tewas, 6 luka-luka

Korban Harimau
●3 Maret 2010 Desa Sungai Rabit Kab Inhil, korban 1 ekor terjerat
●Agustus 2010 Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil, korban 1 ekor terjerat
●30 September 2010 Desa Tanjung Leban, Kec Sepahat, Kabupaten Bengkalis, korban 1 ekor terjerat
●1 Juli 2011 Lahan Konsesi PT Arara Abadi, Kabupaten Pelalawan, korban 1 ekor terjerat

Jumlah Populasi Harimau Sumatera

136 ekor harimau sumatera di TN Bukit Tiga Puluh (144.233 ha)
Tidak diketahui jumlah harimau sumatera di SM Kerumutan (120.000 ha)
Tidak diketahui jumlah harimau sumatera di TN Tesso Nilo (233.200 ha)
Tidak diketahui jumlah harimau sumatera di SM Bukit Rimbang Baling (136.000 ha)
21 s/d 42 ekor harimau Sumatera di Hutan Senepis (106.000 ha)
Sumber : WWF

Gambar dari Kompas.com
selengkapnya...

Copyright © 2013 attayaya: Oktober 2011 | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah