16 Oktober 2011

PON XVIII Tahun 2012 di Riau Tanpa ASAP

PON XVIII Tahun 2012 di Riau Tanpa ASAP merupakan sebuah Grup di Facebook yang bernama PON XVIII Tahun 2012 di Riau Harus Bebas ASAP, dimana aku menjadi salah satu anggota. Walaupun beberapa kali sempat terjadi debat tentang "asap" yang mana yang dibebaskan, ada juga beberapa anggota yang mempermasalahkan tentang asap rokok. Tetapi setelah admin jelaskan, bahwa grup ini adalah berhubungan dengan ASAP KEBAKARAN HUTAN, barulah perdebatan agak reda. Oh iyaaaa.... di grup tersebut ga usah juga memperdebatkan tentang Asap Jagung Bakar di Area Purna MTQ yang mengganggu mata.

Kulihat secara pribadi bahwa grup ini bertujuan bagus yaitu
mendukung upaya untuk menciptakan kondisi Riau bebas asap kebakaran hutan dan lahan untuk mensukseskan PON XVIII tahun 2012 di Riau

Salah satu aksinya adalah aksi teatrikal bertajuk “PON Berasap” ditaja oleh Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Ahad 2 Oktober 2011, pukul 09.00 WIB. aksi ini dilakukan pada saat Car Free Day di Jalan Gadjah Mada - Jalan Diponegoro Pekanbaru.

AGAR PON XVIII Riau Bebas Asap, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), menuntut:

  1. Jerat Pembakar Hutan dan Lahan dengan UU No. 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup
  2. Segera Lakukan moratorium konversi lahan di hutan alam sekarang juga
  3. Cabut izin dan Tutup Perusahaan Pelaku Pembakar hutan
  4. Batalkan PON XVIII tahun 2012 di Riau jika pemerintah gagal mengatasi fenomena asap

Dalam hal ini, JIKALAHARI menuntut pertanggungjawaban Gubernur Riau Rusli Zainal agar berani menyatakan dan melaksanakan PON XVIII RIAU 2012 BEBAS ASAP KEBAKARAN HUTAN. Hal ini mengingat banyak regulasi kehutanan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya di Propinsi Riau. Pengelolaah hutan dengan kedalam gambut lebih dari 3 meter diabaikan sehingga terjadi tragedi Semenanjung Kampar yang punah ranah hutannya ditebang oleh perusahaan-perusahaan kayu. Kepunahan Semenanjung Kampar terjadi akibat regulasi yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya, dan Pemerintah Propinsi Riau selalu berkelit, bahwa regulasi itu harus dijalankan oleh Pemerintah Pusat. Berarti dalam hal ini Pemerintah Propinsi Riau lepas tangan atau tidak bertanggung jawab sama sekali atas kerusakan hutan yang terjadi di wilayahnya. Padahal, Gubernur dan Bupati berlomba-lomba menerbitkan Izin Pemanfaatan Ruang pada kawasan hutan, yang mengakibatkan terjadinya deforestasi hutan. Deforestasi hutan tentu saja hutan semakin rusak dan makin menipisnya flora dan fauna habitat hayati lingkungan hutan. Di Sumatera, hal ini ditandai dengan berkurangnya populasi Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).

“Apa jaminan Gubernur Riau, bahwa masyarakat Riau dan peserta PON Bebas Asap pada 2012?” Tanya Muslim, Koordinator Jikalahari. Pertanyaan ini tidak mendapat jawaban dari Gubernur Riau, baik langsung maupun melalui media massa.

Beginilah jadinya jika pemimpin tidak mencintai lingkungan.






Sumber :
PON XVIII Tahun 2012 di Riau Harus Bebas ASAP
http://www.facebook.com/groups/285641918127939/




30 komentar:

  1. wah iya tuh, ayahku pernah semepet gabisa pulang waktu dinas di riau, gara2 banjir asap (apaantuh banjir asap). alangkah indahnya kalao riau bisa bebas dari kabut asap untuk selama-lamanya...

    BalasHapus
  2. malu-maluin ya masa dapat oleh2 asap

    BalasHapus
  3. Alangkah indahnya kalau Riau, Sumatera dan wilayah Indonesia lainnya bisa bebas dari asap yang timbul dari pembakaran hutan.
    Mudah2an pemerintah pusat dan daerah akan serius melaksanakan hukum dan aturan tentang perlindungan hutan sehingga PON tahun 2012 di Riau akan bebas dari asap.

    BalasHapus
  4. semoga.... ya.... sesuatu bangeeeetz.... :D

    BalasHapus
  5. wewwww hutan kan sangat bermanfaat banget kok bisa digituin sih, klo asap rokok sih terserah deh yang penting ngerokoknya jngan mengganggu orang disekitar xixi

    BalasHapus
  6. tapi kebakaran masih sering terjadi,entah terbakar atau terbakar,love,peace and gaul.

    BalasHapus
  7. selalu kalo menyimak pernyataan pemerintah yang diminta oleh mereka adalah kepedulian masyarakat/warga. padahal warga sudah sangat peduli. "bebaskan negri ini dari ketakpedulian pengelola negara."

    BalasHapus
  8. jangan bakar hutan
    bakar puntung rokok saja, he he

    kadang kalu kemarau gini bisa juga karena terbakar matahari, ozonnya udah pada bolong :(

    BalasHapus
  9. Wah,
    kok bisa gitu sih sob?

    BalasHapus
  10. Dear.

    Bang Atta.... gw terperanjat loooooo mendengar artikel ini.... apakah Gubri berani unjuk gigi dan menyatakan akan bebas asap???? ataua hanya slogan???? atau hanya untuk PON saja??? atau ini untuk proyek saja...... bai de weiii saya salut dengan kelompok pecinta lingkungan dan abang salah satu team member.. semoga bisa merubah riau... janganlah tiap tahun ke maki dari siongapore dan johor karena sending asap jeee..... cam mane pak cik????..


    regards.
    ... Ayah Double Zee ...

    BalasHapus
  11. kenapa sih susah banget untuk ga main bakar2an? heran aku

    BalasHapus
  12. Aku juga berharap agar pada waktu pelaksanaan PON nanti, provinsi riau bebas asap pembakaran hutan ya :)

    BalasHapus
  13. Terubuk kehabisan Bahannnn...... xixixiix

    BalasHapus
  14. gimana ya kita mau cinta hutan lawong activis greenpeace aja dideportASI

    BalasHapus
  15. bukan yg itu om,pi yg di alfi info.
    kalo yg di alfi info ad di home page..

    BalasHapus
  16. Sayang ya jika Gubernurnya sendiri kurang mencintai lingkungan.

    BalasHapus
  17. Kalau tanpa asap ..hilang tu ciri khas Riau ..

    BalasHapus
  18. PON tahun depan di Riau semoga lancar dan bisa benar2 bebas asap
    hehehe itu lucu aja spanduk yg syahrini sesuatu :D

    BalasHapus
  19. moga sukses acara PON di Riau ya bang...

    BalasHapus
  20. benar2 sesuatu banget.
    moga tidak ada lagi kebakaran di daerah kita yang Bang..

    BalasHapus
  21. aku dukung deh.. Riau bebas asap, salam kenal yaa.. nyumbang dikit disini.. ;)

    BalasHapus
  22. Palin indah kalau htan indonesia bebas asap dimanapun termasuk riau

    BalasHapus
  23. save our environment
    save our earth
    with your heart

    BalasHapus
  24. Alangkah indahnya kalau Riau, Sumatera dan wilayah Indonesia lainnya bisa bebas dari asap yang timbul dari pembakaran hutan. Mudah2an pemerintah pusat dan daerah akan serius melaksanakan hukum dan aturan tentang perlindungan hutan sehingga PON tahun 2012 di Riau akan bebas dari asap.

    BalasHapus
  25. sangat indah jika hutan kita lestari

    BalasHapus
  26. Ya kita doakan bersama moga2 PON bisa lancar dan tidak terjadi apa2.

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: PON XVIII Tahun 2012 di Riau Tanpa ASAP | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah