28 Desember 2014

PERAGAAN KESELAMATAN PESAWAT (PRE-FLIGHT SAFETY DEMONSTRATION)

Tadi abis ngeliat yutub tentang peragaan keselamatan lucu bin kocak oleh pramugara dibantu pramugari Lion Air. Eeeh jadi teringat peragaan keselamatan lucu bin kocak oleh pramugara Citilink yang juga lucu bin kocak. Efeknya adalah : semua penumpang mendengarkannya dengan seksama, memperhatikannya dengan baik-baik serta mengingatnya walau telah keluar dari pesawat.

Tidak ada satupun kalimat standar peragaan yang dikurangi melainkan menambah beberapa kalimat lain untuk menarik perhatian penumpang tanpa bermaksud mengurangi pentingnya peragaan keselamatan tersebut. Hal ini mengingat bosannya melihat peragaan keselamatan pesawat yang bersuara bass dan kalimat-kalimat yang telah diatur dan standar. Yang ga ngebuat bosan palingan pramugarinya yang semlohai gebay geboy semriwing ciiyyyuuuussss.

Berdasarkan kedua peragaan oleh maskapai-maskapai tersebut, aku coba tulis ulang dan dimodifikasi dikiiiit ya booow.



KALIMAT KETIKA AKAN TERBANG (TAKE OFF)
Para penumpang yang terhormat, selamat datang di penerbangan ATTAYAYA AIRCOM dengan tujuan Bumi Google atau Google Earth. Penerbangan ke Bumi Google akan kita tempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dan 20 menit, dengan ketinggian jelajah 32.000 kaki di atas permukaan air laut bukan di atas permukaan kasur atau tilam. Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan ATTAYAYA AIRCOM ini adalah penerbangan tanpa asap rokok karena rokok dapat merusak kesehatan, mengganggu paru-paru dan ibu hamil. Dilarang menjual atau memberi pada anak usia di bawah 18 tahun dan ibu hamil.

Dilarang merokok di toilet pesawat karena itu merupakan kebiasaan anak kos. Jika anda merokok di toilet maka alarm pesawat ini akan berbunyi "dasar anak kos, jangan merokok disini". Dan jika anda ingin merokok juga, silahkan merokok di sayap pesawat.

Ketika anda berada di toilet untuk memuaskan diri anda dan lampu tanda mengenakan sabuk pengaman menyala, maka segeralah kembali ke tempat duduk anda. Mohon diingat bahwa sebelum kembali ke tempat duduk, bersegeralah anda cebok supaya tidak meyebarkan bau parfum anda yang asli.

Seluruh peralatan dan gadget anda mohon dimatikan ... sekarang, karena akan mengganggu sinyal navigasi dan komunikasi pesawat ini. Bagi jomblo yang telah menulis di BBM, sungguh segeralah matikan BBM anda. Percuma menunggu BBM yang cuma ada kode D tanpa berubah menjadi R.

Sebelum lepas landas kami persilahkan kepada anda untuk menegakan sandaran kursi, menutup dan mengunci meja-meja kecil yang masih terbuka dihadapan anda, mengencangkan sabuk pengaman, dan membuka penutup jendela. Atas nama ATTAYAYA AIRCOM kapten Azam dan seluruh cabe-cabean alias awak pesawat yang bertugas mengucapkan selamat menikmati penerbangan ini, dan terima kasih atas pilihan anda untuk terbang bersama ATTAYAYA AIRCOM.

KALIMAT PERAGAAN KESELAMATAN (SAFETY DEMONSTRATION)
Para penumpang yang terhormat, kami mohon perhatian anda sejenak. Sesuai dengan peraturan keselamatan penerbangan sipil, kami harus menunjukan dan akan memperagakan kepada anda bagaimana cara menggunakan sabuk pengaman, masker oksigen, pintu dan jendela darurat, baju pelampung, dan kartu keselamatan.

Pada kesempatan kali ini, ijinkan saya Attayaya beserta cabe-cabean saya, Nadia, Disa dan Mila untuk menunjukan dan akan memperagakannya kepada anda.

Saat ini seharusnya sabuk pengaman anda telah terpasang di perut anda dan mohon jangan pasang sabuk pengaman anda di perut tetangga. Jika anda tidak menemukan sabuk pengaman di kursi anda, berarti anda sedang mendudukinya. Jika anda kurang paham menggunakannya, cabe-cabean saya harus menunjukan bagaimana cara menguncinya tanpa menggunakan gembok, mengeratkannya tanpa mengancingkannya, dan melepaskan sabuk pengaman anda tanpa terlihat dengan menarik tumpukan besinya. Mohon diingat ini bukanlah trik sulap.

Apabila tekanan udara di kabin ini berkurang secara tiba-tiba, maka masker oksigen akan keluar dari tempatnya sehingga terjangkau, tarik dengan kuat masker oksigen ke arah anda. Masker ini bukanlah masker mentimun apalagi masker yang terbuat dari wortel. Pasang masker penutup di mulut dan hidung jangan di kuping apalagi di kuping pilot, kaitkan karetnya di kepala, dan bernafaslah seperti biasa huh haaah huuuuh haaaah.... tanpa perlu bernapas dengan insang. Gunakan hidung dan paru-paru anda untuk bernapas. Jika anda tidak dapat bernapas, ikutilah olahraga senam pernapasan setelah pesawat ini mendarat dengan sempurna.

Bagi penumpang yang membawa anak-anak, dianjurkan untuk mengenakan masker anda terlebih dahulu, setelah itu barulah kenakan masker pada anak anda. Tolong dipastikan itu adalah anak anda bukan anak tetangga dengan menunjukkan Akte Kelahirannya.

Pesawat ini dilengkapi dengan delapan pintu dan jendela darurat. Dua pintu darurat di kabin bagian depan, empat jendela darurat di kabin bagian tengah, dan dua pintu darurat di kabin bagian belakang. Mohon diingat pesawat ini tidak dilengkapi dengan pintu gerbang dan tombol pintu yang berbunyi ding dong ding dong.

Baju pelampung anda terdapat di bawah kursi bukan di bawah celana anda, dan hanya dipakai pada saat pendaratan darurat di perairan, kami mohon untuk tidak dibawa pulang. Jika anda nekat membawanya pulang, maka akan kami laporkan ke pak polisi lhoo... ciyus neh boooo.

Cara menggunakannya, kalungkan baju pelampung di leher dan jangan kalungkan di kaki, kemudian kancingkan dan eratkan. Untuk mengembangkan baju pelampung tarik sekerasnya kedua ujung merah, dapat juga dikembangkan dengan meniup kedua pipa karet. Ingat pipa karet ya booow bukan pipa sedot.

Lampu akan menyala jika sumbat baterai terlepas dan baterai terendam dalam air. Jika lampu tidak menyala, silahkan cek rekening tagihan listrik anda. Baju pelampung ini dikembangkan sesaat sebelum anda keluar melalui pintu dan jendela darurat agar tidak menghalangi orang lain yang juga mau keluar.

Selanjutnya di kantung kursi di hadapan anda telah tersedia kartu instruksi bergambar mengenai cara-cara penyelamatan diri dalam keadaan darurat. Mohon maaf bahwa gambar poto selfian saya tidak termasuk disini sekarang dan akan dipublikasikan pada penerbangan berikutnya.

Kami mohon kepada anda untuk membaca kartu instruksi tersebut dengan seksama sebelum pesawat ini lepas landas. Terima kasih atas perhatian anda dan selamat menikmati penerbangan ini.

Tepuk tangan untuk cabe-cabean saya yang telah memperagakan keselamatan penerbangan ini.
Terima kasih.

KETIKA AKAN MENDARAT (LANDING)
Para penumpang yang terhormat, sesaat lagi kita akan mendarat di Bandar Udara Internasional Sutan Syarif Qasim II di Pekanbaru. Tidak ada perbedaan waktu antara hatimu dan hatiku di Pekanbaru karena kita telah mengikat janji setia sehidup semati.

Kami persilahkan kepada anda untuk kembali ke tempat duduk anda masing-masing dan jangan menduduki tempat duduk pilot, nanti anda dikira cabe-cabeannya pilot yang mau boncengan bertiga. Tegakan sandaran kursi anda, menutup dan mengunci meja-meja kecil yang masih terbuka di hadapan anda, dan mengencangkan sabuk pengaman. Akhirnya kami seluruh awak pesawat ATTAYAYA AIRCOM di bawah pimpinan kapten Azam mengucapkan terima kasih telah terbang bersama kami, dan sampai jumpa di lain penerbangan di lain waktu.

Terima kasih.

KETIKA TELAH MENDARAT (LANDED)
Para penumpang yang terhormat, selamat datang di Pekanbaru. Kita telah mendarat di Bandar Udara Internasional Sutan Syarif Qasim II. Kami persilahkan kepada anda untuk tetap duduk sampai pesawat ini benar-benar berhenti dengan sempurna pada tempatnya tanpa bunyi berdecit cekkkiiiitttt gitu dan lampu tanda kenakan sabuk pengaman dipadamkan. Pemadaman lampu sabuk pengaman tidak bergilir seperti pemadaman listrik oleh PLN.

Berakhirlah sudah penerbangan kita pada hari ini atas nama ATTAYAYA AIRCOM, kapten Azam dan seluruh cabe-cabean awak pesawat yang bertugas mengucapkan selamat berpisah dan semoga dapat berjumpa lagi didalam penerbangan ATTAYAYA AIRCOM lain waktu.

Sebelum meninggalkan pesawat, kami ingatkan kembali kepada anda untuk memeriksa kembali bagasi kabin anda agar tidak ada barang yang tertinggal. Untuk yang para jomblo agar tidak meninggalkan hatinya ke cabe-cabean saya karena saya sendiri masih jomblo.

Para penumpang dengan lanjutan penerbangan silahkan melapor pada bagian layanan pindah pesawat bukan pindah taxi di ruang penerbangan.
Terima kasih.


Kalo translate ke Bahasa Inggrisnya siiih ngopas dari web lain.







Airline Announcements

Pre-boarding Announcement

Good afternoon passengers. This is the pre-boarding announcement for flight 89B to Rome. We are now inviting those passengers with small children, and any passengers requiring special assistance, to begin boarding at this time. Please have your boarding pass and identification ready. Regular boarding will begin in approximately ten minutes time. Thank you.

Final Boarding Announcement

This is the final boarding call for passengers Erin and Fred Collins booked on flight 372A to Kansas City. Please proceed to gate 3 immediately. The final checks are being completed and the captain will order for the doors of the aircraft to close in approximately five minutes time. I repeat. This is the final boarding call for Erin and Fred Collins. Thank you.


Pre-flight Announcement

Ladies and gentlemen, welcome onboard Flight 4B7 with service from Hong Kong to San Francisco. We are currently third in line for take-off and are expected to be in the air in approximately seven minutes time. We ask that you please fasten your seatbelts at this time and secure all baggage underneath your seat or in the overhead compartments. We also ask that your seats and table trays are in the upright position for take-off. Please turn off all personal electronic devices, including laptops and cell phones. Smoking is prohibited for the duration of the flight. Thank you for choosing Mountain Airlines. Enjoy your flight.


Captain's Announcement

Good afternoon passengers. This is your captain speaking. First I'd like to welcome everyone on Rightwing Flight 86A. We are currently cruising at an altitude of 33,000 feet at an airspeed of 400 miles per hour. The time is 1:25 pm. The weather looks good and with the tailwind on our side we are expecting to land in London approximately fifteen minutes ahead of schedule. The weather in London is clear and sunny, with a high of 25 degrees for this afternoon. If the weather cooperates we should get a great view of the city as we descend. The cabin crew will be coming around in about twenty minutes time to offer you a light snack and beverage, and the inflight movie will begin shortly after that. I'll talk to you again before we reach our destination. Until then, sit back, relax and enjoy the rest of the flight.


Safety Briefing

In accordance to the civil flight safety regulation

Ladies and gentlemen, on behalf of the crew I ask that you please direct your attention to the monitors above as we review the emergency procedures. There are six emergency exits on this aircraft. Take a minute to locate the exit closest to you. Note that the nearest exit may be behind you. Count the number of rows to this exit. Should the cabin experience sudden pressure loss, stay calm and listen for instructions from the cabin crew. Oxygen masks will drop down from above your seat. Place the mask over your mouth and nose, like this. Pull the strap to tighten it. If you are traveling with children, make sure that your own mask is on first before helping your children. In the unlikely event of an emergency landing and evacuation, leave your carry-on items behind. Life rafts are located below your seats and emergency lighting will lead you to your closest exit and slide. We ask that you make sure that all carry-on luggage is stowed away safely during the flight. While we wait for take off, please take a moment to review the safety data card in the seat pocket in front of you.
selengkapnya...

15 Oktober 2014

Tahun Hutan

Tahun Hutan Sebagai Upaya Konservasi Hutan Dunia
Ada sekitar 4 miliar hektar hutan di dunia, yang menutupi hampir 30 persen dari wilayah daratan bumi. Sekitar 56 persen dari hutan itu berlokasi di wilayah tropis dan subtropis. Indonesia memiliki hutan tropis ketiga terluas di dunia – hanya Brazil dan Kongo yang mempunyai hutan tropis yang lebih besar. Sejumlah 1,2 miliar penduduk dunia diperkirakan menggantungkan penghidupan kepada hutan dan sekitar sepertiga total populasi dunia menggunakan bahan bakar biomasa, terutama kayu bakar untuk keperluan memasak dan menghangatkan rumah mereka.

Tidak hanya bermanfaat untuk manusia, hutan pun menjadi rumah bagi berbagai spesies lainnya. Menurut catatan Bank Dunia, hutan Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang begitu tinggi, yaitu 17 persen dari spesies burung, 16 persen reptil dan hewan amfibi, 12 persen mamalia dan 10 persen tumbuhan di dunia. Peran hutan menjadi lebih penting lagi dalam kebijakan perubahan iklim di Indonesia. Hutan menutupi antara 86 – 93 juta hektar, atau hampir setengah total wilayah darat negara ini. Menurut data terakhir Kementerian Kehutanan, Indonesia kehilangan 1.18 juta hektar hutan setiap tahunnya. Deforestasi dan perubahan tata guna lahan, termasuk lahan gambut, menghasilkan sekitar 60 persen total emisi Indonesia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mendeklarasikan tahun 2011 sebagai Tahun Hutan Internasional dengan tema "Hutan untuk Rakyat". Peluncuran Tahun Hutan Internasional pada 2011 ini bisa memicu semua orang untuk berkomitmen menyelamatkan hutan. Bahwa masih ada hutan yang tersisa dan harus diselamatkan. Ada hutan yang sudah kritis perlu dihutankan kembali. Di Indonesia, berbagai kegiatan berupa seminar, penanaman pohon, perlombaan, rehabilitasi lahan dan sebagainya telah disiapkan oleh berbagai instansi pemerintah, lembaga non-profit dan organisasi-organisasi lain untuk mendukung pelaksanaan tahun hutan tersebut. Adapun tujuan utama dari penetapan tahun hutan adalah dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tantangan-tantangan yang dihadapi hutan, komunitas yang bergantung pada hutan, pengelolaan hutan secara berkelanjutan, dan konservasi untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang.

Sejumlah negara yang merupakan rumah bagi hutan tropis penting, termasuk Indonesia, Brazil dan Meksiko telah melangkah maju dengan membuat beberapa komitmen mengurangi deforestasi dan sedang dalam proses mengembangkan rencana nasional dan kebijakan untuk melaksanakannya. Sebagai contoh, Indonesia telah mengupayakan tugas untuk mengembangkan dan menerapkan strategi nasional REDD +.

Untuk bisa memenuhi Tahun hutan Internasional ini, Indonesia harus bisa tegas dalam pengelolaan dan pelestarian hutan. Moratorium logging (jeda tebang) harus mulai dari sekarang, tidak ada jalan lain. Dengan moratorium itu berarti member ruang pada hutan untuk bernafas baik secara ekologi maupun politik. Untuk ekologi berarti memperbaiki ekosistem dan politik berarti member ruang kepada kita semua untuk mereview kebijakan yang carut marut dan sampai saat ini belum diselesaikan. Tanpa moratorium, keinginan untuk memperbaiki hutan kita tidak bisa dilakukan. Sulit karena sangat carut marut, masalah tata ruang, konflik kepentingan tata batas hutan juga masih banyak yang belum selesai.

Manfaat Tahun Hutan
Ditetapkannya tahun hutan internasional tersebut secara umum telah memberikan banyak manfaat, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Peluncuran Tahun Hutan Internasional pada 2011 akan membantu meningkatkan kesadaran para pembuat kebijakan dan masyarakat umum mengenai pentingnya menjaga hutan dan ancaman utama yang dihadapi.
  2. Tahun Hutan Internasional ini akan menyatukan suara-suara ini dan membangun momentum menuju partisipasi masyarakat yang lebih besar dalam kegiatan dan pembuatan keputusan mengenai hutan di seluruh dunia.
  3. Politik hutan, baik di tingkat nasional maupun global, mencapai titik balik di tahun 2011. Maka ditetapkannya Tahun Hutan Internasional di saat isu-isu ini memanas memberikan kesempatan luar biasa untuk membuat perubahan mendasar dalam pengelolaan hutan." Demikian diungkapkan oleh Frances Seymour, Dirjen Center For International Forestry Research.
  4. Tahun Hutan untuk memperkuat perlindungan pengelolaan kawasan konservasi kita dan melakukan penanaman besar-besaran. Selain untuk menghijaukan Indonesia, ini juga menjadi sumbangsih kita terhadap dunia

Tak perlu Tahun Hutan
yang penting kita bisa menjaga lingkungan

Kita butuh Hutan
Hutan pun butuh kita

Hutan














Years of Living Dangerously Premiere Full Episode
Hutan Indonesia


selengkapnya...

11 Oktober 2014

Lokasi Wisata Menyelam Kepulauan Anambas di Kepulauan Riau


Lokasi Selam Kepulauan Anambas
Kabupaten Anambas merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Kepulauan Riau yang cukup terkenal dengan pesona alam baharinya. Panorama keindahan dari gugusan Kepulauan Anambas tersebut telah menyebabkan sebuah portal berita terkenal dunia yakni CNN.com menobatkan gugusan Anambas tersebut sebagai 5 dari kawasan pulau terbaik se-Asia, sekaligus mengalahkan kawasan pulau-pulau lain seperti Koh Chang di Thailand, Langkawi di Malaysia, Halong Bay di Vietnam, Similan Islands di Thailand.

Kepulauan Anambas dikenal sebagai lokasi selam yang sangat indah. Beberapa lokasi menyelam di daerah ini diantaranya adalah di bagian utara pulau terdapat lokasi selam Tokong Layar, Pulau Penjalin dan Damar Pinnacle. Sementara pada bagian selatan dari kepulauan Anambas tersebut terdapat lokasi selam, diantaranya adalah Karang Katoaka, Malang Biru dan Seven Skies yang juga merupakan lokasi tenggelamnya kapal tanker terkenal bernama Seven Skies di sekitar area Pulau Tioman pada tahun 1969.


Pemanfaatan wisata selam di Kabupaten Kepulauan Anambas sudah dikembangkan oleh pemerintah setempat. Hal ini ditandai dengan adanya sarana penunjang kegiatan selam seperti penyediaan peralatan Scuba Diving di beberapa lokasi selam yang dapat digunakan oleh para wisatawan selam. Namun demikian pemanfaatan wisata selam di Kabupaten Natuna berdasarkan potensi yang ada dan sarana prasarana yang tersedia masih belum optimal, yaitu masih sekitar 3% dari potensi optimal yang dimiliki.

Wisata bawah air Kepulauan Anambas menyajikan pemandangan terumbu karang yang memikat mata. Ekosistem terumbu karang di Kabupaten Kepulauan Anambas umumnya menyebar di sekitar perairan pulau-pulau kecil. Menurut pengamatan yang dilakukan oleh Dinas Kelautan Propinsi Kepulauan Riau, bahwasannya terumbu karang yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan wisata selam seluas 29,1 hektar yang tersebar di 5 titik lokasi pengamatan, yaitu Pulau Durai, Pulau Rangsang 1, Pulau Rangsang 2, Pulau Tenggiling 1, dan Pulau Tenggiling 2. Kondisi terumbu karang di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas umumnya masih termasuk kategori baik berdasarkan persentase tutupan komunitas karang yang berkisar antara 70-80% di 5 lokasi pengamatan.


Kondisi ekosistem terumbu karang di Kabupaten Kepulauan Anambas yang baik ditunjukkan juga dengan kecerahan perairan yang relatif tinggi, keragaman life form dan ikan karang yang relatif tinggi serta lingkungan fisik lainnya yang menunjang untuk pengembangan wisata selam. Kondisi ini memberikan nilai kesesuaian wisata selam dengan kategori sesuai untuk 5 lokasi pengamatan, yaitu Pulau Durai, 2 titik pengamatan di Pulau Rangsang, dan 2 titik pengamatan di Pulau Tenggiling.

Apabila Anda ingin menyelam di lokasi Kepulauan Anambas tersebut namun tidak tahu lokasi dasar laut terindah di Kepulauan Anambas, Anda bisa bergabung dengan komunitas penyelam, Anambas Diving Comunity (ADC). Komunitas ini sering menyosialisasikan tentang kepedulian menjaga biota laut sembari menyalurkan hobi. Bahkan kaula muda di salah satu pulau terdepan ini menjadi sasaran paling nyata. Secara berkala, komunitas sering melibatkan pelajar untuk menyelam bersama di beberapa titik dasar laut di Kepulauan Anambas.


Selain di Kepulauan Anambas, Propinsi Kepulauan Riau juga cukup dikenal dengan Pulau Natuna. Bahkan keindahan pariwisata pantai di Natuna Kepulauan Riau tersebut akhirnya diabadikan dalam sebuah majalah. Majalah Islands pada bulan September tahun 2006 menyebut kawasan Natuna sebagai “The Best Undiscovered Beach”. Bukan hanya satu atau dua kawasan pantai-pantai indah yang bisa kita temukan di Pulau Natuna sebagai daerah dan lokasi selam maupun aktivitas air lainnya, ada banyak sekali pantai-pantai cantik yang masih terjaga habitatnya sehingga sangat cocok dijadikan sebagai lokasi wisata bahari unggulan di daerah pesisir pantai Sumatera.

Bagi mereka yang suka dengan kegiatan menyelam sebaiknya berkunjung ke Kepulauan Anambas di Laut Cina Selatan yang menawarkan lokasi menyelam yang masih sangat alami. Lokasi wisata bahari tersebut dapat dijangkau dari bandara Tanjungpinang. Sedangkan, Kepulauan Natuna dapat dijangkau dari Batam.


Propinsi Kepulauan Riau merupakan kawasan yang sangat kaya dengan pesona wisata baharinya. Baik laut, pantai maupun biotanya yang masih terbilang asli. Keindahan Kepulauan Riau bisa dikatakan menyaingi Bali yang juga dikenal dengan pesona wisata pantai dan alamnya.

Untuk lebih mengetahui lokasi dasar laut terindah di Kepulauan Anambas, coba hubungi komunitas penyelam Anambas Diving Comunity (ADC). Komunitas ini sering menyosialisasikan tentang kepedulian menjaga biota laut sembari menyalurkan hobi.

http://edition.cnn.com/2012/04/13/sport/south-east-asia-sailing/index.html

http://www.indonesia.travel/en/destination/490/the-anambas-islands

http://indonesia.travel/en/news/detail/711/cnn-ranks-anambas-islands-first-among-asia-s-top-five-tropical-island-paradises

selengkapnya...

09 Oktober 2014

Tipe Gaya Kepemimpinan

Gaya Kepemimpinan :
1. Apa yang biasa dipikirkan orang lain bahwa pemimpin adalah orang yang memerintah bawahan untuk bekerja (gambar 1) #IndonesiaBanget
2. Padahal seharusnya pemimpin adalah orang yang mengajak bawahan untuk membantu bekerja (gambar 2) #PemimpinIdaman
3. Tapi... pada kenyataannya bawahan membiarkan pemimpinnya bekerja sendirian (gambar 3) #PemimpinBodoh #BawahanKurangAjar #MakanGajiButa

Repost from 9Gag


Sumber : http://9gag.com/gag/a2PrZpD?ref=fbp
selengkapnya...

27 September 2014

Desain Meja Loket Pelayanan


Pelayanan publik di Indonesia pada masa lalu (bahkan sampai sekarang) terlanjur memiliki citra buruk yang melekat di kalangan masyarakat luas. Pelayanan yang lamban, ketidakramahan petugas, sulit dan rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi dan tidak transparannya masalah pembiayaan menimbulkan keengganan masyarakat untuk membayar pajak atau mengurus perijinan atau membuat KTP atau domumen lainnya di pemerintahan. Hal ini tentu saja menghambat proses terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat (sebagai tujuan yang lebih luas) serta tidak menguntungkan bagi perkembangan perekonomian.

Berbagai upaya dilakukan oleh instansi pemerintah untuk menghilangkan citra buruk tersebut. Walau sudah ada aturan untuk memberikan pelayanan publik yang prima ke masyarakat, tetapi tidak semua instansi melaksanakan dengan baik. Bahkan beberapa instansi tidak berniat menjadi lebih baik.

Pelayanan publik itu salah satunya didukung dengan adanya fasilitas pelayanan yang baik misalnya meja loket pelayanan yang berfungsi memberi kepastian kepada masyarakat kemana dan kepada siapa untuk menyelesaikan urusannya. Meja pelayanan diberi tanda yang jelas akan sangat membantu masyarakat agar tidak kebingungan melakukan proses dilayani. Apalagi didukung dengan petugas informasi yang mumpuni di bagian depan sebelum masyarakat menuju meja pelayanan yang tepat.

Meja pelayanan menjadi salah satu standar pelayanan publik khususnya dalam bidang sarana dan prasarana selain prosedur, waktu, biaya, produk, dan kemampuan petugas. Meja haruslah bersih nyaman, bentuk geometris sederhana, berfungsi, tidak kaku, penempatan peralatan kerja yang tepat dan beberapa faktor lainnya.

Di bawah ini merupakan desain Meja Loket Pelayanan oleh konsultan Oranye Design Lab - Pekanbaru
Ada yang mau pesan? hehehehe

Catatan atas Desain Meja Loket Pelayanan

Desain yang belum digambarkan adalah lubang kabel dan plat kabel untuk sistem perkabelan listrik maupun kabel jaringan komputer.

Peralatan petugas pelayanan :
Komputer 17 inchi all-in-one PC (komputer gabungan monitor dan CPU)
Printer dot-matrix atau phase-book-printer
Keyboard dan mouse
Kertas
Formulir
Alat tulis








selengkapnya...

10 September 2014

Barang Antik Iwan Fals

Barang Antik
Iwan Fals
(Album Barang Antik 1984)


Berjalan tersendat
Diantara sedan sedan licin mengkilat
Dengan warna pucat
Dan badan penuh cacat sedikit berkarat

Hei oplet tua dengan bapak sopir tua
Cari penumpang dipinggiran ibukota
Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka

Bagai kutu jalanan
Di tengah tengah kota metropolitan
Cari muatan
Untuk nguber setoran sisanya buat makan

Hei oplet tua dengan bapak sopir tua
Cari penumpang dipinggiran ibukota
Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka

Berjalan zig zag ngebut
Nggak peduli walau mobil sudah butut
Suara bising ribut
Yang keluar dari knalpotmu bagai kentut

Hei oplet tua dengan bapak sopir tua
Cari penumpang dipinggiran ibukota
Sainganmu mikrolet, bajai dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka

Oh bapak tua
Pemilik oplet tua
Tunggu nanti di tahun dua ribu satu
Mungkin mobilmu
Jadi barang antik
Yang harganya selangit

Oh bapak tua
Pemilik oplet tua
Tunggu nanti di tahun dua ribu satu
Mungkin opletmu
Jadi barang nyentrik
Yang harganya selangit

*****

2 hari pergi kerja naik Oplet Pekanbaru Jurusan 210 Gobah - Senapelan tuuuh sesuatu bingiiitsss... serasa kembali ke 20 tahun yang lalu.

Saingan oplet tua Pekanbaru --> Bus Transmetro Pekanbaru yang bukan barang antik

selengkapnya...

18 Juli 2014

Palestina adalah Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem.

Gaza hanyalah sebidang tanah kecil. Lebar 10km dan panjangnya 35km. Jadi, hanya sekitar 350 meter persegi, jauh lebih kecil dari Jakarta, itulah Gaza. Saat dimasuki 45.000 pasukan Israel, yang menguasai darat, laut, dan udara, ditambah lagi 2 ribu pesawat tempur F-16 atau F-17 menjatuhkan bom di daerah kecil dengan penduduk 1,8 juta, maka dimanapun bom itu dijatuhkan, pasti warga yang jadi korban.
Lalu, kondisi ini dibuat seakan terlihat seperti ada perang antara dua pasukan yang seimbang. Bukan itu keadaannya.

Sayangnya, seluruh dunia memperlakukan Gaza dengan tidak adil. Salah satunya adalah dengan menggambarkan Gaza sebagai tanahnya Hamas. Dimana penuh dengan teroris, tentara sipil, roket, bangsa yang ingin menghancurkan bangsa Yahudi dan membinasakan Israel, ini semua gambaran yang diberikan tentang Gaza. Sayangnya, beberapa Negara menganggap ini benar, dan menyebarkannya demikian.

Kekuatan kami datang dari bantuan dan dukungan yang kami dapat dari warga biasa di Indonesia, dan ini sangat besar. Bayangkan, betapa besar dampaknya saat obat-obatan tersebut tiba di Gaza, dan mereka menyadari bahwa obat-obatan itu datang dari Jakarta yang 14 ribu kilometer jauhnya, bayangkan sokongan moral yang didapatkan oleh warga kami, bahwa mereka tidak sendirian.

Ringkasan wawancara Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N. Mehdawi oleh Timmarbun
https://timmarbun.wordpress.com/2014/07/15/apa-yang-tidak-anda-lihat-di-media-tentang-gaza-wawancara-dengan-dubes-palestina-fariz-mehdawi/


selengkapnya...

28 Maret 2014

KABUT ASAP DAN KEMARAU PANJANG SEBAGAI DAMPAK PEMBUKAAN LAHAN KELAPA SAWIT DI RIAU

Sawit itu merusak tanah, Jendral!!!

Seperti diketahui, perkebunan kelapa sawit Provinsi Riau secara nasional menempati posisi teratas di Indonesia seluas 2,2 juta hektare atau 25 persen dari total luas perkebunan kelapa sawit Indonesia. Kondisi ini disamping memberikan angin segar bagi kondisi perekonomian masyarakat Riau, di satu sisi juga memberikan kontribusi negative terhadap lingkungan. Terjadinya kasus kabut asap di Riau setiap tahunnya, salah satunya adalah kontribusi dari keberadaan kebun kelapa sawit di Propinsi Riau yang terus meluas.

Keberadaan perkebunan kelapa sawit terhadap lingkungan memiliki banyak sekali dampak buruk, berikut ini beberapa diantaranya:
  1. Persoalan tata ruang, dimana monokultur, homogenitas dan overloads konversi
  2. Hilangnya keaneka ragaman hayati ini akan memicu kerentanan kondisi alam berupa menurunnya kualitas lahan disertai erosi, hama dan penyakit.
  3. Pembukaan lahan sering kali dilakukan dengan cara tebang habis dan land clearing dengan cara pembakaran demi efesiensi biaya dan waktu.
  4. Kerakusan unsur hara dan air tanaman monokultur seperti sawit, dimana dalam satu hari satu batang pohon sawit bisa menyerap 12 liter (hasil peneliti lingkungan dari Universitas Riau) T. Ariful Amri MSc Pekanbaru/ Riau Online). Di samping itu pertumbuhan kelapa sawit mesti dirangsang oleh berbagai macam zat fertilizer sejenis pestisida dan bahan kimia lainnya.
  5. Munculnya hama migran baru yang sangat ganas karena jenis hama baru ini akan mencari habitat baru akibat kompetisi yang keras dengan fauna lainnya. Ini disebabkan karena keterbatasan lahan dan jenis tanaman akibat monokulturasi.
  6. Pencemaran yang diakibatkan oleh asap hasil dari pembukaan lahan dengan cara pembakaran dan pembuangan limbah, merupakan cara-cara perkebunan yang meracuni makhluk hidup dalam jangka waktu yang lama. Hal ini semakin merajalela karena sangat terbatasnya lembaga (Ornop) kemanusiaan yang melakukan kegiatan tanggap darurat kebakaran hutan dan penanganan Limbah.
  7. Terjadinya konflik horiziontal dan vertikal akibat masuknya perkebunan kelapa sawit. sebut saja konflik antar warga yang menolak dan menerima masuknya perkebunan sawit dan bentrokan yang terjadi antara masyarakat dengan aparat pemerintah akibat sistem perijinan perkebunan sawit.
  8. Selanjutnya, praktek konversi hutan alam untuk pembangunan perkebunan kelapa sawit seringkali menjadi penyebab utama bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
  9. Dampak negatif terhadap lingkungan menjadi bertambah serius karena dalam prakteknya pembangunan perkebunan kelapa sawit tidak hanya terjadi pada kawasan hutan konversi, melainkan juga dibangun pada kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan bahkan di kawasan konservasi yang memiliki ekosistem yang unik dan mempunyai nilai keanekaragaman hayati yang tinggi (Manurung, 2000; Potter and Lee, 1998).

Dari banyaknya dampak buruk di atas, dua hal penting yang menjadi dampak negatif dan dirasakan oleh masyarakat Riau secara keseluruhan adalah terjadinya musim kemarau yang panjang sebagai akibat habisnya cadangan air karena diambil lebih banyak untuk perkebunan kelapa sawit di Riau yang sangat luas, serta upaya pembukaan lahan bagi lahan perkebunan baru dengan cara pembakaran.

Keberhasilan budidaya kelapa sawit pada umumnya ditentukan oleh lima faktor utama yaitu kesesuaian lahan, sarana produksi, manajemen, sumber daya manusia dan masalah sosial. Faktor kesesuaian lahan mencangkup kondisi tanah serta ketersediaan air. Kondisi tanah dipengaruhi oleh sifat-sifat tanah baik sifat fisik, kimia, maupun biologi tanah. Konservasi tanah diperlukan untuk mencegah erosi, memperbaiki tanah yang rusak dan memelihara serta meningkatkan produktivitas tanah agar tanah dapat digunakan secara berkelanjutan. Sementara itu, konservasi air pada prinsipnya merupakan penggunaan air hujan yang jatuh ke tanah se-efisien mungkin, dan mengatur waktu aliran agar tidak terjadi banjir yang merusak dan terdapat cukup air pada waktu musim kemarau.

Berdasarkan PPKS (2006), ketersediaan air juga memegang peranan penting dalam produksi kelapa sawit. Kekeringan yang cukup lama biasanya menyebabkan terjadinya penurunan produksi yang nyata karena kekeringan menyebabkan tanaman menghasilkan lebih banyak bunga jantan. Selain itu, pengelolaan air (water management) merupakan kunci keberhasilan budidaya kelapa sawit khususnya di tanah gambut. Konservasi tanah dan air sangat penting dan semakin memerlukan perhatian dalam budidaya kelapa sawit. Kondisi tanah yang baik akan berpengaruh pada proses penyerapan air dan hara, respirasi akar serta memudahkan pemeliharaan tanaman dan panen. Menurut Arsyad (2006), setiap perlakuan yang diberikan pada sebidang tanah akan mempengaruhi tata air pada tempat itu dan tempat-tempat di hilirnya.

Ekspansi perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan yang tidak seharusnya dijadikan lahan perkebunan semakin sulit terbendung. Lahan gambut yang memiliki fungsi sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tak luput dari ulah tangan-tangan tak bertanggung jawab. Di tengah besarnya ancaman bencana, mata publik harus diperlihatkan kepada fakta bahwa bahaya kerusakan lahan gambut akan sangat merugikan karena itu, tidaklah tepat jika perkebunan kelapa sawit dibiarkan beroperasi di lahan gambut. Mengubah lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit akan sangat mengancam keseimbangan ekosistem. Akan sangat banyak kerugian yang harus ditanggung jika lahan gambut itu rusak. Kerusakan lahan gambut umumnya disebabkan oleh beroperasinya perusahaan besar yang menyulapnya menjadi perkebunan kelapa sawit. Padahal, lahan gambut merupakan suatu kawasan yang berfungsi sebagai pelindung dari terjadinya bencana tsunami (Aceh), habitat ribuan satwa langka dan dilindungi, kawasan resapan air yang mengatur ketersediaan sumber air sekitar dan penyimpan Karbon Dioksida (CO2). Di sisi lain, lahan gambut juga merupakan kawasan yang jika terbakar akan sangat sulit untuk dipadamkan. Dampak dari keberadaan perkebunan kelapa sawit hingga sekarang sudah dirasakan oleh masyarakat, dengan terjadinya banjir yang sebelum adanya perkebunan tidak pernah terjadi.

Pengelolaan air yang dilakukan oleh perusahaan mapun masyarakat adalah dengan membuat parit gajah (parit/selokan besar) untuk menurunkan elevasi air di lahan sehingga dapat ditanami sawit. Alasan lainnya pembuatan parit gajah ini adalah untuk mencegah gajah atau binatang lain memasuki lahan perkebunan sawit tersebut. Akibatnya adalah lahan menjadi kering, CO2 keluar dari bagian bawah tanah, lahan mudah terbakar, hilangnya habitat di kawasan tersebut, dan hilangnya daya serap air.


Parit Gajah
Gambar : http://theglobejournal.com

Adji Darsoyo, selaku Communication & Fundraising Coordinator PAN Eco – Yayasan Ekosistem Lestari menyebutkan, lahan gambut juga berfungsi sebagai buffer atau pelindung dari masuknya gelombang tsunami ke darat, berdasarkan peta satelit, di salah satu kawasan yang sudah menjadi perkebunan kelapa sawit dan perusahaannya membuat kanal ke laut, ternyata saat terjadi tsunami tahun 2004 lalu di Aceh, gelombang tsunami sangat jauh masuk ke daratan, pintunya dari kanal yang dibuat oleh perusahaan tersebut. Harus ditunjukkan bahwa perkebunan kelapa sawit bisa akan jauh lebih baik jika ditanam di darat dan bukannya di lahan gambut. Ia menerangkan, untuk itu, pihaknya kemudian membuat proyek percontohan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan yang tidak menggunakan lahan gambut melainkan memanfaatkan lahan tidur dan memberdayakan petani.

Jadi apabila terjadi bencana susul menyusul di Riau berupa musim kemarau yang berkepanjangan disusul dengan kabut asap yang terjadi rutin, maka sangat bisa dimaklumi mengingat area perkebunan kelapa sawit di Riau menempati posisi urutan teratas di Indonesia. Hal yang perlu dilakukan pemerintah tentunya dengan membuat mekanisme kebijakan baik di bidang pengelolaan dan pencegahan maupun dalam hal penegakan hukum.


selengkapnya...

24 Maret 2014

Sebab Musabab Kabut Asap di Riau

Asap itu membunuh kami perlahan-lahan, Jenderal!!!

Meski sudah mulai mereda, bencana kabut asap di Riau bukan tidak mungkin terulang bila masyarakat Riau sendiri tak tahu apa penyebab utama dari kebakaran hutan dan lahan yang ada di Riau. Secara umum, ada banyak sekali pen yebab terjadinya kebakaran hutan yang ada di Riau.


Berikut ini beberapa faktor penyebab terjadinya kebakaran hutan di Riau yang dapat memicu terjadinya musibah kabut asap.
  • Cuaca yang ekstrim, musim kemarau yang panjang mendorong terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Riau hingga akhirnya muncul lah musibah kabut asap yang membahayakan.
  • Lahan gambut yg mudah terbakar, hampir 60% jenis tanah di Riau adalah gambut. Oleh karena itu lahan ini menjadi salah satu jenis lahan yang paling mudah terbakar. Cukup wajar bila di kawasan lahan gambut bila terjadi kebakaran akan sangat meluas efeknya karena jenis tekstur tanahnya yang mudah terbakar.
  • Cara bercocok tanam penduduk dengan cara membakar. Ini menjadi salah satu tradisi salah kaprah masyarakat di Riau yang harus ditindak tegas oleh aparat. Terlebih lagi bila cara ini dilakukan pada musim kemarau. Maka peluang untuk terjadi kebakaran yang meluas akan lebih besar lagi. Cara membuka lahan dengan membakar memang sangat ekonomis, cepat dan praktis. Namun di sisi lain sangat lah buruk efeknya bagi kesehatan masyarakat sekitar. Oleh karena itu perlu adanya tindakan hukum yang tegas bagi masyarakat yang suka membuka lahan baru dengan cara membakar lahan yang ada.
  • Tindakan membakar secara meluas bermotifkan finansial, ini biasanya dilakukan oleh kalangan ekonomi atas atau perusahaan tertentu yang ingin mendapatkan keuntungan yang besar dengan modal yang relative kecil.
  • Tidak optimalnya pencegahan oleh aparat di tingkat bawah. Jadi yang sering terjadi malahan adalah aparat di tingkat bawah tidak peduli atau malah bersekongkol dengan para pelaku pembakar lahan yang dapat menimbulkan efek kabut asap yang tidak sehat. Bila ingin kabut asap di Riau menjadi musibah yang tak terulang lagi, ketegasan memang harus dilakukan dari pihak aparat di tingkat bawah.
  • Kurang cepat dan efektifnya pamadaman api. Terkadang yang jadi soal adalah biaya dan kesungguhan. Modal yang besar dibutuhkan untuk membuat satu kali hujan buatan atau bom air. Sikap lamban dan tidak respek karena merasa bahwa musibah asap itu sudah menjadi musim yang biasa muncul setiap tahun di Riau. Jadi dianggap biasa saja, bukan menjadi sesuatu hal yang harus diselesaikan secara cepat.
  • Penegakan hukum yang tidak bisa menyentuh master-mind pembakaran. Inilah masalah yang dialami oleh aparat penegak hukum kita. Hukum itu runcing ke bawah namun tumpul ke atas. Ada orang-orang yang dianggap kebal hukum sehingga pelaku utama atau otak penyebab terjadinya kebakaran itu sulit disentuh. Itu karena aparat hukum tak punya keberanian menyentuh otak pembakar hutan dan lahan yang ada.

Dari beberapa faktor penyebab kebakaran di atas, Presiden SBY mengatakan, penyebab utama bencana asap di Riau bukanlah cuaca ekstrem, melainkan pembakaran. Presiden menyebutkan, hal itu seharusnya bisa dicegah. "Negara ini ada pejabat presiden, menteri, gubernur, bupati, wali kota, dan camat. Mestinya bisa dilakukan pencegahan supaya tidak terulang," kata Presiden.


Para perambah hutan juga disebut-sebut sebagai salah satu faktor penyebab dari terjadinya kebakaran hutan dan kabut asap di Riau. Para perambah ini menebang hutan dan membakar bekas hutan untuk dijadikan lahan perkebunan. Penuturan para perambah bahwa mereka mendapatkan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) dari kepala desa setempat. Mereka yang bukan masyarakat setempat mengaku tidak mengetahui lahan yang dirambah merupakan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu. Pihak perambah juga menjelaskan bahwa mereka hanya mengerjakan lahan sekitar 16 ha dan baru tanam sawit di lahan seluas 5 ha. Pengakuan mereka bahwa mereka membuka hutan karena hanya ingin bertani. Pihak Kepolisian Riau terus mengembangkan kasus ini dibantu dengan pihak Kejaksaan Riau, Kemenhut, dan KLH.


Berdasarkan laporan Tim Khusus Satgas Darat yang disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, pihaknya mendapati 39 kamp yang digunakan para perambah dengan gelondongan potongan kayu yang beratnya ratusan ton. Tim ini terus bergerak untuk mendapatkan lebih banyak perambah karena temuan ratusan ton potongan kayu yang siap dikirim melalui kano-kano kecil.

Fakta membuktikan bahwa penyebab terjadinya bencana kabut asap yang bersumber di Riau pada dasarnya disebabkan oleh kelakuan tangan-tangan jahil manusia sendiri, baik warga lokal maupun pihak-pihak yang ingin mengeruk keuntungan di Riau yang masih kaya dengan hutan. Terjadinya kabut asap menandakan bahwa di bumi Riau ini sedang terjadi pembantaian terhadap flora yang ada. Tak pandang itu yang dilindungi ataupun yang tidak. Maka dari itu warga Riau harus betul-betul paham mengenai penyebab ini. Jangan sampai warga Riau menjadi pembunuh bagi warga Riau itu sendiri.


Adanya bencana kabut asap di Riau telah menyebabkan berbagai bencana di semua bidang kehidupan. Bahkan yang paling parah adalah ketika propinsi ini dinyatakan sebagai propinsi yang tak layak huni karena kualitas udaranya. Keserakahan manusia telah menghilangkan rasa simpati akan nasib saudara sendiri. Alam akan bersahabat dengan manusia andai saja manusia mau menjaga alam semesta ini dengan bijak. Dan begitulah seharusnya kita memperlakukan hutan yang ada di Riau.
selengkapnya...

23 Maret 2014

Dampak Kabut Asap Riau

Inilah Negeri Berasap, (bukan) Negeri di atas Awan.
Asap Ini Pedih Jenderal.

Tragedi kabut asap di Riau yang sudah rutin terjadi selama bertahun-tahun menimbulkan banyak dampak bagi kehidupan masyarakat. Bukan hanya dampak buruk yang banyak dialami masyarakat, dampak baik pun dirasakan. Meskipun demikian, harus diakui bahwa dampak buruknya jauh lebih besar dibanding dampak positif. Seperti diketahui, di awal Maret 2014, kebakaran hutan dan lahan gambut di provinsi Riau, Sumatera, Indonesia, melonjak hingga titik yang tidak pernah ditemukan sejak krisis kabut asap Asia Tenggara pada Juni 2013. Hampir 50.000 orang mengalami masalah pernapasan akibat kabut asap tersebut, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia. Citra-citra satelit dengan cukup dramatis menggambarkan banyaknya asap polutan yang dilepaskan ke atmosfer, yang tentunya juga berkontribusi kepada perubahan iklim.

Sejak 20 Februari hingga 11 Maret 2014, Global Forest Watch mendeteksi 3.101 peringatan titik api dengan tingkat keyakinan tinggi di Pulau Sumatera dengan menggunakan Data Titik Api Aktif NASA. Angka tersebut melebihi 2.643 total jumlah peringatan titik api yang terdeteksi pada 13-30 Juni 2013, yaitu puncak krisis kebakaran dan kabut asap tahun sebelumnya. Selama bulan Juni 2013, mayoritas kebakaran yang terjadi terpusat di Provinsi Riau, Pulau Sumatera, Indonesia. Angka yang cukup mengejutkan, yaitu adanya kenaikan persentase menjadi 87 persen dari peringatan titik api di sepanjang Sumatera pada 4-11 Maret 2014 yang berada di Provinsi Riau.

Lantas apa saja dampak buruk kabut asap di Riau tersebut? Berikut ini diantaranya:
  1. Dampak di bidang ekonomi
    • Produksi minyak Indonesia terganggu akibat polusi kabut asap yang saat ini terjadi di Provinsi Riau. Produksi minyak turun hingga belasan ribu barel per hari (bph) padahal Pemerintah menargetkan produksi tahun 2014 sebesar 870 bph.
    • Kabut asap di Provinsi Riau menyebbkan maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airways (GIA) di Pekanbaru mengalami kerugian materil dan inmateril puluhan juta rupiah per hari. Semakin buruknya kabut asap ini pun menyebabkan 4 (empat) maskapai penerbangan menutup jalur operasional ke Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru untuk beberapa hari. Tak tanggung-tanggung, pihak Bandara pun akhirnya menutup operasional bandara itu sendiri mengingat keselamatan penerbangan.
    • Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Kerjasama Internasional Kamar Dagang dan Industri Provinsi Riau, Viator Butar Butar SE, MA, PhD menyebutkan, dampak kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan mengakibatkan Riau mengalami kerugian sekitar Rp10 triliun lebih. Kerugian sebesar Rp10 triliun tersebut muncul antara lain akibat penurunan produktivitas usaha, mobilisasi barang dan orang melalui transportasi darat, udara, dan laut yang tertunda dan terganggu akibat kabut asap itu.
  2. Dampak di bidang kesehatan
    • Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi.
    • Kabut asap dapat memperburuk penyakit asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan sebagainya.
    • Kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
    • Bagi mereka yang berusia lanjut (lansia) dan anak-anak maupun yang mempunyai penyakit kronik, dengan kondisi daya tahan tubuh yang rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan.
    • Kemampuan dalam mengatasi infkesi paru dan saluran pernapasan menjadi berkurang, sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi.
    • Berbagai penyakit kronik juga dapat memburuk.
    • Bahan polutan pada asap kebakaran hutan dapat menjadi sumber polutan di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi.
    • Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, terutama karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus penyebab penyakit (agent) serta buruknya lingkungan (environment).
Segala aktivitas menjadi terhenti atau melambat karena adanya musibah kabut asap yang melanda Riau. Secara umum sebenarnya keberadaan bencana kabut asap mengganggu semua bidang kehidupan manusia. Bidang pendidikan misalnya juga sangat terganggu dimana anak-anak sekolah diliburkan, kegiatan belajar mengajar menjadi tertunda. Di bidang pariwisata kebanyakan objek wisata maupun hotel-hotel menjadi sepi salah satunya karena terganggunya transportasi khususnya transportasi udara. Begitu pula pusat perbelanjaan seperti mall juga cenderung berkurang pengunjungnya dibanding dengan hari biasa. Orang lebih memilih berdiam diri di dalam rumah. Perusahaan banyak mengalami kerugian karena karyawan banyak yang diliburkan ataupun sakit.

Di tengah banyaknya dampak buruk musibah kabut asap tersebut, ternyata ada juga dampak baik yang bisa dimanfaatkan orang dari kejadian tersebut. Berikut ini hal-hal baik yang bisa kita temukan di tengah musibah bencana asap di Riau:
  1. Meningkatnya rezeki penjual masker. Tepian jalan raya menjadi tempat paling strategis untuk berjualan masker dengan berbagai kualitas.
  2. Sebuah keluarga menjadi lebih sering mengumpul di rumah. Jika hari-hari biasa semuanya sibuk, di musim asap ini banyak orang yang menemukan kembali keharmonisan keluarga mereka.
  3. Bencana kabut asap di Riau yang juga berdekatan dengan musim pemilu legislatif (pilleg) maupun pemilu presiden (pilpres) menjadi peluang banyak calon legislatif (caleg) maupun partai politik untuk memanfaatkannya sebagai sarana sosialisasi.
  4. Bencana kabut asap membuat masyarakat lebih mengingat Tuhan. Mereka mengadakan shalat minta hujan, berdoa kepada Allah, istighfar dan bertaubat atas dosa-dosa mereka.
  5. Kabut asap membuat masyarakat Riau menjadi lebih bersyukur dengan nikmat hujan, matahari dan oksigen gratis yang diberikan Tuhan di udara.
  6. Nampak adanya kepedulian dari pemuda-pemudi terhadap sesama dengan membagikan masker dimana-mana. Terbukti bahwa bukan saja mereka suka hura-hura tak peduli tapi masih punya hati nurani.
  7. Banyak komunitas yang bahu membahu menyuarakan agar asap sirna dari muka bumi Riau melalui media sosial ataupun di jalan-jalan. Bentuk "suara" itupun berbeda-beda sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kreatifitas "suara" itupun dituang dalam bentuk tulisan, gambar ataupun karikatur, photo bahkan video. Suara-suara itu pun ditujukan kepada pemimpin negeri dan mendapat respon positif.

Editing video mnenjadi salah satu bentuk kreatifitas menyangkut asap Riau.
"Hitler Marah Kabut Asap Riau"


KOTAK - Kabut Asap Riau


Kepedulian pemuda-pemudi Riau.
"Menolak Diam"
"Banyak cara untuk tidak diam"




Bencana asap memang memerlukan penanganan yang serius agar tidak terjadi berulang setiap tahunnya. Karena saking seringnya terulang, masyarakat bahkan sudah menganggap asap menjadi bagian dari musim yang rutin terjadi setiap tahun. Mereka lupa bahwa itu adalah bencana. Dan yang paling parahnya lagi adalah pihak yang membuat kerusakan dan membakar di hutan dan lahan yang berakibat pada munculnya kabut asap tersebut. Mereka tak sadar telah menyakiti dan membunuh secara berlahan-lahan puluhan, ratusan, ribuan warga di Riau, bahkan jutaan.
selengkapnya...

Copyright © 2013 attayaya: 2014 | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah