29 April 2009

Rumahku Istanaku

Rumahku Istanaku kalao diterjemahkan dalam bahasa atok moyangku jadi home sweet home gitu deh. Kata ini bermula dari dari lagu yang melodinya diciptakan oleh komposer Inggris, Sir Henry Bishop, dan liriknya dibuat oleh aktor Amerika, John Howard Payne. Lagu ini dinyanyikan di tahun 1823 pada opera Clari, Maid of Milan.

Di Jepang terkenal juga lagu yang mirip seperti itu dengan judul "Hanyū no Yado" ("埴生の宿" = A Lodging = sebuah tempat peristirahatan). Ya... rumah adalah tempat kita beristirahat, tempat berkumpul dengan keluarga, dan bertenang diri. Memang banyak arti rumah. Bisa berarti rumah sebagai tempat dimana kita tumbuh dari kecil hingga sekarang, rumah sebagai tempat mengembalikan memori masa lalu, dan lainnya. Rumah bukan sebagai tempat tinggal, tetapi bisa berarti lebih dari itu.

Umumnya rumah berbentuk ruangan yang dibatasi dinding dan atap, biasanya memiliki jalan masuk berupa pintu, bisa berjendela ataupun tidak. Lantainya bisa berupa tanah, ubin, keramik, atau bahan lainnya. Rumah modern biasanya lengkap memiliki unsur-unsur ini, dan ruangan di dalamnya terbagi-bagi menjadi beberapa kamar yang berfungsi spesifik, seperti kamar tidur, kamar mandi atau WC (Mandi Cuci Kakus), ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, garasi, gudang, teras, dan pekarangan.

Dengan berbagai ruangan inilah membentuk fungsi rumah secara keseluruhan. Alangkah indahnya rumah yang penuh tawa canda, saling pengertian, saling berbagi dalam suka dan duka. Menjadi suatu tempat yang paling sejuk, adem, ayem, tenang setelah rumah Allah.

Tetapi yang banyak terjadi adalah ketidakseimbangan dalam rumah, sehingga lebih enak di kantor daripada dirumah. Kantor adalah tempat dimana kita bisa beristirahat dengan kejenuhan di rumah.

Hmmmmm sulit deh jadinya.
Mid pleasures and palaces though we may roam,
Be it ever so humble, there's no place like home;

Copyright © 2013 attayaya: Rumahku Istanaku | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah