19 April 2009

Asmara Dhana bukanlah Tembang Katrok

Asmaradana berasal dari kata Asmara dan Dhana. Asmara adalah nama dewa percintaan. Dhana berasal dari kata Dahana yang berarti api. Nama Asmaradana berkaitan denga peristiwa hangusnya dewa Asmara oleh sorot mata ketiga dewa Siwa seperti disebutkan dalam kakawin Smaradhana karya Mpu Darmaja. Dalam Serat Purwaukara, Smarandana diberi arti remen ing paweweh, berarti suka memberi.

Asmaradhana juga merupakan salah satu dari 11 pola/tembang macapat yang umum dikenal selain Pucung, Megatruh, Pangkur, Dangdanggula, dll. Macapat adalah lagu/tembang tradisional klasik Jawa. Macapat juga bisa ditemukan dalam kebudayaan Bali, Madura, dan Sunda. Apabila diperhatikan dari asal-usul bahasanya(kerata basa), macapat berarti maca papat-papat(membaca empat-empat).Cara membaca terjalin tiap empat suku kata. Macapat diperkirakan muncul pada akhir Majapahit dan dimulainya pengaruh Walisanga di Jawa. Tetapi perkiraan tersebut masih belum pasti, karena tidak ada bukti tertulis yang bisa memastikan. Macapat banyak digunakan di dalam beberapa Sastra Jawa Tengahan lan Sastra Jawa Baru. Kalau dibandingkan dengan Kakawin, aturan-aturan dalam macapat lebih mudah. Kitab-kitab zaman Mataram Baru, seperti Serat Wedhatama, Serat Wulangreh, Serat Wirid Hidayat Jati, Serat Kalatidha, dan yang lainnya disusun dengan lagu ini.

Asmara yang sekarang ini bukanlah asmara katrok
seperti si Jonk yang lagi pening menunggu kelahiran anak Pak Mul. Asmara telah banyak dijadikan judul lagu, seperti Gelora Asmara (Derby Romeo), Puncak Asmara (Aura Kasih), Terpanah Asmara (BCL so..pasti), Asmara (Anita Sarawak), dll. Tak beda dengan Taufik Asmara yang telah jatuh asmara (cinta) dengan wordpress sejak Juli 2007 (wooowwww...dah lama melintang lintang eh... malang melintang). Taufik sepertinya tidak mau berpindah ke lain hati. Taufik a.k.a Bang Fiko sememang dalam penelusuran untuk meluncurkan bangfiko.com yang belum terealisir. Walaupun agak susah membedakan antara Taufik Asmara dengan Asmara Katrok.

Asmara Katrok (tapi tidak metropolis) sememangnyalah membenci kesengsaraan yang diberikan mba Dwi dan pak Mul, tetapi menyenangi plus mencintai pada supply makanan dari mereka. Sangat cocok dengan Bang Fiko sebagai seorang tukang makan sekaligus penulis (abis nulis terus laper terus makan deh). Novelnya, walaupun belum 100%, telah mencerminkan Bang Fiko sebagai penulis. "Dulu aku sempat bercita-cita ingin menjadi penulis handal. Menulis cerpen, novel, atau tulisan ilmiah. Bahkan ketika sebuah cerpenku pernah dimuat di sebuah koran lokal di Pekanbaru, bukan main senangnya perasaan ini.", demikian ditulis dalam sebuah artikel di blognya. Apalagi di tempat kerjanya yang membutuhkan Bang Fiko sebagai penulis yang dikejar "satpam deadline". Bang Fiko ternyata telah dikejar deadline bikin release berita untuk bahan tabloid Riau Makmur terbitan Humas Prov Riau sebanyak 2 edisi. Dan dalam kesibukannya itu, Bang Fiko harus ngejar target demi anaknya yang sebentar lagi mbrojol (halaaah kok bahasaku aneh...). Yuppp.... Bang Fiko mau beranak eh.... mau punya anak yang kedua.

Maka dalam kesibukan dan kecintaannya terhadap dunia bloging, segepok emas melayang ke kepalaku yang disambit oleh Bang Fiko dengan Asmara Katrok.... pletoook... tok..tok...wadoooowwwww.... Maksudku tuh... award yang berjudul "INTERNATIONAL BLOGGERS COMMUNITY". Halaaaah aja ada-ada... Wong aku ni masih berkutat lokalan, belom dan keknya ga mungkin merambah dunia internasional kok dapet award internasional gitu lho.

Nginternasional githu jeee..... (pake logat ngayogyakarta hadiningrat). mriku..mrapat..mbablas.. angine... wuuussshhhh....

Ayo terbang ke Dunia International.

Sekali ini aku ingin memberikan award ini khusus untuk :
Dinoe-dasbos a.k.a Sudinotakim
Bloger ini berasal dari pulau Singkep, sebuah pulau yang dahulunya terkenal dengan penghasil timah selain Bangka Belitung (ingat film Laskar Pelangi?). Pulau ini pulalah sebagai tempat lahirnya (alm) Bapakku yang tercinta.
Pulau Singkep secara resmi tidak menghasilkan timah lagi, yang tinggal hanyalah kolam-kolam besar bekas penambangan timah. Hutannya telah dirambah. Tanah/pasirnya telah menjadi daratan di Singapore (menurut pantauan TNI AL, daratan Singapore telah maju sekitar 1 km kearah Indonesia yang sangat mempengaruhi jarak batasan antar negara). Dengan derita seperti itu, masyarakatnya harus bisa maju karena telah menjadi salah satu kabupaten bagian dari Propinsi Kepulauan Riau.

Majulah Singkep
Majulah Dabo
Go International



sumber bahan :
forum detik boso njowo tenan
wiki ning Indonesia
blognya Taufik Asmara
blognya Jonk Katropolis
blognya Dabo Singkep
blognya Singkep Community (yg ini boso ngenggres)


Copyright © 2013 attayaya: Asmara Dhana bukanlah Tembang Katrok | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah