29 Mei 2009

Tantangan Karbon : Tahukah Kamu? - 1

Berkunjung ke blog National Geographic Indonesia, ternyata menemukan sebuah permainan menarik yaitu Tantangan Karbon (http://www.tantangankarbon.com/). Game ini mengajarkan tentang usaha-usaha kita untuk mengurangi karbon di sekitar kita. Intinya adalah usaha mengurangi dampak global warming. Kita diberi petunjuk ataupun pengetahuan singkat tentang apa yang kita lakukan. Contohnya pengetahuan singkat di bawah ini dengan tajuk :

Game online Tantangan Karbon Level 1 : TAHUKAH KAMU?

Sabun batangan menggunakan kemasan yang lebih minim dibandingkan sabun cair. Tempat sabun cair yang terbuat dari plastik bisa menghasilkan hingga 907.185 kg sampah plastik setiap tahunnya. Selain itu, kertas dan karton yang biasanya membungkus sabun batangan bisa didaur ulang dengan mudah. Satu sabun batangan bisa berumur lebih panjang daripada 355 ml sabun cair, dan harganya lebih murah pula. Tapi tidak selalu sabun batangan baik. Ternyata ada beberapa bakteri yang bisa hidup di sabun batangan. Jadi kalau pengguna sabun bevariasi sebaiknya gunakan sabun cair, tetapi ingat untuk selalu mengisi ulang. Cairan isi ulangnya juga beli yang paling besar (galon) untuk mengurangi sampah plastik.

Menutup keran ketika menyikat gigi bisa menghemat air hingga 2.000 galon setiap tahunnya. Bahkan beberapa dokter gigi juga menyarankan untuk menyikat gigi dalam kondisi kering dan hanya menggunakan air ketika berkumur.

Jumlah air yang ada sekarang masih tetap sama dengan jumlah air pada waktu bumi tercipta. Air di bumi terus bergerak dalam suatu siklus, dan merupakan penjaga temperatur bumi. Total air yang ada di bumi adalah 344 juta mil kubik. Dari jumlah ini, hanya 2,5 persen yang merupakan air tawar, baik itu air tanah atau yang mengalir di sungai, danau, dan saluran lainnya. Sebagai ilustrasi, jika 1 galon air adalah seluruh air di bumi, maka yang bisa dikonsumsi oleh manusia hanya sesendok makan.

Dua per tiga dari air yang terpakai di rumah, digunakan di kamar mandi, dengan kuantitas rata-rata 7,5 liter s/d 26,5 liter untuk menyiram kloset, 7,5 liter untuk menyikat gigi, dan 95 s/d 190 liter untuk mandi selama 5 menit.

Bila anda bercukur dengan alat cukur yang harus basah, tutup katup wastafel hingga airnya menggenang separuh. Itu sudah cukup untuk bercukur. Di Amerika, 2 milyar alat cukur berbahan dasar plastik berakhir di tempat pembuangan sampah setiap tahunnya.

Di Amerika, lebih dari 98 % tisu toilet dibuat dari kayu baru. Bila setiap rumah di Amerika menukar satu kemasan berisi 12 kepak tisu tersebut dengan tisu 100% daur ulang, maka mereka bisa menyelamatkan 1,7 milyar galon air dan 1.000.000 pohon. Melihat jumlah pengorbanannya, ada baiknya kita juga ikut berpindah ke lap handuk atau tisu 100% daur ulang.

Dalam memilih produk daur ulang seperti tisu, kita juga harus memperhatikan prosesnya. Proses pemutihan terkadang menggunakan klorin dalam jumlah yang bisa merusak lingkungan. Sebaiknya gunakan tisu yang berlabel TCF (Totally Chlorine Free), PCF (Processed Chlorine-Free), atau ECF (Elemental Chlorine-Free)


Kita bisa turut menjaga bumi dari sampah kosmetik dengan mengikuti program reuse/recycle. Beberapa produk menawarkan penukaran sejumlah wadah kosmetik bekas dengan 1 produk baru. Selain itu perlu diketahui juga, dalam industri kosmetik jutaan hewan biasa digunakan untuk kelinci percobaan. Dalam mencari kosmetik, carilah yang memiliki logo kelinci melompat. Simbol kelinci melompat ini adalah simbol internasional untuk kosmetik yang tidak diujikan pada hewan.

http://www.tantangankarbon.com/


Baca ini juga :
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 1
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 2
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 3
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 4
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 5

Mengapa terjadi pemanasan global (global warming)
Dampak Kebakaran Hutan
Deforestasi Hutan


39 komentar:

  1. muantav bro,... aku copy untuk pengembangan materi pembelajaran di kelas. Kebetulan materinya cocok tengkyu bro.

    BalasHapus
  2. rausah urip luwih ngirit berarti, jiahaha

    BalasHapus
  3. Mantap bang...blh dicoba nih nambah ilmu pengetahuan..

    BalasHapus
  4. kapan kita praktekan Om.....

    BalasHapus
  5. ayo kita mulai dari kecil-kecil dari diri kita sendiri

    BalasHapus
  6. waduh kalo sabun batangannya berbakteri, berati kita bukan malah bersih tp jd lebih kotor donk???

    BalasHapus
  7. start from our self ya bang

    BalasHapus
  8. haloo atta!
    aku mampir bentar nih. semua baik2 ya?

    BalasHapus
  9. oh, sef bang

    air di bumi sama terus ya ? baru tau saya :D

    BalasHapus
  10. Nice sharing bro ...
    Mencerahkan dan semoga kita makin bijak dalam memilih sesuatu .
    Mari selamatkan diri dengan lebih bersahabat terhadap alam.

    BalasHapus
  11. sip, makasih infonya bang, website bagus tuh. jadi banyak tahu tentang karbon dan kait-mengaitnya..

    BalasHapus
  12. makasih om infonya,jadi taw dech ap itu karbon.

    BalasHapus
  13. Keyen Artikel nya Nh.. Ntaer Aq kash Tw Ma pacAr Aq tentang ini, he2x. Mksh tipnya y Om.

    BalasHapus
  14. Bang, aku gak bisa pake sabun batangan.. Alergi di kulit. Makanya pindah ke sabun cair. Tapi aku beli isi ulang yang gede terus koq... Jangan marah ya..
    Marahin tuh anak sekolah yang sibuk nonton konser, bukannya belajar di sekolah.

    BalasHapus
  15. buat bisa jaga bumi tercinta ini kita bisa mulai dari hal yang paling kecil sekalipun yah,, yang terpenting adalah niatnya...

    thanks infonya :)

    BalasHapus
  16. ya semuanya harus di mulai dari diri sendiri
    kalo semua orang punya kesadaran seperti itu
    betapa kita bisa menghemat begitu banyak bahan
    mengurangi polutan, dan membuat bumi semakin asri

    BalasHapus
  17. stop global warming , itu intinya kan?????

    BalasHapus
  18. napa ga bisa komen bang??

    BalasHapus
  19. Kita mulai dari yg terkecil,diri kita dan sekarang!

    BalasHapus
  20. pertamaxs om
    salam kenal

    BalasHapus
  21. saye jadi salut dengan perjuangan blog abang. Mudah2an bise menjadi salah satu penasehat untuk global warming.

    BalasHapus
  22. ternyata brand kek dior, vuitton, gucci, millen, dll, pabriknya salah satu penyebab pencemaran lingkungan.

    BalasHapus
  23. Hak.... game online,mending main karbon di Xpresi sama anak-anak SMA yang masih running (???)

    BalasHapus
  24. Met malam bang...jalan2 ke pekanbaru..

    BalasHapus
  25. subhanallah... manfaat banget infonya. tengkyu ya!

    BalasHapus
  26. setuju! aku juga sukanya ngisi ulang sabun cair.. lebih murah soale.. ekekekke

    BalasHapus
  27. cukup 3 kata aja
    stop global warming
    heheheehehehehehe

    BalasHapus
  28. wahhhh,dahsyat juga ya kalau dihitung setahun,semoga lebih peduli..

    BalasHapus
  29. waaaaaaah... abis ini gak mandi dan gak gosok gigi deh... biar hemat air... setuju semuanya...???

    BalasHapus
  30. attayaya buangetttttts

    BalasHapus
  31. mantap infonya om, kalau mengurangi mandi, gosok gigi, dan bercukur, bisa menghemat air seberapa banyak yah......ha-ha..

    BalasHapus
  32. Simbol kelinci melompat? kok aku blom pernah ketemu kosmetik yg seperti itu ya?
    btw info keren nich, makasih ya udah sharing. Makasih juga udah mampir :)

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Tantangan Karbon : Tahukah Kamu? - 1 | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah