02 Mei 2009

WASPADA FLU BABI (H1N1) dan MINERVA

Susahnya menghubungkan dengan merebaknya virus flu babi (H1N1) dan virus flu burung (H5N1) dengan seorang dewi cantik bernama MINERVA. Dewi Minerva dalam mitologi bangsa Romawi/Yunani/Greek adalah seorang dewi yang suci dan dianggap sebagai dewi perang, puisi, kesehatan, kebijakan. Disebutkan bahwa Minerva adalah anak perempuan Jupiter. Banyak sebutan bagi Minerva, tetapi yang terkenal adalah Dewi Kesehatan (as minerva medica). Minerva sekarang bahkan menjadi sebuah nama negara Republik Minerva yang berada di wilayah Karang Minerva yaitu terumbu karang yang terletak di Samudra Pasifik, di sebelah selatan Fiji dan Tonga. Republik Minerva adalah salah satu dari sedikit usaha modern untuk membentuk negara berdaulat pada Karang Minerva tahun 1972. Perancangnya adalah milyuner Las Vegas dan aktivis politik Michael Oliver.

Thus, dengan terjangan berbagai virus berbahaya di dunia ini, mungkinkah kita memerlukan seorang Dewi Minerva. Yaaa....mungkin saja ketika Tamiflu tidak begitu bisa mengurangi dampak flu burung (masih banyak korban berjatuhan walau telah dirawat). Dan tentu saja tidak bisa mengobati virus conficker yang menerjang dunia jaringan komputer. Dan sangat jelas obat Tamiflu tidak berdaya.

Jika ditemukan obat untuk flu babi, mungkin saja obat itu akan diberi nama : MINERVAWATI
Kita tunggu hasil dari peneliti2 Indonesia untuk menemukan obat tersebut, mungkin dengan terlebih dahulu bermula dari penemuan sebuah atau beberapa galur dari virus H1N1.

Pada saat aku menulis postingan ini, temanku terkena demam Chikungunya, semoga cepat sembuh.
Dan, berita menggembirakan dari Taufik Asmara (ketua bloger bertuah Pekanbaru) bahwa putrinya yg kedua telah lahir tanggal 1 mei 2009 jam 21.30 wib. Semoga menjadi anak yang shalehah.


untuk sekedar berbagi :

dari wiki
Flu babi adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A
Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik.

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1, H1N2, H3N1, H3N2, and H2N3.

Di Amerika Serikat, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi)



dari : email

Berdasarkan pemantauan melalui media massa (elektronik & cetak) diketahui bhw saat ini Virus Flu Babi (H1N1) sedang mengancam dunia yg dimulai dari mexico, USA s.d asia yg telah menimbulkan ratusan korban jiwa. Virus H1N1 tsb wajib diwaspadai karena pola penyebaran berbeda dengan virus flu burung (H5N1) dan sesuai hasil pengamatan Departemen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) diketahui bhw keseharian para penderita flu babi varian baru tersebut tidak satupun dari mereka yang mengalami kontak langsung dgn babi, “Kami juga percaya virus ini dapat disebarkan melalui perantara manusia ke manusia lainnya.” tambahnya. Jadi pola penyebaran virus tsb sangat cepat karena tanpa harus terjadi kontak langsung dgn sumber virus.

Penularan Antar Manusia
Babi sebagai sumber flu babi memiliki keunikan. Hewan ini tidak hanya dapat terinfeksi oleh virus flu babi, tapi juga virus flu yang berasal dari unggas dan virus flu manusia. Saat virus flu dari spesies yang berbeda menginfeksi babi, virus-virus tersebut dapat saling berkombinasi (tukar menukar elemen genetik) sehingga muncul virus baru. Saat ini dikenal empat macam virus flu babi yaitu H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Tetapi yang belakangan banyak ditemukan adalah jenis H1N1.

Virus H1N1 sejatinya hanya mengenai babi, tetapi karena adanya mutasi maka virus ini berubah sifat sehingga mampu menginfeksi manusia. Parahnya lagi, tidak seperti virus flu burung (H5N1) yang tidak ditularkan dari manusia ke manusia, virus flu babi H1N1 dapat menyebar dari orang ke orang.

Penularan dari babi ke manusia terjadi karena adanya kontak dengan babi yang terinfeksi atau kontak dengan benda-benda yang telah terkontaminasi. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia hampir sama dengan cara penularan flu biasa, yaitu melalui batuk atau bersin. Manusia juga dapat terinfeksi karena menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus flu babi dari dari orang lain, kemudian memegang mulut atau hidungnya.

Gagal Napas
Gejala flu babi hampir sama dengan flu biasa, yaitu demam, lesu, kurang semangat, dan batuk. Selain itu juga dapat dijumpai gejala meler dari hidung, radang tenggorokan, mual, muntah, dan diare. Pada tahap lanjut, dapat dijumpai sesak napas. Kematian biasanya terjadi akibat adanya kegagalan pernapasan.

Pada babi yang terkena virus H1N1, gejala biasanya berupa peningkatan suhu tubuh, depresi, batuk, keluar cairan dari hidung atau mata, bersin, susah bernapas, mata merah, dan tidak mau makan.

Pencegahan Penting
Obat flu babi sama dengan obat yang digunakan untuk flu biasa atau flu burung. CDC merekomendasikan obat antivirus oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir. Hanya saja, obat ini lebih efektif jika diberikan pada tahap dini perjalanan penyakit, saat kerusakan pada sel paru-paru belum terlalu parah.

Belum ada vaksin yang dapat melindungi manusia agar tidak terkena flu babi. Oleh karena itu, langkah pencegahan untuk membatasi penularan sangat penting. Berikut tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi risiko penularan jika Anda sedang berada di daerah wabah flu babi :

  • Menutup hidung dan mulut dengan tissue saat batuk atau bersin.
  • Membuang tissue ke tempat sampah setelah digunakan.
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin.
  • Tissue yang mengandung alkohol juga dapat digunakan.
  • Menghindari kontak erat dengan orang yang sakit flu.
  • Jika sakit, hendaknya tetap berada di rumah, tidak pergi bekerja atau ke sekolah, agar tidak menginfeksi orang lain.
  • Menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Virus menular lewat bagian tubuh tersebut.

Guna mengantisipasi munculnya kasus flu babi, Departemen Kesehatan mengirimkan surat edaran kewaspadaan dini kepada jajaran dinas kesehatan dan kantor kesehatan pelabuhan di seluruh provinsi di Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan (Dirjen P2PL Depkes) Tjandra Yoga Aditama,



dari kompas.com ;

MADRID, KOMPAS.com - Semakin banyak negara yang mengonfirmasi kasus flu babi. Sebarannya kini sudah merambah Timur Tengah dan Asia Pasifik. Spanyol pun telah mengonfirmasi kasus kedua. Israel, Selasa (28/4), mengonfirmasi kasus pertama flu babi di negara itu dan di kawasan Timur Tengah. Seorang pria yang baru-baru ini kembali dari Meksiko telah positif terjangkit virus flu babi.

”Sekarang flu babi sudah resmi tiba di Israel,” sebut laporan di radio militer.

Seorang pria berusia 49 tahun yang baru-baru ini ke Meksiko saat ini tengah dikarantina di sebuah rumah sakit dan menjalani sejumlah tes. Di kawasan Pasifik, Selandia Baru melaporkan tiga orang positif terjangkit flu babi. Menteri Kesehatan Tony Ryall mengatakan, itu merupakan kasus pertama flu babi di Selandia Baru.

Terdapat 10 orang yang diduga terjangkit virus flu babi, yaitu sembilan pelajar dan seorang guru. Mereka adalah bagian dari kelompok wisata sebuah sekolah menengah di Auckland yang kembali dari Meksiko, Sabtu. Pasangan asal Skotlandia, Iain dan Dawn Askham, juga positif terjangkit flu babi. Menteri Kesehatan Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan, keduanya kembali dari bulan madu di Cancun, kawasan resor di tenggara Meksiko.

Spanyol mengonfirmasi kasus kedua flu babi di negara itu. Kasus pertama flu babi di Spanyol juga merupakan kasus pertama flu babi di Eropa. Pasien terkini adalah seorang laki-laki berusia 23 tahun dari Valencia yang kembali dari Meksiko. Menteri Kesehatan Spanyol Trinidad Jimenez mengatakan, ada 32 orang lain yang diduga terjangkit flu babi sekembali dari Meksiko. Di Meksiko, pusat penularan virus, jalan-jalan terlihat lengang. Restoran, bar, gedung bioskop, stadion, dan kantor pemerintah di Mexico City ditutup untuk mengurangi penyebaran virus flu babi. Sekolah ditutup hingga 6 Mei. Banyak orang yang memilih bekerja dari rumah dan mengenakan masker jika bepergian keluar rumah.

Kritik nama
Uni Eropa mengkritik penamaan flu babi karena salah kaprah dan bisa menghancurkan industri daging babi. Komisaris Kesehatan Uni Eropa Androulla Vassiliou mengatakan, flu babi seharusnya disebut ”flu baru” (novel flu). Vassiliou mengatakan, konotasi yang salah akan merugikan produsen daging babi. Dia menambahkan, daging babi aman dimakan dan tak ada hubungannya dengan penularan flu babi.

Ahli kesehatan mengatakan, virus itu berasal dari jenis yang sama yang menyebabkan penularan musiman pada manusia, tetapi juga mengandung materi genetik dari versi flu yang biasanya menjangkiti babi dan burung. Saat ini, empat laboratorium di Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat tengah mengembangkan vaksin flu babi. Vaksin pertama diperkirakan siap dalam 4-6 bulan. Diperlukan beberapa bulan lagi untuk memproduksi vaksin itu dalam jumlah besar. (ap/afp/reuters/bbc/fro)


50 komentar:

  1. yang sayah tau klo kna flu burung ntar korbannya sll blg kukuruyukkk...
    trus klo flu babi blg ngok....ngik...ngok...
    bener ndak??? :p

    BalasHapus
  2. saya lagi flu dan demam sekarang makanya saya hilang dari peredaran bagaimana tanda2nya terjangkit penyakit itu kayanya hampir sama gejala2 yang di sebutkan di atas kecuali diare mual muntah itu ga saya ga alami. sarannya

    BalasHapus
  3. untung jengsri vegetarian, gak makan binatang! waktunya manusia kembali kehabitatnya, jangan bunuh2in binatang!

    BalasHapus
  4. wah perlu diwaspadai nih, hati2 sama babi yang flu, oh ya tadi saya baca didetik di Kupang sudah ada babi yang mati,

    BalasHapus
  5. wew.... lengkap banget,, pnjelasnnya Om.....
    keren Dah... sekaligus nembak.... hihihi....
    jgn lupa singgah ketempat ku om... hihihi....
    ingat tembak keyword sungai kuantan yah.....
    paling heboh tuh... hihihi

    BalasHapus
  6. flu babi.... infonya lengkap

    BalasHapus
  7. aku suka motor minerva je, kok malah jadi obat minervawati...

    BalasHapus
  8. hati-hati...
    pesan bang napi : waspadalah... waspadalam...

    BalasHapus
  9. Saia sudah kena dua hari lalu, awas nongkrong bareng Blogger Bertuah besok, tak sebarin ;)

    BalasHapus
  10. kenapa virus itu bisa bermutasi ya? apa si babi makan sesuatu yang junk food yang bisa mengubah dna si virus dan menyebabkan mutasi?

    BalasHapus
  11. flu babi lagi marak-maraknya yah? masa' sampai suatu negara mengeluarkan larangan kepada warganya untuk berciuman. Kasian banget,hehehe

    BalasHapus
  12. Flu ada dimana-mana dengan beraneka ragam jenis dan namanya...
    Makasih utk infonya yg super duper lengkap !!

    BalasHapus
  13. woah, flu babi menyeramkan, semoga jangan mampir ke indo aja deh,

    BalasHapus
  14. Virus lagi ?
    Satu lagi peringatan dari-Nya datang kepada.
    Semua perintah dan larangan Allah atas hal2 yang di halalkan, di bolehkan dan di haramkan pasti ada hikmah di dalamnya.
    Jelas2 Allah mengatakan bahwa babi haram, masih juga di makan, salah sendiri.
    Virus flu burung, flu babi dan virus2 yg lain memang perlu di waspadai, tapi ayo kita lebih waspada dengan "VIRUS HATI".
    Akibat terjangkit virus tersebut bisa berakibat rugi dunia akherat.
    Sobat, dukung aku ya....
    Pasang banner yang ada di blogku lalu pasang di blog kamu ini, lalu beritahu aku di blogku, sebelum dan sesudahnya aku ucapin makacih....

    BalasHapus
  15. jangan takut flu babi... takutlah kepada tuhan yang maha hebat yang menciptakan virus flu babi.. masih mending dikasih flu babi.. coba kalo dikasih virus flu atta.. lebih gawat......

    peace, love, gail.. hueheuheueh kabooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

    BalasHapus
  16. Wah bahaya juga ya bang..jika negara kita kemasukan virus flu ini...

    BalasHapus
  17. mentang2 lagi malem mingguan...

    BalasHapus
  18. Penyakit baru lagi. Cobaan baru lagi supaya kita lebih mengingat kepada-Nya

    BalasHapus
  19. selamat atas kelahitan putri dari ketua blogger bertuah.

    Ponari mungkin bisa ngobati mas?

    BalasHapus
  20. wah gue gak bersentuhan dengan babi, jadi mudah2an gak ketularan, insya allah. tapi ide untuk buat MINERVAWATI sebagai juru kunci flu babi oke juga tuh, perlu dilegalitaskan sebagai ide briliant loe sob

    BalasHapus
  21. mudah mudahan vrus flu baby gak masuk indonesia...amien

    http://kentutsiangbolong.blogspot.com

    BalasHapus
  22. Yah.... ketinggalan lagi nih aku.....lengkap nih infonya sobat,... Kalau saya sekarang terkena virus H5Men1 (Halima Menawan)....

    BalasHapus
  23. makin banyak saja penyakit2 aneh yang muncul....semoga tidak sampai ke Indonesia...waspada!!!

    BalasHapus
  24. wah cemana neh belum sembuh juga aku

    BalasHapus
  25. wah...macam-macam ya nama flu jaman sekarang. flu burung udah, skrg flu babi. besok2 flu gajah, flu ikan, flu jerapah, flu macan, flu tikus, flu kambing, flu sapi, flu kerbau dll. bahaya donk...yukkk jadi vegetarian aja....

    BalasHapus
  26. untungnya disekitar ku nggak ada babi
    hahahahahahaha

    BalasHapus
  27. boleh juga tuh komentar pak iwan di atas.. hehehe

    BalasHapus
  28. wadoh parah nih.....jangan sampe masuk ke indonesia deh...khususnya pekanbaru tercinta...
    kunjungan siang om......lagi sibuk nih,,,,ampe blog ku belum diupdate2......

    pa kabar om...

    BalasHapus
  29. Wah bang,aku dah terkena neh.Kena Flu orang2an...huahaha...hhhhhaaasssyyyiiimmm....

    BalasHapus
  30. Bahaya banget tuhhhh
    Korbannya aja sekarang udah ......
    Lupa gw
    hehehehe

    BalasHapus
  31. waa. untung aku ga makan babi ya hehe..
    salam kenal ya. monggo mampir hehe..

    BalasHapus
  32. hati2 aja deh para peternak babi.. bisa2 ludes modalnya dalam sekejab.. huh huh huh... ayam ada flu burung,,, sapi ada anthrax,, babi ada flu babi.. jadi makan serangga aja deh..

    emangnya kita kodok...

    BalasHapus
  33. sbnrnya ak udh terkena virus flu BABI = BAnyak BIngung

    BalasHapus
  34. emang virus ful babi bayaha seperti virus komputer

    BalasHapus
  35. WASPADALAH
    JAGA KESEHATAN

    BalasHapus
  36. Selamat malam bang...moga acara kumpul bareng blogger bertuahnya sukses ya..salam..

    BalasHapus
  37. bang salah satu cara menjaga kesehatan yang paling murah adalah dnegan memakan sayuran setiap hari minimal 0.05kg sehari... saya telah membuktikannya dengan memakan daun singkooooooooonngggggggg setiap hariii!!

    BalasHapus
  38. ada2 aja ya
    flu babi
    ]ntar ada lagu flu sapi, flu kambing, dan flu2 lainnya

    ihhh takutttt
    :)

    BalasHapus
  39. optimis, flu burung lewat.. flu babi bentar lagi juga lewat.. asal jangan pesimis, sudah itu putus asa, bunuh diri, mati konyol.. keep spirit, lawan virus, jaga kebersihan, keep clean.. oke.. oke.. stuju.. stuju.. agos.. agos.. (UpS..)

    BalasHapus
  40. lah, bang atta masih liburan kah ? :D

    BalasHapus
  41. namanya mantep kang 'minerva'... kek lagunya Deftones... angkuh tp kuat esensinya... hihihihi...
    jadi makin takut flu babi gendeng iki.... :(

    btw order?!?!?! ngOrder apa ya?!?!?!?

    BalasHapus
  42. insya Allah flu Babi ga' sampai menyebar ke negeri kita..

    BalasHapus
  43. aku ga mau jadi babi, dan ga mau juga kena flu babi. jadi, stop makan babi? ga ah... :P

    BalasHapus
  44. harus waspada nich....

    BalasHapus
  45. banyak minum vitamin deh

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: WASPADA FLU BABI (H1N1) dan MINERVA | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah