Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2009-12-28

Postingan ini sebenarnya dibuat hari Jum'at tanggal 25 Desember 2009 jam 13.30 wib tetapi dipublish/diterbitkan hari ini untuk menyambung postingan Rahasia Bisnis dan The Corporate Sufi sebelumnya. Kebetulan sekali ketika mengikut ibadah shalat jumat jam 12.00 tersebut di Mesjid Jabal Rahmah Tangkerang Utara Pekanbaru, ustadz memberikan khotbah jum'at tentang Bekerja sebagai ibadah. Inti khotbahnya adalah kebahagiaan dunia dan akhirat dengan bekerja hanya didapat jika dalam bekerja tersebut tidak melupakan syariat agama sehingga bekerja menjadi ibadah bagi pribadi kita dan kita mendapat pahala yang berlimpah dan berkah. Untuk melaksanakannya, sekurang-kurangnya dengan melafazkan niat :

"sengaja aku bekerja hari ini dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang"

atau

"sengaja aku bekerja hari ini karena Allah"

(dapat disesuaikan bagi penganut non-Muslim dengan menyebutkan Tuhan, Yesus, Sang Hyang Widi Wasa, Sang Budha Gautama, atau lainnya sesuai kepercayaannya)

Niat diatas tentunya lebih bagus lagi diikuti dengan pelaksanaan syariat agama dalam hal bekerja/berusaha/berdagang. Beberapa, secara garis besar telah dijelaskan dalam postingan Rahasia Bisnis Rasulullah Muhammad SAW.

Hal ini tidak jauh beda dengan pemikiran Corporate Sufi dari Azim Jamal. Walaupun Azim Jamal mengambil bagian Sufi saja untuk ditonjolkan, tetapi dalam perspektif luas, intinya adalah sama yaitu :

BEKERJA SEBAGAI IBADAH
Beribadah dalam bekerja

untuk mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat
seperti yang telah dikerjakan oleh
Baginda Rasulullah MUHAMMAD SAW
1400-an tahun lalu


Ustadz juga memberikan khotbah
"Jangan tinggalkan iman saudara-saudara di almari rumah, bawalah selalu iman ketika sedang bekerja ataupun berdagang"
(maksudnya iman bukanlah suatu barang tangible yang bisa diletakkan di luar tubuh manusia, iman itu berada di hati dan dilaksanakan dalam setiap kegiatan)

"Tak jarang kita jumpai pedagang yang melakukan kecurangan dalam timbangan, kecurangan dalam ukuran minyak, dan kecurangan lain, hanya sekedar untuk mendapatkan keuntungan lebih dari usaha dagangnya. Orang seperti inilah yang telah mencampakkan imannya."



Semoga kita semua tersadarkan







Related Post


51 komentar:

Elsa said...

hhm....
segala perbuatan memang tergantung niatnya.
innamal a'malu bin niat.

semoga dengan niat lurus berbisnis karena Allah, hasilnya akan penuh berkah dan manfaat,
terima kasih sudah dikasi pelajaran berharga.

ferdivolutions said...

nice posting, bang...
bisa juga ya diterapkan untuk mahasiswa kayak aku kalau mau memulai pekerjaan dgn niat karena Allah...

bbb said...

iya tuh banyak bgt pedagang yang suka curang ....
kata ibu ku sih uang yang dia dpt ga akan berkah .....

sibaho way said...

kalau karyawan pabrik yang 'mencuri waktu' dengan alasan sholat, advice-nya apa bang? sementara di tempatku kita buat jadwal giliran. cuma durasinya masih tetap terjadi pelanggaran dengan alasan berdzikir sehabis sholat :D

mocca_chi said...

jadi bekerja dengan benar ya bang wkwkwk

Fauzan said...

Terkadang memang urusan agama hanya berkutat pada ritual ibadah saja, sedangkan dalam bermuamalat atau berinteraksi dengan sesama dalam bentuk transaksi keuangan misalnya, agama menjadi barang haram yang bisa merugikan perniagaan dunia. sekularisme berhasil memisahkan ajaran agama islam yang komprehensif sehingga agama hanya terletak pada mesjid2 dan musholla2 dan hanya membicarakan masalah aqidah ibadah saja.
untuk itu, dukung ekonomi islam sebagai solusi perekonomian dunia menuju yang lebih baik, bukan sekedar sistem alternatif, melainkan jalan utama dalam berekonomi.

:D

Rock said...

Selamat siang sob...

ajeng said...

Innamal 'Akmalu Bin Niah..

Ronaldo Rozalino said...

Segala Yang dikerjakan bila di Niatkan dengan hal yang baik akan berbuah keberkahan dan kebaikan...inilah hal yang perlu disdari bagi setian Insan

Dinoe said...

Makasih bang atas pencerahan....berdoa sebelum bekerja sangat baik adanya....agar kerja jadi ibadah....

Nice post bang..

sudinotakim said...

Nice artikel bang..makasih atas pencerahan..

anna fardiana said...

bener tuh mas, kadang berangkat kerja..berangkat ajah
gak pake niat2 an segala...
biasanya cuma bismilah aja..itu dihitung berniat gak mas?

Seti@wan Dirgant@Ra said...

mari semua kita mulai pekerjaan kita dengan niat Ibadah...
mantap bang.. makasih banyak.

pasang iklan baris said...

yang penting niat baik.

Seti@wan Dirgant@Ra said...

makasih banyak Bang udah mengingatkan saya.
Moga esok saya bisa memulainya dengan niat ibadah.

Sang Cerpenis bercerita said...

yup//kalo gak kerja, gak dpt duit soalnya.

Bang Ais said...

doa dan usaha harus sejalan,... ya kan

nuansa pena said...

kita harus bersih bersih diri untuk persiapan bekerja sebagai ibadah!

suwung said...

bismillah mau koment... semoga dianggap ibadah

suwung said...

koment ibadah juga nggak ya?

NURA said...

salam sobat
trims pencerahan jiwanya mas..
iya kita bekerja sebagai ibadah,,dunia dan ahkerat.

Itik Bali said...

Kalo bekerja itu sebagai ibadah rasanya gak akan berat ya bang
sukses terus bang!!

7 taman langit said...

salam sejahtera
setuju sekali
bekerja adalah ibadah
kunjungan balik nich
pesan saya teruslah memberi pencerahan bagi semua

sosial seni budaya bisnis said...

sebuah kebahagiaan bukan cuman harta...tapi sebuah cinta...

arkasala said...

luruskan niat dan sempurnakan ihtiar kata orang bijak mah :) biar bernilai ibadah.
Trims sudah mengingatkan.
Salam hangat selalu :)

belajarcafe said...

jadi semangat makin tumbuh nih setelah baca artikel nya, nice info...

mas doyok said...

blogging dan post iat ibadah biar bermanfaat :D

Yolizz said...

kalo bekerja karna ibadah pasti rasanya lebih ringan kali yaahh,, tapi sayangnya sekarang ini orang kerja karna duit,, materi semata jadinya suka menghalalkan segala cara,, jadinya ga bernilai ibadah lagi dong :(

anyin said...

bekerja tanpa mengesampingkan ibadah juga kan ya Tta,, eh bang Tta... (sial semua orang pada panggil bang kok aku merasa ngga tau apa-apa giniii huhuhu)

buwel said...

Amiiin Ya robbal 'alamiiin

alamendah said...

Kalimat yang dalam banget;
Bekerja sebagai ibadah, ibadah dalam bekerja

Ivan@mobii said...

Ya allah ak jd sadar diri agar tdk gelap mata. Thks bang dah ingatkan aku.

yopy rinaldi said...

terkadang saya berfikir pekerjaan saya selalu mmbuat saya lalai,terutama dlam sholat om..
apakah pekerjaan saya diberkahi oleh Allah swt klo bgni..
ufft..
utk saat ini saya merasa blum mampu menyeimbangkan antra urusan duniawi dan akhirat..

thanks bwt artikelnya omm

Agung Aritanto said...

bekerja sebagai ibadah asyik juga nih jadinya orang bisa semangat dalam bekerja tapi bekerjanya gimana dulu yang bisa dibilang ibadah

Agung Aritanto said...

kerja kaya apa sih yg bisa dibilang ibadah

Muhammad Qori said...

Jangan lupa ngeblog juga Ibadah..

Niat "Sengaja saya ngeblog karena Allah Ta'ala"

Blogger gaptek said...

amieennnn...

tuteh said...

Semoga kita2 menjadi orang yang tetap di jalan-Nya... hehehe :D
Bekerja dijadikan ibadah, ibadah dalam bekerja. Nice post, bang!

Inuel^-^ said...

tak ada yang tak indah kalau niatnya karena Allah,
makasih Om sharingnya, Insyaallah mulai sekarang aku akan membiasakan hal ini ,
kerja karena allah !!

xitalho said...

Ups... terlambat nich saya....
Ternyata ada artikel cantik dimari...

Ijin menyimak juragannn

Happy new Year...

Linda Belle said...

gak boleh magabut tuuhh hahahah
*menunjuk sapa ya...*

Rock said...

Selamat siang mas atta...

zujoe said...

hmmm... banyak benernya nih bang hehe...

Mamah Aline said...

sudah seharusnya kita bekerja sebagai ibadah karena Allah, supaya selain ikhlas rejeki datang dengan pernuh berkah ya mas..

REYGHA's mum said...

jadi semangat deh kerjanya....ibadah kan?..(kalo ikhlas dan halal ya)

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Senantiasa berkunjung dan berkomentar dengan niat Ibadah ...
selamat sore Bang.

cqbgdhvzn said...

yupz...bekerja sambil ibadah. dapet uang sambil dapet pahala.
amiin

bang FIKO said...

Blog bang Attayaya ini seperti Mini Market... Semua ada. One Stop Place istilah kampungnya.. hehehehe...
Ngomentarin postingan diatas, kadang-kadang (seringnya sih) kita terlupa untuk mengucapkan niat yang sederhana itu. Mudah-mudahan kedepannya bisa terus di perbaiki. Tapi yang penting pelaksanaan pekerjaan kita itu yang harus terus dijaga sesuai dengan kaedah agama.

nb:
Bang Atta ternyata juga dengerin Khutbah Jumat ya... Kirain tidur. wakakakakaka

attayaya said...

jiahahahahahahahaha........

Fauzi Online said...

NICE BLOG.... BERMANFAAT BANGET ISINYA Yaak...

bisa tukeran link ngga?? mohon konfirmasi ya jika berminat.. makasiih.. mau berkawann

ini link saya:
http://uzi-online.blogspot.com

attayaya said...

silahkan baca kata pengantar di bagian blogroll link exchange