10 Desember 2009

Kekuatan Koin Bu Prita

Bu Prita.... ayo semangat.... lawan ketidak-adilan....
(teringat ketika aku bertemu lalu poto bareng Blogger Bertuah bersama bu Prita di Pesta Blogger 2009 yang memakai jilbab biru muda dan baju kembang-kembang serta celana panjang).

Uang Koin akhir-akhir ini menjadi suatu fenomena baru di Indonesia. Bukan di dunia keuangan, perbankan ataupun transaksi jual beli di pasar. Tetapi di dunia pengadilan yang biasanya tak ada hubungannya dengan uang koin. Kekacauan dunia pengadilan dalam kasus perdata yang mendakwa Prita Mulyasari dengan tuntutan ganti rugi dan membayar kepada rs. omni sebesar Rp. 204 juta, makin membangkitkan semangat teman-teman untuk saling berbagi rasa. Belum lagi kasus pidana pencemaran nama baik rs. omni. (kok aku ga yakin kasus pencemaran nama bisa baik masuk ke ranah perkara pidana)

Perwujudan semangat kebersamaan membantu bu Prita berupa pengumpulan koin yang digunakan untuk membayar ganti rugi kepada rs. omni. Ada 2 hal besar yang kulihat dari fenomena koin ini :

Pertama
Sesuai pepatah Jawa kira-kira berbunyi : "Jika ingin memukul musuh, pukullah dengan kepala tongkat, bukan dengan ujung tongkat". Lazimnya kita memukul dengan memegang kepala tongkat dan ujungnya (yang biasanya lebih kecil dari kepala tongkat) di arahkan kepada orang yang akan dipukul. Tetapi lebih baik memukul dengan kepala tongkat, sakitnya akan lebih terasa dalam (biasanya akan mengakibatkan luka dalam memar yang parah).
Koin bu Prita adalah salah satu upaya memukul dengan kepala tongkat terhadap rs. omni beserta pengadilan yang tidak adil.
Dalam bahasa kasarnya : para pengumpul koin sedang mengejek rs omni dan sekaligus mengejek pengadilan.

Kedua
Tetapi.... efeknya adalah pengakuan kalah teman2 atas ketidak-adilan itu sendiri. "Yaa... sudahlah... bayarkan saja", mungkin kira-kira begitulah kalimatnya penyerahannya.
Jika bu Prita membayar, berarti bu Prita menerima dakwaan dan tuntutan pengadilan,
maka bantahan atau pembelaan diri bu Prita adalah tidak benar dan menerima ketidak-adilan itu

Bagi aku pribadi, aku tidak mau bu Prita dan kuasa hukumnya menyerah atas ketidak-adilan itu.
Jika pada Pengadilan Negeri bu Prita dinyatakan tidak bersalah dan kemudian rs. omni mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi,
maka jika di Pengadilan Tinggi bu Prita dinyatakan harus membayar tuntutan Rp.204 juta itu,
maka aku menyarankan bu Prita melakukan perlawanan hukum sesuai prosedur dengan mengajukan banding ke Mahkamah Agung. Jika perlu sampai ke tingkat Peninjauan Kembali (PK) bahkan lebih.

Aku berharap bu Prita tidak menyerah baik terhadap tuntutan pidana maupun perdatanya.

Banyak temen-temen yang mendukung bu Prita.
Uang koin yang telah terkumpul bisa dijadikan dana Yayasan Bantuan Korban Ketidak-adilan Hukum (atau apalah istilahnya itu).

Tulisan ini muncul dari perbincanganku dengan Bang Fiko dan Bang Ais (Ketua dan Sektretaris Blogger Bertuah Pekanbaru) ketika nongkrong di ajo beberapa malam lalu.

Bagaimana menurut temen-teman???


Kejanggalan-kejanggalan kasus bu Prita menurut OC. Kaligis dapat dibaca di
http://www.antara.co.id/berita/1260347242/perkara-perdata-dan-pidana-prita-janggal




43 komentar:

  1. Saya setuju dgn pendapat bg attayaya...bu prita tdk boleh menyerah, lakukan trus pembelaan diri walau sampai ke PK, karena jika menyerah maka akan di cap bersalah

    BalasHapus
  2. Semoga kasus bu Prita dapat segera diselesaikan, dan keadilan dapat ditegakkan.

    BalasHapus
  3. Emang betul sih sob, klo mau membayar sebetulnya dia kalah. Sehrsnya melawan terus. Ayo Bu Prita, semangat lawan terus ketidak-adilan ! Thanks bro.

    BalasHapus
  4. biasanya sih kalau ada hal-hal seperti ini orang2 pada dtg ke kampus buat minta dukungan materi kayak minta koin gt deh secara ada kasus bu Prita, tapi di kampus aku kok ga ada ya? hehehe

    BalasHapus
  5. maju trus pantang mundur kasih semangat buat bu prita....

    BalasHapus
  6. saya setuju. Jangan menyerah sampai disini. Harus berjuang sampai pengadilan tertinggi sekalipun.

    BalasHapus
  7. idealnya juga gitu, kita semua gak mau bu prita menyerah. tapi harap dimaklumi juga, ikut pengadilan yang bertele tele itu melelahkan. mamakan banyak waktu dan tenaga. bagi bu prita, lebih baik bermain bersama anak-anak di rumah, daripada datang ke pengadilan.

    waktu bersama anak-anak kan berharga sekali. sayang dilewatkan begitu saja.

    mungkin itu juga yang harus kita mengerti

    BalasHapus
  8. baca ini juga nih Tta...

    http://kesehatan.kompasiana.com/2009/11/27/kasus-ibu-prita-mulyasari-dari-sisi-dokter-kalau-dokter-boleh-mengeluh/

    BalasHapus
  9. Saya prihatin banget sama kasus ini Bang. ini bukti kekuatan korporasi udah merambah kemana-mana.
    Sebenarnya dengan masyarakat rela mengumpulkan uang, itu merupakan hukuman bagi rs omni. Karna citranya di masyarakat sudah jatuh. (mungkin juga lama2 bangkrut. karna gak ada yang mau berobat ke situ.

    BalasHapus
  10. aku juga mau ikutyan nyumbang nih om, kemana yah nyumbangnya

    BalasHapus
  11. baru ngeh tujuannya ngumpulin recehan itu bang,suer :P maklum,ga care am lingkungannn

    BalasHapus
  12. wahwahwah..tapi keren loh..bisa ngumpulin koin sebanyak itu...kira kira ntar kalo dikumpulin semua ada segunung gak ya..(ngayal abis)

    BalasHapus
  13. setuju bang!! jangan menyerah terhadap ketidakadilan!! kalo ga gitu ntar takutnya bakal muncul bu prita yang lain,, aiihh.. jangan sampe deehh...

    BalasHapus
  14. Kabar terakhir yang saya terima, Omni sudah mau cabut gugatannya. Jadi Prita tidak perlu bayar 204 juta itu.

    BalasHapus
  15. Ayo Bu Prita jangan menyerah.... Hukum berpihak pada yang punya duit....(doh)

    BalasHapus
  16. kesian bu prita, pasti dia lelah memikul harapan banyak orang

    BalasHapus
  17. sebenarnya gampang saja menenggelamkan rs omni dengan koin2 kita :P

    BalasHapus
  18. kemarin aku nonton di metro tv koinnya udah 500jutaan lho bang.

    BalasHapus
  19. saya mendukung bu prita...

    http://masrobertk.wordpress.com/2009/12/10/810/

    BalasHapus
  20. semoga bu prita bisa menang....amiiin

    BalasHapus
  21. RS Omni kabarnya mancabut gugatan perdata dan mengajukan penawaran damai dgn Bu Prita. Coba kita lihat kelanjutannya, semoga cepat selesai...

    BalasHapus
  22. jangan menyerah dan jangan kalah, dukung dengan koin dan dukung untuk PK bagi mba Prita

    BalasHapus
  23. dukungan buat bu prita membuat rs omni mencabut gugatanya..mantabz

    BalasHapus
  24. Biar lah kita mengaku Kalah tapi dengan Kekuatan Koin itu bisa membuat Hukum yang Kelabu ini bisa menjadi Putih kembali.. Amin

    BalasHapus
  25. maaf kalo saya sedikit berbeda pendapat... tapi saya emang tidak mendukung pengumpulan koin untuk ibu prita.. hehehehehe

    BalasHapus
  26. Ada award utk mas atta nich... mohon diterima ya...
    Makasih...

    BalasHapus
  27. nasib rakyat kecil yang selalu tertindas. :(
    bangkitlah bu prita. kita mendukungmu.

    BalasHapus
  28. sayah dukung dan maju terus untuk saudara kita ibuk prita :D samangad. alloh bersama kita :)

    BalasHapus
  29. kagak adil banget tuh pengadilan.

    maunya dibayar rs kapitalis, gak cukup nyedot uang pasien, disuruh bayar 200 jt lagi.

    Saran: sebaiknya kata "Rumah sakit" dihapuskan saja. dari nama saja bikin kita sakit.

    BalasHapus
  30. semangat untuk prita mulyasari

    BalasHapus
  31. Saya menginginkan Bu Prita tidak menyerah..
    Maju terus... tempuh jalur hukum sesuai dengan yang ditunjukkan Bang Atta.

    BalasHapus
  32. semangat mari terus bantu yang lemah lawan ketidakadilan

    BalasHapus
  33. Berhubung RS Omni membatalkan tuntutan perdatanya thd bu PRita.., maka uang koin itu tak lagi digunakan... makanya aku setuju jika uang itu digunakan dalam sebuah yayasan bantuan korban ketidakadilan hukum.
    Ayo Bung Atta... wujudkan...!

    BalasHapus
  34. kalau diturutkan keadilan yang spt skrg, jadi smua qt yang sring curhat di cyber yang tanpa sengaja menyangkut instansi tertentu mesti dituntut jg??
    ga deal dunk namanya, ga sportif.. hehehe..
    mentang2 ternama ntu instansi masa harus menang.. tidak lagi la yaw! skrg mah bukan lg zaman orde baru^^. so ,.. semangat untuk Prita!!!

    BalasHapus
  35. semoga bu prita menang dan mengalahkan lawannya. amin

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Kekuatan Koin Bu Prita | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah