29 July 2010

Burung Serindit Melayu (Loriculus galgulus) | Fauna Identitas Provinsi Riau

Serindit Melayu atau dalam nama ilmiahnya Loriculus galgulus atau dalam bahasa Inggris disebut Blue-crowned Hanging-parrot (burung bergantung dengan mahkota biru) adalah sejenis burung yang terdapat di dalam genus burung serindit Loriculus. Burung ini berukuran kecil, dengan panjang mencapai 12cm, berekor pendek dan berparuh-bengkok. Bulunya didominasi oleh warna hijau dengan sebagian bulu ekor dan leher berwarna merah.

Walaupun ada perbedaan, burung jantan dan betina hampir serupa. burung serindit jantan memiliki bercak kepala bagai mahkota berwarna biru dan bercak tenggorokan berwarna merah, warna secara keseluruhan lebih cerah dan bersih. Burung betina berwarna lebih kusam dibanding jantan.

Habitat dan populasi Serindit Melayu tersebar di hutan dataran rendah, dari permukaan laut sampai ketinggian 1,300m di Asia Tenggara terutama negara Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Memiliki area habitat untuk hidup dan mencari makan hingga radius 1.410.000 km2.

Serindit Melayu hidup dalam kelompok. Burung ini memiliki kebiasaan aktif memanjat dan berjalan daripada terbang. Saat istirahat, burung serindit menggantungkan badan ke bawah dengan menjepit/menggantungkan paruhnya di dahan (hanging parrot). Pakannya terdiri dari sayuran hijau, buah-buahan, padi-padian dan aneka serangga kecil. Perkembangbiakan burung ini melalui telur yang ditetaskan oleh burung betina biasanya menetaskan antara tiga sampai empat butir telur yang dierami sekitar 18 sampai 20 hari.

Burung Serindit termasuk keluarga famili Psittacidae dengan Burung Bayan, Burung Nuri, dan famili Cacatuidae Burung Kakatua, tetapi tidak masuk ke dalam famili Bayan Sejati yang lebih memiliki sebaran lebih luas.



STATUS BURUNG SERINDIT MELAYU

Serindit Melayu (Loriculus galgulus) walau tidak masuk dalam Daftar Hewan (Burung) Berstatus Terancam (Endangered; EN) atau Terancam Punah yang berada di bawah status “Kritis” (CR) yang dikategorikan oleh Redlist IUCN, tetapi Serindit Melayu sudah sangat jarang ditemui bahkan sangat sulit menemuinya di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu Riau. Serindit yang masuk kategori terancam adalah Serindit Flores (Loriculus flosculus) dan Serindit Sangihe (Loriculus catamene) bersama dengan 30 jenis burung yang berada dalam kategori ini seperti : Angsa Batu, Bangau Storm, Berkik Gunung Maluku, Celepuk, Elang Jawa, dll.

Berdasarkan Red List Category & Criteria IUCN per tanggal 28 Juli 2010, Burung Serindit Melayu (Loriculus galgulus atau Blue-crowned Hanging-parrot) berada dalam
Status (Status konservasi) : Least Concern (Risiko Rendah)

History IUCN Red List Category & Criteria :
2010 – Least Concern
2008 – Least Concern
2004 – Least Concern
2000 – Lower Risk/least concern
1994 – Lower Risk/least concern
1988 – Lower Risk/least concern

Klasifikasi ilmiah
Serindit Melayu
(Loriculus galgulus atau Blue-crowned Hanging-parrot)

Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Psittaciformes
Famili : Psittacidae
Genus : Loriculus
Spesies : L. galgulus
Nama binomial : Loriculus galgulus (Linnaeus, 1758)

Habitat berada di Hutan rendah, Forest, Forest - Subtropical/Tropical Moist Lowland, Forest - Subtropical/Tropical Mangrove Vegetation Above High Tide Level, Shrubland, Shrubland - Subtropical/Tropical Dry, Shrubland - Subtropical/Tropical Moist, Artificial/Terrestrial, Artificial/Terrestrial - Plantations, Artificial/Terrestrial - Rural Gardens, Artificial/Terrestrial - Subtropical/Tropical Heavily Degraded Former Forest.


Spesies Loriculus
* Loriculus vernalis
* Loriculus beryllinus
* Loriculus philippensis
* Loriculus galgulus, Serindit Melayu
* Loriculus stigmatus, Serindit Sulawesi
* Loriculus amabilis, Serindit Maluku
* Loriculus sclateri
* Loriculus catamene, Serindit Sangihe
* Loriculus aurantiifrons, Serindit Papua
* Loriculus tener
* Loriculus exilis, Serindit Paruh-merah
* Loriculus pusillus, Serindit Jawa
* Loriculus flosculus, Serindit Flores




Burung Serindit Melayu ini dahulunya banyak hidup di hutan-hutan Riau termasuk juga di lahan perkebunan atau pertanian masyarakat, sehingga menjadi Fauna Identitas Provinsi Riau dan Maskot PON XVIII 2012 PROVINSI RIAU





Sumber Tulisan dan Gambar :
http://alamendah.wordpress.com/
http://www.unep-wcmc.org
http://www.ornithea.de/
http://id.wikipedia.org/wiki/Serindit
http://wapedia.mobi/id/Serindit_Melayu
http://www.eol.org/pages/1177936
http://www.avianweb.com/bluecrownedhangingparrots.html
http://www.iucnredlist.org/apps/redlist/details/142552/0
http://besgroup.talfrynature.com/2008/11/16/blue-crowned-hanging-parrot-and-guava/
http://www.birdlife.org/datazone/species/index.html?action=SpcHTMDetails.asp&sid=1518&m=0

43 comments:

  1. Pertamax dulu ah, mumpung msh sepi..

    ReplyDelete
  2. Mirip sama burung parkit ya, kecil imut" warnanya rame.
    Eh, selamat deh kamu kepilih jadi maskot PON XVIII 2012 dipropinsi Riau. Biar jadi dikenal dan makin banyak yang sayang sama kamu, sehingga tetap lestari keberadaan kamu.

    ReplyDelete
  3. Burung serindit cantik juga ya..

    ReplyDelete
  4. Burungnya bagus ya bung...
    Jadi maskot pon pula....

    ReplyDelete
  5. thnks ilmunya sob bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi saya sendiri..
    teruslah membuat artikle yang bermanfaat semangat happy blogging..
    bila berkenan kita tukeran link yahh..kalau mau comment di bloggku yah.. thnks sebelumnya

    ReplyDelete
  6. kalau maskot kota saya burung merak sama macan gan,, namanya juga reog ponorogo....

    ReplyDelete
  7. Cantik benar burungnya ya bang..patut di lestarikan..

    ReplyDelete
  8. waahhh...waranya lucu bangett...sangat layak untuk dijadiin maskot pon..

    met pagi bang...^_^

    ReplyDelete
  9. wah.. burungnya imut (konotasinya koq jelek ya?)

    ReplyDelete
  10. oohh.. jadi maskot pon nanti yaahh... lucuu iihh.. cantik burungnya :)

    ReplyDelete
  11. Busyet deh, itu burung nyari makan ampe jauh bgt ya....
    nyasar gak tuh... hehe... :)

    ReplyDelete
  12. warna bulunya cakep tuh... adem diliatnya

    ReplyDelete
  13. wow
    warnanya menggemaskan!!!

    ReplyDelete
  14. Burung serindit sangat elok, pantas menjadi ikon Provinsi Riau.

    ReplyDelete
  15. met sore sobat
    berkunjung nich
    makasih

    ReplyDelete
  16. cute banget bang burungnya tak jenuh mata memandangnya

    ReplyDelete
  17. Burung yang bagus kayak burung kakak tua gan

    ReplyDelete
  18. suka warna burungnya ^^
    ijo terus ada merahnya gitu ^^

    ReplyDelete
  19. cantik warnanya
    di t4 saya juga ada burung serindit

    ReplyDelete
  20. baru dengar nama burung ini, cantik sekali

    ReplyDelete
  21. Meskipun di alam liar (terutama di Indonesia) semakin sulit menemukan Loriculus galgulus tetapi dalam status konservasi IUCN Redlist masih dianggap "Least Concern" mungkin lantaran dsaerah sebarannya yang lumayan luas meliputi Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

    ReplyDelete
  22. wah dulu saya pernah pelihara burung serindit, kecil imut² luucu juga, jadi inget masa lalu..
    wah ternyata dijadikan maskot, kren²

    Sukses Slalu!

    ReplyDelete
  23. Serindit, apa sama dengan buruh hijau yang biasa di pohon kelapa bang?

    ReplyDelete
  24. pasti burung2 seperti itu sudah langka di habitat asalnya, akhirnya kita yang muda hanya bisa melihat gambar burung srindit di maskot.

    ReplyDelete
  25. thanks artikelnya sob, kita sebagai generasi penerus seharusnya menjaga fauna seperti ini, agar kelak anak cucu kita masih bisa menikmatinya..

    ReplyDelete
  26. wahh,, makin panjang nii daftar binatang yang akan punah :(

    ReplyDelete
  27. Mirip burung lorikeet ya? Tapi wajar aja sebenarnya secara masih masuk dalam keluarga nuri

    ReplyDelete
  28. gak salah jadi maskot pon.. sejarah dan keindahan burung serindit tak ada duanya mas

    ReplyDelete
  29. aq juga suka bgt sama kicauan burung serindit, nik bgt

    ReplyDelete
  30. om saya ampir ketipu ama burung kaya ini saya kira ini anak burung lovebird

    ReplyDelete

Copyright © 2013 attayaya: Burung Serindit Melayu (Loriculus galgulus) | Fauna Identitas Provinsi Riau | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah