Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2010-07-23

Sayang kepada anak
Ajarkan bahasa
Ajarkan adat
Ajarkan tabiat

Pantun di bawah ini hanya keresahan hati melihat anak jaman sekarang yang banyak tak beradat, tak berbudi bahasa, tak bertabiat baik. Hari Anak Nasional juga seharusnya membidik sasaran tentang budi bahasa, adat beradat dan tabiat dengan harapan kelak menjadi Anak Indonesia yang berbudi luhur, beriman dan bertaqwa. Hari Anak Nasional hendaknya tidak hanya mengandalkan UUD 45 PASAL 34 : Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Tetapi juga melaksanakan sebetul-betulnya makna "pelihara" yang mencakup aspek fisik dan non-fisik.
Apalah guna badan sehat
Jika tabiat laku bejat
Apalah guna otak cemerlang
Jika bahasa tak bisa dibilang
Apalah guna ilmu tinggi
Jika akal tidak berbudi
Apalah guna menjadi terkenal
Jika tingkah laku bengal

Pantun dibawah merupakan gubahan dari pantun :
TUANKU LUCKMAN SINAR BASARSHAH II, SH
Yayasan Kesultanan DELI SERDANG
MEDAN

Jambu batu bijinya padat
Tak bisa dimasak dalam kuali
Hidup di dunia biar beradat
Bahasa takkan dijual beli

Anak angsa mati lemas
Mati lemas dalam air asin
Hilang bahasa karena emas
Hilang budi karena miskin

Sedap sungguh buah nenas
Buat makan berbuka puasa
Jangan dipandang ringgit dan emas
Tapislah dahulu budi bahasa

Pertamanya orang berbangsa
Keduanya banyak ribu dan laksa
Ketiganya majlis tersenyum rupa
Keempatnya budi dan bahasa

Kalau kita bertanam padi
Senanglah makan adik beradik
Kalau kita bertanam budi
Orang jahat menjadi baik

Apalah tanda batang padi
Tumbuh di ladang lebat buahnya
Apalah tanda orang berbudi
Elok dipandang baik bahasanya

Jangan suka mencabut padi
kalau dicabut hilang buahnya
Jangan suka menyebut budi
Kalau disebut hilang tuahnya


Penyair Said Effendi pun menyajikannya dalam nyanyian Timang-timang, yang mana orang tua berharap anak yang disayangnya terlindungi dan menjadi manusia yang berguna, beriman dan bertaqwa.


Lirik Timang-timang
Said Effendi
Timang-timang anakku sayang
Buah hati ayahnda seorang
Jangan m'nangis dan jangan merajuk sayang
Tenanglah tenang dalam buaian

Betapakah hati tak kan riang
Bila kau bergurau dan tertawa
S’mogalah jauh dari marabahaya
Riang gembira sepanjang masa

Ref:
Setiap waktu ku berdoa
K’pada Tuhan yang Maha Kuasa
Jika kau sudah dewasa
Hidupmu bahagia selamanya

Timang-timang anakku sayang
Kasih hati permata ibunda
Tidurlah tidur pejamkan mata sayang
Esok hari bermain kembali


Video Timang-timang Said Effendi,
Dinyanyikan oleh Iis Dahlia



Video Timang-timang Said Effendi,
Dinyanyikan oleh Koes Hendratmo



*****

Sayang Anak merupakan judul dari postingan kolaborasi yang ditaja Bang Iwan Dirgantara bersempena dengan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 23 Juli.

Gerakan Nasional Indonesia Sayang Anak







Related Post


47 komentar:

siroel said...

MARIII... KITA SAYANGI ANAK BANGSA INI...

Anazkia said...

nepuk2 jidat, Anaz lupa tanggalnya. Lagian, Bang Atta gak cantumin sih :(( :((

Mang Umarr said...

Siip, selamat hari anak nasional..
semoga anak-anak indonesia bisa menjadi penerus bangsa yang sukses. amien

catatan kecilku said...

Selamat hari anak... dan Bang Atta telah berpartisipasi juga dalam posting kolaborasi.
Punyaku akan publish jam 6.30 nanti... :D

the others... said...

Lagu timang2nya Anang dan KD gak diikutkan sekalian nih Bang...?

alamendah said...

Selamat Hari Anak Nasional.
Jika mereka dibesarkan dengan sayang, pastinya kelak mereka akan menjadi insan yang penebar sayang

Reza said...

Anak ku tersayang, anak ku tercinta, Majukan perkembangan anak bangsa!

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Sebuah kehormatan bang Atta bisa ikutan,… terima kasih banyak.
Mudah2han sumbang saran, opini, atau uneg-uneg yang kita tulis nantinya bisa menjadi sumber referensi dan instropeksi untuk lebih mendorong kepedulian kita terhadap Anak Indonesia sebagai pewaris dan penerus cita-cita bangsa.

Metrolisa said...

Mari bersama kita berusaha memberikan sesuatu yang lebih bermakna dalam hidup anak-anak kita. Tidak hanya anak-anak kita sendiri, tapi juga anak-anak yang lain.

munir ardi said...

tak muluk-muluk buat apa ada sekolah internasional, SBN kalau tidak semua anak bisa sekolah , harapan saya semua anak bisa mengenyam pendiikan dan hidup ceria menikmati masa kecil yang indah

free article said...

postingan kolaborasi yang sangat mantapp bang

Sudinotakim said...

Benar bang..sayangi anak-anak kita bimbing dia agar jd manusia yg berguna..nice artikel bang..

Sukadi Brotoadmojo said...

terkadang saya merasa kasihan dan sedih saat mendengar berita tentang eksploitasi anak-anak, tentang kekerasan kepada anak-anak, tentang anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tua mereka, tentang banyak hal yang belum seharusnya mereka terima. Betapa membahagiakan saat melihat anak-anak bermain, belajar dan menikmati masa kanak-kanak mereka dengan riang...

AISHALIFE-LINE said...

Selamat hari Anak Nasional.Semoga anak-anak bangsa,semakin terlindungi,amin

julianusginting said...

SELAMAT HARI ANAK NASIONAL

Corat - Coret [Ria Nugroho] said...

Selamat hari anak
suka itu lagunya yang timang2 :p

Lidya said...

Selamat hari anak nasional

Lidya said...

Selamat hari anak nasional

windflowers said...

met hari anak nasional ya bang...
have a great day...^_^

chikarei said...

sayang anak bukan hanya sekedar sayang ^^
tapi kudu membesarkan mereka dengan kasih sayang dan penuh tanggung jawab
met hari anak nasional

Laksamana Embun said...

Selmat hari anak nasional....

Sayang Anak...

tomo said...

Kita harus selalu menyayangi anak

tomo said...

Mendidik anak dg budi pekerti luhur wajib dilaksanakan

Sang Cerpenis bercerita said...

heeheh..lagunya mantap nih.sayang anak...sayang anak..beli 1 dapat 2..lho??kaburrr....

Abi Sabila said...

bahasa, adat dan tabiat. betul sekali Pak. sekarang ini miris rasanya ketika mendapati anak-anak yang cenderung 'liar' dalam berperilaku sehari-hari. Satu yang tak bisa dihilangkan adalah peran orang tua dalam masa tumbuh kembang mereka. Nyaris tak mungkin terjadi keliaran seperti ini, jika orang tua peduli dengan moral sang anak.
melalui peringatan hari anak nasional ini,mari kita selamatkan anak-anak kita dari segala bentuk 'keliaran' yang akan merusak masa depan mereka, juga masa depan kita semua.

bang FIKO said...

Selamat Hari Anak Nasional...

Mood said...

Wedeeeh. . Ada pantun sama lagunya juga ya.
Keren dah postingannya.

Mari sayangi anak anak kita, jaga dan bimbinglah sesuai syariat moral dan agama. Semoga kelak mereka menjadi anak anak yang berguna.

AeArc said...

sayang anak sayang anak xD

TUKANG CoLoNG said...

waduhh,,saya telat nih, ketinggalan info, gag tau kalo sekarang ada kolaborasi lagi..yahh

google auto redirect link said...

ironisnya angka anak jalanan semakin tahun semakin meningkat, entah karena minggat atau sengaja dilempar oleh orang tuanya yang wajahnya mirip manusia..

nuansa pena said...

Buat seluruh anak Indonesia,

Setiap waktu ku berdoa
K’pada Tuhan yang Maha Kuasa
Jika kau sudah dewasa
Hidupmu bahagia selamanya

Amin!

aura pelupa said...

Selamat Hari Anak, kewajiban kita semua membuat anak-anak tersenyum bahagia!

JHONI said...

wah iya ya.........hari anak nasioal!!!!!

apa kabar bang atta.....hehehehehe baru bisa mampir lagi nih!!!!

NanLimo Bertuah said...

semoga kedepannya generasi penerus bangsa ini jadi lebih baik....
baca post gw jg dunk Om.... :D

Bunglon Blog Indonesia said...

selamat hari anak nasional
semoga generasi bangsa ini adalah mereka yang mempunyai nilai budi pekerti yang tinggi agar kelak bisa membangun negeri ini
Sukses Slalu!

Aby Umy said...

mampir tengah malam sebelum istirahat om....
ada award buat om, di ambil ya om....
terimakasih, selamat malam dan selamat beristirahat....

Itik Bali said...

Sayang anak
Sayang anak..
itu yang kerap kita dengar dari penjaja mainan
atau kita sedang berseloroh dengan teman2
sebab kata2 itu simple
tapi maknanya dalam

Anak adalah buah hati
buah cinta
yang pantas dan wajib disayang

munir said...

selamat siang pekanbaru

Wong sikampuh said...

Hari anak...Jd teringat jaman msh sklah SD,...Slalu riang bermain...Tp skrg dah jauh berbeda stlh dewasa....Aku mau rengkarnasi jadi anak kecil lagi ah...

atanotonogoro said...

sayangi bapaaak :3

rita asmara said...

semoga anak-anak itu tumbuh menjadi anak yg sehat penerus bangsa..!

Bang Ancis said...

Selamat Hari Anak Nasional,
Bener juga Bang, jika slama ini Hari Anak Nasional hanya diandalkan dalam UUD, pelaksanaannya NOL besar.

BTW, sorry baru mampir lagi neh...

Fanda said...

Sayang anak..sayang anak...
Beliin buku anak ya di Vixxio. Hahaha...maap, maap, kebiasaan promosi!

attayaya said...

semoga............

Elsa said...

timang timangnya Anang kok gak ada ya?

BABY DIJA said...

Dija suka ditimang timang lho Om

attayaya said...

oke dija