2010-01-26

Miwwa telah berkomentar di postingan Green Google, seperti di bawah ini :
dulu bisa tahan cuma dengan baju daun sekarang kok manja banget apa-apa mau enaknya aja ga mikirin nasib generasi selanjutnya.

Ya.. bener...

Hal ini telah ku posting sebelumnya di Mengapa terjadi pemanasan global? serta Dampak Pemanasan Global 1 2 3 4 5 beberapa waktu lalu.

Kita telah termanjakan oleh kenikmatan duniawi dengan penemuan-penemuan baru yang lebih mempercepat kemudahan bagi manusia (sebagian menganggapnya "lebih memperparah") misalnya dengan adanya Revolusi Industri dan revolusi-revolusi lainnya.
Kita terlupa bahwa ada yang harus dijaga agar kenikmatan dunia itu tetap terjaga sampai ke anak cucu kita.
Hendaknya penemuan-penemuan baru itu selain memudahkan kehidupan manusia, tetapi juga tidak menghancurkan manusia itu sendiri, baik perlahan maupun cepat.

Anak cucu kita butuh oksigen yang bersih.
Anak cucu kita butuh cuaca yang tidak berubah drastis menjadi lebih panas atau lebih dingin.
Anak cucu kita tidak mau memakai masker oksigen sepanjang hari.
Anak cucu kita tidak mau tenggelam karena naiknya permukaan air laut.
Anak cucu kita tidak mau hidup seperti film "Water World" Kevin Costner.

Anak cucu kita masih mau bermandi hujan biasa, bukan hujan asam.
Anak cucu kita masih mau bermain di bawah teduhnya pepohonan, bukan teduhnya beton.
Anak cucu kita masih mau bermain di tanah lapang tanpa takut kena kanker kulit.

Aku tidaklah bisa melakukan aksi-aksi seperti Greenpeace, Walhi atau lembaga pemerhati lingkungan hidup lainnya.

Yang kubisa hanya menanam dan memelihara beberapa pohon di tanah kosong dekat rumah.
Ntah tanah punya siapa.
Semoga yang punya tanah tidak marah kepadaku.

Baca ini juga :
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 1
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 2
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 3
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 4
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 5

Mengapa terjadi pemanasan global (global warming)
Dampak Kebakaran Hutan
Deforestasi Hutan









Related Post


40 komentar:

Dinoe said...

Setuju bang...kita wajib menjaga alam ini, agar kekal untuk anak cucu kita...

Ali Mas'adi said...

klo aku yg punya tanah ... ku suruh tanem pohon jambu biji... enak tuh buahnya... lagian sekarang udah mulai langka tuh..

anazkia said...

Bisa pertamanya gak bang? :D

anazkia said...

Bang, percepatan dan kemajuan zaman sebetulnya mempengaruhi banget global warming. Secara nyatanya, saya nggak paham2 banget tentang itu (dah beli buknya bang tapi, nggak abis2 di baca hehehe...)

Tapi, berulang-ulang saya sering baca postingan Bang Atta, saya mulain ngeh dan paham bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, wadoi.. maap bang, keterusan jiahahaha...

Maksudnya,global warming yang ada sekarang yah ulah kita sendiri. Inget gak bang, postingan bang Atta tentang penghematan air...?? disitu tertulis, kalau bisa menakung air saat membasuh pinggan. Jadi teringat masa2 kecil saya dulu, membasuh pinggan, dengan dua ember. terus, nggak ada mesin cuci, nggak ada rice cooker pokoke mah, natural banget.

Udah ah, komennya. Kepanjangan dari yang posting jiahahaha....

dafiDRiau said...

saya sudah pasang Banner Go Green di blog mas

Elsa said...

aku baru baca blogwalking dan nemu artikel yang menceritakan tentang... salah satu ilmuwan yang selama ini gencar mendukung al gore, mengakui kalo bumi tidak sedang mengalami global warming. bahkan akan cenderung "mendingin".

jadi bingung, mana yang harus dipercaya.

tapi yang pasti, kita memang harus mengubah gaya hidup kita, agar tidak menyakiti bumi

Ahmad Ramadani said...

katanya, blogging juga memicu pemanasan global lho, soalnya setiap kita Online, komputer kita mengeluarkan radiasi (ahh... gue enggk paham gitu deh) yang dapat merusak ozon.

Tapi tetep Nice info...

catatan kecilku said...

Iya Bang.., iya.
Aku akan ingat petuah Bang Atta.
Agar anak cucuku kelak tak menderita.
Iya Bang.., iya.
Aku akan segera berupaya.
Agar bumi kita tak makin merana.

KucingTengil said...

wkwkwkkwkwk... izin dulu bang kalo mau tanam2 hahahaha... yap, kita termanjakan oleh kemajuan teknologi yg ga ramah lingkungan shg merusak kekayaan dan kenyamanan sejati yg seharusnya kita jaga.

oh ya, mampir juga ke mythologiest.blogspot.com ya bang atta heheheheh promosi.com

the others.... said...

Tanah di sebelah rumahku pun masih kosong Bang..
Apakah perlu ditanami juga ?

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Bumi ini bukanlah warisan dari nenek moyamh kita, tapi pinjaman dari anak cucu kita.

Yolizz said...

iya juga yah,, kalo sekarang aja udah kayak gini gimana pas jaman anak-cucu kita nanti?! makanya yg bisa kita lakuin cuma mengurangi dan mencegah hal-hal yang lebih buruk lagi...

NURA said...

salam sobat
setuju banget,,mari kita jaga dan lindungi alam yg mulai global warming ini.

NURA said...

salam sobat
trims kunjungannya mas,,
di syukuran blog saya.

Pancallok said...

sy pengen banget ada program yg mewajibkan setiap warga memiliki pohon depan rumahnya, :D

buwel said...

Yups mari jaga bumi kita sebisa kita menjaganya...

a-chen said...

Semoga tetep biru langitku...

Laksamana Embun said...

Semoga Niat Baik ini mendapatkan support dari semua orang khusus nya Seluruh Rakyat Indonesia...

Bukan Maksud Hati Tidak Mau Update, Maksud Hati Mau Membuat Postingan yang betul-betul bermamfaat bagi orang Bukan Postingan yang hanya ingn Update Blog.. :)

annosmile said...

bumiku hijau..
semoga anak cucu kita masih bisa menikmati oksigen yang bersih dan lingkungan yang asri dan sejuk..
dukung go green..

Henny Y.Wijaya said...

mulailah dengan menanam pohon ya..trus mengurangi penggunaan plastik serta sampah yang tidak bisa diurai

soewoeng said...

berbuat dari sendiri ya bos... setujuuuuu

aprillins said...

nah sekarang udah balik lagi ke ijo ijo lagi topiknya..

Rock said...

Mari jaga bumi kita...

JengSRI.Com said...

JIahahaha, tuh si abang ganteng aprillin nunggu2 dari kemaren topik Om yang ijo2, wkwkkwkw.

ke Ireland om, pasti deh iri secara Ireland IJoooooooooooooo banged. iihh nyenengin deh pokoke. bangun2 pagi dah nyium bau rumput yg segernya minta ampun. ayo Om ke ireland, di tunggu yaaaaaaaaa......

Rumah Ide dan Cerita said...

Mungkin juga ya revolusi industri jadi pangkal pemanasan global. Ditambah lagi kesadaran manusia sekarang yang makin turun. Hiks.....keknya kita mesti berbuat sekecil apapun.

dasir said...

Mudah2n Aku mampu mengurangi penyebab global warming. Salam

Bayu Lebond said...

bukalah mata hati kita n bayangkan masa depan dunia...niscaya akan hidup bahagia...(edanik aq iso ngomong serius cah)

The fachia said...

masalahnya kendaraan juga terus bertambah,. tanpa kita sadar pun Kita terus berpartisipasi mewujudkan kepunahan bumi.. :(

elpa said...

nice post bang...buat yg gak punya tanah halaman bisa tanam di pot,penghijauan sebetulnya menguntungkan pilih tanaman yg beramanfaat seperti buah2 an...ukh jd inget rumah ku yg d penuhi pohon buah2an...segerrrr bs bernafas dengan lega,udara yg bersih..

javabis99 | Bisnis Online n Hobby Blog said...

yep, tanam buat anak cucu kelak, sifat yg mulia bro. thanks

mocca_chi said...

harus secara bersama sama sih menurutku, kr kalau sendirian itu ga mempan.cuman yah... bersama sama ntu juga berawal dari sendiri sendiri sihh

Sang Cerpenis bercerita said...

yup..makanya jgn manja2 ya. lho?

Alrezamittariq said...

setuju....tanem pohon di sekitar rumah kita...kalo bisa pohon yang teduh dan tahan lama seperti pohon cherry, mangga, rambutan, palm2an, de el el...(loh kok kebanyakan pohon buah ya?)wakakakakak

attayaya said...

lega kalo udaranya seger
sueeer......

tuteh said...

Segala macam teknologi dan kemajuan dunia itu ya jelas yaaa berpengaruh pada kondisi bumi sebagai penopang kehidupan kita...

munir ardi said...

artikel yang menjadi ciri khas abang nih, Alam memang bukan milik kita tetapi milik anak cucu yang dipinjamkan kepada kita "go green"

blogger bumi lasinrang said...

memang harus digalakkan program untuk lingkungan di pinrang ada gerakan sejuta pohon satu orang satu pohon

Ngeposting ni yee said...

lEstarIkan hUtan dAn hENtiKan pEmbAlAkan hUtan sEmbaRangan..
sAve OUr eArth,,

Ari said...

he..he..he...
Kesadaran yang sangat miskin di hati kita.
Terlalu egois,
Yang penting saat ini bisa bernafas.
Anak Cucu, yahhhh.... terserah dia nanti.

Mulai dari diri sendiri.
Yang punya tanah gak marah koq.
Sekarang Pohon durennya dah berbuah tuh.
Mau gak ?

attayaya said...

hijaukan bumi Indonesia
bersihkan langit Indonesia