12 Februari 2010

Global Cooling, suatu titik balik Global Warming

Global Cooling menurut beberapa pemerhati lingkungan merupakan suatu titik balik Global Warming. Global Cooling merujuk kepada Geophysical Theory oleh James Dwight Dana dan juga merujuk kepada "Contracting Earth" Theory. Teori terakhir Contracting Earth Theory bertolak belakang dengan Expanding Earth Hypothesis yang disebut di tahun 1950-1960-an oleh S. Warren Carey, seorang ahli geologi Australian yang sejalan dengan teori Big Bang, yaitu teori asal muasal terjadinya alam.

Sebagian orang tidak yakin akan terjadinya dengan Global Warming, dan mengatakan bahwa bumi masih dalam keadaan normal dan cenderung mendingin. Terlepas dari pertentangan itu semua, coba kita rasakan sendiri ;
  • Apakah suhu sekitar kita lebih panas dari waktu-waktu sebelumnya?
  • Apakah anda semakin membutuhkan AC untuk mendinginkan ruangan?
  • Apakah di Puncak Bogor masih terasa dingin seperti dulu lagi?
  • Apakah Bandung, Bukittinggi dan daerah perkotaan yang ada di pegunungan masih terasa dingin lagi?
  • Apakah air laut makin jauh merembes ke darat seperti yang terjadi di Ancol, Mangga Dua, Jalan Bandara Soekarno Hatta, Kota Lama Semarang, Tembilahan dan daerah lainnya?
  • Apakah kita semakin membutuhkan tanah urukan (atau konstruksi lain) untuk membendung air laut?
  • Apakah ada pulau-pulau di Indonesia yang tenggelam? Yang paling mudah dilihat adalah pulau-pulau pasir yang makin lenyap.
  • Apakah daerah di sekitar anda makin sering terjadi banjir?
  • Apakah anda sadar bahwa telah jauh berkurangnya es di Puncak Salju Gunung Jayawijaya di Papua (khususnya Carstensz Pyramide dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl))?
  • Apakah anda sadar bahwa Puncak Gunung Kilimanjaro di Tanzania dulu memiliki es?

Jika salah satu dijawab dengan "YA", hmmmm... itulah yang terjadi. Naiknya suhu secara global menyebabkan mencairnya es di kutub termasuk mencairnya es di beberapa puncak gunung di daerah tropik. Gleitser semakin mengalir kencang. Maka selanjutnya adalah bertambahnya volume air karena sifat anomali air, dan naiklah permukaan air laut.

Global Cooling sebagai titik balik Global Warming telah buatkan film. Film yang mencerminkan tentang titik balik dari Global Warming menjadi Global Cooling salah satunya adalah The Day After Tomorrow yang diposting beberapa waktu lalu.

The Day After Tomorrow merupakan film keluaran tahun 2004 oleh 20th Century Fox. Menceritakan tentang dampak global warming (pemanasan global) yang mencapai titik baliknya. Jika pemanasan global mencapai suatu titik puncak maka keadaan akan membalik ke pendinginan global. Di dalam film ini digambarkan pembalikan keadaan tersebut begitu cepat, jika diandai-andaikan maka setelah besok hari (the day after tomorrow) seluruh bumi telah tertutup salju. Salju ini terbentuk setelah gelombang tinggi pasang air laut yang memasuki daratan.


Apakah kita menunggu Global Cooling terjadi dan kembali ke zaman es atau kita mencegah perluasan Global Warming?

Mari mengurangi dampak pemanasan global :
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 1
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 2
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 3
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 4
Usaha Mengurangi Dampak Global Warming - 5

Mengapa terjadi pemanasan global (global warming)
Dampak Kebakaran Hutan
Deforestasi Hutan

Sumber :
MataBumi
Wikipedia
MSNBC
DailyTech
Djemari



30 komentar:

  1. tes pertamas pertamax petromaks strongkeng butterfly

    BalasHapus
  2. bisa tenggelam dong..daratn yang ada sekarang...iih sereeeem

    BalasHapus
  3. informasi yang bagus mas.... udah lama banget gak kunjung ke blog ini

    BalasHapus
  4. Benar sekali bang...alam kita udah mulai tua, akibat dampak2 yg ditimbulkan sebagian manusia.....semoga kita semua menyadari keadaan ini dah berusaha memulihkan alam yg indah seperti dulu

    BalasHapus
  5. semoga ke depannya lebih banyak manusia yang sadar akan masalah ini yaaa

    BalasHapus
  6. memang... segala sesuatu itu ada titik balik.. itulah mengapa kehidupan di ibaratkan roda yang berputar...

    BalasHapus
  7. Selamat siang bang atta...

    BalasHapus
  8. wah saya bisa edit nih tulisan saya dengan tambahan ini, boleh kah...?

    BalasHapus
  9. ayooo saya dukung go greeeennnnnnnn


    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya lagi makasih

    BalasHapus
  10. stop global warming & cooling!!!!!!

    aduhhh mulai lagi deh gambaran kiamat di kepala saya!!!! TIDAAAAAAKKKKKKK!!!

    tapi infonya mantab tuh bang!!!

    BalasHapus
  11. Jangan sampai deh terjadi itu yang istilahnya global cooling .. apalagi global boiling, nauzu billah .. wong global warming aja udah banyak dampak negatifnya..

    jaga lingkungan, cintai lingkungan .. kayaknya itu yang bisa kita lakukan .. malah wajib bagi yg beragama islam, karena dia tidak lain adalah khalifah Allah di atas bumi

    BalasHapus
  12. Betul bro,di perkirakan para ilmuwan,bila green land sampai mencair beberapa pulau di Indonesia akan tenggelam.

    BalasHapus
  13. wao ngeri membayangkan tenggelamnya beberapa pulau!

    BalasHapus
  14. Informasi yang bagus... semoga kita semua menjadi sadar dan melakukan upaya penyelamatan bumi kita.

    BalasHapus
  15. nIce iNfo sOb.,,.
    mAri kIta sama-sama mENjaga kelEstarian bUmi kIta.,.,
    saVe oUr eArth.,,.

    BalasHapus
  16. wah harus di cegah aja gombal woming nya..... jangan tunggu petaka datang

    BalasHapus
  17. moga alam selalu lestari, manusia semakin bestari...

    BalasHapus
  18. wah jadi kalo global warming terus menerus menjadi global cooling ya Bang.... duh..

    BalasHapus
  19. iYa nich..
    bumi smakin panas...
    trus aku juga sempat baca surat dari kawan 2070,
    yg isi'y sungguh sngat mnyedihkan...
    coba dech kawan yg bLom baca cari d om google...

    BalasHapus
  20. yup.. aku udah liat The Day After Tommorrow.. sama Inconvenient truth.. wew.. atampaknya bumi ini makin tua.. dan (sepertinya) titik balik itu pasti terjadi.. semoga tidak dalam waktu dekat ini, semoga bisa 'terbatalkan'.. ;(

    BalasHapus
  21. serem juga klo gk segera di tangani gan

    BalasHapus
  22. betul betul!

    global warwing sedang menjadi isu panas...!

    BalasHapus
  23. Wawh... cepet atuh.. kita selamatkan lingkungan yuuuuk.. !!

    BalasHapus
  24. kendaraan becak lagi di promisiin di ireland di sponsori oleh 7up dlam rangka mengurangi dampak global warming.....

    BalasHapus
  25. Wah serem yaa nanti kita tingggal di mana? makan apa?

    atau tinggal bersama ikan 2

    BalasHapus
  26. kalau saya yang sedang sedang ja.. ga global warming.. ga global cooling.. hehehe :)

    yang sedang-sedang saja

    sekarang sudah bisa diakses lewat attayaya.net yah.. hehehe btw linknya sudah diubah kok.. hehehe..

    BalasHapus
  27. tentu mengurangi global warming dong. belom kepikiran tinggal di es

    BalasHapus
  28. Ko selalu nduluin bang? :D

    Saya ko jadi mikir bang, gimana asal muasal bumi dahulu kalanya. Tapi, pernah baca sih bukunya tetang dari apa dan bagaimana asal muasalnya. Kalau gak salah, di Al-Qur'an ada khan? tentang Allah menciptakan bumi dalam 7 masa? *update bang, gali infonya, biar Anaz tinggal baca. :D

    btw, ko alexanya cepet amir naik...???

    BalasHapus
  29. hari makin panas
    bumi makin sesak

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Global Cooling, suatu titik balik Global Warming | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah