03 Februari 2010

Pekerjaan Kecil Juga Harus Dihargai

Pekerjaan Kecil Juga Harus Dihargai, tulisan ini kubuat untuk seorang teman yang telah bersusah payah melakukan pekerjaan kecil, yang malas dikerjain oleh orang lain. Dia telah mau menangani pekerjaan kecil tersebut. Hasil pekerjaannya banyak dinikmati orang, termasuk aku. Walaupun dia tidak pandai mengoperasikan komputer secara lancar, tetapi dia tetap dibutuhkan. Tidak ada salahnya jika dia pun dilibatkan dalam pekerjaan yang besar, karena pekerjaan besar itu pun akan berhasil sempurna karena didukung oleh pekerjaan-pekerjaan kecil yang kadang tidak mau dikerjakan orang lain.

Mau tahu apa yang dikerjakannya???

  1. Dia "cuma" memesan dan menyalurkan ATK bin Alat Tulis Kantor berdasarkan permintaan dari teman kantor lainnya. Pesanan yang datang akan disalurkannya ke toko yang telah ditentukan. Barang yang datang kemudian disalurkan kembali kepada teman-teman yang telah memesan. Aaaah... cuma pekerjaan kecil tapi tak semua orang mau menangani pekerjaan ini. "Cuma" memesan dan menyalurkan, tidak membeli. Untuk pembayaran atas pesanan tersebut ada orang lain yang menanganginya.
  2. Dia "cuma" mengawasi dan kadang ikut membersihkan wc tempat semua orang membuang kotoran. Adakah tuan-tuan dan puan-puan yang terhormat mau mengerjakan ini? Tuan-tuan dan puan-puan berkata "Saya sedang melakukan pekerjaan besar". Tetapi tuan-tuan dan puan-puan pun kadang tidak mau membersihkan kotoran sendiri. Kencing aja kadang tidak disiram. Ambil air wudhuk pun masih berceceran di lantai yang mengakibatkan lantai kelihatan tidak bersih. Adakah tuan-tuan dan puan-puan memerhatikan itu???

Adakah tuan-tuan dan puan-puan menghargai itu?
Bukan soal materi atau uang saja dalam menghargai orag lain.
Semoga tuan-tuan dan puan-puan berbesar hati.

Catatan :
"cuma" : bukan kata untuk meremehkan dia, tetapi untuk dibaca oleh tuan-tuan dan puan-puan
tuan-tuan adalah kata bagi laki-laki yang terhormat (mungkin gila hormat)
puan-puan adalah kata bagi perempuan-perempuan yang terhormat (mungkin gila hormat)

maaf... ini hanya uneg-uneg hati ketika melihat seorang temen diabaikan dan tidak dihargai dari sebuah PEKERJAAN BESAR oleh tuan-tuan dan puan-puan

tetap semangat bro...
hidup ini penuh perjuangan
apapun itu akan selalu ada balasan-Nya

Biarkan mereka kencing tidak disiram
Biarkan mereka ambil wudhu berceceran
Biarkan mereka tidak menghargai pekerjaan kecilmu bro
Suatu saat mereka akan dapat balasan-Nya

Semoga balasan yang terindah untukmu bro
tidak sekarang, mungkin nanti




32 komentar:

  1. jadi inget ma OB dan OG d kantor nih bang. kejadian kek gt belum terjadi d kantor saya. semoga tidak pernah terjadi sampe seterusnya.

    pesen buat diri sendiri dan siapa sahaja: kalo gak mau bersihin, jangan ngotorin.

    BalasHapus
  2. wah! begitu kaya hatinya.
    dhe masih brusaha untuk berbesar hati seperti itu :D

    BalasHapus
  3. wah...bang atta ganti ya blogna...oke ntar diganti deh blkgnya (klo gk lupa)

    BalasHapus
  4. benar banget bang...Hal yg kecil sering dianggap remeh. Padahal besar pengaruhnya dalam aktivitas .. Sekecil apapun perbuatan baik seseorg pasti akan bernilai lebih di mata Allah, Swt.. Pesan buat diri sendiri juga agar lebih menghargai orang lain...

    BalasHapus
  5. wah wah wah... sulit sekali jika berhadapan ama org yg selalu mengaggap rendah org laen :(

    BalasHapus
  6. tul, jgn meremehkan mereka. lagian, masa sih pipis gak sirem, ihhh...pentung2 deh.
    inet lelet nih, bang. jadi tadi pas buka, masih postingan lama.

    BalasHapus
  7. Ya kadang orang memang tidak menghargai profesi yang kelihatan sepele dan nggak bergengsi, padahal bisa saja mereka lebih mulia daripada jabatan yang bergengsi.

    BalasHapus
  8. emang banyak yg suka menyepelekan pekerjaan kecil.

    BalasHapus
  9. wah kerjaannya penting koq, masa diremehkan. Menurutku semua pekerjaan yang halal itu penting lho...

    BalasHapus
  10. semua pekerjaan itu 'besar' atau berharga buat yg membutuhkan, jangan anggab remeh pekerjaan semacam itu karena khta blm tntu bisa mlakukannya

    BalasHapus
  11. bang atta...tadi aku salah ganti alamat...trus masuknya ke www.attayaya.net...halah tampilannya kek pasar trus aku masuk ke www.attayaya.com walah itu blog mu bukan bang aku dah koment disitu . Sumpe sore ini mau nangis dimejaku numpuk kerjaan eh mau masuk ke webnya bang atta salah melulu...kasih hiburan dong dong...(tung tung...manja amat si mak)

    BalasHapus
  12. tak pernah ada dalam hati untuk meremehan orang lain semua pekerjaan sama apabila halal tidak mengambil hak orang lain

    BalasHapus
  13. manusia dinilai bukan dari jenis pekerjaannya tapi dinilai dari apa yang telah dia kerjakan

    BalasHapus
  14. saya fikir semuanya saling melengkapi, Sewaktu kerja di bank mandiri, ada namanya Penilaian KPI pada KPI itu mencakup semua aspek, termasuk kebersihan, jika kurang bersih KPI akan turun,
    hargai sesuatu yang kecil, karna kita akan besar dari yang kecil-kecil.

    BalasHapus
  15. aku jD inget ma tman aku d skoLah..
    tiap aRy dya nuruti perintah aku tuk manjat pagar beLi_in aku rokok...

    BalasHapus
  16. Untungnya aku berada ditengah2 orang yang suka menjaga kebersihan. Dan untungnya aku berada di tengah orang2 yang menghargai orang lain; siapapun dia.

    Tak beruntungnbya si abang itu dikelilingi orang2 yang bangga dengan kekecilan dirinya itu,

    BalasHapus
  17. Bang Attayaya : I Lap yu. Terimakasih atas nasehatnya. Semoga kita semua bisa lebih menghargai orang lain, siapapun mereka. Salam

    BalasHapus
  18. orang sekitar yang melakukan pekerjaan kecil sebenarnya melakukan hal yang besar tanpa kita sadari.. jadi ingat kiriman email dari sahabat dengan topik ini.. kapan2 di posting ah.. :D

    BalasHapus
  19. Sepakat, bang. Semua pekerjaan sekecil apapun pasti ada manfaatnya dan patut dihargai.

    BalasHapus
  20. sOb lInknYa sUdah sAya gAnti,,
    kapn ni pindah ke rumah bARu??

    BalasHapus
  21. betul.. betul.. betul.. hargai dong.. orang.. meski kerjanya jadi helper.. sewaktu-waktu kita butuh juga..

    BalasHapus
  22. iya lho......... siapa bilang yang mengerjakan pekerjaan seperti itu gak penting???? kalo dikantor kita penting banget bang atta....

    ibarat tubuh, jika tempat pembuangan kita "mogok" pasti sakitnya sampai dikepala tul gak???? hehehehehehe............maaf tidak dapat menemukan perandaian yang lain nih!?!?!?!

    BalasHapus
  23. iya bang.. bener banget, aku sendiri sering banget mengalami hal serupa.. yaitu terinspirasi sama orang-orang kecil dan remeh disekitar kita.. sepele tetapi memiliki peranan yang luar biasa, saking luar biasanya kita malah tak dapat melihatnya.. mantep euy,
    btw, kompetisi di blogku udah di gelar niih. Aku seneng banget jika bang atta bisa turut berpartisipasi, tak tunggu yah.. ^^
    'n slamet buat domain barunya yaaa... ^^ moga-moga makin mantap ngeblognya.. ^^

    BalasHapus
  24. pekerjaan bukan dari segala galanya..allah memberikan perkerjaan sesuai jalan hidup manusia...tapi sebagai manusia yang sukses tidak boleh mngucilkan rakyat kecil yang tanpa kita sadari telah membuat kita menjadi orang yang besar...bentuklah sikap hidup dengan inna lillahi wainna ilaihi ra..ji'un.. sesungguhnya segala sesuatu datangnya dari allah,, maka akan kembali lagi kepada allah...

    jangan kota sombong atas kedudukan yang kita punya,,suatu saat jika allah berkehendak,,dengan mudah untuk membalikkan posisi kita,,,

    karena hidup bagai roda selalu berputar,,itu terbuk ketika allah menyatak dalam alquran watilkal ayyamu nuda wiluha bainannas.. hari itu kami putar diantara manusia,, ada saat lahir ada waktunya kita kembali,, ada waktu datang dn ada saatnya kita pergi,,ada waktu kita dilantik dan ada masanya kita untuk menyerahkan jabatan..
    hari itu kami putar diantara manusia..dan hidup cuma sekadar menunggu giliran,,jadi ingatlah saudaraku...jangan sombong...tidak pantas kita sebagai manusia berlaku sombong dan mempunbyai sifat arogansi...sedang rasulullah saja diperintahkan oleh allah.. qul innama ana basyarum mislukum,,, katakan wahai muhammmad,, aku sama seperti kalian,, jangan tempatkan dirimu diatas yang lai,,jangan kamu mempunyai sifat arogansi,,santun dan hormatlah kamu kepada orang-orang yang lemah,, lemah apa...baik lemah ekonominya dalam artian miski,, baik lemah pikirannya dalam artian bodo,,santun lah kamu...

    by ustadz gaul ( pak de ngawur )

    BalasHapus
  25. susah dijaman sekarang ini untuk saling menghargai,lebih2 orang2 yang merasa mereka sudah berbuat banyak untuk orang lain dan merasa terpandang..

    BalasHapus
  26. Tak ada pekerjaan kecil dan besar, karena semua pekerjaan adalah untuk mendukung sebuah tujuan yang sama. Karena itu, tak ada juga orang 'kecil' dan orang 'besar'. Kita semua 'besar' di hadapan Sang Pencipta, karena ia telah memberikan talenta pada tiap orang, tinggal kita berani atau tidak berkarya sesuai kemampuan yg kita miliki.

    Orang 'kecil' adalah orang yang diberi talenta besar tapi tak mau mengembangkannya, lalu iri pada orang lain yang lebih baik kerjanya. Orang 'besar' adalah orang yang diberi talenta, tak peduli seberapa, dan mau selalu mengembangkannya dan selalu bersyukur akan apa yang ia miliki. Sekali lagi tak peduli seberapa...

    P.S. Numpang nanya lagi...emang kalo bikin website yang formatnya bukan blog, bisa juga ya pake wordpress?? Aku kok bingung...

    BalasHapus
  27. takpe.. harus banyak sabar dan harus juga berfikiran positif.. biarlah apa pun orang lakukan pada kita, yang penting kita sendiri tahu ianya kerjaan yang halal lagi mulia.. :)

    BalasHapus
  28. Bang, saya ko inget pekerjaan saya sendiri :) tapi, Insya Allah tetep semangat :)

    BalasHapus
  29. mereka yang memiliki pekerjaan itu... tabungan pahalanya pasti jauuuh lebih banyak dibanding kita yaa

    BalasHapus
  30. bener mba
    tabungan pahalanya lebih gedhe

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Pekerjaan Kecil Juga Harus Dihargai | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah