05 Juni 2010

Save Lake Baikal

Lake Baikal is a unique UNESCO world heritage site, is under threat from the Russian Government, after permits have been given to open a toxic pulp and paper mill on its shore. Petition General Director of UNESCO Irina Bokova to step up and defend this unique world heritage!

Danau Baikal di Rusia merupakan salah satu situs yang dilindungi UNESCO sejak tahun 1996, tetapi keadaannya sekarang berada dalam ancaman lingkungan akibat kebijakan Pemerintah Rusia dengan memberikan izin membuka perusahaan bubur kertas dan pabrik kertas di tepi pantainya. Perusahaan ini jelas-jelas menghasilkan limbah yang sangat menggganggu lingkungan. Petisi dari Direktur Umum UNESCO, Irina Bokova adalah untuk mengambil tindakan menyelamatkan situs Danau Baikal yang unik tersebut.

Keunikan Danau Baikal :
  • Danau terdalam 1.637 meter
  • Danau tertua yang sudah ada sejak 25 miliar tahun yang lalu
  • Berisi air 23.6 ribu cubic kilometers
  • Penampung air tawar 20% dari keseluruhan di muka bumi ini
  • Lembah Danau Baikal yang berada di bagian tengah daerah rift Baikal, merupakan salah satu yang terbesar pada sistem kuno retakan kerak Bumi
  • Ekosistemnya menghasilkan air bersih tawar terbesar

The Baikalsk Pulp and Paper Mill (BPPM) merupakan perusahaan bubur kertas dan kertas jadi yang berlokasi di tenggara Danau Baikal. Sejak perusahaan itu berdiri, masyarakat di daerah Baikalsk dengan populasi sekitar 17.000 jiwa meningkat taraf hidupnya. Tetapi hal ini justru menurunkan mutu lingkungan hidup sekitarnya terutama dari pembuangan limbah.

BPPM setiap harinya membuang limbah sebanyak 120.000 kubik limbah yang sebagiannya adalah berbahaya. Menggunakan Chlorine sebagai pemutih bubur kertas dan juga Dioxine, sulfur, phenol dan bahan-bahan lain yang sangat beracun dan berbahaya bagi lingkungan. Bau dari zat Methyl mercaptan sangat menggangu manusia dan makhluk hidup lain yang menghirupnya dengan luas areal yang terpengaruh sekitar radius 70 km. Siberian Institute of Physiology and Plant Biochemistry of the Russian Academy of Sciences mengatakan dari hasil penelitiannya bahwa 13 km2 tanaman pohon dan tumbuhan lainnya mengering dan 350 km2 tumbuhan teriritasi oleh serapan air limbah BPPM. Sedangkan di dasar Danau Baikal, tumpukan limbah itu akan menjadi "bom waktu" bagi rusaknya lingkungan hidup.

Akumulasi hitungan limbah beracun dan berbahaya (B3) dari perusahaan BPPM mengandung arsenic, cadmium, antimony, chromium, serta chlorine organic chemicals yang ditampung sementara di stockpilled berjarak beberapa ratus meter dari bibir Danau Baikal. Hal ini sangat berbahaya.

Pada tanggal 13 Januari 2010, Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menandatangai resolusi yang berisi :
  1. Mengijinkan BPPM membuang limbah ke Danau Baikal
  2. Limbah boleh disimpan, didaur ulang atau dihancurkan di tepi Danau Baikal

Astaga.... hal ini jelas-jelas akan menghancurkan lingkungan hidup Danau Baikal dan bertentangan dengan Hukum Internasional dan pelanggaran atas UNESCO World Heritage Convention.


Jika temen-temen ingin memberikan dukungan bersama Greenpeace untuk Penyelamatan Danau Baikal di Rusia dan membatalkan resolusi Perdana Mentri Vladimir Putin, silahkan klik ini ----> Memberikan Dukungan Petisi

Isikan nama dan alamat email temen-teman.
Semoga lingkungan hidup dapat terselamatkan
Be there!!!

GREENPEACE International

Act now: save Lake Baikal!

Dear Friend,

Nuclear waste exports to Russia are ending after a full generation of campaigning! French nuclear company AREVA will no longer use Russia as a garbage can for its nuclear waste.

We've been opposing these shipments since 1984, when an accident at sea revealed that the radioactive exports had been taking place in near-secret for more than a decade. Following the most recent wave of opposition the shipments will end - another example that public pressure works!

Russia may no longer be the final destination of AREVA waste - but your support is still needed to help protect its largest fresh water lake - Lake Baikal.

A pulp and paper mill has received authorisation from the Russian government to dump toxic waste there.

As a UNESCO World Heritage Site, Lake Baikal is entitled to international protection - let's ask the head of UNESCO to step up and defend Lake Baikal.

We only need around 5000 more signatures on the petition, please consider sharing it:

Tweet in support of Lake Baikal.
Share the petition on Facebook.

Thank you for acting to save Lake Baikal!

All of us,
Greenpeace International
http://www.greenpeace.org
Facebook
Twitter



Sumber gambar dan tulisan :
Email dari Greenpeace
http://www.greenpeace.org/international/en/campaigns/toxics/water/what-you-can-do/Lake-Baikal/

29 komentar:

  1. kita sejalan bang..limgkungan dan kesehatan adalah satu mata rantai yang tak terpisahkan...apalagi danau, dari jaman dulu air merupakan pusat kebudayaan umat manusia. jangan biarkan air kita rusak demi kepentingan segelintir orang...

    Di Indonesia juga harus kita jaga baik kualitas air kita yang mungkin banyak cemarnya...

    BalasHapus
  2. hmmmm.....
    Mari kita lindungi bersma !!!!

    BalasHapus
  3. Selamat jalan... (kayanya kemaren udah pamitan)

    BalasHapus
  4. mari kita bersama selamatkan lake baikal, mampir malam untuk menjaga blog sahabat

    BalasHapus
  5. hati2 om di jalan.Jgn lupa oleh2 nya.

    BalasHapus
  6. ahhh padahal saya suka dengan rusia, eh kok jadi gini...

    BalasHapus
  7. Mampir kesini meskipun tahu si empunya rumah sedang asyik di Solo... :D

    BalasHapus
  8. Aduh sayang sekali, limbah telah merusaknya...

    BalasHapus
  9. Saya akan mendukung bang..langsung ke Tkp

    BalasHapus
  10. wah!
    Bang Atta pergi ke solo?
    Salam dunk bang
    buat bpak ibuku disana
    heuheu
    aq anak durhaka
    jarang pulang

    bang atta
    uda coba belum
    soto n tengkleng
    buatan org solo?
    Uenak tenan
    hik alias nasi kucing?
    Aq titip perut ya
    wkwk

    untk lake baikal
    ternyata meski ada
    keterlibatan dan kebijakan
    unesco
    ternyata tetap blm aman yah
    mengkhawatirkan sekali
    tapi petisi greenpeace
    ternyata mendapat tekanan suara penuh
    dari muka bumi
    jadi wajib, mengingatkan kami terus
    dgan isu2 yg mengkhawatrkan
    dan perduli
    adalah benih yg patut
    semoga petisi memenuhi quote
    dan ada kebijaksanaan
    yg merubah kelemahan
    dari org yg men-justifikasi-kan

    BalasHapus
  11. dimulai dari skala terkecil
    yaitu menjaga lingkungan tempat tinggal

    BalasHapus
  12. Selamatkan Dunia dengan selale mnjganya dengan keikhlasan!

    BalasHapus
  13. ya ampuunn.. limbah sering dibuang di situ yah?! -_-"

    ayo!! harus kita lindungi

    BalasHapus
  14. OYA mas,,,udah selesai tu hadiah buat mas...sesuai janji saya....JEMPUT YA!...HADIAH DARI SAYA TU MAS

    BalasHapus
  15. Kayaknya Danau Baikal memang sudah ditargetkan untuk pembuangan sampah bang.

    BalasHapus
  16. Mari kita lindungi lingakan dan Blog Bang Atta ini, karena kita akan kebagian oleh2 ketika beliau pulang.. wkwkwkwkwkw....

    BalasHapus
  17. Mari kita lindungi danau ini dan Blog Bang Atta ini, karena kita akan kebagian oleh2 ketika beliau pulang.. wkwkwkwkwkw....

    BalasHapus
  18. oleh-oleh nya jangan lupa ya bang :D

    BalasHapus
  19. jangan lupa poto bang di solo!! yang resolusi tinggi yaaa!! hehehehe. selipkan nama andiebuytank :P wakakkaka

    BalasHapus
  20. wah minggu sore dah nyampe donk dgn oleh2nya ya, ha..ha.. salam

    BalasHapus
  21. Eysa ikut mendukung ke greenpeace ah... ^^

    BalasHapus
  22. Yups mari lestarikan Baikal... :-)

    BalasHapus
  23. Hidup Danau Baikal
    Hidup grenpeace
    Hidup Unesco
    Hidup bang Attan.

    BalasHapus
  24. ayo ayo ayo kita informasikan ke Indahan Indonesia

    mf Bang Atta , saya baru berkunjung

    BalasHapus
  25. jdi pingiiiiiiiiin ke Rusia....

    BalasHapus
  26. sayang fotonya kurang jelas ..

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Save Lake Baikal | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah