03 Maret 2011

Hutan Hutanku Meru Betiri

Hutan Hutanku merupakan sebuah lagu ciptaan Masbro (www.acacicu.com) sendiri dengan Aransemen oleh Mungki Krisdianto, Record @ GARASI Record dalam Album #2 dari Tamasya Band "SAVE THE TREE". Lagu ini sepertinya terinspirasi dari Taman Nasional Merubetiri (MERU BETIRI) yang dicumbui Masbro selama 6 hari 6 malam ga pake kembang 7 rupa dan air dari 7 sumur, 7 sungai, 7 lautan samudra. Masbro bilang, di Merubetiri ga ada listrik, tidak ada sinyal henpon apalagi warnet. Masbro juga menulis tentang Manusia Kerdil Merubetiri (Owil, Siwil, Wong Wil).

Bagi yang ingin menyimak cerita lengkapnya silahkan kunjungi blog Masbro Acacicu pada postingan : "Ada Cinta di Merubetiri".

HUTAN HUTANKU


Ini adalah lagu Hutan Hutanku dalam bentuk mp3 yang di-upoad di 4shared.
Silahkan nikmati........



Ini adalah lagu "MERU BETIRIKU"
Merupakan ketakutan dan keresahan Masbro akan perubahan Taman Nasional Meru Betiri menjadi kawasan tambang serta hilangnya (dihilangkan) Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica).



SEKILAS TAMAN NASIONAL MERU BETIRI


Kawasan hutan Meru Betiri pada awalnya berstatus sebagai hutan lindung yang penetapannya berdasarkan Besluit van den Directur van Landbouw Neverheiden Handel yaitu pada tanggal 29 Juli 1931 Nomor: 7347/B serta Besluit Directur van Economiche Zaken tanggal 28 April 1938 Nomor : 5751, kemudian pada tahun 1967 kawasan ini ditunjuk sebagai Calon Suaka Alam dan pada periode berikutnya kawasan hutan lindung ini ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa seluas 50.000 Ha berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 276/Kpts/Um/ 6/1972 tanggal 6 Juni 1972 dengan tujuan utama perlindungan terhadap jenis Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica).



Kemudian pada tahun 1982 berasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 529/Kpts/Um/6/1982 tanggal 21 Juni 1982 kawasan Suaka Margasatwa Meru Betiri diperluas menjadi 58.000 Ha. Perluasan ini mencakup wilayah Perkebunan Bandealit dan Sukamade Baru seluas 2.155 Ha, serta kawasan hutan lindung sebelah Utara dan kawasan perairan laut sepanjang Pantai Selatan seluas 845 Ha.

Pada perkembangan berikutnya yaitu dengan diterbitkannya surat pernyataan Menteri Pertanian Nomor : 736/Mentan/X/1982 tanggal 14 Oktober 1982 Suaka Margasatwa Meru Metiri dinyatakan sebagai Calon Taman Nasional, Pernyataan ini dikeluarkan bersamaan dengan diselenggarakannya Kongres Taman Nasional Sedunia III di Denpasar, Bali. Penunjukan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 277/Kpts-VI/1997 tanggal 23 Mei 1997 seluas 58.000 Ha yang terletak pada dua wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Jember seluas 37.585 Ha dan Kabupaten Banyuwangi seluas 20.415 Ha.

Kawasan TNMB secara geografis terletak pada 113058'38' - 113058'30" BT dan 8020'48' - 8033'48' LS sedangkan secara administratif terletak di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) yang dikenal sebagai hutan tropis dataran rendah di Propinsi Jawa Timur bagian Selatan, memiliki keanekaragaman hayati yang tingggi, diantaranya adalah kekayaan flora dengan berbagai jenis tumbuhan yang bermanfat obat, habitat fauna serta sebagai obyek dan daya tarik wisata alam yang tersebar pada areal seluas 58.000 Ha, dengan luas daratan 57.155 Ha dan perairan 845 Ha.

Catatan :
Malam tanggal 22 Februari 2011 sekitar jam 11 malam ada acara petualangan Mencari Manusia Kerdil Meru Betiri di TranTV. Beberapa saksi telah melihat jejak manusia kerdil siwil/owil/wil dan melihat langsung dari kejauhan manusia kerdil tersebut. Ditayangkan juga beberapa penampakan manusia kerdil itu yang tertangkap kamera dari kejauhan.

Sumber :
http://merubetiri.com
www.acacicu.com

22 komentar:

  1. Weww. . Ada lagunya Mas Bro dan kawan kawan nih.
    Semoga lebih banyak yang peduli terhadap Meru betiri dan banyak hutan lain di Indonesia sehingga tetap lestari.

    Salam.. .

    BalasHapus
  2. Burung gereja tak lagi punya tempat bermain
    karena hutan ciptaan Tuhan berganti negeri dongeng
    berganti menjadi lahan perkebunan, lahan sawit, cemara pun sudah hilang ditebangi

    BalasHapus
  3. Taman Nasionalnya pasti indah
    saya juga penasaran dengan manusia kerdil itu.

    Semoga hutan itu tetap dijaga kelestariannya. Mudah-mudahan tetap Indah dan asri agar bisa diwariskan ke anak cucu nantinya

    BalasHapus
  4. kEren lagunyaaaaa..!!!!!!!!

    BalasHapus
  5. Ayo lestarikan hutan Indonesia

    BalasHapus
  6. kalau dari jakarta menuju pulau komodo itu pesawatnya tujuan mana ya bang? itu dibuka untuk umum?

    BalasHapus
  7. Mohon ijin mengamankan terlebih dahulu lagunya ya Bang...
    Aku blm pernah mengunjuginya ....jika ada kesempatan dan umur panjang pengen juga.

    Selamat beraktifitas hari ini..

    BalasHapus
  8. sip bro, saya yang tak pernah bisa jalan jauh merasa senang baca beginian

    BalasHapus
  9. mantap deh..nyanyikan dong lagunya

    BalasHapus
  10. Perpaduan lagu hutanku sama tman nasional, nyatu bget.. gmn sih om, carany nyatuin yg sperti ini, hihihi

    BalasHapus
  11. Akhir-akhir ini, cuaca suka tak menentu, mungkin pengaruh hutan yang gundul, sehingga hal ini bisa terjadi di bumi Indonesia, mari kita lestarikan alam Indonesia ini...

    BalasHapus
  12. Cihuiiiii.. Makasih Mas, sekalian ijin share di beberapa jejaring sosial. Tengkyu..

    BalasHapus
  13. ternyata.. manusia kerdil tidak hanya ada dalam mimpi ane he he..
    lagunya maknyusss bang.. :)
    met sore pekanbaru :D

    BalasHapus
  14. dedikasi yg besar untuk hutan. great job!

    BalasHapus
  15. malem pak lek, mantep emank Indonesia :D

    BalasHapus
  16. bagus lagunya... belom pernah ke meru betiri juga, katanya taman nasional disitu keragaman hayatinya banyak banget yah..

    BalasHapus
  17. Pagi2 nongkrong dsini dl ah ehheh :P
    sambil mendengarkan lagu utk menyemangati hari :)

    BalasHapus
  18. Oalah... ternyata Taman Nasional Meru Betiri adanya di Jember dan Banyuwangi ya..? Dari kemarin bertanya2 lokasinya... hehehe
    Jadi malu nih karena aku baru tahu.. hihihi

    BalasHapus
  19. Wah, ada lagunya Band Tamasya juga ya disini?

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Hutan Hutanku Meru Betiri | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah