07 November 2009

Rumah Sejuk, Rumah Nyaman, Rumah Ramah Lingkungan

Saat membangun rumah, sebagian dari kita terkadang lebih asyik memperhatikan desain tampak bangunan. Ingin rumah terlihat cantik dengan gaya tertentu, tetapi lupa bahwa rumah juga harus fungsional dan nyaman bagi penghuni. Begitu rumah rampung, berada di dalamnya ternyata terasa panas. Terpaksalah mengandalkan kipas angin ataupun Air Conditioner (AC). Di siang hari sekalipun, lampu harus senantiasa dinyalakan, karena cahaya matahari tak cukup menerangi ruang.

Nyaman Indriawi
Kunci mencegah hal itu adalah penanganan fisika bangunan yang tepat, yaitu strategi desain untuk menyesuaikan bangunan dengan iklim setempat. Rumah dengan fisika bangunan yang sesuai mampu mengatasi iklim tanpa memboroskan energi untuk membuat penghuninya tetap nyaman beraktivitas di dalamnya.

Kenyamanan tersebut idealnya meliputi hampir seluruh aspek indriawi. Bukan hanya kenyamanan thermal yang kita butuhkan, tetapi juga kenyamanan visual, pendengaran, dan sebagainya. Pendek kata, home sweet home lah...

Lantas, bagaimana cara mendapatkan semua kenyamanan itu? Mungkin kita harus kembali mengingat bahwa negeri ini beriklim tropis, dengan sengatan matahari sepanjang tahun dan curah hujan yang tinggi. Bayangkan betapa nikmat tinggal di rumah yang sejuk, dengan hembusan angin yang menyelusup melalui jendela, namun masih bisa merasakan hangatnya sinar matahari, mendengarkan senandung hujan yang turun dari teritisan, atau bahkan kicau burung di pepohonan.

Banyak Solusi
Untuk mendapatkan rumah yang sejuk, misalnya anda bisa membuat plafon dan loteng yang tinggi, memberi lubang angin di atas pintu dan jendela, dan sebagainya. Jangan lupa menyegarkan rumah dengan tanaman. Demi hemat listrik di siang hari, perbanyak jendela kaca.

Aneka produk dan pilihan material bangunan terkini yang ramah lingkungan bisa kita manfaatkan. Diskusikan dengan arsitek (tukang) perihal fisika bangunan sebelum menyetujui desain. Jika terlanjur, maka perhatikan betul fisika bangunan sejak awal desain. Bila rumah kadung selesai, maka rencanakan renovasi perlahan atau bertahap yang bisa memperbaiki kondisinya. Yakinlah, bila fisika bangunan beres, maka rumah pun bakal hemat energi. Yang lebih penting lagi, anda jadi lebih nyaman hidup dan tinggal di rumah.

Hal-hal yang patut diperhatikan :
  1. Desain
    - Rumah udara dan cahaya
    - Rongga bawah atap mengusir panas
    - Lebih adem dengan lubag di gunungan
    - Tepi plafon jadi lubang udara
    - Beri ketinggian yang cukup untuk atap
    - Ruang sejuk berkat plafon tinggi
    - Mendinginkan dak beton
    - Solusi atap buka tutup
    - Skylight bikin terang dan hemat energi
    - Menghijaukan atap rumah
    - Letakkan jendela dengan tepat
    - Semilir udara dari banyak jendela
    - Kanopi, topi untuk pintu dan jendela
    - Siasati rumah menghadap barat
    - Atur angin dengan Nako
    - Secondary Skin menyaring cahaya
    - Dinding tanaman, hijau dan segar
    - Semi terbuka, banyak cahaya
    - Udara lancar berkat jalusi
    - Semi basement tidak pengap
    - Kisi-kisi di lantai dua bikin sejuk
    - Lantai panggung mengurangi kelembaban
    - Lebih adem dengan innercourt
    - Kesegaran reflecting pound
    - Hembusan angin dari pagar berlubang kecil
    - Pagar tanaman penyaring udara
    - Letak pohon teduhkan bangunan
    - Lorong penangkap angin
    - Balkon berhias tanaman
    - Teras dengan kolam
    - Lobang biopori menyimpan air hujan

  2. Produk
    - Beralih ke AC hemat energi
    - Water heater bertenaga panas AC
    - Simpan air dalam tandon
    - Lebih terang, lampu hemat energi
    - Pilih kloset hemat air
    - Praktis dengan keran otomatis
    - Turbin ventilator penghisap panas
    - Water heater hemat energi

  3. Material
    - Rooster semen untuk pengisi dinding
    - Lubang angin berbahan papan kayu
    - Sejuk dengan genteng tanah liat
    - Cahaya lewat genteng kaca
    - Panel alumunium komposit menghalau panas
    - Lembaran insulasi untuk atap
    - Kerai bambu ekonomis dan indah
    - Lebih terang dengan glass block
    - Plafon gedhek nan sejuk

  4. Vegetasi
    - Kamboja, si cantik yang mudah dipelihara
    - Bambu jadi benteng pemecah angin
    - Pesona kembang sepatu di halaman
    - Palem penanda rumah
    - Nona Makan Sirih senang merambat
    - Mandevilla dan Alamanda penghias pagar
    - Sanseviera penyaring polusi dan bau (bunga lidah mertua)
    - Kenanga harum dan menolak nyamuk plus Lavender
    - Philodendron cocok di dalam ruang

  5. Aksesori
    - Terapi mata dan telingan dengan akuarium
    - Bermain dengan hewan peliharaan
    - Taman mungil di atas meja
    - Hiasan air terjun dalam rumah
    - Rekreasi di kolam air terjun
    - Menikmati gemerincing genta angin
    - Sehat dengan batu refleksi
    - Lebih rileks dengan terapi aroma

plus :
Pengelolaan Rumah Dalam Masa Pemakaian
Terutama mengenai pengelolaan sampah rumah baik sampah dapur, sampah pekarangan, maupun sampah lain yang dihasilkan oleh penghuni rumah.



Diketik ulang dari sumber :
Solusi Praktis
Rumah Sejuk dan Hemat Energi
Desain, Produk, Material, Vegetasi dan Aksesori
Penerbit PT. Samindra Utama
IDEA Books





Copyright © 2013 attayaya: Rumah Sejuk, Rumah Nyaman, Rumah Ramah Lingkungan | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah