13 Desember 2010

Kode Etik Pewarta Warga Indonesia (Ethics Code of Indonesian Citizen Journaslist)

Kode Etik Pewarta Warga Indonesia (Ethics Code of Indonesian Citizen Journaslist) merupakan Kode Etik Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang telah dimuat di http://www.pewarta-indonesia.com/ppwi/kode-etik.html

Demi tegaknya harkat dan martabat maupun mutu dari hasil karya para Pewarta Warga, maka PPWI menetapkan Kode Etik Pewarta Warga yang harus ditaati dan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh anggota PPWI, yang secara rinci seperti tertuang di bawah ini.

  1. PEWARTA WARGA tidak menyiarkan berita yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan negara maupun kesatuan dan persatuan bangsa.
  2. PEWARTA WARGA tidak diperkenankan menyiarkan karya jurnalistik melalui media massa apapun yang bersifat cabul, menyesatkan, bersifat fitnah ataupun memutarbalikkan fakta.
  3. PEWARTA WARGA tidak diperkenankan menerima imbalan yang dapat mempengaruhi obyektivitas beritanya.
  4. PEWARTA WARGA menjaga dan menghormati kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan berita-berita yang dapat merugikan nama baik seseorang atau pihak tertentu.
  5. PEWARTA WARGA dilarang melakukan tindakan plagiat atau mengutip hasil karya pihak lain dengan tanpa menyebutkan sumbernya. Apabila kenyataannya nama maupun identitas sumber berita tidak dicantumkan, maka segala tanggung jawab ada pada PEWARTA WARGA yang bersangkutan.
  6. PEWARTA WARGA diwajibkan menempuh cara yang sopan dan terhormat dalam memperoleh bahan karya jurnalistik, tanpa paksaan ataupun menyadap berita dengan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
  7. PEWARTA WARGA diwajibkan mencabut atau meralat setiap pemberitaan yang ternyata tidak akurat, dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk memberikan kesempatan hak jawab.
  8. Dalam memberitakan peristiwa yang berkaitan dengan proses hukum atau diduga menyangkut pelanggaran hukum, PEWARTA WARGA harus selalu menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, dengan prinsip jujur, dan menyajikan berita secara berimbang.
  9. PEWARTA WARGA harus berusaha semaksimal mungkin dalam pemberitaan kejahatan susila (asusila) agar tidak merugikan pihak korban.
  10. PEWARTA WARGA menghormati dan menjunjung tinggi ketentuan embargo untuk tidak menyiarkan informasi yang oleh sumber berita telah dinyatakan sebagai bahan berita yang “Off The Record”.
Kode Etik Pewarta Warga pada hakekatnya dimaksudkan sebagai rambu-panduan bagi setiap aktivis jurnalisme warga. Ia tidak dimaksudkan untuk memberikan pembatasan atas hak-hak individu anggota PPWI dan masyarakat umum dalam menyampaikan aspirasi dan informasi ke ruang publik.

Oleh karena itu, pengawasan pelaksanaan Kode Etik ini seyogyanya dilaksanakan oleh masing-masing anggota pewarta warga, dan masyarakat di lingkungan sosial masing-masing. Demikian juga, sanksi atas pelanggaran Kode Etik ini juga lebih diserahkan kepada sistem sosial (nilai dan norma) yang berlaku di masyarakat. Untuk pelanggaran yang bersifat normatif, penyelesaiannya diserahkan kepada aparat penegak hukum; dan untuk hal-hal yang berkenaan dengan nilai sosial, diharapkan peran sanksi dan kontrol sosial masyarakat yang menyelesaikan.

Walaupun demikian, PPWI melalui Biro Hukum akan senantiasa memberikan advokasi atas segala kegiatan pewarta warga, termasuk perlindungan hukum dan sosial.


Demikian Kode Etik Pewarta Warga Indonesia (Ethics Code of Indonesian Citizen Journaslist) yang tertulis di web PPWI tersebut.

19 komentar:

  1. kode etik
    sangat penting,,,
    heheh
    just visiting ur blog dah

    BalasHapus
  2. semoga kode etik ini bisa dipergunakan dengan baik dan sadar oleh para jurnalis

    BalasHapus
  3. blogger juga berperan sebagai pewarta berita online khan

    BalasHapus
  4. perlu kerja keras tuh om. kenyataan di lapangan masih banyak yang mendramatisir keadaan. entah ga nyadar entah karena maruk. makanya selama jadi relawan merapi paling males kalo disuruh liat berita tipi. jangankan media komersial, wong info lewat ht antar relawan saja suka lebay bulus..

    BalasHapus
  5. kalo Julian assange itu termasuk pewarta juga gak yaa

    BalasHapus
  6. ada baiknya pewarta gosip membaca dengan baik kode etik ini

    BalasHapus
  7. Kode etik harus dipatuhi, jangan dilanggar

    Btw Bang, ekye ada trouble lagee neh Bang. kan hari Minggu posting, terus tadi karena ada yang diperbaikin gw edit lah. eh pas mo dipublish error mulu ga bisa2. JAdi sekarang ngendon di draft. gw mo minta tolong Abang publishin. Lebih lengkapnya tolong baca pesen di FB yah Bang. Tengkiu pisan. Maapkan akyu yang selalu ngerepotin :-)

    BalasHapus
  8. kode etik blogger bisa gak seperti iytu yah...

    BalasHapus
  9. wkwkkw kalo daku mengharapkan imbalan nih utk saat ini...gak bisa ikutan deh =P

    BalasHapus
  10. saya save ya. mau ta kasi temen yg mau jadi pewarta berita

    BalasHapus
  11. info menarik. ternyata kita punya kode etik juga. sip lah...

    BalasHapus
  12. terimakasih bung sharingnya, menambah wawasanku tengtang kode etik pewarta

    BalasHapus
  13. wah ini mata kuliah dasar-dasar penyiaran nih bang, penting banget buat saya, saya save yaa :)

    BalasHapus
  14. Kode etik ini penting dan harus dipatuhi...

    BalasHapus
  15. kode etik emang yang utama bukan hanya pada halini ja

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Kode Etik Pewarta Warga Indonesia (Ethics Code of Indonesian Citizen Journaslist) | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah