Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2009-10-29

Dalam Marketing ada istilah positioning yang berarti kedudukan perusahaan terhadap konsumen, rival, perusahaan lain, organisasi/lembaga maupun pemerintah. Isu lingkungan hidup bukan saja untuk membangun citra (image) baik, bahkan bisa dijadikan dasar positioning yang kuat bagi perusahaan. Apalagi jika isu lingkungan menjadi kebutuhan bagi konsumen. Misalnya Sentul City yang mempunyai unique selling point yang ditawarkan yaitu Eco City. Eco City menawarkan sentuhan alam (lingkungan) dan bangunan-bangunannya mampu mereduksi efek-efek kerusakan lingkungan. Industri sektor perumahan telah banyak mengedepankan isu ini.

Inovasi menjadi manfaat selanjutnya dari Green Marketing. Kecintaan terhadap lingkungan akan membuat perusahaan menjadi lebih inovatif, baik inovatif dalam input, process, output, bahkan strategi marketing/pemasaran.

Tujuan (purpose/objective/aim) Green Marketing bukanlah melihat profit sebagai satu-satunya tujuan perusahaan, tetapi ada tambahan kepedulian terhadap lingkungan hidup. John Grant dalam bukunya "The Green Marketing Manifesto" membagi tujuan Green Marketing ke dalam 3 tahap/bagian :
- Green
- Greener
- Greenest

Green
Bertujuan ke arah untuk berkomunikasi bahwa merek atau perusahaan adalah peduli lingkungan hidup.

Greener
Bertujuan selain untuk komersialisasi sbg tujuan utama perusahaan, juga untuk mencapai tujuan yang berpengaruh kepada lingkungan hidup. Perusahaan mencoba merubah gaya konsumen mengonsumsi/memakai produk. Misalnya penghematan kertas, menggunakan kertas bekas maupun kertas recycle. Menghemat air, listrik, penggunaan AC, dll.

Greenest
Perusahaan berusaha merubah budaya konsumen ke arah yang lebih peduli lingkungan hidup.

Menurut Rhenald Kasali, setiap perusahaan yang mengusung konsep GREEN, hendaknya dimulai dari tahap internal perusahaan, baru ke tahap penetrasi kepada konsumen. Bisa dimulai dengan melakukan ECO OFFICE, ECO INDUSTRY, atau lainnya seperti yang sedang dilakukan oleh PT. Mercedes Benz Indonesia.

So....
Sampai tahap/bagian manakah perusahaan yang anda kenal?


Sumber :
Majalah Marketing
No. 09/IX/SEPTEMBER 2009







Related Post


26 komentar:

aprillins said...

greener itu orang yang hijau.. heuheueheuheeh.. kerja kerja,, jangan ngeblog aja...

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Menurut aku sih,... masih kurang perusahaan menerapkan ketiga tahap diatas, kalaupun ada paling cuman sampai di tahap Green doang.

Sang Cerpenis bercerita said...

pagi..bawain green tea

Tisti Rabbani said...

*mikir*...produk yg kupakai udah termasuk kategori green product, belom yaa..??

Joddie said...

wow.. aku berharap, kelak bisa punya usaha yang Greenest!!! doakan yaaaa....

Ibnu Mas'ud said...

sore bang ............

arihevea said...

huehehehe... blognya makin segerrr aja diliat lah ijo2... bikin produk sendiri aja Bro... yaitu produk sikap untuk selalu mematikan lampu yang tidak terpakai...

dodypku said...

Menurut aku sangat penting kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, coba kita perhatikan perubahan cuaca yang extrim saat ini ? hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kepedulian kita terhadap lingkungan.... untuk itu mari kita gerakkan Go Green, mulai dari diri sendiri dan mulailah dengan hal hal yang kecil spt melakukan penghijauan dilingkungan tempat tinggal kita dulu...

Dinoe said...

Benar bang perusahaan memang seharusnya wajib memperhatikan setiap produk yg dihasilkan dan berusaha untuk mengurangi dampak lingkungan dari semua kegiatannya

bunga raya said...

wah mantap artiklenya om..saya jadi tahu nih yang namanya green greenan. dan ketika om berkunjung kerumahku tah kenapa ada keistimewaan sendiri gt buat motivasi aku dalam BW...makasih om kunjungannya sering2 ya hehehehehehe xixsixixixixix wkwkwkwkwkwkwk

salam persahabatan

aprillins said...

untuk membuat atap rumah anda menjadi ramah lingkungan.. maka janganlah pakai genteng.. tetapi ratakanlah atap rumah Anda dengan semen dan letakkan berbagai macam tanaman di atasnya.. hehehe jadi deh eco house.. heuehueheu

Elsa said...

kirain memarketingkan hal hal yang serba green. hihiiiihihihi.....
ayooo GO GREEN kayak blog ini. selalu menyejukkan mata, menentramkan hati...

Hendrawan said...

Nah, ini lanjutan green marketnya...

tuteh said...

Yaaa semoga banyak Perusahaan yagn semakin sadar dan mengerti, yaaaa...

Rumah Ide dan Cerita said...

Wah mudah-mudahan banyak perusahaan yang punya itikad baik kayak gitu.

mbah gendeng said...

mantap nih belajar ekonomi.................

lina@happy family said...

Sungguh ideal sekali manfaat dan tujuan green marketing; kalau setiap perusahaan menerapkan ini, tenanglah kita mewariskan bumi ini ke anak cucu...

ivan kavalera said...

Mantap juga ya yg dilakukan oleh PT. Mercedes Benz Indonesia. Siapa tahu mau pasang iklan di radio tempat saya bekerja, mas? Hubungi saya aja, he he promosi...

Maryo said...

Keseimbangan Alamitu memang perlu...apalagi utk perusahaan2 besar yg memiliki cerobong Asap yg besar pula. Gerakan Penghijauan di sekitar Perusahaan itu yg di perlukan utk kenyamanan lingkungan bekerja...

aprillins said...

perbanyak oksigen..

bunga raya said...

ayeeeem kamiiing

Munir Ardi said...

Halo bang Atta template saya rusak nih ada yang ngacak mohon maaf kemarin lagi ujui coba tempalte mana yang cocok sekarang mungkin udah bisa koment tapi blognya jadi miskin widgetl lagi btw apa kabar bang?

Budi Hermanto said...

wew..
bener2 ijo bgtz..
ayoo kita ijo kan..
semenjak dari diri kita sendiri..
begitu kan.. :D

dian | senang senang said...

sangat lengkap dan komplit

attayaya said...

belom bw untuk postingan ini
maaf ya

laura elvina said...

mohon dibantu info dimana kalo mau beli buku "The Green Marketing Manifesto"
tolong dikirim ke email saya ya..
lhou_reate21@yahoo.com

atau mungkin teman-teman punya rekomendasi lain untuk literatur tentang green marketing..
thanx b4..
-laura-