01 September 2009

Manuskrip Indonesia di malaysia - 2
(dan klaim Pulau Jemur Riau Indonesia)
(serta hacker Indonesia menyerang web malaysia)

Update :
PULAU JEMUR DI KABUPATEN ROKAN HILIR - PROPINSI RIAU, DIKLAIM JADI OBJEK WISATA SELANGOR MALAYSIA
http://www.antara.co.id/ tanggal 31/08/09

Dalam situs traveljournals.*** dan osvaja.*** (ga perlu dikunjungi, malah ningkatin trafik mereka), menerakan informasi klaim Pulau Jemur sebagai berikut :
Short place name information
Location Name Type
Alternative Name : Pulau Jemur
Name Type : Native
Area / State : Selangor

Coordinates & Location Type
Area Type : Hypsographic
Location Type : Island
Latitude : 2.869444
Longitude : 100.5667
Latitude (DMS) : 2° 52' 10 N
Longitude (DMS) : 100° 34' 0 E
(Kebetulan internetku lagi lelet, jadi ga bisa pake Google Earth untuk ngecek koordinat yang tertera tersebut.)

Pulau Jemur berada di gugusan Kepulauan Aruah, Kecamatan Pasir Limau Kapas (ibukota kecamatan = Panipahan), Kabupaten Rokan Hilir (ibukota kabupaten = Bagan Siapi-api), Propinsi Riau - Wilayah Kedaulatan Negara Republik Indonesia, dengan pantai yang sangat indah di selat Melaka. Bahkan telah tertera dalam website resmi Pemerintah Indonesia http://www.indonesia.go.id/ yang telah mencantumkan Pulau Jemur sebagai salah satu kawasan andalan wisata di Riau, demikian juga tercantum dalam website resmi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, serta website www.pulaujemur.com yang menggambarkan keadaan Pulau Jemur yang indah. Pulau Jemur telah memiliki fasilitas pangkalan dari TNI AL Republik Indonesia dan merupakan juga pulau penangkaran penyu.

Jika kita search kata "pulau jemur" dengan google.co.id pada jam 16.00 tanggal 1/09/09, maka akan muncul pertama dari wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Pulau_Jemur) versi bahasa inggris yang berisi bahwa Pulau Jemur berada dalam wilayah Republik Indonesia. Baris kedua hasil pencarian tadi baru muncul dari travel selangor ngawur tersebut. Baris ketiga berisi Pulau Jemur Wikipedia bahasa Indonesia.

Jangan-jangan ini kerjaan iseng travel selangor malaysia ngawur untuk mendapatkan trafik pengunjung web. Cara curang dalam dunia maya. Walaupun begitu, mpe hari ini sudah tercatat 116 website malaysia kena hack/crack oleh hacker/cracker Indonesia (berita RCTI jam 4 sore ini).

Menurut http://www.hackinthebox.org/ tanggal 31/08/09 hacker/cracker Indonesia telah meng-hack/crack/deface 120 biji website malaysia (Indonesian Hackers Launch Independence Day Attack on Malaysian Web Sites). Perang dunia maya semakin terbuka. Perang ini sehubungan dengan klaim malaysia dan hari kemerdekaannya, serta tantangan hacker malaysia atas hacker Indonesia. Tentu saja web malaysia langsung KO dihajar habis-habisan, padahal under-ground master Indonesia belom turun.

=========================================================================

Daftar Manuskrip Melayu Indonesia dan Manuskrip Lainnya Yang Berada di malaysia, selain yang telah tersebutkan dalam tulisan pertama
(dari Buku Warisan Manuskrip Melayu, Perpustakaan Negara Malaysia)
  1. Silsilah Melayu dan Bugis (MSS 18) mengisahkan asal-usul raja-raja Bugis di Mempawah dan pergolakan politik di Kalimantan Barat (Rajah 28, hal 55).
  2. Hikayat Raden Bagus Gusti (MSS 1058) mengisahkan kehidupan Raden Bagus Gusti yang dianggap sebagai salah seorang daripada 9 wali yang menyebar syariat Islam ke negeri Madura, Sergam dan Surabaya (Rajah 37, hal 72).
  3. Hikayat Raja Angling Darma Wiraja (MSS 772) (Rajah 47, hal 87).
  4. Hikayat Raden Panca Wala (MSS 33) karya asalnya diterjemahkan dari bahasa Jawa oleh Dalang Asmara Jaya (Rajah 48, hal 87).
  5. Hikayat Cekel Waneng Pati (MSS 32) sebuah cerita panji mengisahkan tentang Raden Inu Kertapati. (Rajah 50, hal 92). Kutipan hal 93 : “Yang paling istimewa ialah Perpustakaan Negara Malaysia kerana berjaya mengumpul beberapa buah cerita panji dalam bentuk naskhah asli yang masih belum habis dikaji. Antara yang patut diperhatikan ialah Hikayat Petruk Munggak Ratu (MSS 738), Hikayat Juragan Jaya Indera (MSS 2477), Hikayat Kelana Jayeng Seteru (MSS 26), Hikayat Jaran Misa Kembar Sari (MSS 31), Hikayat Cekel Waneng Pati (MSS 32), Hikayat Raden Panca Wala (MSS 33), Hikayat Misa Jejuluk Sira Panji (MSS 2140), dan MSS 739 Hikayat Tumenggung Jayeng Seteru.” Dalam paragraf berikutnya : “Jumlah naskhah yang begitu banyak, baik Jawa mahupun Melayu, menunjukkan bahawa cerita panji ini amat digemari oleh masyarakat rantau ini pada suatu ketika dahulu.”
  6. Surat Pelantikan Seri Paduka Raja Haji Abdullah sebagai Raja Muda dengan gelaran Sultan Alauddin Riayat Syah Yang di Pertuan Riau oleh Gabernor General Nederland-Hindi bertarikh 9 Februari 1858 (MSS 2138), (Rajah 114, hal 209).
  7. Surat daripada Yang di Pertuan Muda Raja Jaafar, negeri Riau kepada Kapten Elout bertarikh 25 Syawal 1235 bersamaan 17 Ogos 1820 (MSS 2673), (Rajah 115, hal 210).
  8. Surat daripada Komisaris General Du Bus de Gbisignies kepada Seri Paduka Tuan Sultan Syed Syarif Othman bin Almarhum Sultan Syed Syarif Abdul Rahman al-Qadri negeri Pontianak (MSS 2057), (Rajah 116, hal 210).
  9. Surat wasiat Raja Haji Abdullah Yang di Pertuan Muda Riau (MSS 1858), (Rajah 134, hal 230).
  10. Sirat al-Mustaqim (MSS 2248) karya Nuruddin al-Raniri dari Aceh (Rajah 139, hal 235).
  11. Sebuah Al-Qur’an dari Aceh (MSS 3153), (Rajah 155, hal 247).

Mungkin teks lain juga berada di malaysia, seperti :
  1. Hikayat Raja Pasai (berasal dari Kesultanan Samudra Pasai)
  2. Hikayat Aceh (berasal dari Kesultanan Aceh)
  3. Hikayat Banjar (berasal dari Kesultanan Banjarmasin)
  4. Salasilah Kutai (berasal dari Kesultanan Kutai)
  5. Hikayat Siak (berasal dari Kesultanan Siak)
  6. Salasilah Melayu dan Bugis (berasal dari Kesultanan Riau)
  7. Tuhfat al-Nafis (berasal dari Kesultanan Riau, dikarang oleh Raja Ali Haji tentang pemaparan sejarah Riau berdasarkan puak Bugis)
  8. Sejarah Raja-raja Riau (berasal dari Kesultanan Riau)
  9. Hikayat Bengkulu (berasal dari Kesultanan Bengkulu)
  10. Syair Kerajaan Bima, Sumbawa (berasal dari Kesultanan Bima, Sumbawa)
  11. Keringkasan Sejarah Melayu Lingga (berasal dari Kesultanan Lingga Riau, dikarang oleh Tengku Mohd. Salleh, tentang sejarah Riau berdasarkan puak Melayu)


Demikian dengan karya terjemahan “Nasihat al-Muluk” oleh Syeikh Hussain Waiz al-Khasifi berasal dari Aceh tahun 1604, yang sekarang manuskrip tersebut berada di perpustakaan Universitas Cambridge. Tak jauh beda dengan terjemahan “Nasihat al-Muluk” oleh Imam Al-Ghazali yang pernah ditemukan di Aceh sekitar tahun 1700, dan kini tersimpan di perpustakaan Universitas Edinburgh (hal 141).




37 komentar:

  1. salam kenal dari slam
    hmmmm bikin kuping memerah juga nih kalo denger tentang malaysia...

    sabar, tapi kalo dah mengusik harimau bakal keluar dari sarangnya

    BalasHapus
  2. Wouw,... ternyata lebih banyak dari apa yang kita perkirakan.

    BalasHapus
  3. waahhhhhhhhh MALINGSIA ,emng banyak bikin masalah nuh,
    bang attayaya kykna cucok ni jadi pengamat negara,ups bener ngga aku ngomngnya hehehe

    BalasHapus
  4. maaf, aku kalau udh gini, jadi pengen carutin malaysia... huuh!!! untung aku puasa....

    BalasHapus
  5. Om Selalu Kreatfi dalam menulis yaaa...mau banyak belajar nih

    BalasHapus
  6. sembarang klaim aja http://gooddell.blogspot.com/

    BalasHapus
  7. aduh.. apalagi sih si malay ini!?? adaaa ajaaaaaa...

    BalasHapus
  8. duuuh,,malingsia bener-bener keterlaluan..sungguh terlalu

    Rusli Zainal Visioner

    BalasHapus
  9. Saya sendiri juga heran kenapa kaum ELITE ini hanya berdiam diri saja ya padahal jelas jelas NKRI di klaim,kok malah butuh klarifikasi dan hanya perminta maafan dari pihak malingsia yang di tunggu.Semakin payah negeri ini semakin terpuruk jati diri bangsa ini di muka internasional.

    BalasHapus
  10. Memang malayse ini ada2 aja...

    Salam kenal

    BalasHapus
  11. sebegitu parahnya mereka... Astaghfirullah...

    BalasHapus
  12. wewew...... apa sih nih.....me gmw perang bnaran yah....... Om.. kita Blogger bertua.. siapkan Askar Bertuah.. dan Askar TheKing ,,, ok Om,,,,,, mlm minggu besok kita ngumnpul.... planing pnyerangan malingsiang.... di tunggu .ontime.. siap taraweh... hihihihihi

    BalasHapus
  13. ck ck ck sejarah aja musti nyuri apa lagi budaya.. nga tau malu. itu artinya tetangga yang diem2 suka maling jemuran tuh kak.. kita musti waspada, lebih hati2 dalam bergaul*loh*

    Tia bangga jadi bagian bangsa Indonesia, semangat terus bela bangsa

    Nitip ini juga ya kak :)
    Sharing Tips

    BalasHapus
  14. Malaysia memang tidak ada hbs2nya mengganggu wilayah indonesia...mari kita bersatu mempertahankan apa yg telah menjadi milik kita

    BalasHapus
  15. Nice info...Met malam bang...mhn dukungannya buat putra singkep yg lg bertarung di kontes...makasih bang

    BalasHapus
  16. mantab gan...

    tapi kalo untuk wisata, kan malah win win to ya.. kekeke

    BalasHapus
  17. lah tulisan modarasinya nggak muncul...

    sukses ae lah, salam buat pulau jemur, semoga nggak usah bikin nambah runyam diplomatik...

    BalasHapus
  18. pemerintah kenapa engga bertindak untuk mengambil manuskrip kitanya ya... heran deh, apa sih yg dikerjain peemrintah selama ini? Dah Indonesia makin miskin, kekayaan kita banyak dicuri lagi. Ga cuma dari Malaysia, tapi juga di curi ma Inggris, Perancis dan Belanda

    BalasHapus
  19. Bung Atta, jika ada waktu bisa ambil award dari tempatku disini http://another-reni.blogspot.com/2009/09/silaturrahim.html

    BalasHapus
  20. menyapa sahabat menjelang sahur

    BalasHapus
  21. banguuuuunnnn bang jangan bobo aja yaaaaa banguuuuuuuun

    BalasHapus
  22. SAHABATKU RAIH FITRAH DIRI menjadi MANUSIA SEUTUHNYA UNTUK MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll..

    BalasHapus
  23. Sekarang kan sedang bulan Ramadhan, jangan pada emosi dong... Dengan kepala dingin, yok kita cari solusi terbaik.

    BalasHapus
  24. puyeng ah!!

    boleh usul ga???

    besok sekalian klaim indonesia sebagai pulau-nya malay yah :D

    BalasHapus
  25. Huhuhu, ada2 aja tu maling....
    Mw nyuri pulau kita lagi....
    Hmmm, kupret...kupret, xiixix :D

    BalasHapus
  26. duh... biyung ??? kok ndak bosen ya mereka ? Apa ndak ada perbuatan yang lebih jelek lagi selain mengakui apa yang bukan bagian dari mereka ?

    BalasHapus
  27. semuanya di klaim, mau apa sih dia??..
    susah deh kalo punya tetangga mentalnya mental maling...duuuuhhhh!!!! *geregetannn...aarrgghhh!!*

    BalasHapus
  28. Dtng stLah lm AbsEn dari Dunia Maya..
    Maklum Menteri Pertahanan sedang sibuk ngurus Kasus di Pulau Jamur,, hehehe

    Apa Kbar nya Nh Om?

    Oia Kita ada ngaDaiN bubar ga Om?

    BalasHapus
  29. Wah informasi dari Pak Menteri kita memang selalu menarik. :)

    BalasHapus
  30. walaup pemerintahan kita lambat dalam menangani hal pelecehan serta perampasan oleh malaysia...
    tetapi para hacker bertindak cepat, mudah2an aja ini bisa bikin para pencuri bisa jera...

    memang ini bukan dampak yang sangat berarti, tetapi ini menandakan bahwa rakyat indonesia tidak diam saja.
    rakyat indonesia masih bisa memberontak dan melawan ko...

    apapun caranya, rakyat pasti akan selalu membela serta mempertahankan nya...

    maju terus indonesiaku....
    Iklan Gratis

    BalasHapus
  31. emang ngada-ngada aja tuh..! ude tau ada pangkalan TNI AL masih bisa aje di akuin..kebangeten banget ya..

    BalasHapus
  32. hmm...busyet dah pokoknya...tapi jangan emosi...karena emosi menghancurkan..hehehe...lawan dengan cerdik

    BalasHapus
  33. salam bang... lama x berkunjung ke blog ni...
    saya sungguh terkejut apabila abg mengatakan yg pihak malaysia mengklaim pulau jemur sebagai wilayah malaysia... mungkain ini satu kesalahfahaman org2 yg meletakkan fakta berkenaan.. ini merupakan satu perkara yg amat dikesali..
    Berkenaan dgn manuskrip2 melayu itu, bukankah Malaysia cuma memuliharanya untuk tatapan anak2 akan datang, bukan mengklaimnya sebagai hak milik tunggal....
    pasal tarian pendet, pihak yg membuat video berkenaan( kalo gak silap, discovery) telah mengaku yg berlakunya kesilapan semasa pembikinan video berkenaan, tiada kaitan lansung dgn kerajaan malaysia....

    Saya berasa sedih apabila ada warga indonesia yg menuduh org malaysia sebagai "maling", "bodoh", dan macam2 kejian & penghinaan.... tidakkah ini satu tindan yg bakal mengeruhkan keadaan kedua2 belah pihak.

    Bagaimana pula dgn pandangan abg?

    BalasHapus
  34. sebaiknya kita arif dan tidak emosian
    makasih bang NASR

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Manuskrip Indonesia di malaysia - 2 (dan klaim Pulau Jemur Riau Indonesia)(serta hacker Indonesia menyerang web malaysia) | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah