Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2009-09-27

Cerita rakyat Indonesia memang banyak kemiripan. Misalnya tema/topik cerita tentang kedurhakaan seorang anak terhadap orang tua terutama ibu. Cerita ini mungkin saja bersumber dari pikiran manusia dahulu untuk menceritakan sesuatu keadaan alam dengan menghubungkan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Seperti cerita Malin Kundang dari Sumatera Barat. Bisa saja awal cerita itu bermula dari sebuah batu yang mirip manusia bersujud di pantai Air Manis Padang Sumatera Barat. Bentuk batu tersebut dihubungkan dengan nilai-nilai kemanusiaan bahwa janganlah manusia durhaka kepada orang tua terutama ibu, wallahu’alam bis sawab.

Hal ini juga terdapat dalam cerita-cerita rakyat Melayu Indonesia. Cerita si Lancang dan Batu Batangkup yang telah diceritakan terdahulu, bertema tentang kedurhakaan anak terhadap orang tuanya terutama ibu. Ibu sebagai pintu ibadah untuk masuk sorga merupakan hal yang jamak diketahui orang, cuma masih banyak orang yang melupakan hal itu. Dengan cerita rakyat begini diupayakan agar semua manusia dapat menghargai, menyayangi dan menghormati ibu.

Cerita-cerita rakyat lainnya banyak juga yang berhubungan dengan alam serta keadaan manusia seperti cerita Batu Bergantung di Danau Toba (cerita seorang gadis yang bunuh diri), Tangkuban Perahu di Sunda (cerita seorang anak yang melamar ibunya), serta cerita lainnya. Seperti yang telah disebutkan, mungkin saja keadaan alam (bentuk batu, gunung, sungai, dll) yang dihubungkan dengan keadaan manusia (sifat, sikap, tabiat, bentuk fisik, dll). Namun begitu, cerita-cerita ini patut dilestarikan. Terima kasih kepada pencerita-pencerita ulang dan penerbit-penerbit yang telah membuat berbagai buku tentang cerita rakyat Indonesia.

Cerita Rakyat Melayu Riau Indonesia yang telah diceritakan dalam Gerubuk Buruk Tamadun Melayu :
Si Lancang
Batu Batangkup
Burung Tempua dan Burung Puyuh
Batang Tuaka
dan cerita lainnya yang akan diposting bertahap






Related Post


50 komentar:

attayaya said...

pertamaxxxxxxx

Dinoe said...

Mantap bang..
Ditunggu postingan tentang cerita2 rakyatnya

alamendah said...

syukur masih bisa mengamankan KEDUA
Abis yang punya blog ikutan berebut PERTAMAAAXZ

Yang terpenting dari cerita rakyat adalah amanat yang hendak disampaikan yang sarat nilai2 luhur

khairuddin syach said...

Nanti tolong diposting cerita si Pahit Lidah ya sob??

mbah gendeng said...

sippppppppp seperti slogan SBY "LANJUTKAN"

reni said...

Kirain mau berbagi cerita rakyat disini hehehe...
Memang akar budaya kita sama, jadinya cerita rakyat pun banyak kemiripannya ya..

sibaho way said...

cerita yang sarat dengan pesan moral bang...

ferdivolutions said...

hahaha... masa yg punya blog merebut posisi pertamax seh?? cape deeeh.. ^0^

aku punya lho buku cerita rakyat Riau dan Indonesia, sampulnya warna kuning.. dulu di suruh ibu guru beli itu wkt Sd.. tapi yg kebaca cuma beberapa bagian.. hahaha...

ateh75 said...

Sebuah tauladan yang sangat baik ,apalagi cerita tentang bakti seorang anak kepada seorang ibunya..cerita rakyat telah menjadi sebuah renungan untuk kita ,dan daerah melayu khususnya ,begitu banyak melahirkan cerita rakyat ...
nice share kang Atta..

ranny said...

ke tigaa?? heheh gpp

abang koleksi gaa???sayah juga suka baca gituan

btw minal aidin yah bang

xitalho said...

Dari sisi moralitas tentunya cerita-erita tersebut diharapkan oleh para pengarangnya untuk memberikan pelajaran agar nilai-nilai luhur bangsa (penghormatan kpd orang tua) tetap terpelihara.
Dari sisi budaya hal itu merupakan kekayaan literatur kebudayan yg tak lekang oleh waktu.

anazkia said...

Protes! bang Atta selalu nduluin.. gak adil! :(

anazkia said...

Saya akan selalu menunggu cerita2 rakyat selanjutnya. Semoga saya bisa belajar dari negeri dongeng.

Wisata Riau said...

om.... da award tuh.....utk OM.....
ambil ya di blog ku....
aws klu ga.. hehehe....

lina@happy family said...

Saya setuju banget dengan pelestarian cerita rakyat Indonesia. Jangan sampai generasi Indonesia mendatang tahu Hansel & Gretel, Cinderella; tapi nggak tahu Malinkundang, Timun Mas...

suryaden said...

ehem, apakah cerita rakyat itu berbeda dengan teks sejarah yang dimiliki penguasa, kalo memang begitu ya... harus dipertahankan agar tidak hilang

Ivan@mobii said...

Jrg bc cerita rakyat aku bang... Tp ceri ky gt kandungan mknax luar biasa sekali.

JengSRI said...

Batu Batangkup aku sering baca waktu masih SD dan kalau gak salah ada ceritanya juga di acara UNYIL tiap hari minggu waktu itu. Memang cerita2 rakyat banyak memberikan pelajaran dalam kehidupan kita - bagi yang mau belajar.

JengSRI said...

Batu Batangkup aku sering baca waktu masih SD dan kalau gak salah ada ceritanya juga di acara UNYIL tiap hari minggu waktu itu. Memang cerita2 rakyat banyak memberikan pelajaran dalam kehidupan kita - bagi yang mau belajar.

JengSRI said...

Batu Batangkup aku sering baca waktu masih SD dan kalau gak salah ada ceritanya juga di acara UNYIL tiap hari minggu waktu itu. Memang cerita2 rakyat banyak memberikan pelajaran dalam kehidupan kita - bagi yang mau belajar.

JengSRI said...

cerita rakyat memang sangat bermanfaat, gak salah dulu waktu kecil kita sering disuruh membaca cerita2 rakyat dengan maksud agar bisa mengambil faedah dari isi cerita.

deINDIES said...

Sepertinya cerita rakyat Indonesia harus disosialisasikan kembali karena anak2 sekarang lebih tau cerita2 superhero luar negeri dibanding cerita2 rakyat negara sendiri.

KangBoed said...

Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
Malam penghujung hari yang indah ini
Genderang Perang sudah di tabuh.
Pekik Kemenangan dikumandangkan
Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
Suara Riang Gembira berkeliling kota
Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama
“Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”
Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
Dahulu datang putih suci bersih
Mudah mudahan kembali suci putih bersih
Tiada kata yang terungkap lagi
Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqoba lallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Dari :
” Kang Boed Sekeluarga “
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabat Sahabatkuku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

KangBoed said...

dooooooooh cerita rakyat sekarang mulai ikut punah ya bang

mel said...

cerita rakyat,,menggambarkan budaya luhur para leluhur walaupun itu cuma cerita

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Saya seneng dengan cerita rakyat karena sarat akan pesan moral.

Sang Cerpenis bercerita said...

sapi datang siap memamah biak rumput di blog ini. ha ha ha..

kiri kanan dah bisa. ada di blog miss gaptek.

fanda dan fanny said...

mewakili f2 hadir di sini.

zhamela tour & travel said...

Alam takambang jadi guru
ternyata guru terbaik adalah alam
karena alam adalah perwujudan dari ayat-ayatNya

Sesungguhnya keberadaan alam berasal dari sesuatu yang kosong

Kosong dalam bahasa China disebut TAO dan didalam kekosongan kita akan menemukan sesuatu yang hakiki
Itulah Islam yang menyebutnya dengan TAUHID

Ajaran TAUHID di ajarkan oleh Rasulullah saw selama 32 tahun

dear diary ~ said...

sekarang www.nathnethnoth.co.cc pindah ke smilingnath.blogspot.com
mohon komentarnya yaaa :)

Joddie said...

Yup.. saya suka dengan cerita rakyat Indonesia.. salut buat yg mau menghidupkannya kembali.. btw yg namanya cerita asli indonesia sudah pasti sesuai dengan kondisi dan struktur masyarakat Indonesia.. gak kayak cerita2 impor, yg kadang babar blas gak sesuai dengan nilai-nilai moral bangsa,,.. yup LANJUTKAN..!

Reza Fauzi said...

iya ya kayanya cerita rakyat banyak samanya ya, hahaha

Anpaki said...

Aku datang membawa salam.....

sampaikan salamku kepada semuanya yang lg sedih, ceria dan lainnya....peace all... maaf nieh out topix.

lilliperry said...

dulu waktu kecil, saya sering diceritain cerita rakyat oleh ibu saya..
sayang sekarang banyak yang tidak peduli akan cerita beginian... padahal ini juga salah satu warisan budaya bangsa ini..

devianty said...

lestarikan budaya indonesia, termasuk cerita rakyatnya...sukses terus...

Ibnu Mas'ud said...

Absen dulu aja dehhhh

Ibnu Mas'ud said...

Kalo ceritanya di post aja gimana bang ????

bang FIKO said...

Satu postingan dua kunjungan ya, Bang... Hehehehe...
Mantafff...

Intinya dari cerita2 rakyat itu emang menyampaikan pesan kepada anak2 yang suka mendengarkan dongeng atau cerita itu, tentang kebaikan moral dan akhlak.

Ridwanox said...

cerita yang berdasarkan hal yang terjadi pada leluhur kita hanya bisa menikmati ceritanyaaa sajah :D

Be4u said...

Sikap nasionalis perlu Merdeka!!

rizky said...

mungkin cerita itu emang nyata atau fiktif belaka kita kurang tau... namun dari semua cerita rakyat kita harus ambil semua hikmahnya :D

maw ngucapin mohon maap lahir bathin

KangBoed said...

HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
Menyapa sahabatku chayank..
MAAF..
Mampir lagi yaaa jangan bosan..

salam sayang

KangBoed said...

mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat di hati kita semua.. dan bertumbuh kembang membangun kembali kepribadian bangsa yang ramah dan penuh CINTA
salam sayang untukmu saudaraku

buwel said...

semoga cerita rakyat membumi ya, hingga NARUTO pun berkata salute...:-)

Elsa said...

cerita rakyat beginian, butuh di patenkan juga gak ya? biar gak dicuri lagi sama malaysia

attayaya said...

lestarika!!!

itempoeti said...

semakin banyak yang peduli dengan budaya dan kearifan lokal, maka negeri ini akan segera cepat membaik...

wisata riau bersama attayaya said...

ceritanya asiiik

Ayu Tri said...

iay dah lama nie ga baca2 tentang cerita rakyat.. tambah lagi dunk koleksi ceritanya..hehehe..

terima kasih ya atas ulasannya...

attayaya said...

ntar dicoba untuk ditambah lagi