17 Juli 2009

Bom Blasts : don't do that again!

Damai
Tenang
Tiada Kekerasan
No Bom Blasts

Banyak Yang Cinta Damai
Tapi Perang Semakin Ramai

Damai di hati
Damai di bumi

Turut Berduka
Atas Peledakan Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton
Manchaster United MU pun membatalkan kedatangannya ke Indonesia

Pelaku Bom Jakarta di Kamar 1808 lantai 18 Hotel JW Marriot (Kompas.com)

Peace (pēs, /piːs/, /pi:s/, Symbol: ☮) is a term that most commonly refers to an absence of aggression, violence or hostility, but which also represents a larger concept wherein there are healthy or newly-healed interpersonal or international relationships, safety in matters of social or economic welfare, the acknowledgment of equality and fairness in political relationships and, in world matters, peacetime; a state of being absent of any war or conflict. Reflection on the nature of peace is also bound up with considerations of the causes for its absence or loss. Among these potential causes are: insecurity, social injustice, economic inequality, political and religious radicalism, and acute nationalism.

From the Anglo-Norman pas, and meaning "freedom from civil disorder", the English word came into use in various personal greetings from c.1300 as a translation of the biblical terms pax (from the Vulgate) and Greek eirene, which in turn were renderings of the Hebrew shalom. Shalom, cognate with the Arabic "salaam", has multiple meanings: safety, welfare, prosperity, security, fortune, friendliness. The personalized meaning is reflected in a nonviolent lifestyle, which also describes a relationship between any people characterized by respect, justice and goodwill. This latter understanding of peace can also pertain to an individual's sense of himself or herself, as to be "at peace" with one's own mind attested in Europe from c.1200. The early English term is also used in the sense of "quiet", reflecting a calm, serene, and meditative approach to the family or group relationships that avoids quarreling and seeks tranquility — an absence of disturbance or agitation.
http://en.wikipedia.org/wiki/Peace


Perdamaian
Album : Raihlah Kemenangan (Repackage)
Munsyid : Gigi
http://liriknasyid.com


Perdamaian, Perdamaian 4x
Perdamaian, Perdamaian 4x

Banyak Yang Cinta Damai
Tapi Perang Semakin Ramai 2x
Bingung Bingung Ku Memikirnya 4x

Perdamaian, Perdamaian 4x
Banyak Yang Cinta Damai
Tapi Perang Semakin Ramai 2x

Wahai Kau Anak Manusia
Ingin Aman Dan Sentosa
Wahai Kau Anak Manusia
Ingin Aman Dan Sentosa

Tapi Kau Buat Senjata
Biaya Berjuta Juta
Tapi Kau Buat Senjata
Biaya Berjuta Juta

Banyak Gedung Kau Dirikan
Kemudian Kau Hancurkan
Banyak Gedung Kau Dirikan
Kemudian Kau Hancurkan

Bingung Bingung Ku Memikirnya 4x

Perdamaian, Perdamaian 2x

Banyak Yang Cinta Damai
Tapi Perang Semakin Ramai

Bingung Bingung Ku Memikirnya 4x

Song : Drs. H. Abu Ali Haidar
Lyrics : Drs. H. Abu Ali Haidar





39 komentar:

  1. Alhamdulillah akhirnya bisa tembus kesini.

    BalasHapus
  2. Kangen rasanya baru bisa dibuka,...

    BalasHapus
  3. Ada apa gerangan dengan negeri tercinta ini.
    Jasad tak bersalah bergelimpangan
    Tubuh tak bernyawa sangat menggenaskan
    cukuplah tragedi jadi cermin untuk introspeksi.

    BalasHapus
  4. ah,, aku mikirnya ada hubungan antara pascapemilu, atau ada hubungannya sama bom2 sebelumnya yg masih akan terjadi dmn saja mereka mau ledakkan lagi..

    BalasHapus
  5. Yang ngebom pasti nggak seneng nonton bola.. :-(

    BalasHapus
  6. Turut berduka atas terjadinya tragedi ini.
    Kenapa masih saja ada orang-2 yang tega berbuat seperti itu ya ?

    BalasHapus
  7. terkutuklah mereka yg melakukan pengeboman apapun alasannya.

    BalasHapus
  8. Indonesia berduka kembali..Ya Allah semua berasal dariMu. kami kembalikan kembali padaMu.semua hakMu .kau maha berkuasa dan segalanya.beri kami selalu perlindunganMu dari segala musibah yg mengerikan amin...

    BalasHapus
  9. Kok jadi dangdutan,...... memang mereka ini (pelaku bom) bukan lagi manusia...

    Tak ubahnya Israel meluluhlantakkan Palestina.

    BalasHapus
  10. O ya di blogku ada pop upnya kah?

    BalasHapus
  11. Issue seperti ini sangat rumit untuk tidak mengatakannya sebagai issue diluar jangkauan kita sebagai rakyat biasa. Kemana yah peran intelijen??? Apa urusan kedatangan MU memang tidak termasuk prioritas di tengah antusiasme rakyat Indonesia menanti kedatangan mereka untuk berlaga bersama Tim indonesia??? Banyak pertanyaan yang hampir mustahil terjawab oleh logika kita. Tappi kembali lagy kita sebagai rakyat biasa yang hanya bisa mengekpresikannya dengan cara yang kita mampu... [Condemn evil bombers... You suck.] PEACEFUL INDONESIA. I know my country is not this bad.

    BalasHapus
  12. Mungkinkah ini terkait MU yang rencananya akan menginap di Ritz Carlton? betapa biadabnya mereka, teroris edan....

    BalasHapus
  13. akhirnya kembali mengudara...
    seneng bsa hadir di sini lg :)
    iia tu bang... gag bosen2nya maenan peledak bgtuan :( turut berduka buat keluarga korban :(

    indonesia kembali berduka

    BalasHapus
  14. Semoga akar dari pelakunya cepat ditemukan..agar masalah pemboman di negeri ini tiada lagi...

    BalasHapus
  15. jw mariot di bom, dampak sampai ke blog attay.
    jadi gelap= ganti baju

    BalasHapus
  16. Kenapa banyak org yg masih menganggap bom bunuh diri itu sebagai solusi? Sejak kapan membunuh itu berarti membawa kebaikan? hmmmh...capek deh..

    Btw, aku ada award buat mas yg blm diambil loh, gara2 mas Atta absen. Di posting berjudul Menunggu Harry Potter 6 The Movie!

    BalasHapus
  17. bangsa ini sudah kehilangan cinta dan kasih sayang di antara kita....hikhikhik

    BalasHapus
  18. beneran nih udah bisa komen? tes duyuuu

    BalasHapus
  19. Bung Atta, aku juga mau ngabari kalau di tempatku ada award juga. Setelah dari rumah mbak Fanda, langsung mampir ke tempatku ya ? Untuk ambil award juga...

    BalasHapus
  20. Hm......
    (Tarik Napas panjang)
    Dengan Bom Bukan jalan keluar, masih banyak cara bila ingin menyuarakan.
    Apakah pelakunya tidak pernah terbesit bila salah satu korban itu masih saudaranya, janganlah kita rusak citra bangsa sendiri.
    Mari bangun Indonesia ini dengan suatu prestasi yang positif.
    Wariskan sesuatu yang berguna bagi anak-cucu bukan tragedi berdarah seperti ini.
    Turut berduka cita kepada para korban...........

    BalasHapus
  21. mampir.......makan sumpah toe pelakunya.....sampai keliang lahat....huhuhuhuuhuhuh.......

    BalasHapus
  22. Teroris merobek kedamaian pertiwi....Awas kau teroris....!!!

    BalasHapus
  23. Eduuunnn!!..ternyata negara kita belum lepas dr bencana teroris juga..
    kapan damai itu akan tiba...??

    ps; ambil award ditempatku ya...
    thnx ^_^

    BalasHapus
  24. Iya bang...enake tak ganti kuburan aja nama blog q........biar jadi C A minor D minor Ke C ke f lg z minor h minor ke L .......hehehe

    BalasHapus
  25. semoga ini semua tidak terjadi lagi di tahun mendatang, dan semoga indonesia menjadi negara yang aman dan damai seperti ketika aku kecil dulu

    BalasHapus
  26. Para korban adalah orang2 yang tak berdosa ... Kapan ini berakhir ???

    BalasHapus
  27. semoga para teroris cepat insyaf dan indonesia damai kembali...! amin

    BalasHapus
  28. gara2 bom MU nggak jadi datang ke Indonesia ...
    Ada keuntungan dan kerugiannya ...
    Kerugian : Padahal udah nunggu2 tapi nggak jadi datang ...
    Keuntungan : Kita nggak perlu ngeliat Indonesia malu dibantai MU ...
    hahaha ...

    BalasHapus
  29. kapan berakhir?
    jujur aku ga tau

    BalasHapus
  30. Hentikan Diam Kita, Tolak Kekerasan!
    Duka cita yang dalam.
    Bunga Bukan Bom….
    Kasih Bukan Kekerasan….

    Pembunuh-pembunuh itu memang pengecut. Tapi kita mestinya juga tegas menolak siapa pun yang mempolitisir musibah ini untuk kepentinganya, alias memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Mereka sama pengecutnya. Dalam kasus bom ini mereka sama-sama berlaku pengecut, yang pertama pengecut dan pembunuh, yang kedua pengecut dan pembohong.......

    Jangan dilupakan pula kita mesti melawan kekerasan oleh negara dan kekerasan sistimik/struktural karena tatanan sosial ekonomi yang tidak adil.....

    BalasHapus
  31. kami tidak takut
    ayo lawan terorisme!!!

    BalasHapus
  32. ga perlu takut
    waspada dan melaporkan ke pihak berwajib

    BalasHapus
  33. hohohoho.. sayangilah indonesia.. kalo MU batal dateng se bodo amaaaatttttttttt, duh sape sih yang ngebom................ kurang kerjaan... udah damai2 gini indonesia..

    BalasHapus
  34. tukang bom kebanyakan makan vetsin tuh,,,

    makanya otak mereka gak ada yang jernih...

    seribu sumpah yang kita berikan kepada mayat itu takkan sampai, simpan diakhirat aja.

    BalasHapus
  35. Halo attayaya...!! Maaf baru sempat mampir lagiii...
    Apa kabar dirimuuu?

    BalasHapus
  36. selamat menunaikan ibadah puasa mas :)
    semoga amal ibdah kita selalu dalam limpahan karunianya :)

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Bom Blasts : don't do that again! | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah