2009-02-06

From : attayaya
To : Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono
Subject : Lindungi Hutan Selamatkan Iklim Sekarang Juga!

Dengan hormat,

Indonesia kehilangan hutan lebih cepat dari negara-negara pemilik lain di dunia. Merujuk data FAO (2006), hutan Indonesia berkurang 1,8 juta hektar per tahun, menempatkan Indonesia menduduki peringkat ketiga negara pengemisi gas-gas rumah kaca (GRK) terbesar di dunia, setelah Amerika Serikat dan China. Penggundulan hutan (deforestasi) adalah sumber utama emisi Indonesia.

Hingga saat ini, Indonesia telah kehilangan tigaperempat luas kawasan hutan alamnya (sekitar 72%) dan dari jumlah tersebut 40% telah hilang sama sekali.

Faktor utama pendorong tingginya deforestasi di Indonesia adalah pembalakan skala besar untuk industri kertas, kayu, pembukaan lahan gambut untuk perluasaan kelapa sawit dan kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun untuk pembukaan hutan. Banjir, kekeringan, perubahan pola iklim akan mempengaruhi ketahanan pangan yang salah satunya disebabkan hancurnya hutan di Indonesia.

Bapak Presiden yang terhormat, tahun ini, Anda telah menyatakan kesungguhan untuk menurunkan emisi GRK sebesar 50% dari deforestasi di tahun 2009 pada Pertemuan G8 di Hokkaido, Jepang. Saya memohon Bapak memegang janji itu dan segera memberlakukan penghentian sementara (moratorium) deforestasi, termasuk perluasaan perkebunan kelapa sawit, pembalakan hutan skala Industri dan semua bentuk konversi hutan.

Moratorium ini tidak hanya membantu menghentikan emisi GRK, tetapi juga melindungi keanekaragamanhayati dan kehidupan masyarakat yang hidupnya bergantung kepada hutan lainnya di seluruh Indonesia.

Bapak Presiden yang terhormat,
Mohon Lindungi Hutan untuk Menyelamatkan Iklim


Hormat saya,


attayaya

surat ini di kirim melalui fasilitas
http://www.greenpeace.org/seasia/id/petisi-untuk-hutan-indonesia







Related Post


26 komentar:

suryaden said...

semoga surat ini mendapatkan perhatian, memang yang harus diselamatkan bukan hanya ekonomi dan kekuasaan saja.

Maman said...

Semoga suratnya mendapatkan simpati dan perhatian dari pimpinan tertinggi di Negeri ini. Akankan negeri ini menjadi negeri yang tandus....?

uline said...

salut ni! ternyata pencinta lingkungan sejati yaa! moga suratnya di respon ma ybs. Tetep semangat yaa!

Muhammad Qori said...

coy,sebelum surat nie sampai kebapak presiden,tolong kirim dulu kementri kehutanan,soalnya mereka lebih ahli drpad bapak presiden :)

Agung Aritanto said...

betul hutan harus di selamatkan

rusakparah said...

Semoga pak posnya ga nyasar... amin...

fanny said...

Titip salam Go Green sama pak Presiden ya.

Atca said...

Presiden kita ini baik kok..pasti kalo bisa nyampe langsung ketangan beliau cepat direspo...
atau suratnya mau dititipkan ke aku saja?? kalo pas pulang kePacitan nanti kukasih ke beliau....he..he..

attayaya said...

@ semua : moga surat nyampe dengan bener

attayaya said...

@ semua : moga surat nyampe dengan bener

Rio 9 said...

wah, saya gak pernah kepikiran sampe sini..

Linda Belle said...

Semoga suratnya nyampe ke presiden yang lg sibuk membuat strategi agar dipilih kembali :D

Anonymous said...

Kang...surat ini bener dikirim ke Pak SBY apa ndak???? kok ndak ada prangkonya??? saya akui suratnya sampeyan memang jossss....mungkin kalo pak SBY baca langsung terisak isak....mungkin sampeyan bakal jadi diangkat menteri lho kang..^_^...

Somoga pak SBY juga blogging kemari ya kang...agar suaramu bisa diteruskan

Regards

Kang Artha

<b>Kang Artha</b> said...

Kang...surat ini bener dikirim ke Pak SBY apa ndak???? kok ndak ada prangkonya??? saya akui suratnya sampeyan memang jossss....mungkin kalo pak SBY baca langsung terisak isak....mungkin sampeyan bakal jadi diangkat menteri lho kang..^_^...

Somoga pak SBY juga blogging kemari ya kang...agar suaramu bisa diteruskan

Regards

Kang Artha

artofreed said...

I'm proud of you !!!
Makes this earth Green !!
Ayo... hijaukan lagi tanah Indonesia.
Saya bangga attayaya !!

dwinacute said...

STOP PENEBANGAN HUTAN SECARA SEMBARANGAN!!!Sampein ke bapak Presiden

Chiprut said...

saya ikut mendukung petisinya

make this world green, one tree at a time

bdh said...

Sobatku yang baik dan sangat berkesadaran lingkungan, saya sangat bersyukur membaca surat anda dan mendukung semua upaya untuk melestarikan alam, tetapi yang justru menjadi ganjalan dihatiku adalah bahwa saudara kita merabas hutan karena mereka perlu hidup (terkecuali perambahan oleh para pengusaha SIALAN!!)

tetapi sepertinya para pimpinan negara kita justru menerima dengan lapang dada dan tersipu - sipu ketika kita dituduh sebagai salah satu negara pembabat hutan.

Saya keberatan dengan hal ini teman, karena semua negara maju dan super power sebenarnya harus jalan jongkok kepada kita untuk meminta dengan segala hormat yang mereka punya agar kita menjaga paru - paru dunia ini untuk kepentingan mereka juga, padahal hutan mereka sudah sirna sejak revolusi industri yang mereka lakukan lebih dari 500 tahun yang lalu... dan pada masa itu, bangsa kita masih tidur diatas pohon :-)

mereka harus membayar karena kita juga membayar hasil dari produk teknologi juga produk dari pabrik - pabrik negara maju, dan sudah selayaknya kalau kita berani untuk berdiri dan bersikap tanpa rasa rendah diri serta menantang mereka untuk ikut bertanggung jawab....

have a great week end my dearest friend :-)

awan_clickerz said...

wah...bener bgt tuh
dg moratotium mungkin akan sedikit membantu,
aku buat sudat juga dech ke
http://www.greenpeace.org/

mungkin semakin bnyk orang meminta hal ini, pa SBY akan tergugah

semangat

Yup !

attayaya said...

@ semua : hutan Indonesia yang tersisa janganlah dihancurkan untuk alasan apapun, terutama masalah ekonomi. Negara lain yang membutuhkan hasil hutan Indonesia juga harus bertanggung jawab atas kerusakan hutan Indonesia. Mereka tidak boleh hanya sekedar omong. Mereka harus bertindak agar pengusaha dari negara mereka tidak merusak hutan.
Negara tetangga komplain akan perusakan hutan kita, pembakaran hutan dll, sehingga negara mereka mendapat dampak kiriman asap pembakaran hutan. Padahal pengusaha dari negara merekalah yang membakar hutan kita untuk perluasan kebun sawit/karet. Ini terjadi di Riau. Tempatku tinggal. Tempatku yang penuh dengan asap.

attayaya said...

@ bdh : aku sangat setuju denganmu teman, mereka harus jongkok dan memohon serta bertindak agar hutan kita tidak mereka hancurkan. mereka tidak boleh memerintah kita. hutan kita rusak oleh mereka.
rakyat kita yang memanfaatkan hutan sangatlah kecil dibanding dengan pengusaha negara mereka yang memanfaatkan dan menghancurkan hutan kita.

selamatkan bumi hijau Indonesia

NA_SR said...

wah... tabik hormat.
tulis surat dkt pak Presiden..
saya ttp menyokong usaha anda untuk menyelamatkan bumi serta keprihatinan bang attayaya untuk menyelamatkan hutan indonesia..

PS: rasanya nak cuba tuls surat kepada Pak Dolah Badawi lah pulak.. biar dia selesaikan kemelut politik Malaysia..hiihihi

attayaya said...

semoga diperhatikan SBY

buwel said...

hijaulah indonesiaku

anak nelayan said...

semoga emailnya nyampek dan dibaca ama bapak presiden

loly said...

Selamat mas, semoga misinya berhasil..selamat berakir pekan juga ^_^