Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2009-02-17

PENGUMUMAN

bagi siapapun yang bersedia
silahkan bakar hutan Indonesia
silahkan bakar hutan Riau

bagi siapapun yang tidak mencintai dirinya
bagi siapapun yang tidak mencintai keluarganya
bagi siapapun yang tidak mencintai keturunannya

SILAHKAN MEMBAKAR HUTAN INDONESIA
SILAHKAN MEMBAKAR HUTAN RIAU

lihatlah apa yang telah kau lakukan
asap dimana-mana
aku susah pergi kerja
aku harus pakai masker
aku sesak napas
aku tidak bebas keluar rumah
aku tidak bisa pergi ke halaman
aku hanya terkurung dirumah
aku terkurung di tempat kerjaku

anak-anak sekolah terbatuk-batuk
anak-anak sekolah tidak bisa bermain-main
anak-anak sekolah terkurung di dalam kelasnya
anak-anak sekolah masuk rumah sakit terkena ISPA

bandara udara Sultan Syarif Qasim II tertutup asap
pasar tertutup asap
jembatan Leighton tertutup asap
Pasar Bawah tertutup asap
Mesjid Agung An-Nur tertutup asap
Mesjid Raya tertutup asap

kau bakar saja hutan Indonesia
kau bakar saja hutan Riau

kuharap kau masuk penjara
kuharap kau masuk neraka

kau lihat hasil kerja kau
kau memang bahlul, dogol, dongok, lolo

kuharap kau masuk penjara
kuharap kau masuk neraka
kau rasakan api yang telah kau hidupkan





foto diambil dari djemariijal.blogspot.com



PEKANBARU--MI Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Selasa (17/2) mulai pukul 07.45 WIB, ditutup akibat kabut asap hasil kebakaran hutan dan lahan sehingga mengurangi jarak pandang dan membahayakan penerbangan.

"Jarak pandang menurun drastis di bawah normal, yakni tinggal 500 meter," Airport Duty Manager Bandara SSK II, Sudarno.

Akibat kabut asap pekat sejumlah penerbangan dari dan menuju Pekanbaru menjadi terkendala. Pesawat milik maskapai Riau Airlines tujuan Pekanbaru-Malaka terpaksa ditunda tanpa batas waktu jelas.

Selain itu, tiga penerbangan dari Jakarta menuju Pekanbaru juga terpaksa beralih (divert). Tiga pesawat tersebut antara lain Air Asia yang divert ke Bandara Polonia Medan, pesawat Lion Air dan pesawat carter Pelita Air jenis Fokker 100 yang keduanya divert ke Batam.

Menurut informasi, akibat kabut asap dua mantan Direktur Utama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Baihaki Hakim dan W. Yudiana, gagal mendarat di Pekanbaru untuk hadiri perayaan 11 miliar barel komulatif PT CPI di Minas. Pesawat mestinya tiba di Pekanbaru pukul 08:15 WIB.
http://www.pirba.ristek.go.id/

Metrotvnews.com, Riau: Puluhan titik api baru penyebab kebakaran lahan gambut di, Riau, terus bermunculan. Puluhan hot spot diketahui tersebar di enam kabupaten: Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, dan Kabupaten Siak.

Badan Metereologi dan Geofisikan (BMG) Pekanbaru menyebutkan, sedikitnya ada 35 titik api baru. Jumlah ini meningkat 19 titik api dibandingkan kemarin. Hot spot baru terbanyak ada di Kabupaten Rokan Hilir, sebanyak 14 titik.(ICH)
http://www.pirba.ristek.go.id/






Related Post


37 komentar:

bisnisway said...

gila yah ulah manusia, kaga mikir anak cucu apa yah, hutan kan warisan anak cucu... salam merdeka!

suryaden said...

aku bertahun-tahun bingung gak habis pikir kenapa ya.... hutan yang hijau dan indah itu kok semena-mena di hancurin dengan api?

abie said...

yang bersedia melakukan ajakan di atas..langkahi dulu mayat buyutku...
mereka yang membakar hutan derajatnya sama dengan setannn..bahkan lebih!!
huss gak boleh esmosi ah!

Amar said...

sayangilah hutan kita...
jika masih mencintai orang-orang di sekitar kita...
kebakaran hutan adalah awal terjadinya bencana...
asap dimana-mana...
banjir karena tidak adanya pohon yang menyerap airnya...
kecelakaan lalu lintas karena kabutnya...
perekonomian lumpuh karena transportasi banyak yang delayed....

sayangilah hutan kita....

^_^

Atca said...

iya nihhh..sedih bangettt
di Kaltim sering juga kejadian kaya gini..
benar2 merusak...

Sang Cerpenis bercerita said...

saya pernah baca beritanya di Kompas. Kayaknya waktu Januari sudah terpolusi asap tebal ya,bang?

saya mau nanya lupa mulu.
Bener2 keterlaluan tuh yang melakukannya. Gemes deh! Mestinya dibuat hukuman yang setimpal ya.

Lyla said...

walah2 kebakaran hutan kyk di Australia tuh... duh... ngeri banget...

Lyla said...

wkt saya tinggal di banjarmasin tiap kemarau pasti dah asap dimana2 lahan gambut itu yang bikin kebakaran malah ada yang sengaja dibakar duh... ulah manusia...

Riyan said...

Hutan adalah paru2 dunia.,manusia akan sengsara dlm hidupnya bila paru2nya rusak..sama halnya dg dunia ini.,dunia akan sakit bila paru2nya rusak..save our forest..stop burning our forest..kept fight !!!

artofreed said...

Saya pernah di pekanbaru - Bangkinang 5 bulan pada saat rame bakar hutan... sesek napasku !

yang dibakar sih alang2 ya... tapi kemana2... pinggir jalan raya juga kebakar kadang2...

Yang bakarin hutan kan ditangkap tuh sama polisi2 sana... tapi koq ada terus ya.

rusakparah said...

Waw... bro attayaya semakin getol saja menyerukan tentang lingkungan, salut brother... lanjutkan....

J O N K said...

semoga yang bakar hutan, rumahnya kebakar juga,
rambutnya juga kebakar biar gosong, jadi nanti bisa keliatan siapa yang suka bakar hutan, cari aja yang rambutnya kebakar.

Presiden Prabowo said...

Teruskan semangatmu nak!

nie said...

inilah egoisme manusia yang hanya memikirkan diri sendiri. sedihh deh liat bumi.

neno said...

hmpfh.. what's the fuss about? jadi bingung mo mulai dari mana kalo mo menyelamatkan bumi.. :S

bdh said...

coba bayangin kalau yang terbakar semuanya itu kemenyan, pasti heboh tuh :-)

' Li ' said...

padahal sangat merugikan hiks..
kasian anak cucu kita nanti...

Linda Belle said...

ya ampyunn....kok smp gitu yak!
jahat bgt deh tuh org2

Itik Bali said...

Ayo mas kita bakar...
Ayo kita bakar
Bakar ayam aja
atau bakar ikan
lebih enak deh daripada bakar hutan

Hutan bukan untuk dibakar
Hutan untuk dilestarikan
Hutan untuk melindungi kita
kenapa dibakar?
kurang kerjaan ya?

www.katobengke.com said...

aq mau nanya sebenarnya yang membakar hutan itu murni masyarakat atau ...??
so kan sekarang banyak kasus ilegal loging tdakah orang berpikiran bahwa yang membakar hutan itu mereka sebab mereka dah menebang hutannya kemudian untuk menyembunyikan identitasnya maka hutan sisa tebangan mereka dibakar ...
gmana....???
ini perlu diselidiki sebenarnya...

tips from irfan said...

Ini semua karena keserakahan manusia.. Padahal hutan itu banyak manfaatnya bagi ekosistem dan lainnya

rayearth2601 said...

wew, ngeri bosss

semoga cepat berakhir,

hijaukan lagi hutan Indonesia

lovepassword said...

Memang gila kalo hutan di bakar, kalo sampe kebakaran hebat seperti di Australi nggak terbayangkan. Dua kota sampe musnah ribuan orang kehilangan rumah, ratusan meninggal. Mbok ya mikir ya ?

Game_Lover said...

Wew...sapa yg tega bakar hutan ya...

pantes ja makin lama makin panas ja dilingkungan kita :D Hiksssss

Teganya mereka

Chiprut said...

ooh, ternyata ini yang bikin gw kepanasan beberapa hari ini
T_T

ADVINTRO said...

kalo pengen ijo lagi, dikelir aja pake crayon ijo,udah susah sih..ijin folow n blogrol y

attayaya said...

@ semua : hutan dibakar oleh perusahaan HPH yang memanfaatkan lahan bekas tebangan untuk dibuat menjadi perkebunan sawit.
memang terdapat beberapa masyarakat yang membakar lahan dalam skala kecil

Blackblues said...

waa, gara2 tuh pacarku jadi ISPA,huhuhu

Joo said...

ya.... gimana c... hutanku sayang hutanku malang.... maen ke hutanku ya....

esha di birulangit said...

Mesti diberikan hukuman seberat2nya kepada pembakar hutan....di teve kemarin diberitakan...di negerinya obama sana pembakar hutan bisa dituntut 25 tahun penjara...

Muhammad Qori said...

karena sebentar lagi musim hujan,jadi bang attaya suka bakar bakaran ya,?

attayaya said...

@ semua : kita beri hukuman apa ya untuk pembakar hutan??

nirmana said...

semoga orang2 rakus seperti itu tidak bisa punya anak, biar ga bergenerasi lalu akhirnya punah.

Hellen said...

Menprihatinkan dan menyedihkan ketika kita sudah tidak bisa mencintai alam ini :(
Aku suka postingan ini...

Sukses ya bro..
Btw, makasih buat doanya....

phie said...

bakar hutan, demi duit...

NA_SR said...

turut sama menentang keras perbuatan membakar hutan...
riau skrg sedang jerebu ke?
lagi satu, ISPA tu apa ya? penasaran gitu...

universal said...

Saya juga pernah ngalamin "kabut asap" waktu di indralaya (sumsel). Kebayang ga, pager tempat kost yang jaraknya paling 3-5 meter dari pintu sampe ga kelihatan