31 Oktober 2008

Cara Daftar Search Engine

Postingan di bawah ini kebetulan ditemukan ketika lagi blogwalking, kemudian teringat akan komentar dari Muzayin yang bertanya tentang daftar search engine. Moga-moga dibaca oleh Muzayin.
Tetapi saya baru melaksanakan pada Google setelah membaca postingan Kang Rohman. Dulu-dulu ga pernah daftar, tetapi blog saya tetap terdaftar. Jadi, didaftarkan ato ga, blog saya masih tetap muncul di Search Engine.
Mendaftar ato ga.... ga ada dosanya.

Cara Daftar Search Engine
Oleh kang Rohman. Wednesday, July 18, 2007

Tak di sangkal bahwa tujuan utama dari membuat blog antara lain adalah agar tulisan-tulisan kita bisa di baca oleh orang lain atau pengunjung blog, semakin banyak yang berkunjung apalagi memberikan komentar pada apa yang kita posting tentunya akan membuat hati kita merasa senang dan bahagia. Akan tetapi tentunya tidak serta merta blog kita akan ramai di kunjungi, ini memerlukan usaha publikasi yang gencar dari pemilik blog apabila ingin banyak pengunjungnya.

Banyak cara yang bisa kita lakukan agar blog kita bisa dikenal dan di kunjungi, antara lain adalah dengan rajinnya kita blogwalking atau berkunjung ke blog milik orang lain, mendaftarkan ke berbagai agregator, dan yang paling efektif adalah melalui search engine atau mesin pencari.

Bagi blogger pemula mungkin berangggapan bahwa apabila kita membuat website atau blog akan secara otomatis terindeks atau berada pada list berbagai search engine, dan kenyataannya tidaklah demikian. Seperti halnya sebuah sekolah, agar nama kita terdaftar pada buku daftar siswa, tentunya kita harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke sekolah tersebut. Sama halnya dengan mesin pencari, agar blog kita terindeks pada mesin pencari, maka kita harus terlebih dahulu mendaftarkan blog milik kita pada situs pemilik mesin pencari.

Mesin pencari tentu jumlahnya sangat banyak sekali, dan pada saat ini yang paling terkenal di dunia adalah Google, Yahoo, serta Msn. Apabila blog kita ingin terindeks pada mesin pencari mereka, maka kewajiban kita adalah mendaftarkan URL blog kita pada mesin pencari mereka. Bila ada yang belum tahu ke manakah harus mendaftarkan blognya, maka silahkan simak tulisan berikut :

# Daftar Google
Untuk mendaftar ke google, silahkan sobat kunjungi http://www.google.com/addurl/, nah apabila sudah berada pada halaman pendaftaran ada beberapa langkah yang harus di lakukan, yaitu mengisi form yang di sediakan :

* URL --> Isi dengan URL blog sobat.
* Comments --> Isi dengan keyword atau kata kunci yang berhubungan dengan blog sobat
* Isi kotak kosong dengan huruf Verifikasi yang tersedia
* Klik tombol Add URL
* Selesai.

Setelah sobat melakukan pendaftaran ke Google, maka tidak serta merta blog sobat terindeks pada mesin pencari nya, akan tetapi memerlukan 3 sampai 4 minggu baru blog sobat bisa terindeks. Jika sudah 3 sampai 4 minggu, maka cobalah ketik alamat blog sobat pada mesin pencari google, apakah sudah terindeks atau belum? jika belum, coba tunggu beberapa minggu lagi, dan tuliskan kembali alamat blog sobat, Jika ternyata masih belum juga, coba deh daftarin lagi blog nya ke google seperti langkah di atas. Atau mungkin sobat tidak sabar ingin cepat terindeks, sebenarnya bisa saja ini terjadi, hanya dalam 3 atau 4 hari saja blog sobat sudah bisa terindeks di google. Ingin tahu caranya? simak saja postingan berikutnya ya, mungkin satu dua hari ke depan artikelnya selesai saya buat.

Untuk mendaftar ke yahoo! silahkan sobat kunjungi
https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit. Akan tetapi untuk mendaftar ke yahoo, sobat harus terlebih dahulu mempunyai account yahoo, karena di perlukan log in terlebih dahulu ke account yahoo. Bagi yang belum punya account yahoo (email di yahoo) silahkan bikin dulu, bagi yang sudah punya, sobat tinggal login dengan username serta password sobat. Apabila sudah login, nanti sudah tersedia kolom untuk di isi, silahkan isi kolom tersebut dengan URL sobat, kemudian klik tombol Add URL, selesai. Jika ingin memasukan alamat feed sekalian, sobat bisa memasukannya. Ingat, alamat feed di blogger hanya tinggal menambahkan atom.xml di belakang uRL blog sobat, contoh : untuk blog saya ini mempunyai alamat feed sebagai berikut :

http://kolom-tutorial.blogspot.com/atom.xml

atau memakai www pun sama saja :

http://www.kolom-tutorial.blogspot.com/atom.xml

Untuk daftar ke Msn, silahkan sobat kunjungi
http://search.msn.com/docs/submit.aspx?FORM=WSDD2 silahkan sobat isi huruf verifikasi dan URL sobat pada kotak yang tersedia, kemudian klik tombol Submit URL, selesai.

Apabila sobat mempunyai keinginan lebih, yaitu URL blog sobat terindeks pada puluhan mesin pencari, sobat bisa menggunakan bantuan situs submitter. Coba klik saja banner dibawah ini :

Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

Tugas sobat hanya mengisi alamat URL blog miliknya, serta menuliskan alamat email saja, kemudian klik tombol Submit Your Site.

Jika ingin lebih cepat terkenal coba lakukan ping ke bebagai agregator, silahkan klik link di bawah :

Ping-O-Matic

Sobat tinggal mengisi form yang di sediakan.

Sudahkan blog sobat terindeks di google? coba masukan alamat blog sobat pada mesin pencari google yang tersedia di samping kiri atas postingan ini !

selengkapnya...

dunia hijau

mari menghijaukan dunia
agar dunia lebih nyaman






selengkapnya...

30 Oktober 2008

Menghilangkan Navigation Bar pada Blogspot

SIGN IN KE BLOGSPOT
MASUK KE TATALETAK
MASUK KE EDIT HTML
CARI KODE INI :

<b:skin><![CDATA[/*

LIHAT ADA GARIS SEPERTI INI DI BAWAHNYA :
----------------------------------------------- */


TULIS KODE INI DIBAWAH GARIS KEDUA TERSEBUT :

#navbar-iframe {
display: none !important;
}

SELESAI

selengkapnya...

Quotes from Collection of Emails

IF WE CANNOT LOVE THE PERSON WHOM WE SEE,... HOW CAN WE LOVE GOD,WHOM WE CANNOT SEE ?
- MOTHER THERESA -

IF YOU WIN YOU NEED NOT EXPLAIN .......... BUT IF YOU LOSE YOU SHOULD
NOT BE THERE TO EXPLAIN
- ADOLPH HITLER -

IF YOU START JUDGING PEOPLE YOU WILL BE HAVING NO TIME TO LOVE THEM
- MOTHER THERESA -

I'M NOT IN COMPETITION WITH ANYBODY BUT MYSELF...... .... MY GOAL IS TO BEAT MY LAST PERFORMANCE
- BILL GATES -

DON'T COMPARE YOURSELF WITH ANYONE IN THIS WORLD....... IF YOU DO SO, YOU ARE INSULTING YOURSELF
- ALEN STRIKE -

NEVER EXPLAIN YOURSELF TO ANYONE...... .BECAUSE THE PERSON WHO LIKES YOU DOES NOT NEED IT.........AND THE PERSON WHO DISLIKES YOU WON'T BELIEVE IT
- AUTHOR UNKNOWN -

THE DREAM IS NOT WHAT YOU SEE IN SLEEP......DREAM IS WHICH DOES NOT LET YOU SLEEP.
- DR. ABDUL KALAM (Former President of the Republic of India) -

NO MAN IS RICH ENOUGH TO BUY HIS PAST
- OSCAR WILDE -

IF YOU WANT REAL PEACE,.... DON'T TALK TO YOUR FRIENDS,...TALK WITH YOUR ENEMIES
- MOTHER THERESA -

WINNING DOESN'T ALWAYS MEAN BEING FIRST,..... WINNING MEANS YOU'RE DOING BETTER THAN YOU'VE DONE BEFORE
- BONNIE BLAIR -

EVERYONE THINKS OF CHANGING THE WORLD,...... . BUT NO ONE THINKS OF CHANGING HIMSELF.
- LEO TOLSTOY -

I WILL NOT SAY I FAILED 1000 TIMES,...... .. I WILL SAY THAT I DISCOVERED
THERE ARE 1000 WAYS THAT CAN CAUSE FAILURE.
- THOMAS EDISON -

NEVER BREAK FOUR THINGS IN YOUR LIFE,
a) TRUST,
b) PROMISE,
c) RELATIONSHIP and
d) HEART
BECAUSE WHEN THEY BREAK THEY DON'T MAKE NOISE BUT PAIN A LOT
- CHARLES -

IN A DAY, WHEN YOU DON'T COME ACROSS ANY PROBLEMS YOU CAN BE SURE THAT YOU ARE TRAVELLING IN A WRONG PATH
- SWAMI VIVEKANANDA -

THREE SENTENCES FOR GETTING SUCCESS:
A) KNOW MORE THAN OTHER
B) WORK MORE THAN OTHER
C) EXPECT LESS THAN OTHER
- WILLIAM SHAKESPEAR -

LOVE YOUR JOB BUT NEVER FALL IN LOVE WITH YOUR COMPANY BECAUSE YOU NEVER KNOW WHEN IT STOPS LOVING YOU
- DR. ABDUL KALAM -

IF SOMEONE FEELS THAT THEY HAD NEVER MADE A MISTAKE IN THEIR LIFE,THEN IT MEANS THEY HAD NEVER TRIED A NEW THING IN THEIR LIFE
- ALBERT EINSTEIN -

selengkapnya...

your sore eyes

Jika anda bisa melihat gambar di bawah ini dengan jelas dan dapat membacanya, maka mata anda masih normal.
Jika anda tidak dapat melihat gambar di bawah ini dan tidak dapat membacanya, maka mata anda tidak normal.


Jika anda memaksakan kehendak anda untuk membacanya, saya tunjukkan caranya :
tutup mata anda
buka sekitar 10% saja
it's so amazing.....

selengkapnya...

29 Oktober 2008

Jalan-jalan Pekanbaru - Jogja 6 - Mesjid UGM dan Gerbang

Ke Mesjid UGM yaaaaa untuk shalat dong.












selengkapnya...

Jalan-jalan Pekanbaru - Jogja 5 - Mendut - Ketep Pass

Abis liat-liat Borobudur terus pulangnya nyinggah ke Candi Mendut (Candi Mendut lebih tua daripada Candi Borobudur).

Candi Mendut adalah sebuah candi berlatar belakang agama Buddha. Candi ini terletak di desa Mendut, kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 3 kilometer dari candi Borobudur.

Candi Mendut didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama venuvana yang artinya adalah hutan bambu. Oleh seorang ahli arkeologi Belanda bernama J.G. de Casparis, kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut.

Bahan bangunan candi sebenarnya adalah batu bata yang ditutupi dengan batu alam. Bangunan ini terletak pada sebuah basement yang tinggi, sehingga tampak lebih anggun dan kokoh. Tangga naik dan pintu masuk menghadap ke barat-daya. Di atas basement terdapat lorong yang mengelilingi tubuh candi. Atapnya bertingkat tiga dan dihiasi dengan stupa-stupa kecil. Jumlah stupa-stupa kecil yang terpasang sekarang adalah 48 buah.

Tinggi bangunan adalah 26,4 meter.

Hiasan yang terdapat pada candi Mendut berupa hiasan yang berselang-seling. Dihiasi dengan ukiran makhluk-makhluk kahyangan berupa bidadara dan bidadari, dua ekor kera dan seekor garuda.

Pada kedua tepi tangga terdapat relief-relief cerita Pancatantra dan jataka.
Hariti.

Dinding candi dihiasi relief Boddhisatwa di antaranya Awalokiteśwara, Maitreya, Wajrapāṇi dan Manjuśri. Pada dinding tubuh candi terdapat relief kalpataru, dua bidadari, Harītī (seorang yaksi yang bertobat dan lalu mengikuti Buddha) dan Āţawaka.
Buddha dalam posisi dharmacakramudra.

Di dalam induk candi terdapat arca Buddha besar berjumlah tiga: yaitu Dhyani Buddha Wairocana dengan sikap tangan (mudra) dharmacakramudra. Di depan arca Buddha terdapat relief berbentuk roda dan diapit sepasang rusa, lambang Buddha. Di sebelah kiri terdapat arca Awalokiteśwara (Padmapāņi) dan sebelah kanan arca Wajrapāņi. Sekarang di depan arca Buddha diletakkan hio-hio dan keranjang untuk menyumbang. Para pengunjung bisa menyulut sebuah hio dan berdoa di sini.

Kronologi penemuan

* 1836 – Ditemukan dan dibersihkan
* 1897 – 1904 kaki dan tubuh candi diperbaiki namun hasil kurang memuaskan.
* 1908 – Diperbaiki oleh Theodoor van Erp. Puncaknya dapat disusun kembali.
* 1925 – sejumlah stupa disusun kembali.

Relief-relief
Relief 1 (Brahmana dan seekor kepiting)
Relief 2 (Angsa dan kura-kura)
Relief 3 (Dharmabuddhi dan Dustabuddhi)
Relief 4 (Dua burung betet yang berbeda)

Persis di sebelah candi Mendut terdapat vihara Buddha Mendut. Vihara ini dahulunya adalah sebuah biara Katholik yang kemudian tanahnya dibagi-bagi kepada rakyat pada tahun 1950-an. Lalu tanah-tanah rakyat ini dibeli oleh sebuah yayasan Buddha dan di atasnya dibangun vihara. Dalam vihara ini terdapat asrama, tempat ibadah, taman, dan beberapa patung Buddha. Beberapa di antaranya adalah sumbangan dari Jepang.










Ketep Pass
Obyek Wisata Ketep Pass, Diapit oleh Gunung Merapi & Merbabu, dari sini juga bisa melihat 5 Gunung. Terutama melihat Gunung Merapi. Cuma karena lagi berkabut, ga dapat lihat apa-apa deh. Ada di jalur SOSEBO / Solo, Selo, Borobudur (Solo-Borobudur lewat Selo). Yang Meresmikan Mantan Presiden Megawati.
Dari Jogja ke arah Magelang, terus melewati simpang ke Candi Borobudur, kira-kira 10 km dari simpang itu, ada simpang ke kanan. Dari simpang ini sekitar 15 km baru deh nyampe ke Ketep Pass





Bang Thausyan ma Yayat
selengkapnya...

Jalan-jalan Pekanbaru - Jogja 4 - The Borobudur Temple

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.


Nama Borobudur

Banyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya "gunung" (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan "para Buddha" yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata "bara" dan "beduhur". Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah "tinggi", atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti "di atas". Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.

Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan, pendiri Borobudur adalah raja dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga sekitar 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.

Struktur Borobudur

Candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua tingkat-tingkatannya beberapa stupa.

Borobudur yang bertingkat sepuluh menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.

Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi. Pada bagian yang tertutup struktur tambahan ini terdapat 120 panel cerita Kammawibhangga. Sebagian kecil struktur tambahan itu disisihkan sehingga orang masih dapat melihat relief pada bagian ini.

Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Rupadhatu adalah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam antara yakni, antara alam bawah dan alam atas. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Buddha terdapat pada ceruk-ceruk dinding di atas ballustrade atau selasar.

Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar.

Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan patung Buddha yang tidak sempurna atau disebut juga unfinished Buddha, yang disalahsangkakan sebagai patung Adibuddha, padahal melalui penelitian lebih lanjut tidak pernah ada patung pada stupa utama, patung yang tidak selesai itu merupakan kesalahan pemahatnya pada jaman dahulu. menurut kepercayaan patung yang salah dalam proses pembuatannya memang tidak boleh dirusak. Penggalian arkeologi yang dilakukan di halaman candi ini menemukan banyak patung seperti ini.

Di masa lalu, beberapa patung Buddha bersama dengan 30 batu dengan relief, dua patung singa, beberapa batu berbentuk kala, tangga dan gerbang dikirimkan kepada Raja Thailand, Chulalongkorn yang mengunjungi Hindia Belanda (kini Indonesia) pada tahun 1896 sebagai hadiah dari pemerintah Hindia Belanda ketika itu.

Borobudur tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit. Lorong-lorong dibatasi dinding mengelilingi candi tingkat demi tingkat. Di lorong-lorong inilah umat Buddha diperkirakan melakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Bentuk bangunan tanpa ruangan dan struktur bertingkat-tingkat ini diduga merupakan perkembangan dari bentuk punden berundak, yang merupakan bentuk arsitektur asli dari masa prasejarah Indonesia.

Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur mandala.

Struktur Borobudur tidak memakai semen sama sekali, melainkan sistem interlock yaitu seperti balok-balok Lego yang bisa menempel tanpa lem.

Relief

Di setiap tingkatan dipahat relief-relief pada dinding candi. Relief-relief ini dibaca sesuai arah jarum jam atau disebut mapradaksina dalam bahasa Jawa Kuna yang berasal dari bahasa Sansekerta daksina yang artinya ialah timur. Relief-relief ini bermacam-macam isi ceritanya, antara lain relief-relief cerita jātaka.

Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai, dan berakhir pada pintu gerbang sisi timur di setiap tingkatnya, mulainya di sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbang itu. Maka secara nyata bahwa sebelah timur adalah tangga naik yang sesungguhnya (utama) dan menuju puncak candi, artinya bahwa candi menghadap ke timur meskipun sisi-sisi lainnya serupa benar.

Adapun susunan dan pembagian relief cerita pada dinding dan pagar langkan candi adalah sebagai berikut.
Bagan Relief
Tingkat Posisi/letak Cerita Relief Jumlah Pigura
Kaki candi asli - ----- Karmawibhangga 160 pigura
Tingkat I - dinding a. Lalitawistara 120 pigura
------- - ----- b. jataka/awadana 120 pigura
------- - langkan a. jataka/awadana 372 pigura
------- - ----- b. jataka/awadana 128 pigura
Tingkat II - dinding Gandawyuha 128 pigura
-------- - langkan jataka/awadana 100 pigura
Tingkat III - dinding Gandawyuha 88 pigura
-------- - langkan Gandawyuha 88 pigura
Tingkat IV - dinding Gandawyuha 84 pigura
-------- - langkan Gandawyuha 72 pigura
-------- Jumlah -------- 1460 pigura

Secara runtutan, maka cerita pada relief candi secara singkat bermakna sebagai berikut :

Karmawibhangga
Salah satu ukiran Karmawibhangga di dinding candi Borobudur (lantai 0 sudut tenggara)
Salah satu ukiran Karmawibhangga di dinding candi Borobudur (lantai 0 sudut tenggara)

Sesuai dengan makna simbolis pada kaki candi, relief yang menghiasi dinding batur yang terselubung tersebut menggambarkan hukum karma. Deretan relief tersebut bukan merupakan cerita seri (serial), tetapi pada setiap pigura menggambarkan suatu cerita yang mempunyai korelasi sebab akibat. Relief tersebut tidak saja memberi gambaran terhadap perbuatan tercela manusia disertai dengan hukuman yang akan diperolehnya, tetapi juga perbuatan baik manusia dan pahala. Secara keseluruhan merupakan penggambaran kehidupan manusia dalam lingkaran lahir - hidup - mati (samsara) yang tidak pernah berakhir, dan oleh agama Buddha rantai tersebutlah yang akan diakhiri untuk menuju kesempurnaan.

Lalitawistara

Merupakan penggambaran riwayat Sang Buddha dalam deretan relief-relief (tetapi bukan merupakan riwayat yang lengkap ) yang dimulai dari turunnya Sang Buddha dari sorga Tusita, dan berakhir dengan wejangan pertama di Taman Rusa dekat kota Banaras. Relief ini berderet dari tangga pada sisi sebelah selatan, setelah melampui deretan relief sebanyak 27 pigura yang dimulai dari tangga sisi timur. Ke-27 pigura tersebut menggambarkan kesibukan, baik di sorga maupun di dunia, sebagai persiapan untuk menyambut hadirnya penjelmaan terakhir Sang Bodhisattwa selaku calon Buddha. Relief tersebut menggambarkan lahirnya Sang Buddha di arcapada ini sebagai Pangeran Siddhartha, putra Raja Suddhodana dan Permaisuri Maya dari Negeri Kapilawastu. Relief tersebut berjumlah 120 pigura, yang berakhir dengan wejangan pertama, yang secara simbolis dinyatakan sebagai Pemutaran Roda Dharma, ajaran Sang Buddha di sebut dharma yang juga berarti "hukum", sedangkan dharma dilambangkan sebagai roda.

Jataka dan Awadana

Jataka adalah cerita tentang Sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta. Isinya merupakan pokok penonjolan perbuatan baik, yang membedakan Sang Bodhisattwa dari makhluk lain manapun juga. Sesungguhnya, pengumpulan jasa/perbuatan baik merupakan tahapan persiapan dalam usaha menuju ketingkat ke-Buddha-an.

Sedangkan Awadana, pada dasarnya hampir sama dengan Jataka akan tetapi pelakunya bukan Sang Bodhisattwa, melainkan orang lain dan ceritanya dihimpun dalam kitab Diwyawadana yang berarti perbuatan mulia kedewaan, dan kitab Awadanasataka atau seratus cerita Awadana. Pada relief candi Borobudur jataka dan awadana, diperlakukan sama, artinya keduanya terdapat dalam deretan yang sama tanpa dibedakan. Himpunan yang paling terkenal dari kehidupan Sang Bodhisattwa adalah Jatakamala atau untaian cerita Jataka, karya penyair Aryasura dan jang hidup dalam abad ke-4 Masehi.

Gandawyuha

Merupakan deretan relief menghiasi dinding lorong ke-2,adalah cerita Sudhana yang berkelana tanpa mengenal lelah dalam usahanya mencari Pengetahuan Tertinggi tentang Kebenaran Sejati oleh Sudhana. Penggambarannya dalam 460 pigura didasarkan pada kitab suci Buddha Mahayana yang berjudul Gandawyuha, dan untuk bagian penutupnya berdasarkan cerita kitab lainnya yaitu Bhadracari.

Tahapan pembangunan Borobudur

* Tahap pertama

Masa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti (diperkirakan antara 750 dan 850 M). Pada awalnya dibangun tata susun bertingkat. Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. tetapi kemudian diubah. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar.

* Tahap kedua

Pondasi Borobudur diperlebar, ditambah dengan dua undak persegi dan satu undak lingkaran yang langsung diberikan stupa induk besar.

* Tahap ketiga

Undak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan dihilangkan dan diganti tiga undak lingkaran. Stupa-stupa dibangun pada puncak undak-undak ini dengan satu stupa besar di tengahnya.

* Tahap keempat

Ada perubahan kecil seperti pembuatan relief perubahan tangga dan lengkung atas pintu.

Ikhtisar waktu proses pemugaran Candi Borobudur

* 1814 - Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa, mendengar adanya penemuan benda purbakala di desa Borobudur. Raffles memerintahkan H.C. Cornelius untuk menyelidiki lokasi penemuan, berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.

* 1873 - monografi pertama tentang candi diterbitkan.

* 1900 - pemerintahan Hindia Belanda menetapkan sebuah panitia pemugaran dan perawatan candi Borobudur.

* 1907 - Theodoor van Erp memimpin pemugaran hingga tahun 1911.

* 1926 - Borobudur dipugar kembali, tapi terhenti pada tahun 1940 akibat krisis malaise dan Perang Dunia II.

* 1956 - pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO. Prof. Dr. C. Coremans datang ke Indonesia dari Belgia untuk meneliti sebab-sebab kerusakan Borobudur.

* 1963 - pemerintah Indonesia mengeluarkan surat keputusan untuk memugar Borobudur, tapi berantakan setelah terjadi peristiwa G-30-S.

* 1968 - pada konferensi-15 di Perancis, UNESCO setuju untuk memberi bantuan untuk menyelamatkan Borobudur.

* 1971 - pemerintah Indonesia membentuk badan pemugaran Borobudur yang diketuai Prof.Ir.Roosseno.

Batu peringatan pemugaran candi Borobudur dengan bantuan UNESCO
Batu peringatan pemugaran candi Borobudur dengan bantuan UNESCO

* 1972 - International Consultative Committee dibentuk dengan melibatkan berbagai negara dan Roosseno sebagai ketuanya. Komite yang disponsori UNESCO menyediakan 5 juta dolar Amerika Serikat dari biaya pemugaran 7.750 juta dolar Amerika Serikat. Sisanya ditanggung Indonesia.

* 10 Agustus 1973 - Presiden Soeharto meresmikan dimulainya pemugaran Borobudur; pemugaran selesai pada tahun 1984

* 21 Januari 1985 - terjadi serangan bom yang merusakkan beberapa stupa pada Candi Borobudur yang kemudian segera diperbaiki kembali. Serangan dilakukan oleh kelompok Islam ekstrem yang dipimpin Habib Husein Ali Alhabsyi.

* 1991 - Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Selamat Datang di Borobudur Park

PT. Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam usaha pengelolaan obyek wisata, berdiri pada tanggal 15 Juli 1980, berdasar Akte Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH. Nomor 19. Pembangunan fisik kedua taman diselesaikan pada pertengahan 1989, telah dioperasikan hingga saat ini. Untuk kepastian hukum dalam pengelolaannya, Pemerintah menerbitkan KEPPRES Nomor 1 Tahun 1992, tanggal 2 Januari 1992 tentang Pengelolaan Taman Wisata Candi Prambanan, serta pengelolaan lingkungannya.

Pada awalnya Perusahaan diserahi tugas mengelola Taman Wisata Candi Borobudur dan Taman Wisata Candi Prambanan, namun dalam perkembangan selanjutnya, pada tanggal 25 Oktober 1991, Perusahaan diserahi tugas / dipercaya untuk mengelola kawasan Ratu Boko sebagai obyek wisata seperti halnya Borobudur dan Prambanan. Dengan bertambahnya pengelolaan tersebut, maka nama Perusahaan berubah menjadi PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.

Kegiatan perusahaan dilaksanakan dan terus ditingkatkan dalam rangka mencapai visi perusahaan, yaitu : “Menjadi Perusahaan yang mempunyai kemampuan dan kompetensi yang tinggi serta proffesional dengan dukungan Sumber Daya Manusia yang berkualitas untuk menjadikan taman dan candi sebagai obyek dan daya tarik wisata yang mampu bersaing secara global”.

Oleh karena itu, sebagai salah satu pengelola obyek wisata budaya di Indonesia, bercita-cita menjadikan Taman Wisata Candi Borobudur, Taman Wisata Candi Prambanan dan Taman Wisata Ratu Boko, sebagai salah satu tujuan utama bagi para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia dan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Yogyakarta.

Pada tahun 2006 cobaan berat sedang menimpa perusahaan. Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 27 Mei 2006 di Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah menyebabkan kerusakan pada bangunan maupun menelan korban jiwa.

Dampak yang sangat dirasakan yaitu menurunnya wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta yang berpengaruh pula kunjungan ke Candi Borobudur, Prambanan maupun Ratu Boko. Menurunnya kunjungan ini sangat berpengaruhi pendapatan operasional perusahaan sehingga pada tahun 2006 perusahaan mengalami kerugian. Usaha-usaha pemulihan telah dilakukan bekerja sama dengan berbagai pihak. Usaha itu antara lain segera membuka akses ke Candi Prambanan sehingga wisatawan makin mendekat ke tubuh candi meskipun belum bisa naik ke candi karena alasan keselamatan.

Usaha pemasaran terus digiatkan untuk meyakinkan kepada calon wisatawan bahwa Yogyakarta aman untuk dikunjungi. http://www.borobudurpark.com/






















































selengkapnya...

Jalan-jalan Pekanbaru - Jogja 3

Habis sarapan jom/mari kita pergi jalan-jalan. Rute Borobudur - Ketep Pass - Mesjid UGM - UGM dan sekitarnya - Tugu - UGD Unit Gawa Dagadu - Makan Malam


Di Jalan Magelang Kabupaten Magelang (sebelum nyampe simpang ke Candi Borobudur) akan banyak ditemui pengrajin pemahat batu (stone works) dengan berbagai sanggar seni yang menaunginya.

Hasil pahatan biasanya akan dipajang di depan sanggar di tepi jalan.

Salah seorang pengrajin sedang memahat batu dengan pola ukiran yang telah ditentukan.

Kepala Budha Sang Sidharta Gautama diletakkan bersamaan dengan hasil kerajinan pahat yang lain.

Bongkahan batu yang belum dioleh

Pemahat yang sedang bekerja membuat patung kepala Budha.

Hasil pahatan yang meniru relief Candi Borobudur.

Nyampe juga akhirnya di Candi Borobudur. Mo nelpon sapa ya??? akh... pis dulu ah...

Gerbang masuk untuk wisatawan lokal yang
dipisahkan dengan wisatawan asing.

Ayo beli tiket dulu...

selengkapnya...

Jalan-jalan Pekanbaru - Jogja 2

Nah ini sambungan dari cerita yang pertama
Ini cerita temenku yang dah nyampe ke Jogja.

ehh... ntar aja ya isinya.
Blogspot keknya lagi bermasalah ma upload gambar.





Nyampe deh di ZOGZAaaaa Jogja

Nyampe Jogja terus ngeliat cewek manis begini khan adem jadinya

Derajat Lintang Selatan dan Bujur Timur posisi Bandara Adisutjipto

Tuh.. pesawat yang baru aja dinaekin tadi

Di dalam bandara "WELCOME TO JOGJAKARTA" dengan tulisan hampir mau lepas

Nyampe deh di Hotel Mutiara II jl. Malioboro (disampinya Hotel Mutiara I yang lama)

Terus jalan-jalan ke Alun-alun Selatan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Di jalan Wijilan kita harus melewati "plengkungan" benteng yaitu semacam pintu masuk ke areal benteng karena Alun-alun dan Kraton berada di dalam dinding benteng.

Suasana Jalan Malioboro siang hari dilihat dari lantai 6 Hotel Mutiara II

Suasana Jalan Malioboro siang hari dilihat dari lantai 6 Hotel Mutiara II


Bersambung...

selengkapnya...

Copyright © 2013 attayaya: Oktober 2008 | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah