26 Juni 2011

GreenCar | Green Vehicle

GreenCar atau Green Vehicle atau Environmentally Friendly Vehicle merupakan kendaraan bermotor yang sangat sedikit memiliki dampak merusak lingkungan dibandingkan dengan jenis kendaran konvensional yang memiliki pembakaran dalam (internal combustion engine). Jenis konvensional menggunakan bahan bakar tidak ramah lingkungan dari minyak bumi. Terdapat sedikit pengecualian atas bahan bakar solar dengan jenis mesin diesel yang diperbaharui sekarang, lebih ramah lingkungan bila dibandingkan dengan jenis kendaraan berbahan bakar bensin. GreenCar lebih mengutamakan penggunaan bahan bakar alternatif atau menggunakan energi lainnya yang lebih ramah lingkungan.

Green Car sangat banyak ragam istilahnya seperti yang telah disebut diatas yaitu Green Vehicle atau Environmentally Friendly Vehicle, maka istilah lainnya dengan maksud yang hampir sama adalah LEVs dan ULEVs berdasarkan standar Euro6-norm (Low Emission Vehicle dan Ultra Low Emission Vehicle) atau istilah lain semisal TLEV (Transitional Low Emission Vehicle), SULEV (Super Ultra Low Emission Vehicle), ZEV (Zero Emission Vehicle), PZEV (Partial Zero Emission Vehicle), AT-PZEV (Advanced Technology Partial Zero Emission Vehicle), atau LCEV (low-carbon emission vehicles).

Kendaraan dari jenis GreenCar menggunakan bahan bakar alternatif dengan berbagai jenis seperti : hybrid electric vehicles, plug-in hybrid electric vehicles, battery electric vehicles, compressed-air vehicles, hydrogen and fuel-cell vehicles, neat ethanol vehicles, flexible-fuel vehicles, natural gas vehicles, clean diesel vehicles, dan beberapa bahan bakar campuran menggunakan bahan bakar biodiesel dan ethanol fuel atau gasohol. Semuanya ini dilakukan untuk mengurangi polusi udara maupun mengurangi karbon dioksida sebagai salah satu penyebab global warming (pemanasan global).

Shell-Eco-Marathon merupakan suatu upaya untuk mendapatkan mesin yang irit dalam pengertian tentunya akan sedikit lebih ramah lingkungan daripada mesin yang boros bahan bakar seperti yang tertera pada websitenya :
The Shell Eco-marathon challenges high school and college student teams from around the world to design, build and test energy efficient vehicles. With annual events in the Americas, Europe and Asia, the winners are the teams that go the farthest distance using the least amount of energy.
Untuk tahun 2010, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memenangkan untuk kategori Urban Concept dengan mobil bernama "Sapu Angin 2" yang dapat menempuh jarak 236,6 km untuk 1 liter bensin.

Pada SEM 2011 (Shell-Eco-Marathon 2011) Indonesia menurunkan 10 mobil dari 5 Perguruan Tinggi untuk bertanding mobil irit se-Asia di Sirkuit Sepang Malaysia 6-9 Juli mendatang dengan 2 kategori yaitu "urban concept" dan "futuristic prototype". Pemenang ditentukan dari besar efisiensi penggunaan bahan bakar.

PESERTA SEM 2011 DARI INDONESIA :
UNIVERSITAS INDONESIA
*Sadewa (Urban Concept) (Target efisiensi: 500 kilometer per liter)
*Nakoela (Futuristic Prototype) (Target efisiensi: 1000 kilometer per liter)

UNIVERSITAS GADJAH MADA
*Semar (Futuristic Prototype) (Target efisiensi: 280 kilometer per liter)
*Semar (Urban Concept) (Target efisiensi: 300 kilometer per liter)

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
*Cikal Nusantara (Urban Concept) (Target efisiensi: 100 kilometer per liter)
*Rakata (Futuristic Prototype) (Target efisiensi: 600 kilometer per liter)

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOVEMBER SURABAYA
*Sapu Angin 3 (Urban Concept) (Target efisiensi: 300 kilometer per liter)
*Sapu Angin 4 (Urban Concept) (Target efisiensi: 300 kilometer per liter)
*Sapu Angin 5 (Futuristic Prototype) (Target efisiensi: 1.500 kilometer per liter)

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK
*Khatulistiwa Line (Target efisiensi: 1.500 kilometer per liter)

Video ulasan dari GreenCar.com
Green Cars & Fuel : NEVs


Green Cars & Fuel : BioFuels


How Hybrids Cars Works


BE SMART WITH YOUR CAR!!!


19 komentar:

  1. Kalau kendaraan seperti ini semakin banyak (dan diterima oleh masyarakat), akan sangat menyenangkan sekali ya Mas.

    BalasHapus
  2. andai saja semua orang memakai kendaraan itu pasti dunia akan hijau alias bebas polusi....

    BalasHapus
  3. bukan mobil warna ijo ya bang hehehehehe!!!!


    ayooo GOOOO GREEEEEENNNNN!!!

    BalasHapus
  4. semoga segera terrealisasi. konsep inovasi tanpa hasil akan sia2, jadi rebutan deh :D

    BalasHapus
  5. Pengen punya "mobil hijau" nih.. tapi pasti mahalnya selangit...

    BalasHapus
  6. Mudah-2an hasil karya para mahasiswa ini dapat dikembangkan oleh industri dinegara kita.

    BalasHapus
  7. Wah, saya senang dgn postingan2 mas Atta yg byk memperhatikan ttg lingkungan... Mmg kalau bukan kita yg memperhatikan lalu siapa lg ? Tuhan sdh memberikan kehidupan dan lingkungan yg nyaman. Skrg tinggal manusia nya sendiri yg merawat dan mnjaga... Met siang Pekan Baru :) langit cerah di jakarta, bgmna dsana ??? ^^

    BalasHapus
  8. waw...kira-kira bisa beli mobil enggak ya awak nih.

    BalasHapus
  9. mobilnya imut-imut, muat untuk berapa orang ya?

    BalasHapus
  10. mari kita jaga bumi kita agar bumi tersenyum pula kepada kita Amin

    BalasHapus
  11. Sepeda rasanya lebih pas ...

    BalasHapus
  12. mobilnya keren banget bang, seandainya disni sudah ada ya

    BalasHapus
  13. Go go go Green.
    Kendaraan yang keren, semoga akan ada banyak dan bisa dijual masal dengan harga terjangkau.

    Salam.. .

    BalasHapus
  14. pakai sepeda nenek aja yu biar sehat dan irit :)

    BalasHapus
  15. Rasanya, mobil ramah lingkungan ini belum tapi tersosialisasi baik di Indonesia. Bisa jadi harganya yang mungkin mahal sehingga menyebabkan daya beli masyarakat yang tidak antusias. Disamping itu, pemerintah pun belum memproduksinya secara massal

    BalasHapus
  16. wes tambah ijo opo urung?

    BalasHapus
  17. green car seharusnya murah biar banyak yg beli

    BalasHapus
  18. Halooo Pekan Baru...
    selamat menikmati hari libur heheh ^^

    BalasHapus
  19. mobilnya masih mahal
    tunggu mpe produksi massal
    ntar jadi agak murah

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: GreenCar | Green Vehicle | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah