24 November 2011

TINJAUAN ILMIAH TERJADINYA OMBAK BONO KAMPAR

Di dalam kajian Lingkungan Mekanika Cairan (Environmental Fluid Mechanics), Bono disebut TIDAL BORE atau bore/aegir/eagre/eygre. TINJAUAN ILMIAH TERJADINYA OMBAK BONO KAMPAR tak banyak referensinya. Artikel ini untuk menyambung artikel sebelumnya yang berjudul "Gelombang Ombak Bono Kampar Riau". Gelombang Bono atau Ombak Bono atau Bono Wave yang merupakan suatu fenomena alam, secara sederhana dapat disampaikan bahwa terjadinya Ombak Bono adalah pertemuan arus pasang air laut dengan arus sungai dari hulu menuju muara (hilir).

Selain itu, di daerah lain disebut dengan berbagai nama dan istilah yang secara umum disebut TIDAL BORE. Di Malaysia di sebut BENAK yaitu Benak Muara Sungai Batang Lupar Sri Aman Sarawak. Di Sungai Kent Inggris disebut The Arnside Bore, dan ada juga menyebutnya sebagai Aegir. Di Sungai Severn Inggris disebut dengan The Severn Bore. Di Sungai Amazon dan sungai-sungai disekitarnya disebut dengan Pororoca. Sedangkan Benak adalah sebutan Bono di Sungai Batang Lupar Serawak Malaysia. Mengenai Lokasi Bono lainnya di dunia, dapat dibaca pada artikel : Lokasi Bono / Tidal Bore di Dunia

PENYEBAB DAN WAKTU TERJADINYA OMBAK BONO

Ombak Bono atau kadang biasa juga disebut Gelombang Bono (Bono Wave) terjadi ketika saat terjadinya pasang (pasang naik) yang terjadi di laut memasuki Sungai Kampar. Kecepatan air Sungai Kampar menuju arah laut berbenturan dengan arus air laut yang memasuki Sungai Kampar. Benturan kedua arus itulah yang menyebabkan gelombang atau ombak tersebut. Bono akan terjadi hanya ketika air laut pasang. Dan akan menjadi lebih besar lagi jika pada saat air laut mengalami pasang besar (bulan besar) diiringi hujan deras di hulu Sungai Kampar. Derasnya arus sungai akibat hujan akan berbenturan dengan derasnya pasang air laut yang masuk ke Kuala Kampar.

Awal akan terjadinya ombak Bono diawali dengan bunyi desingan yang diikuti dengan bunyi gemuruh air. Bunyi gemuruh semakin lama akan semakin keras bagaikan dentuman guntur diiringi dengan besarnya gelombang ombak Bono. Kecepatan gelombang ombak Bono mencapai 40 km/jam dan memasuki ke arah hulu berkilo-kilo meter jauhnya biasanya mencapai jarak 60 km jauhnya ke hulu dan berakhir di daerah Tanjung Pungai. Ombak gelombang Bono ini tidak 1 (satu) jumlahnya, tetapi banyak dan beriringan. Kadang berada di kiri dan kanan tepi atau tebing sungai, kadang menyatu di tengah sungai.

Bono biasanya terjadi pada setiap tanggal 10-20 bulan Melayu dalam tahun Arab yang biasa disebut penduduk sebagai "Bulan Besar" atau "Bulan Purnama". Biasanya gelombang Bono atau Ombak Bono yang besar terjadi pada tanggal 13-16 bulan Melayu tahun Arab tersebut. Gelombang yang terjadi biasanya akan berwarna putih dan coklat mengikut warna air Kuala Kampar. Selain itu, Bono juga terjadi pada setiap "bulan mati" yaitu akhir bulan dan awal bulan (tanggal 1) Tahun Arab.

Untuk Jadwal Bono tahun 2011 ini diperkirakan besar pada :
  • 25-28 November 2011
  • 9-12 Desember 2011
  • 24-27 Desember 2011

Bono terbesar biasanya terjadi ketika musim penghujan dimana debit air Sungai Kampar cukup besar yaitu sekitar bulan November dan Desember.
Bono mulai terbentuk dan membesar di kanan kiri Pulau Muda, akibat penyempitan alur sungai karena adanya pulau (P. Muda) di tengah-tengah alur sungai. Bono terbesar terjadi di Tanjung Perbilahan, yang terbentuk karena bertemunya Bono yang sudah terbentuk di kanan-kiri Pulau Muda.

Kedalaman sungai di sekitar terjadinya ombak Bono tidaklah dalam, hanya sekitar 1-2 meter dengan bagian-bagian alur tertentu yang mempunyai kedalaman 10-15 meter untuk alur lewat jalur transportasi kapal. Hanya saja alur dalam tersebut selalu berpindah-pindah akibat pergeseran dasar sungai karena adanya ombak Bono. Sehingga, bagi kapal-kapal yang mau melewati daerah ini untuk keluar dari Kuala Kampar menuju Tanjung Batu, Selat Panjang, Tanjung Pinang, Batam atau Singapore harus menggunakan orang yang menjadi pengarah atau biasa disebut "tekong" untuk menunjukkan alur yang bisa dilewati kapal.

TINJAUAN ILMIAH TERJADINYA OMBAK BONO

Bono biasanya terjadi pada muara sungai yang lebar dan dangkal kemudian menyempit atau menguncup setelah berada di dalam sungai. Bentuk muara sungai yang menguncup mirip dengan huruf "V" atau corong didukung dengan kondisi sungai yang mendangkal akibat erosi alami menyebabkan pertemuan air laut pasang dengan air sungai akhirnya membentuk Bono atau Tidal Bore. Tetapi tidak semua muara berbentuk V yang dangkal dapat terjadi Tidal Bore. Karena dipengaruhi salah satunya oleh faktor tinggi pasang-surut air laut.

Tidal Bore adalah dianggap sebagai suatu fenomena alam di bidang hidrodinamika yang erat hubungannya dengan pergerakan massa air. Semakin besar Bono atau Tidal Bore tersebut, maka semakin besar pula daya rusaknya.

Dikutip dari Wikipedia :
A tidal bore (or simply bore in context, or also aegir, eagre, or eygre) is a tidal phenomenon in which the leading edge of the incoming tide forms a wave (or waves) of water that travel up a river or narrow bay against the direction of the river or bay's current.

Dikutip dari Bambang Yulistiyanto :
Pasang surut yang ada di Muara Sungai Kampar mempunyai tinggi gelombang sekitar 4 m (Deshidros, 2006). Pasang surut tersebut berupa pasang surut tipe Campuran Condong ke Harian Ganda, dimana dalam 1 hari terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi pasang surut yang pertama dan kedua berbeda. Periode gelombang pasang surut sekitar 12 jam 25 menit.

Di Sungai Kampar, muara sungai berbentuk seperti huruf "V", massa air masuk melalui mulut teluk yang lebar kemudian tertahan, hingga air laut pasang memenuhi kawasan muara. Massa air yang terkumpul kemudian terdorong kearah hulu yang menyebabkan semacam efek tekanan kuat ketika melewati areal yang menyempit dan dangkal secara konstan di mulut teluk. Keadaan ini memunculkan gelombang yang bervariasi di hulu teluk, dari hanya berupa gelombang-gelombang kecil hingga beberapa meter ketinggiannya.

Di muara Sungai Kampar, kecepatan gelombang dapat lebih rendah dibandingkan kecepatan arus sungai yang berasal dari hulu sungai. Hal ini berakibat pada terhambatnya gerakan gelombang pasang dari laut, yang berakibat pada naiknya muka air dari muara, sehingga terbentuk Tidal Bore ‘Bono’. Gelombang Bono bergerak ke hulu sampai ke Tanjung Pungai yang berjarak sekitar 60 km dari muara.

Bono yang menjalar menuju ke hulu melewati alur sungai yang semakin menyempit. Saat melewati Pulau Muda, gelombang pasang ini terpisah menjadi dua, sebagian lewat alur di sebelah kiri, dan sebagian lagi lewat alur sebelah kanan Pulau Muda. Di Tanjung Perbilahan Bono yang terpisah tersebut saling bertemu, menghasilkan momentum yang mengakibatkan Gelombang Bono semakin besar. Penduduk setempat menyebut peristiwa ini sebagai ‘Bono yang bertepuk’. Di Tanjung Perbilahan, Gelombang Bono terjadi paling besar.

Lokasi ombak Bono kampar / Tidal Bore di Dunia
Lokasi Bono Kampar
gambar dari http://eprints.ums.ac.id



Video Ombak Bono Lainnya


Video of Pororoca at Amazon River Brazil


Video of Severn Bore at Severn River England


Video of Qiantang Bore at Qiantang River HangZhou China



Baca artikel lainnya :
Gelombang Ombak Bono Kampar Riau Indonesia
Lokasi Bono Kampar

Bahan bacaan dan sumber gambar :
FENOMENA GELOMBANG PASANG BONO DI MUARA SUNGAI KAMPAR
The Phenomenon Of Bono Rising Wave In Kampar River Estuary
http://eprints.ums.ac.id/1088/1/_5__B_Yulis-UGM__ok_.pdf

http://en.wikipedia.org/wiki/Tide
http://en.wikipedia.org/wiki/Tidal_bore
http://pantai-kelautan.blogspot.com/2011/04/bono-tidal-bore.html


21 komentar:

  1. harus hati2 dengan ombak bono ini ya bang.
    saya baru tau kalau ada bulan melayu

    BalasHapus
  2. Baru tahu ada Ombak Bono, Bang. Suer. maklum, dulu tinggalnya bukan dekat laut. Eh, di PKU juga jauh dari laut, kan? :D

    BalasHapus
  3. tinjauan ilmiah mungkin hanya 'sebagian dari sisi lain pemahaman manusia'
    karena alam menyimpan banyak misteri :D

    BalasHapus
  4. pertemuan yang menyebabkan ombak bono sedahsyat cinta yang membara xixixi
    nonton pideonya dolo bang, makasih inponya :D

    BalasHapus
  5. Kalau waktu bulan purnama, ombak besar emang lebih mudah terjadi karena saat itu massa air laut lebih banyak dari biasanya

    BalasHapus
  6. di Riau ada komunitas selancar ga? banyak ombak tuh :D

    BalasHapus
  7. Saya juga baru tahu tentang ombak bono ini. Sungguh fenomena yang tak lazim. Trims infonya ya bang

    BalasHapus
  8. dibuat penelitian lbh lanjut kykna bagus dan menarik asal pas sasaran dan pandai "memasarkan" hasilnya :D. indonesia negara bahari,tp konsentrasi pengembangan wilayah kelautan misalnya lewat penelitian dan teknologi masih minim

    BalasHapus
  9. barusan tahu ada yang namanya ini oom
    aduh semoga gak ada apa-apa deh :(

    BalasHapus
  10. kalo di lihat dari penyempitannya, model ombak ini tidak begitu berbahaya kan bagi lingkungan sekitarnya?

    BalasHapus
  11. Kalau di Kepulauan Meranti, yang banyak ombak yang disebabkan lalu lalang speedboat, ferry dan kapal. tapi yg berhadapan langsung dg selat Melaka..gelombangnya menyebabkan abrasi..sehingga pantai sudah hilang beberapa meter. Selamat menikmati Bono Wave..

    BalasHapus
  12. aku juga sering terkena efek gelombang Bono, yaitu saat mendengarkan U2

    BalasHapus
  13. thanks infonya, jadi ngerti penyebab ombak bono

    BalasHapus
  14. lama tak berkunjung ke sini.. apa kabar kiranya mas ?!

    Bentuk pinggir laut sentiasa berubah disebabkan oleh tindakan ombak, pasang surut dan arus yang sentiasa berlaku di sini.

    BalasHapus
  15. Wah baru tau saya ada jenis ombak bernama bono >.<
    Dan serem juga >.<

    BalasHapus
  16. Dear.

    wahhh gw surprised banget deh ternyata ada juga ilmuwan yang bersedia melakukan analisis mengenai fenomena bobo ini...... harusnya ini bisa dijadikan agenda nasional sebagai target wisata nasional......


    regards.
    ... Ayah Double Zee ...

    BalasHapus
  17. Oh ... Aku juga baru tahu tentang ombak bono

    BalasHapus
  18. wah nih ombak ganas juga ya? si bono ini kebanayakannya di daerah melayu yah?

    BalasHapus
  19. pada waktu2 tertentu, ombak bono sungai kampar ini menjadi ganas dan menelan korban jiwa jika tidak berhati-hati

    BalasHapus
  20. "Menurut cerita goib yg saya dengar dari turun temurun, ombak yang datang itu di sebabkan oleh kapal besar dari bangsa bunian (sejenis bangsa jin) yang lewat"

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: TINJAUAN ILMIAH TERJADINYA OMBAK BONO KAMPAR | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah