28 September 2008

13 - Nenas - Analisis Ekonomi Budidaya Tanaman

13.1.Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya nanas dengan luas lahan 1 hektar di daerah Jawa Barat pada tahun 1999 adalah sebagai berikut:

1) Biaya produksi
1. Nilai sewa tanah per tahun Rp. 2.500.000,-
2. Sprayer dan alat pertanian Rp. 600.000,-
3. Bibit 45.000 batang @ Rp. 150,- Rp. 6.750.000,-
4. Pupuk
- Pupuk kandang 20 ton @ RP. 150.000,- Rp. 3.000.000,-
- ZA 300 kg @ Rp. 1.250,- Rp. 375.000,-
- TSP (SP-36) 200 kg @ Rp. 1.800,- Rp. 360.000,-
- KCl 150 Kg @ Rp. 1.650,- Rp. 247.500,-
5. Pestisida Rp. 400.000,-
6. Pengolahan tanah borongan Rp. 1.500.000,-
7. Pemupukan & penanaman 10 HKP @ Rp.7.000,- +100 HKW Rp. 570.000,-
8. Pemeliharaan tanaman 200 HKW @ RP. 5.000,- +20 HKP Rp. 1.140.000,-
9. Panen dan pascapanen 100 HKW +10 HKP Rp. 570.000,-
10.Biaya lain-lain (tidak terduga 10%) Rp. 1.801.250,-
Jumlah biaya produksi Rp. 19.813.750,-

2) Hasil penjualan dan laba (keuntungan)
1. Produksi tahun ke-1: 75% x 45.000 x Rp 750,- /buah Rp. 25.312.500,-
2. Biaya produksi tahun ke-1 Rp. 19.813.750,-
3. Keuntungan tahun ke-1 Rp. 5.498.750,-
4. Produksi tahun ke-2: 80% x 45.000 x Rp. 750,-/buah Rp. 27.000.000,-
5. Biaya produksi tanpa dihitung bibit & alat pertanian tahun ke-2 Rp. 12.463.750,-
6. Keuntungan ke-2 Rp. 7.350.000,-
3) Parameter kelayakan usaha
1. B/C ratio = 1,28

13.2.Gambaran Peluang Agribisnis
Prospek komoditas buah nanas sangat besar, terutama bila nanas diolah menjadi makanan kaleng seperti selai nanas, sirup buah nanas dan sirup kulit buah nanas. Pabrik pengalengan buah nanas sudah banyak di bangun, diantarnya dilakukan oleh PT Great Giant Pineapple di Lampung. Negara tujuan ekspor adalah Perancis, Jerman, dan Amerika Serikat. Walaupun daerah penghasil nanas sudah menyebar merata, Indonesia hingga saat ini hanya mampu mengekspor sebagian kecil saja dari kebutuhan dunia, 5%. Padahal menurut proyeksi, kebutuhan nanas dunia tahun 1996 akan naik sebesar 5% kebutuhan dunia saat ini. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan ini diperlukan pasokan nanas yang sangat besar. Tentu saja hal ini akan menjadi prospek yang baik bagi Indonesia.
Hal yang perlu untuk dicermati adalah ekspor buah nanas Indonesia meningkat dalam 10 tahun terakhir. Ekspor Indonesia tahun 1987 sebesar 26.952 ton meningkat menjadi 83.997 ton pada tahun 1996. Dari segi nilai, Ekspor Indonesia pada tahun 1987 sebesar US$ 60.766 ribu pada tahun 1996. Sedangkan untuk impor nanas Indonesia mengalami peningkatan namun dalam jumlah kecil. Impor nanas meningkat dari 0,16 ton pada tahun 1987, meningkat menjadi 10,36 ton pada tahun 1995.
Dalam era globalisasi ini, peluang pasar dunia semakin terbuka lebar untuk semua komoditas. Demikian juga komoditi nanas cukup besar peluang untuk memasuki pasar dunia baik dalam bentuk segar maupun dalam bentuk buah kaleng. Negaranegara di Asia Tenggara merupakan eksportir utama buah nanas dunia. Thailand merupakan negara eksportir terbesar pada tahun 1995, yaitu sekitar 39% dari ekspor nanas dunia.

13.3. Produk Turunan
NANTI AKAN DITAMBAHKAN :
berbagai produk turunan
Keripik
Serat
Pakan
Dll




selengkapnya...

26 September 2008

12 - Nenas - Pasca Panen

12. PASCAPANEN
Buah nanas termasuk komoditi buah yang mudah rusak, susut dan cepat busuk. Oleh karena itu, setelah panen memerlukan penanganan pascapanen yang memadai.

12.1. Pengumpulan
Setelah panen dilakukan pengumpulan buah ditempat penampungan hasil atau gudang sortasi.

12.2. Penyortiran dan Penggolongan
Kegiatan sortasi dimulai dengan memisahkan buah yang rusak, memar, busuk, atau mentah secara tersendiri dari buah yang bagus dan normal. Klasifikasi buah berdasarkan bentuk dan ukuran yang seragam, jenis maupun tingkat kematangannya.

12.3. Penyimpanan
Penyimpanan dilakukan jika harga turun, sehingga untuk menunggu harga naik maka dilakukan penyimpanan. Buah nanas biasanya disimpan dalam peti kemas dalam ruangan dingin yang suhunya sekitar 5 derajat C.

12.4. Pengemasan dan Pengangkutan
Kegiatan pengemasan dimulai dengan mengeluarkan buah nanas dari lemari pemeraman, lalu dipilih (sortasi) berdasarkan tingkat kerusakannya agar seragam. Kemudian buah nanas dibungkus dengan kertas pembungkus lalu dikemas dalam keranjang bambu atau peti kayu atau dos karton bergelombang. Ukuran wadah pengemasan 60 x 30 x 30 cm yang diberi lubang ventilasi. Proses pengangkutan dimulai dengan memasukkan peti kemas secara teratur pada alat pengangkutan,
buah nanas diangkut dan dipasarkan ke tempat pemasaran.

Storage and transport
Fresh pineapple is often somewhat expensive as the tropical fruit is delicate and difficult to ship. Pineapples can ripen after harvest, but require certain temperatures for this process to occur. Like bananas, they are chill-sensitive and should not be stored in the refrigerator. They will, however, ripen if left outside of a refrigerator. The ripening of pineapples can be rather difficult as they will not ripen for some time and in a day or two become over-ripe, therefore, pineapples are most widely available canned. To tell if a pineapple is ripe at a grocery store, shoppers should make sure the "eyes," or markings on the fruit, are uniform in size from top to bottom.

selengkapnya...

Upin dan Ipin : The Casting

Upin dan Ipin :
Episod : The Casting

Buatan les' copaque











Ida Shaheera pengganti Noor Ezdiani yang tidak lagi menjadi latar suara untuk Kak Ros yang cantik, ayu lagi menawan. Kini suara Kak Ros digantikan dengan Ida Shaheera. Bagi mereka yang tidak obses dengan Upin Ipin, mesti tak perasan akan perubahan suara Kak Ros. Tidak lagi kene dengan ayuan Kak Ros yang dulu. Jatuh sikit saham Upin Ipin sebab main tukar suara Kak Ros ikut suka. Mungkin mereka ada sebab tersendiri.

selengkapnya...

25 September 2008

Upin dan Ipin : The Characters

Upin dan Ipin :
Episod : The Characters

Buatan les' copaque

UPIN
Upin is the elder twin brother of Ipin, though only by 5 minutes. He is the more outspoken one and usually the mastermind behind the cheeky antics the twins do. He is distinguished by a twirl of hair on top of his head.




IPIN
Ipin is the younger twin brother of Upin. He is the slightly quieter sidekick to his brother. His trademark is his habit to agree to any statements by saying "Betul, betul, betul." He is obsessed with fried chicken.




OPAH
Opah is the grandmother of Upin, Ipin and Ros. She is kind and gentle-hearted, and tends to spoil the twins. She is a fountain of worldly and religious wisdom.




KAK ROS
Ros is the elder sister of Upin and Ipin. She has a reputation of being fierce but is actually a loving and gentle sister. She loves to tease her brothers when the opportunity arises.




EHSAN
Ehsan is Fizi's Cousin. He is quiet, clumsy and style-conscious, taking care to be prim and proper. He is also a loyal friend.




MAIL
Mail is Upin and Ipin's classmate. He also joins the twins' mischievous antics but is easily distracted and hasty. He also helps his mother sell food at the Ramadhan Bazaar.




FIZI
Fizi is Upin and Ipin's neighbour. He is a confident boy who is very spoiled by his parents. Although sometimes he may appear to be boastful, he is actually very kind and friendly.




RAJOO
Rajoo is Upin and Ipin's close friend. He is five years older than them and thus sometimes seen as a big brother figure to the twins. They often play games together in the village.




MEI MEI
Mei Mei is Upin and Ipin's close friend and classmate. She is very cute, lovable and often acts as the voice of reason amongst her peers.




JARJIT
Jarjit is Upin and Ipin's classmate. He is the same age but has a booming adult-like voice. He always tries to join the games that the kids play, but somehow something always happens that makes him get left out.

selengkapnya...

Upin dan Ipin : Logo n Overview

Upin dan Ipin :
Episod : Logo n Overview

Buatan les' copaque


CHANNEL : TV9
DURATION : 5 Minutes
AIR TIME : Starting 5th September, Friday - Sunday, 7pm

OVERVIEW

Upin & Ipin is an animation series about two 5-year-old twins, Upin and Ipin, telling their first experience fasting for the first time in the month of Ramadhan. It is being told from their perspective in such a way that is simple, comical and hilarious. Their grandmother, Opah and elder sister Ros, will give them advice and guidance as the story goes on. The good values will be easily understood by the children and will give a lasting impression upon them, as it is interwind into the plots and subtle manner. Although the series is tailored during the fasting month, they are also suitable to be shown all year round as it has educational and moral values for children.


SYNOPSIS

Upin & Ipin are back in the new Ramadhan series with more fun and exciting experience in learning how to fast. Meet their new friends Mail-the mischievous one, Jarjit a young boy with a huge voice who always gets left out, and not to forget, their kindergarten teacher Miss Jasmin. Both of them were exhilarated to fast the whole month again this year. This time Upin and Ipin learn more about the real meaning of Ramadhan and Syawal, giving and sharing with others and learn to appreciate with what they had. Moral values are instilled in the series but in an entertaining way, teaching children to be grateful and cherish the holy month.

selengkapnya...

Upin dan Ipin : The Pictures

Upin dan Ipin :
Episod : Header Picture

Buatan les' copaque





selengkapnya...

Upin dan Ipin : Colgate Promo

Upin dan Ipin :
Episod : Colgate Promo TV 9 Malaysia

Buatan les' copaque


selengkapnya...

Upin dan Ipin : Geng: The Adventure Begins 2008 Extended Trailer

Upin dan Ipin :
Episod : Geng: The Adventure Begins 2008 Extended Trailer Download

Buatan les' copaque


selengkapnya...

Upin dan Ipin : Trailer Setahun Kemudian

Upin dan Ipin :
Episod : Trailer Setahun Kemudian

Upin dan Ipin kembali dalam musim kedua setahun kemudian
Buatan les' copaque


selengkapnya...

Upin dan Ipin : Episod 12

Upin dan Ipin :
Episod 12 : Tales and Lesson / Kisah dan Tauladan
Airdate: 14 September 2008

Buatan les' copaque

Upin and Ipin's classmates are abuzz over Fizi's bandaged hand. Fizi relates what happened the night before. Miss Jasmin then enters the class and begins a discussion on the reasons and benefits of fasting. The class ends with everyone asking for forgiveness from one another.



selengkapnya...

Upin dan Ipin : Episod 11

Upin dan Ipin :
Episod 11 : Lailatul Qadr
Airdate: 13 September 2008

Buatan les' copaque

Upin and Ipin learn about the meaning and significance of Lailatul Qadr from Opah. They decide that they will stay on in the mosque after night prayers to recite the Qur'an and perform supplications instead of playing. On arrival at the mosque, Ehsan and Fizi invites the twins to play firecrackers after the prayers. However, Upin and Ipin stick to their plan and stay on in the mosque. Meanwhile, fireworks explode in the background...



selengkapnya...

Upin dan Ipin : Episod 10

Upin dan Ipin :
Episod 10 : Greed / Tamak
Airdate: 12 September 2008

Buatan les' copaque

Kak Ros brings Upin and Ipin to the Ramadhan Bazaar. On arrival, Kak Ros instructs them to buy only one dish each. The twins' fasting willpower are severely tested by the many choices of tempting chicken dishes. They also meet Mail, who helps his mother sell fried chicken at a stall. The twins finally buy many chicken dishes but can they finish it all?



selengkapnya...

Upin dan Ipin : Episod 9

Upin dan Ipin :
Episod 9 : Traditions / Adat
Airdate: 07 September 2008

Buatan les' copaque

Upin and Ipin are performing their fast well, but they wonder why their teacher Miss Jasmin is not fasting. Opah lets Kak Ros explain why women are excepted from fasting. In the evening as they are playing games with their friends, Upin and Ipin are asked by Opah to send food to Tok Dalang. She explains that it is a good deed to give food and alms during Ramadhan. What will Tok Dalang do in return?



selengkapnya...

Upin dan Ipin : Episod 8

Upin dan Ipin :
Episod 8 : New Moon / Anak Bulan
Airdate: 06 September 2008

Buatan les' copaque

Ever wondered when Ramadhan starts? So do Upin and Ipin... Excited about the upcoming Ramadhan, they ask their elder sister Kak Ros, who explains to them that the month starts when the new moon is sighted. Intrigued by this newfound information, the duo set out to look for the new moon together that very night, and of course things do not go according to plan...



selengkapnya...

Upin dan Ipin : Episod 7

Upin dan Ipin :
Episod 7 : Kindergarten / Tadika / Taman Kanak-kanak
Airdate: 05 September 2008

Buatan les' copaque

A year has passed, and Upin and Ipin are now in kindergarten at Tadika Mesra. They have made many new friends but are still up to their mischievous antics with their close friends. Fizi and Upin each bring their own pet spiders for play before class starts but their game is interrupted when Miss Jasmin arrives. During class, Miss Jasmin informs the kids about the upcoming month of Ramadhan which makes Upin, Ipin and their gang talk animatedly about their previous fasting experience.




selengkapnya...

Apa yang harus dilakukan BPOM?

Apa yang harus dilakukan BPOM?
Balai Pengawasan Obat dan Makanan seharusnya mengawasi.
Kata "pengawasan" merupakan kata yang bersifat aktif.
Kata "pengawasan" adalah kata benda yang berarti penilikan dan penjagaan; penilikan dan pengarahan kebijakan jalannya perusahaan, aturan, ketentuan.

BPOM-dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 166 Tahun 2000 dan Nomor 103 Tahun 2001 yang bertugas di bidang pengawasan obat dan makanan, dengan kewenangannya antara lain pemberian izin dan pengawasan peredaran obat serta pengawasan industri farmasi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau disingkat Badan POM adalah sebuah lembaga di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia. Fungsi dan tugas badan ini menyerupai fungsi dan tugas Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat.

Fungsi
Badan POM berfungsi antara lain:
1. Pengaturan, regulasi, dan standardisasi
2. Lisensi dan sertifikasi industri di bidang farmasi berdasarkan Cara-cara Produksi yang Baik
3. Evaluasi produk sebelum diizinkan beredar
4. Post marketing vigilance termasuk sampling dan pengujian laboratorium, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, penyidikan dan penegakan hukum.
5. Pre-audit dan pasca-audit iklan dan promosi produk
6. Riset terhadap pelaksanaan kebijakan pengawasan obat dan makanan;
7. Komunikasi, informasi dan edukasi publik termasuk peringatan publik.


Tetapi mengapa di Indonesia masih banyak terjadi penyimpangan obat dan makanan???

nah... baru-baru ini dunia diributkan dengan susu yang mempunyai formula "plus" yang spesial yaitu susu melamin. Susu yang dicampur dengan melamin. Melamin itu khan bahan pembuat piring, gelas, sendok, garpu, dll. Melamin memang berwarna putih, jika dihaluskan persis kayak susu. Nah bahan ini diminum ama anak bayi. Gila apa??? Masa bahan pembuat piring diberikan ke bayi.... emang gila. Padahal, anak bayi aja ga bisa n ga boleh minum susu yang kalengan, apalagi susu melamin. ih.....

kenapa bisa begitu? karena :
pertama :
PENGUSAHA INGIN UNTUNG CEPAT
ditambah sifat
KEMARUK dan RAKUS


kedua :
yang mengawasi lagi males ngawasin, ga pinter, gada kemauan untuk mengawasi, nganggap enteng, de el el

Siapakah yang mengawasi :
Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan alias BPOM alias be pe o em.

Apa yang harus dilakukan BPOM?
BPOM harus mengawasi, yang berarti aktif melakukan pengawasan sebelum sesuatu terjadi. Jangan mengawasi jika sesuatu telah terjadi. Itu namanya CUMI (CUma MIkirin diri sendiri, ga mikirin kepentingan rakyat banyak --> singkatan yang dipaksakan).

BPOM proaktif mengawasi, untuk menghindari aksi yang mungkin bakal terjadi, dan tidak terlambat reaksinya.

proaksi --> aksi --> reaksi

BPOM harus berada di tingkat PROAKSI, bukan di REAKSI

Coba perhatikan fungsi BPOM nomor 6 yaitu : Riset terhadap pelaksanaan kebijakan pengawasan obat dan makanan.
Nah maka kemudian seharusnya sewajarnya seyogyanya (sesemarangnya) BPOM melakukan riset/penelitian dalam rangka pengawasan terhadap obat dan makanan dengan maksud dan tujuan agar tidak terjadi hal-hal yang TIDAK diinginkan.
Dalam hal ini, BPOM mencegah sesuatu sebelum terjadi.

BPOM harus meriset setiap hari/minggu/bulan secara sample maupun tidak terhadap seluruh item produk obat dan makanan. Karena banyaknya item produk, maka BPOM dapat meriset berdasarkan wilayah. BPOM tersebar di seluruh Indonesia, jadi bagi-bagi tugas antar BPOM antar wilayah.
Misalnya wilayah sumatera meriset produk susu, wilayah jawa meriset produk makanan kalengan, dan seterusnya.
Kemudian untuk wilayah sumatera yang meriset susu, dibagi lagi berdasarkan propinsi. Misalnya Propinsi Riau meriset susu untuk anak balita, Propinsi Sumatera Utara meriset susu untuk dewasa, dan seterusnya.
Duh.... masa yang kek gini aja mesti kuajarin sih.
Ini kan dah memang seharusnya dilaksanakan, tetapi tidak dilaksanakan.

Jika riset ini dilakukan setiap hari, maka tidak akan terjadi keracunan dan hal lain yang tidak diinginkan.
Jika riset ini dilakukan maka rakyat akan merasa aman dalam mengonsumsi obat dan makanan.

Coba baca tulisan di bawah ini
Tulisan ini oleh Siti Nuryati sama persis dengan di
http://www.pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=5667
cuma kok beda penulis ya???

Diambil dari :
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=169669
tanggal 29 maret 2007
http://opininegeriku.blogspot.com/2009/02/maraknya-obat-palsu-bukti-bpom-tak.html
tanggal 9 februari 2009
(24 Mei 2010 berdasarkan komentar pertama di bawah).


Maraknya Obat Palsu, Bukti BPOM Tak Fokus
Oleh
Siti Nuryati

Berbagai kasus terkait pelanggaran terhadap peredaran obat dan makanan di negeri ini boleh dibilang akhir-akhir ini makin marak. Seperti heboh kasus formalin, kisruh obat anti nyamuk, ribut minuman isotonik, kosmetika palsu, kini santer pemberitaan tentang peredaran obat (juga jamu) palsu, selain menghangatnya kasus beras berklorin.

Berbagai kasus itu mengindikasikan bahwa ada yang salah dengan sistem pengawasan obat dan makanan di negeri ini. Hal itu ironis mengingat konsumsi masyarakat terhadap produk obat, makanan, kosmetika, alat kesehatan, dan obat asli Indonesia cenderung meningkat.

Sayangnya, konsumen tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang produk yang dikonsumsinya itu, apakah sudah tepat, benar, dan aman. Karena itu, Indonesia memerlukan sistem pengawasan obat dan makanan yang efektif dan mampu mendeteksi, mencegah serta mengawasi produk-produk guna melindungi keamanan, keselamatan, dan kesehatan konsumen.

Pemerintah melalui Keppres Nomor 166 Tahun 2000 dan Nomor 103 Tahun 2001 membentuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang bertugas, antara lain memberi izin dan mengawasi peredaran obat serta pengawasan industri farmasi. Namun, mengapa berbagai kasus penyimpangan itu terus saja terjadi?

Lemahnya pengawasan tampaknya menjadi faktor terkuat. Mengapa? Jika ditilik dari sejarah BPOM yang dulunya bernaung di bawah Departemen Kesehatan (Depkes), oleh sebuah keppres kemudian ditarik ke luar dan berdiri sendiri sebagai lembaga independen yang langsung bertanggung jawab kepada presiden layaknya LPND (lembaga pemerintah nonDepartemen) lainnya semacam BPS, Bulog, BIN, BKKBN, LIPI, BPPT. Alasannya, pengawasan makanan dan obat memiliki aspek penting dan berdimensi luas dan kompleks.

Semangat itulah yang mendorong diperlukannya sistem pengawasan yang komprehensif, sejak awal proses hingga produk tersebut beredar di tengah masyarakat. Fungsi pengawasan seperti itu dinilai kurang fokus, jika ditangani sebuah direktorat di bawah Depkes.

Namun dalam perkembangannya, perubahan BPOM menjadi LPND, ternyata belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Terlihat BPOM kurang fokus dalam menjalankan fungsinya. BPOM lebih banyak menghabiskan energi untuk membuat regulasi baru di bidang obat dan makanan yang seharusnya menjadi kewenangan Depkes.

Dalam beberapa tahun terakhir, pekerjaan BPOM tidak efektif karena saling tumpang tindih. Selain melakukan pengawasan, BPOM juga memberikan izin registrasi industri dan menyusun regulasi. Keberadaan BPOM juga cenderung menyalahi fungsi dan kewenangannya dengan menjadi regulator atau pembuat peraturan perundang-undangan yang seharusnya tidak menjadi kewenangannya.

Beberapa produk perundangan yang dibuat BPOM adalah UU Pembuatan Surat Persetujuan Impor (SPI) Narkotika dan Psikotropika serta prekusornya (bahan baku), padahal berdasarkan UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika serta UU No 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, hal itu merupakan wewenang Menteri Kesehatan.

Tak hanya itu, Kepala BPOM juga membuat Surat Keputusan No HK0005514547 tentang Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan, padahal Depkes sudah mempunyai peraturan tentang itu yang tertuang dalam PerMenkes No 208/Menkes/Per/IV/1985 tentang Pemanis Buatan dan PerMenkes No 722/1988 tentang Bahan Tambahan Makanan. Tak heran jika kemudian tugas-tugas pengawasan yang menjadi tugas utama BPOM menjadi kedodoran.

Selain lemahnya pengawasan, maraknya berbagai pelanggaran peredaran obat dan makanan juga disumbang oleh faktor minimnya tindak lanjut atas kasus-kasus yang terungkap. Meski sudah banyak temuan BPOM, namun sedikit sekali hasil temuan itu diproses hingga ke pengadilan.

Dari laporan BPOM tentang temuan kasus pengawasan terhadap obat dan makanan selama 2006, dari 699 temuan kasus yang terungkap, ternyata hanya 11 kasus yang diputuskan pengadilan. Ini artinya hanya 6 persen yang betul-betul ditangani pengadilan. Belum lagi kasus-kasus yang tak terungkap yang jumlahnya mungkin ratusan.

Ringannya sanksi yang diberikan kepada pelaku pun turut melengkapi situasi maraknya pelanggaran. Betapa tidak, sanksi yang selama ini dikenakan baru sebatas sanksi administratif, wajib lapor, atau denda yang rendah. Sedangkan sanksi berbentuk kurungan masih sangat sedikit.

Guna meningkatkan fungsi pengawasan, BPOM harus kembali kepada fungsi utamanya, yaitu pengawasan dan tidak lagi disibukkan oleh fungsi pemberian izin registrasi maupun penyusunan regulasi. Dua fungsi yang terakhir itu biarlah Depkes yang menangani.

Jika perlu pemerintah bisa membuat payung hukum baru -berupa Undang-undang, misalnya- untuk mempertegas fungsi BPOM di bidang pengawasan seraya memindahkan dua pekerjaan (memberi izin registrasi dan menyusun regulasi) ke pangkuan Depkes.

Tentu saja ada beberapa kerja sama koordinasi yang sangat dimungkinkan bagi BPOM dan Depkes dalam menangani berbagai persoalan yang muncul di ranah obat dan makanan ini.

Dengan demikian, sumber daya yang ada di BPOM dapat difokuskan untuk betul-betul melakukan fungsi pengawasan, tak hanya di level distribusi, tetapi juga proses produksi. Melalui model segitiga koordinasi BPOM-Depkes-aparat penegak hukum, maka diharapkan dapat tercapai sinergi pengawasan yang andal.

Berpedoman pada regulasi yang disusun Depkes, BPOM bisa bekerja dengan menyisir daerah-daerah di Tanah Air untuk memastikan tidak adanya pelanggaran dalam produk-produk obat dan makanan. Jika dalam penyisiran itu ditemukan kasus pelanggaran, maka proses hukum diserahkan ke pihak penegak hukum untuk mendapatkan sanksi yang setimpal.

Jika penegakan hukum berjalan baik, maka tumpukan kasus pelanggaran peredaran obat dan makanan - sebagaimana diungkap BPOM dalam Laporan Tahunan 2006 - tak akan terjadi. Para pelaku pun akan berpikir seribu kali untuk melakukan tindak pelanggaran lantaran beratnya sanksi.***

Penulis adalah alumnus Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB).


selengkapnya...

Memahami Al-Qur’an itu mudah

Memahami Al-Qur’an itu mudah. Dimulai dari mengetahui arti kosakata, dilanjutkan dengan menerjemahkan Al-Qur’an. Allah SWT menjamin hal itu. Dapat dilihat pada Surat Al-Qamar (54) ayat 17, 22, 32, dan 40. Pada ayat 17 "Dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran?”.

Dalam Surat 54:17, Allah SWT menanyakan kemauan manusia untuk mempelajari Al-Qur’an, bukan kemampuan. Mau dulu, baru mampu. Kendala manusia yang tidak berbahasa Arab untuk mempelajari Al-Qur’an adalah kendala bahasa itu sendiri, terutama kosa katanya.

Sebenarnya, Al-Qur’an hanya memiliki sekitar 110.000 kosa kata dimana 79% terdiri dari kosa kata yang diulang-ulang. Berarti hanya sekitar 23.100 kosakata yang tidak diulang-ulang. Kosa kata yang diulang-ulang misalnya alladzina 810 kali, hum 3000 kali, ulaika 205 kali, Allah 2.698 kali, ya aiyuhalladzina amanu 89 kali, dan kosakata lainnya. Kosakata dalam Al-Qur’an, banyak ditemukan dalam Surah Al-Baqarah pada Juz 1. Siapapun yang ingin lancar membaca Al-Qur’an, maka lancarkan membaca Surah Al-Baqarah, dan siapapun yang ingin lancar menerjemahkan Al-Qur’an, maka lancarkanlah menerjemahkan Surah Al-Baqarah.

Surah Al-Baqarah memuat 3.571 kosakata. Surat Al-Fatihah memiliki 7 ayat yang memuat 53 kosakata, dimana 18 kosakata baru dan 35 kosakata lainnya merupakan ulangan. Surah Al-Baqarah ayat 5 s/d 12 terdiri dari 95 kosakata dimana 40 kosakata baru dan 45 kosakata ulangan. Pada Surah Al-Baqarah ayat 129 s/d 141 terdiri dari 320 kosakata dimana 17 kosakata baru dan 303 kosakata ulangan. Semakin banyak surat yang dipelajari, maka semakin sedikit kosakata baru yang muncul. Hal ini karena banyaknya ditemukan kosakata ulangan yang telah muncul di surat-surat awal.

Sedangkan dalam Surat Al-Qamar (54) ayat 17,22,32 dan 40 adalah merupakan ayat yang berbunyi sama. Allah SWT dalam hal ini menekankan betapa mudahnya mempelajari Al-Qur’an.

Maka :

Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran???
Karena sesungguhnya telah Allah SWT mudahkan Al-Quran untuk dipelajari.


Sumber : internet (maaf lupa alamatnya)
selengkapnya...

11 - Nenas - Panen

11.1. Ciri dan Umur Panen
Panen buah nanas dilakukan setelah nanas berumur 12-24 bulan, tergantung dari jenis bibit yang digunakan. Bibit yang berasal dari mahkota bunga berbuah pada umur 24 bulan, hingga panen buah setelah berumur 24 bulan. Tanaman yang berasal dari tunas batang dipanen setelah umur 18 bulan, sedangkan tunas akar setelah berumur 12 bulan. Ciri-ciri buah nanas yang siap dipanen:
a) Mahkota buah terbuka.
b) Tangkai ubah mengkerut.
c) Mata buah lebih mendatar, besar dan bentuknya bulat.
d) Warna bagian dasar buah kuning.
e) Timbul aroma nanas yang harum dan khas.

11.2. Cara Panen
Tata cara panen buah nanas: memilih buah nanas yang menunjukkan tanda-tanda siap panen. Pangkal tangkai buah dipotong secara mendatar/miring dengan pisau tajam dan steril. Pemanenan dilakukan secara hati-hati agar tidak rusak dan memar.

11.3. Periode Panen
Tanaman nanas dipanen setelah berumur 12-24 bulan. Pemanenan buah nanas dilakukan bertahap sampai tiga kali. Panen pertama sekitar 25%, kedua 50%, dan ketiga 25% dari jumlah yang ada. Tanaman yang sudah berumur 4-5 tahun perlu diremajakan karena pertumbuhannya lambat dan buahnya kecil. Cara peremajaan adalah membongkar seluruh tanaman nanas untuk diganti dengan bibit yang baru. Penyiapan lahan sampai penanaman dilakukan seperti cara bercocok tanam pada lahan yang baru.

11.4. Prakiraan Produksi
Potensi produksi per hektar pada tanaman nanas yang dibudidayakan intensif dapat mencapai 38-75 ton/hektar. Pada umumnya rata-rata 20 ton/hektar, tergantung jenis nanas dan sistem tanam.

selengkapnya...

24 September 2008

10 - Nenas - Hama dan Penyakit

10.1. Hama
1) Penggerak buah (Thecla basilides Geyer)
Ciri: kupu-kupu berwarna coklat dan kupu-kupu betina meletakkan telurnya pada permukaan buah, kemudian menetas menjadi larva; bentuk larva pada bagian tubuh atas cembung, bagian bawah datar dan tubuh tertutup bulu-bulu halus pendek.
Gejala: menyerang buah dengan cara menggerek/melubangi daging buah; buah nanas yang diserang hama ini berlubang dan mengeluarkan getah, kemudian membusuk karena diikuti serangan cendawan atau bakteri.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dengan menjaga kebersihan kebun serta membuang bagian tanaman yang terserang hama; (2) kimiawi dengan menyemprot insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Basudin 60 EC atau Thiodan 35 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

2) Kumbang (Carpophilus hemipterus L.)
Ciri: berupa kumbang kecil, berwarma coklat/hitam; larva berwarna putih kekuningan, berambut tipis, bentuk langsing berkaki 6.
Gejala: menyerang tanaman nanas yang gluka sehingga bergetah dan busuk oleh mikroorganisme lain (cendawan dan bakteri).
Pengendalian: dilakukan dengan menjaga kebersihan kebun dan pemberian insektisida.

3) Lalat buah (Atherigona sp.)
Ciri: Lalat berukuran kecil, meletakkan telur pada bekas luka bagian buah, kemudian menjadi larva berwarna putih.
Gejala: merusak/ memakan daging buah hingga menyebabkan busuk lunak.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dengan menjaga kebersihan kebun, membuang buah yang terserang lalat buah; (2) kimiawi dengan cara disemprot insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Thiodan 35 EC atau Basudin EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

4) Thrips (Holopothrips ananasi Da Costa Lima)
Ciri: Tubuh thrips berukuran sangat kecil panjang sekitar 1,5 mm, berwarna coklat, dan bermata besar.
Gejala: menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan sel daun sehingga menimbulkan bintik-bintik berwarna perak; pada tingkat serangan yang berat menyebabkan pertumbuhan tanaman muda terhambat.
Pengendalian:
(1) secara non kimiawi dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kebun dan mengurangi ragam tanaman inang; (2) secara kimiawi dilakukan dengan penyemprotan insektisida: Mitac 200 EC atau Dicarol 25 SP pada konsentrasi yang dianjurkan.

5) Sisik (Diaspis bromeliae Kerne)
Ciri: Serangga berukuran kecil diameter 2,5 mm, bulat dan datar, berwarna putih kekuningan/keabu-abuan, bergerombol menutupi buah dan daun, sehingga menyebabkan ukuran buah kecil dan pertumbuhan tanaman terhambat.
Pengendalian: dapat disemprot dengan insektisida Decis 2,5 EC atau Curacron 500 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

6) Ulat buah (Tmolus echinon L)
Ciri: Serangga muda/dewasa berupa kupu-kupu berwarna coklat serta larva/ulat tertutup rambut halus dan kepalanya kecil.
Gejala: menyerang buah nanas dengan cara menggerek dan membuat lubang yang menyebabkan buah berlubang, bergetah dan sebagian buah memotong bagian tanaman yang terserang berat.
Pengendalian dilakukan dengan mengumpulkan/membunuh ulat secara mekanis, serta disemprot insektisida: Buldok 25 EC atau Thiodan 35 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

7) Hama lain: rayap, tikus, nematoda, bintil akar dan kutu tepung jeruk juga kadangkadang
menyerang tanaman nanas.

10.2. Penyakit
1) Busuk hati dan busuk akar
Penyebab: cendawan Phytophthora parasitica Waterh dan P. cinnamomi Rands. Penyakit busuk hati disebut hearth rot, sedangkan busuk akar dinamakan root rot. Penyebaran penyakit dibantu bermacam-macam tanaman inang, air yang mengalir, alat-alat pertanian, curah hujan tinggi, tanah yang mengandung bahan organik dan kelembaban tanah tinggi antara 25-35 derajat C.
Gejala: pada daun terjadi perubahan warna menjadi hijau belang-belang kuning dan ujungnya nekrotis; daun-daun muda mudah dicabut bagian pangkalnya membusuk dengan bau busuk berwarna coklat, dan akhirnya tanaman mati; pembusukan pada sistem perakaran.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dilakukan dengan cara perbaikan drainase tanah, mengurangi kelembapan sekitar kebun, dan memotong/mencabut tanaman yang sakit; (2) kimiawi dengan pencelupan bibit dalam larutan fungisida sebelum tanam, seperti Dithane M-45 atau Benlate.

2) Busuk pangkal
Penyebab: cendawan Thielaviopsis paradoxa (de Seyn) Hohn atau Ceratocystis paradoxa (Dade) C. Moreu. Penyakit ini sering disebut base rot. Penyebaran penyakit dibantu tanaman inangnya, adanya luka-luka mekanis pada tanaman, angin, hujan dan tanah.
Gejala: pada bagian pangkal batang, daun, buah dan bibit menampakkan gejala busuk lunak berwarna coklat atau hitam, berbau khas, atau bercak-bercak putih kekuning-kuningan.
Pengendalian:
(1) non kimiawi dengan melakukan penyimpanan bibit sementara sebelum tanamn agar luka cepat sembuh, menanam bibit pada cuaca kering, dan menghindari luka-luka mekanis; (2) kimiawi dengan perendaman bibit dalam larutan fungisida Benlate.

3) Penyakit Lain
Penyakit adalah busuk bercak gabus pada buah disebabkan oleh cendawan Pinicillium funiculosum Thom, busuk bibit oleh cendawan Pythium sp., layu dan bercak kuning oleh virus yang belum diketahui secara pasti jenisnya.
Pengendalian:
harus dilakukan secara terpadu, meliputi penggunaan bibit yang sehat, perbaikan kultur teknik budidaya secara intensif, pemotongan/pencabutan dan pemusnahan tanaman yang sakit.

10.3. Gulma
Penurunan produksi nanas dapat disebabkan oleh banyak dan dominannya gulma karena pemberian mulsa yang kurang baik sehingga pertumbuhan rumput subur.


Pests and diseases
Main article: List of pineapple diseases
Pineapples are subject to a variety of diseases, the most serious of which is wilt disease vectored by mealybugs. The mealybugs are generally found on the surface of pineapples, but can also be found inside the closed blossom cups. Other diseases include pink disease, bacterial heart rot, and anthracnose.

selengkapnya...

23 September 2008

09 - Nenas - Pedoman Budidaya

09.1. Pembibitan
Keberhasilan penanaman nanas sangat ditentukan oleh kualitas bibit. Nanas dapat dikembangbiakan dengan cara vegetatif dan generatif. Cara vegetatif digunakan adalah tunas akar, tunas batang, tunas buah, mahkota buah dan stek batang. Cara generatif dengan biji yang ditumbuhkan dengan persemaian, (jarang digunakan). Kualitas bibit yang baik harus berasal dari tanaman yang pertumbuhannya normal, sehat serta bebas dari hama dan penyakit.

1) Persyaratan Benih
Bibit yang baik harus mempunyai daun-daun yang nampak tebal-tebal penuh berisi, bebas hama dan penyakit, mudah diperoleh dalam jumlah banyak, pertumbuhan relatif seragam serta mudah dalam pengangkutan terutama untuk bibit stek batang. Tunas batang dan stek batang.

2) Penyiapan Benih
Benih nanas dari biji (generatif) jarang digunakan karena membutuhkan teknik khusus dan beberapa jenis nanas tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri dan tidak menghasilkan biji. Cara perbanyakan secara vegetatif (tunas akar) mempunyai ciri khusus: tunas yang tumbuh dari bagian batang yang terletak di dalam tanah, jumlah tunas akar per rumpun relatif sedikit, bentuk daun lebih langsing, masa remaja tunas akar relatif pendek. Cara vegetatif lain (tunas batang) mempunyai ciri-ciri tunas yang tumbuh dari batang dan jumlah tunas per rumpun relatif sedikit. Tunas batang mempunyai ciri-ciri tunas yang tumbuh pada tangkai buah di bawah tangkai buah dan di atas tunas batang, jumlah tunas buah per tanaman relatif banyak hingga mencapai 10 tunas dan ukuran tunas yang bervariasi tergantung dari pertumbuhan tanaman. Untuk cara vegetatif dengan mahkota buah ciri-cirinya adalah tunas yang ditumbuhkan dari mata tunas yang non-aktif pada batang, kemudian disemaikan dalam media steril dengan perlakuan khusus serta jumlah bibit yang dihasilkan banyak, seragam, dan mudah dalam pengangkutan.

Penyiapan benih (bibit) untuk tanaman nanas dibedakan menjadi bibit tunas batang dan bibit nanas dari stek. Penyiapan bibit tunas batang: memilih tunas batang pada pohon induk yang sedang berbuah/setelah panen. Tunas batang yang baik adalah panjang 30-35 cm. Daun-daun dekat pangkal pohon dipotong untuk mengurangi penguapan dan mempermudah pengangkutan, setelah itu biarkan selama beberapa hari di tempat teduh dan bibit siap angkut ke tempat penanaman langsung segera ditanam.
Untuk penyiapan bibit nanas dari stek, langkah pertama yang dilakuakan adalah memotong batang nanas yang sudah dipanen buahnya sepanjang 2,5 cm, kemudian potongan dibelah menjadi 4 bagian yang mengandung mata tunas. Media semai berupa pasir bersih dalam bak tanam. Bibit yang dihasilkan dengan tinggi 25-35 cm atau berumur 3-5 bulan dicabut, ditanam di kebun. Bila bibit akan diangkut dalam jarak jauh, akar-akarnya dibungkus dengan humus lembab. Benih yang disiapkan harus disesuaikan dengan luas areal penanaman. Kepadatan tanaman yang ideal berkisar antara 44.000-77.000 bibit tanaman per Ha, tergantung jarak tanam, jenis nanas, kesuburan tanah, sistem tanam dan jenis bibit. Penanaman dengan sistem persegi (jarak tanam 150 x 150 cm) membutuhkan sekitar 3556 bibit bila lahan yang mangkus ditanami 80%. Atau 12.698 - 15.875 bibit pada sistem tanam kereta api dengan jarak tanam 60 x 60 cm dan jarak antar barisan sebelah kanan/kiri dari kereta api adalah 150 cm.

3) Teknik Penyemaian
Persemaian untuk nanas memerlukan perlakuan khusus. Langkah dalam menyiapkan media semai dalam bak persemaian berupa tepung (misalnya Rootone) pada permukaan belahan batang untuk mempercepat pertumbuhan akar. Belahan batang pada bak persemaian disemaikan sedalam 1,5 - 2,5 cm dan jarak tanam 5-10 cm. Kondisi media persemaian dijaga agar tetap lembab dan sirkulasi udara baik, dengan menutup bak persemaian dengan lembar plastik tembus cahaya (bening).

Stek batang nanas dibiarkan bertunas dan berakar. Tempat persemaian baru yang medianya disuburkan dengan pupuk kandang disiapkan. Campuran media berupa tanah halus, pasir dan pupuk kandang halus (1:1:1) atau pasir dengan pupuk kandang halus (1:1). Langkah terakhir adalah memindahtanamkan bibit nanas dari persemaian perkecambahan ke persemaian pembesaran bibit.

4) Pemeliharan Pembibitan
Pemeliharaan pembibitan/persemaian penyiraman dilakukan secara berkala dijaga agar kondisi media tanam selalu lembab dan tidak kering supaya bibit tidak mati. Pemupukan dilakukan dengan pemberian pupuk kandang dengan perbandingan kadar yang sudah ditentukan. Penjarangan dan pemberian pestisida dapat dilakukan jika diperlukan.

5) Pemindahan Bibit
Pemindahan bibit dapat dilakukan jika ukuran tinggi bibit mencapai 25-30 cm atau berumur 3-5 bulan.

09.2. Pengolahan Media Tanam
1) Persiapan
Penanaman nanas dapat dilakukan pada lahan tegalan atau ladang. Waktu persiapan dan pembukaan lahan yang paling baik adalah disaat waktu musim kemarau, dengan membuang pepohonan yang tidak diperlukan. Pengolahan tanah dapat dilakukan pada awal musim hujan. Derajat keasaman tanah perlu diperhatikan karena tanaman nanas dapat tumbuh dengan baik pada pH sekitar 5,5. Jumlah bibit yang diperlukan untuk suatu lahan tergantung dari jenis nanas, tingkat kesuburan tanah dan ekologi pertumbuhannya.

2) Pembukaan Lahan
Untuk membuka suatu lahan, perlu dilakukan: membuang dan membersihkan pohon-pohon atau batu-batuan dari sekitar lahan kebun ke tempat penampungan limbah pertanian. Mengolah tanah dengan dicangkul/dibajak dengan traktor sedalam 30-40 cm hingga gembur, karena, bisa berakibat fatal pada produksi tanaman. Biarkan tanah menjadi kering minimal selama 15 hari agar tanah benarbenar matang dan siap ditanami.

3) Pembentukan Bedengan
Pembentukan bedengan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk kedua kalinya yang sesuai dengan sistem tanam yang dipakai. Sistem petakan cukup dengan cara meratakan tanah, kemudian di sekililingnya dibuat saluran pemasukan dan pembuangan air. Sistem bedengan dilakukan dengan cara membuat bedengan-bedengan selebar 80-120 cm, jarak antar bedengan 90-150 cm atau variasi lain sesuai dengan sistem tanam. Tinggi petakan atau bedengan adalah antara 30-40 cm.

4) Pengapuran
Derajat kemasaman tanah yang sesuai untuk tanaman nanas adalah 4,5-6,5. Pengapuran tanah dilakukan dengan Calcit atau Dolomit atau Zeagro atau bahan kapur lainnya dengan cara ditaburkan merata dan dicampurkan dengan lapisan tanah atas terutama tanah-tanah yang bereaksi asam (pH dibawah 4,5). Dosis kapur disesuaikan dengan pH tanah, namun umumnya berkisar antara 2-4 ton/ha. Bila tidak turun hujan, setelah pengapuran segera dilakukan pengairan tanah agar kapur cepat melarut.

5) Pemupukan
Dalam penanaman nanas dilakukan pemberian pupuk kandang dengan dosis 20 ton per hektar. Cara pemberian: dicampurkan merata dengan lapisan tanah atas atau dimasukkan per lubang tanam. Juga digunakan pupuk anorganik NPK dan urea. Nitrogen (N) sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman, fosfor diperlukan selama beberapa bulan pada awal pertumbuhan sedangkan Kalium diperlukan untuk perkembangan buah, khususnya nanas. Pupuk urea penggunaannya dikombinasikan dengan perangsang pembungaan.

09.3. Teknik Penanaman
1) Penentuan Pola Tanam
Pola tanam merupakan pengaturan tata letak tanaman dan urutan jenis tanaman dengan waktu tertentu, dalam kurun waktu setahun. Dalam teknik penanaman nanas ada beberapa sistem tanam, yaitu: sistem baris tunggal atau persegi dengan jarak tanam 150 x 150 cm baik dalam maupun antar barisan; 90 x 30 cm jarak dalam barisan 30 cm, dan jarak antar barisan adalah 90 cm. Sistem baris rangkap dua dengan jarak tanam 60 x 60 cm, dan jarak antar barisan sebelah kiri dan kanan dari 2 barisan adalah 150 cm dan jarak tanam 45 x 30 cm, dan jarak antar barisan tanaman sebelah kiri dan kanan dari 2 barisan tanaman adalah 90 cm. Sistem baris rangkap tiga dengan jarak tanam 30 x 30 cm membentuk segitiga sama sisi dengan jarak antar barisan sebelah kiri/ kanan dari 3 barisan tanaman: 90 cm dan jarak tanam 40 x 30 cm dengan jarak antar barisan sebelah kiri/kanan dari 3 barisan adalah 90 cm serta sisitem baris rangkap empat dengan jarak 30 x 30 cm dan jarak antar barisan sebelah kiri/kanan dari 4 barisan tanaman 90 cm.

2) Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan lubang tanam pada jarak tanam yang dipilih sesuai dengan sistem tanam. Ukuran lubang tanam: 30 x 30 x 30 cm. Untuk membuat lubang tanam digunakan pacul, tugal atau alat lain.

3) Cara Penanaman
Penanaman yang baik dilakukan pada awal musim hujan. Langkah-langkah yang dilakukan: (1) membuat lubang tanam sesuai dengan jarak dan sistem tanam yang dipilih; (2) mengambil bibit nanas sehat dan baik dan menanam bibit pada lubang tanam yang tersedia masing-masing satu bibit per lubang tanam; (3) tanah ditekan/dipadatkan di sekitar pangkal batang bibit nanas agar tidak mudah roboh dan akar tanaman dapat kontak langsung dengan air tanah; (4) dilakukan penyiraman hingga tanah lembab dan basah; (5) penanaman bibit nanas jangan terlalu dalam, 3-5 cm bagian pangkal batang tertimbun tanah agar bibit mudah busuk.

09.4. Pemeliharaan Tanaman
1) Penjarangan dan Penyulaman
Penjarangan nanas tidak dilakukan karena tanaman nanas spesifik dan tidak berbentuk pohon. Kegiatan penyulaman nanas diperlukan, sebab ceding-ceding bibit nanas tidak tumbuh karena kesalahan teknis penanaman atau faktor bibit.

2) Penyiangan
Penyiangan diperlukan untuk membersihkan kebun nanas dari rumput liar dan gulma pesaing tanaman nanas dalam hal kebutuhan air, unsur hara dan sinar matahari. Rumput liar sering menjadi sarang dari dan penyakit. Waktu penyiangan tergantung dari pertumbuhan rumput liar di kebun, namun untuk menghemat biaya penyiangan dilakukan bersamaan dengan kegiatan pemupukan. Cara penyiangan dilakukan dengan mencabut rumput dengan tangan/kored/cangkul. Tanah di sekitar bedengan digemburkan dan ditimbunkan pada pangkal batang nanas sehingga membentuk guludan.

3) Pembubunan
Pembubunan diperlukan dalam penanaman nanas, dilakukan pada tepi bedengan yang seringkali longsor ketika diairi. Pembubunan sebaiknya mengambil tanah dari selokan atau parit di sekeliling bedengan, agar bedengan menjadi lebih tinggi dan parit menjadi lebih dalam, sehingga drainase menjadi normal kembali. Pembubunan berfungsi untuk memperbaiki struktur tanah dan akar yang keluar di permukaan tanah tertutup kembali sehingga tanaman nanas berdiri kuat.

4) Pemupukan
Pemupukan dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan dengan pupuk buatan. Pemupukan susulan berikutnya diulang tiap 3-4 bulan sekali sampai tanaman berbunga dan berbuah. Jenis dan dosis pupuk yang digunakan adalah:

a) Pupuk NPK tablet (Pamafert)
  1. Komposisi kandungan N-P2O5-K2O-MgO-CaO adalah 17-8-12-0-2+mikro
  2. Bentuk pupuk berupa tablet, berat 4 gram setiap tablet
  3. Dosisi anjuran satu tablet tiap tanaman

b) Pupuk tunggal berupa campuran ZA, TSP, atau SP-36 dan KCl
  1. Dosis anjuran 1: ZA 100 kg + TSP atau SP-36 60 kg + KCl 50 kg per hektar. Pupuk susulan diulang setiap 4 bulan sekali dengan dosis yang sama.
  2. Dosis anjuran 2: mulai umur 3 bulan setelah tanam dipupuk dengan ZA 125 kg atau urea 62,5 kg + TSP atau SP-36 75 kg/ha. Pada umur 6 bulan dipupuk kandang 10 ton/ha.
    Cara pemberian pupuk dibenamkan/dimasukkan ke dalam parit sedalam 10-15 cm diantara barisan tanaman nanas, kemudian tutup dengan tanah. Cara lain: disemprotkan pada daun terutama pupuk Nitrogen dengan dosis 40 gram Urea per liter atau 900 liter larutan urea per hektar.
  3. KCL sangat berguna untuk menghasilkan rasa buah yang manis dan legit. TSP untuk kematangan pohon dan jenis buah yang bagus. Urea untuk pertumbuhan akar dan daun
5) Pengairan dan Penyiraman
Sekalipun tanaman nanas tahan terhadap iklim kering, namun untuk pertumbuhan tanaman yang optimal diperlukan air yan cukup. Pengairan /penyiraman dilakukan 1-2 kali dalam seminggu atau tergantung keadaan cuaca. Tanaman nanas dewasa masih perlu pengairan untuk merangsang pembungaan dan pembuahan secara optimal. Pengairan dilakukan 2 minggu sekali. Tanah yang terlalu kering dapat menyebabkan pertumbuhan nanas kerdil dan buahnya kecil-kecil. Waktu pengairan yang paling baik adalah sore dan pagi hari dengan menggunakan mesin penyemprot atau embrat.

selengkapnya...

22 September 2008

Hijaukan dunia......................

i want pekanbaru and riau and indonesia and the whole world be green
green environment
green government
green green grass of home

abisan sumpek sih
panas
banjir
angin puting beliung
salju mencair
air rob naik ke pantai

abis nulis nenas ntar (yang belon kelar-kelar) aku mo nulis dunia hijau ah...
lagi ngumpulin bahan2.
tulisan berlabel : Menyadap ayu dan hary --> ditunda
tulisan lain-lain ---> ditunda
hehehehe
ga pa pa khan?


selengkapnya...

08 - Nenas - Syarat Tumbuh

08.1. Iklim
  1. Tanaman nanas dapat tumbuh pada keadaan iklim basah maupun kering, baik tipe iklim A, B, C maupun D, E, F. Tipe iklim A terdapat di daerah yang amat basah, B (daerah basah), C (daerah agak basah), D (daerah sedang), E (daerah agak kering) dan F (daerah kering).
  2. Pada umumnya tanaman nanas ini toleran terhadap kekeringan serta memiliki kisaran curah hujan yang luas sekitar 1000-1500 mm/tahun. Akan tetapi tanaman nanas tidak toleran terhadap hujan salju karena rendahnya suhu.
  3. Tanaman nanas dapat tumbuh dengan baik dengan cahaya matahari rata-rata 33-71% dari kelangsungan maksimumnya, dengan angka tahunan rata-rata 2000 jam.
  4. Suhu yang sesuai untuk budidaya tanaman nanas adalah 23-32 derajat C, tetapi juga dapat hidup di lahan bersuhu rendah sampai 10 derajat C.


08.2. Media Tanam
  1. Pada umumnya hampir semua jenis tanah yang digunakan untuk pertanian cocok untuk tanaman nanas. Meskipun demikian, lebih cocok pada jenis tanah yang mengandung pasir, subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik serta kandungan kapur rendah.
  2. Derajat keasaman yang cocok adalah dengan pH 4,5-6,5. Tanah yang banyak mengandung kapur (pH lebih dari 6,5) menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan klorosis. Sedangkan tanah yang asam (pH 4,5 atau lebih rendah) mengakibatkan penurunan unsur Fosfor, Kalium, Belerang, Kalsium, Magnesium, dan Molibdinum dengan cepat.
  3. Air sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan tanaman nanas untuk penyerapan unsur-unsur hara yang dapat larut di dalamnya. Akan tetapi kandungan air dalam tanah jangan terlalu banyak, tidak becek (menggenang). Hal yang harus diperhatian adalah aerasi dan drainasenya harus baik, sebab tanaman yang terendam akan sangat mudah terserang busuk akat.
  4. Kelerengan tanah tidak banyak berpengaruh dalam penanaman nanas, namun nanas sangat suka jika ditanam di tempat yang agak miring, sehingga begitu ada air yang melimpah, begitu cepat pula tanah tersebut menjadi kering.

08.3. Ketinggian Tempat
Nanas cocok ditanam di ketinggian 800-1200 m dpl. Pertumbuhan optimum tanaman nanas antara 100-700 m dpl.
selengkapnya...

Rakyat Riau Memilih

Hari ini Senin tanggal 22 September 2008, Riau memilih. Rakyat Riau memilih Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau (Gubri/Wagubri) periode 2008 - 2013. Masyarakat sebagian sudah datang ke Tempat Pemungutan Suara di masing-masing tempat tinggalnya. Tetapi di beberapa TPS masih sepi dari rakyat yang akan melakukan penggunaan haknya dalam memilih Gubri/Wagubri. Mungkin ini karena bulan Ramadhan, sehingga sebagian rakyat masih tidur.

Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan dipilih :

1. Chaidir - Suryadi Khusaini (CS)

2. Rusli Zainal - Mambang Mit (RZ - MM)

3. Thamsir Rachman - Taufan Andoso Yakin (Tampan)

Rakyat yang telah memiliki kartu pemilih, dapat menggunakan hak suaranya dengan datang ke TPS. Kartu tersebut ditunjukkan kepada petugas untuk dicatat dan disesuaikan. Setelah kartu dikembalikan, rakyat dapat mengambil Kertas Suara dan membawanya ke bilik suara untuk dicoblos. Rakyat berhak mencoblos calon Gubri/Wagubri yang dikehendakinya. Bukalah Krtu Suara dan cobloslah yang sesuai. Lipat kembali kertas suara tersebut. Masukkan ke Kotak Suara. Rakyat yang telah memilih akan diberi tanda tinta di jari tangannya seperti yang terlihat di gambar.



Rakyat sebagai pemilih memang mempunyai hak yang besar dalam menentukan siapa calon yang dipilihnya. Jika ditelaah, ada terdapat berbagai tipe pemilih atau kategori pemilih, yaitu :

1. Pemilih Asli, yaitu pemilih yang menggunakan hak pilihnya sesuai dengan Kartu Pemilih yang dimilikinya.
2. Pemilih Gadungan
3. Pemiliih yang tidak memilih

Pemilih Asli, yaitu pemilih yang menggunakan hak pilihnya sesuai dengan Kartu Pemilih yang dimilikinya.

Pemilih Gadungan, yaitu pemilih yang menggunakan hak pilihnya, tetapi tidak sesuai dengan Kartu Pemilih yang dimilikinya.

* Gadungan Terpaksa
yaitu Pemilih yang menggunakan hak pilihnya, tetapi tidak sesuai dengan Kartu Pemilih yang dimilikinya. Pemilih menggunakan Kartu Pemilih milik orang lain karena ingin menggunakan haknya untuk memilih, tetapi tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap yang dikeluarkan KPU. Hal ini terjadi karena adanya kesalahan input data, terlambat mengajukan nama, atau hal lain.
* Gadungan Memaksa
yaitu Pemilih yang menggunakan hak pilihnya, tetapi tidak sesuai dengan Kartu Pemilih yang dimilikinya. Pemilih menggunakan Kartu Pemilih milik orang lain karena ingin menggunakan haknya untuk memilih dengan tujuan menggelembungkan suara calon tertentu di daerah tertentu. Bisa saja Pemilih memang tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap yang dikeluarkan KPU, tetapi bisa juga Pemilih telah terdaftar di daerah tertentu. Hal ini terjadi karena adanya niat tidak baik untuk memenangkan suara calon tertentu.

Pemilih Yang Tidak Memilih, umunya disebut Golput (Golongan Putih) yaitu Pemilih yang sudah tidak punya keinginan untuk menggunakan hak pilihnya karena alasan tertentu. Baik alasan tidak sesuai dengan pemerintahan, tidak sesuai dengan calon-calon, atau alasan lain. Pemilih ini bisa saja tidak terdaftar dalam Daftar Tetap Pemilih dan tidak berusaha untuk masuk ke dalam daftar. Pemilih ini bisa juga telah terdaftar tetapi tidak menggunakan haknya. Kartu yang telah diterimanya bisa digunakan oleh Pemilih Gadungan.

selengkapnya...

21 September 2008

07 - Nenas - Sentra Penanaman

Penanaman nanas di dunia berpusat di negara-negara Brazil, Hawaii, Afrika Selatan, Kenya, Pantai Gading, Mexico dan Puerte Rico. Di Asia tanaman nanas ditanam di negara-negara Thailand, Filipina, Malaysia dan Indonesia terdapat di daerah Sumatera utara, Jawa Timur, Riau, Sumatera Selatan dan Jawa Barat. Pada masa mendatang amat memungkinkan propinsi lain memprioritaskan pengembangan nanas dalam skala yang lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya. Luas panen nanas di Indonesia + 165.690 hektar atau 25,24% dari sasaran panen buah-buahan nasional (657.000 hektar). Beberapa tahun terakhir luas areal tanaman nanas menempati urutan pertama dari 13 jenis buah-buahan komersial yang dibudidayakan di Indonesia.

Peta Produksi Nenas Indonesia 2005




Peta Produksi Nenas Indonesia 2006



POTENSI BUDIDAYA NANAS DI KALIMANTAN BARAT
Dua puluh lima tahun yang lalu, Kalbar dikenal dengan hasil hutannya, terutama kayu gelondongan, yang sangat melimpah hingga eksploitasi besar-besaran pun terjadi secara serentak tanpa memperhitungkan perencanaan yang matang. Akibatnya, sumber bahan baku kayu semakin sulit dicari dan sektor industri pengolahan kayu pun mengalami kehancuran. Dengan terpaksa, banyak pelaku usaha yang gulung tikar atau mencari alternatif lahan usaha lainnya, seperti sektor pertanian yang kemudian menjadi sentra kegiatan ekonomi baru di Kalimantan Barat.

Wilayah Kalimantan Barat yang sebagian besar tanahnya merupakan tanah gambut, memang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai daerah agribisnis holtikultura, salah satunya adalah budidaya nanas. Tanaman nanas memang membutuhkan tanah yang gembur dan kaya akan bahan organik, seperti yang terkandung dalam tanah gambut. Selain itu, tanaman nanas juga membutuhkan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan suhu optimum 32°C, sesuai dengan kondisi geografi Kalbar yang dilalui garis kathulistiwa. Kondisi lainnya yang tidak kalah penting adalah permintaan konsentrat nanas dunia yang terus meningkat dan harga jual yang tinggi sejalan dengan peningkatan permintaan luar negeri, seperti Eropa dan Amerika.

Melihat potensi tersebut, salah satu perusahaan di Kalbar, yakni PT. Agro Industri Saribumi Kalbar, telah membangun sebuah pabrik pengolahan nanas didaerah kabupaten Kubu Raya, yang mengolah sari pati nanas menjadi konsentrat/cairan. Pabrik ini mempunyai kapasitas produksi 450 ton nanas per hari atau 30 ton per jam dengan output 3 ton kosentrat nanas per jam. Pasokan nanasnya akan diambil dari produksi lahan inti seluas 3.000 hektar dan lahan plasma seluas 10.000 hektar. Khusus lahan plasma, petani plasma diberi jaminan pembelian seluruh buah yang telah dipanen dengan harga yang terukur sehingga saling menguntungkan.

Petani juga diberikan kesempatan untuk memperoleh pendaanaan dari perbankan sebagai sarana pengembangan usaha, baik usaha utama seperti pembibitan, maupun usaha ikutan, seperti pengolahan daun nanas dan pupuk nanas.

Permasalahnnya adalah pengembangan lahan plasma yang baru mencapai 600 hektar dari target 10.000 hektar. Intensifikasi lahan juga masih kurang dimana jumlah bibit nanas yang ditanam baru mencapai 2.500 batang dari idealnya 10.000 batang per hektar. Oleh karena itu, pihak perusahaan melalui penyuluhan yang mendalam kepada petani plasma agar pemahaman petani mengenai intensifikasi tanaman dapat lebih baik. Kerjasama dengan dinas terkait juga telah dilaksankan guna menselaraskan program pengembangan lahan plasma, khususnya lahan-lahan baru yang berpotensi. Selain itu, pihak perusahaan secara bertahap tahap akan meningkatkan kapasitas produksinya mulai dari 30% di tahun pertama hingga 150% di tahun ketiga sejalan dengan target pasokan bahan baku yang diharapkan akan terus meningkat.

Ekspor Nanas Provinsi Riau Perlu Dukungan Pemerintah
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0507/08/daerah/1877622.htm
Pekanbaru, Kompas - Pemasaran buah nanas Riau yang sudah terkenal sejak puluhan tahun silam tak kunjung cerah. Puluhan ribu buah hasil panen dari lahan gambut ini berkali-kali gagal menjadi komoditas ekspor akibat minimnya perhatian pemerintah, khususnya dalam pengadaan fasilitas angkutan dan kemudahan proses perizinan.

”Malaysia dan Thailand sempat mengadakan perjanjian akan mendatangkan nanas dari Riau. Masalah kualitas dan harga telah disetujui, tetapi begitu menghadapi persoalan kelengkapan fasilitas dan berbelitnya proses perizinan ekspor, perjanjian ekspor itu kandas,” kata Superviser Rumah Nenas Pekanbaru Sardiana, Kamis (7/7/08).

Dikatakan, untuk pengangkutan ke Malaysia saja dibutuhkan waktu sedikitnya empat hari. Dari Kampar atau Pekanbaru nanas dibawa ke Pelabuhan Dumai, dan di pelabuhan itu butuh waktu satu sampai tiga hari untuk proses perizinan dari pihak keamanan dan Bea Cukai.

Dengan demikian, buah nanas tak lagi segar bahkan busuk ketika sampai di tujuan. Ini mestinya bisa disiasati jika pemerintah daerah atau ada investor yang mau membangun fasilitas penyimpanan yang memadai.

Rumah Nenas merupakan pusat pemasaran nanas dari Tambang Hijau Mix Farming dengan luas lahan nanas 150 hektar di Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Kampar, yang kini memproduksi 8.000 buah nanas per hari. (nel)

Pengembangan Budidaya Nenas dan Pembangunan Pabrik Pengolah Nenas di Kabupaten Kampar
Tuesday, 05 August 2008

Uraian Proyek
Kesuburan tanah di daerah Riau daratan adalah yang sangat sesuai untuk lahan pertanian dengan bermacam ragam jenis tanaman. Kabupaten Kampar merupakan salah satu daerah pertanian yang memiliki potensi besar untuk pengembangan perkebunan Nenas. Hingga saat ini, pertanian Nenas hanya dilakukan oleh masyarakat tempatan dengan metode yang masih traditional. Agar mampu berkompetisi di pasar lokal dan internasional, kualitas Nenas Kabupaten Kampar harus berada pada level Standar mutu tinggi. Di samping itu, komoditi ini juga perlu mendapatkan perhatian ekstra untuk mendapatkan nilai tambah dan laba bagi para petani.

Dalam mencari solusi terbaik bagi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar menginginkan kehadiran para Investor terkemuka untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan budidaya pertanian nenas dan membangun pabrik pengolahan nenas, seperti pabrik pengalengan Nenas, Selai, dan Jus nenas. Kondisi Eksisting saat ini, areal pertanian nenas yang sudah ditanami mecapai luas 800 hektar dengan produksi sekitar 9.000 ton / tahun.

Pada masa mendatang areal tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi 1.500 ha. Permasalahan yang sering dihadapi oleh petani adalah ketika jumlah produksi tidak dapat sepenuhnya ditampung oleh pasar, hal ini tentu saja menyebabkan harga jual menurun drastic. Biasanya, buah nenas akan pecah dalam waktu kurang dari seminggu setelah panen.***
selengkapnya...

20 September 2008

06 - Nenas - Manfaat Tanaman Nenas

06. MANFAAT TANAMAN


Buah Nenas.

Bagian utama yang bernilai ekonomi penting dari tanaman nenas adalah buahnya. Buah nenas selain dikonsumsi segar juga diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti selai, buah dalam sirop dan lain-lain. Rasa buah nenas manis sampai agak masam segar, sehingga disukai masyarakat luas. Disamping itu, buah nenas mengandung gizi cukup tinggi dan lengkap. Buah nenas mengandung enzim bromelain, (enzim protease yang dapat menghidrolisa protein, protease atau peptide), sehingga dapat digunakan untuk melunakkan daging. Enzim ini sering pula dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi Keluarga Berencana.

Buah nenas bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sebagai obat penyembuh penyakit sembelit, gangguan saluran kencing, mual-mual, flu, wasir dan kurang darah. Penyakit kulit (gatal-gatal, eksim dan kudis) dapat diobati dengan diolesi sari buah nenas. Kulit buah nenas dapat diolah menjadi sirop atau diekstrasi cairannya untuk pakan ternak.

Buah nenas dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, bahan pakan ternak, dan bahan baku industri. Buah nenas dapat dikonsumsi dalam keadaan segar atau dijadikan produk olahan, dan dapat diolah menjadi berbagai makanan yang lezat seperti buah kalengan, manisan, selai, sari buah dan beberapa produk lain seperti keripik nenas (makanan kering). Konsentrat nenas untuk skala besar telah diproduksi di Kalimantan Barat. Di daerah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat telah dibangun pabrik konsentrat nenas berkualitas tinggi yang di ekspor ke China dan Eropa dan USA. Kubu Raya mempunyai kapasitas produksi nenas 450 ton per hari atau 30 ton per jam, sedangkan pabrik tersebut dapat mengolah konsentrat nenas kualitas tinggi 3 ton per jam. Bahan baku diperoleh dari lahan inti seluas 3.000 ha dan lahan plasma seluas 650 ha dari luas keseluruhan 10.000 ha. Pengolahan nenas dapat menjadi alternatif pada saat produksi buah melimpah, sehingga harga jual tetap menguntungkan.

Buah nenas juga sangat baik dikonsumsi oleh penderita darah tinggi karena dapat mengurangi tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol darah sehingga dapat mencegah stroke. Enzim bromelain yang terkandung di dalam nenas, dapat menghambat pertumbuhan tumor. Efek diuretic dan respiration-induction yang dimiliki nenas menyebabkan nenas dapat mengurangi demam dan mempercepat pengeluaran racun dari dalam tubuh. ”Skin debridement propertis”-nya berperan dalam mempercepat penyembuhan luka. Parutan nenas dapat digunakan untuk membuang kulit mati, sehingga kulit tampak lebih lembut dan halus.

Nenas juga mengandung vitamin A yang membantu untuk menjaga kesehatan mata. Nenas merupakan sumber antioksidan alami yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit dan meningkatkan konsentrasi darah putih (leukosit). Sehingga tidaklah berlebihan jika Ericht Hinkrichs menyebutkan dalam bukunya “Pineapple : King of the Fruit”.

Enzim bromealin dalam nenas melarutkan lendir yang sangat kental dalam sistem pencernaan, juga dapat menghancurkan bisul bila ada. Masakan yang dibuat dengan 250 gram nenas yang diiris-iris, 60 gram cincangan daging ayam dan lada secukupnya yang kemudian digoreng dapat mengatasi penyakit darah rendah dengan gejala lemasnya kaki dan tangan.

Manfaat enzim bromealin :
  • memecah lemak di usus sehingga membantu membersihkan usus dan saluran pencernaan.
  • mengurangi tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol darah (membersihkan darah) dan mencegah stroke.
  • meningkatkan pencernaan.
  • mencuci timbunan protein dan parasit cacing pada dinding usus sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan melalui feces.
  • menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • merangsang serta meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Manfaat buah nenas lainnya adalah : dapat menjaga keseimbangan hormon tubuh, sehingga sangat berguna bagi wanita untuk mengatur siklus menstruasi. Wanita yang baru melahirkan disarankan mengkonsumsi nenas dalam jumlah cukup untuk membersihkan rahim dan mempercepat penyembuhan. Mengandung tryptophan dan serotonin untuk relaksasi otak yang bermanfaat dalam mengurangi depresi, serta meningkatkan mood dan konsentrasi.

Perlu klarifikasi terhadap pameo di masyarakat : nenas tidak baik bagi wanita (menyebabkan keputihan dan keguguran). Hal ini hanya berlaku bagi wanita yang sensitif. Lagipula nenas yang matang aman untuk dikonsumsi.

Daun Nenas.
Sebagai bahan baku industri daun nenas memiliki kandunan serat yang cukup tinggi,dengan kandungan selulosa 38-48%, homoselulosa 67%, alpa selulosa 31%, lignin 17%, dan pentosa 26%. Serat dari daun nenas dapat dimanfaatkan sebagai pembuat kertas yang cocok untuk tissue,filter rokok dan pembersih lensa. Kertas dari serat daun nenas memiliki kualitas yang baik dengan permukaan yang halus. Di Pekalongan, oleh Rusdiyanto dikembangkan batik serat nenas yang mana kain serat nenasnya berasal dari Kecamatan Belik - Kabupaten Pemalang dan dari Pabrik Radika di Pekalongan.

Ekstrak Ampas Nenas.
Penambahan ekstrak ampas nenas sebagai medium campuran pada pembuatan nata de cashew (seperti nata de coco) berpengaruh terhadap rendemen dan mutu nata de cashew. Perlakuan penambahan ekstrak ampas nenas dengan perbandingan 3 : 6 memberikan hasil rendemen dan mutu terbaik dengan rendemen sebesar 75,40%, ketebalan 1,84 cm, Ph 4,16, serat kasar 2,316%, tektur 4,02 (kenyal) dan rasa 3,96 (suka). Nata de cashew dikonsumsi sebagai makanan tambahan, bahan pencampur coctail, yogurt dan sebagai makanan penutup. Nata de cashew tergolong makanan yang berkalori rendah karena mengandung serat pangan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk proses pencernaan makanan yang terjadi dalam usus halus dan penyerapan air dalam usus besar. Nata dihasilkan dari proses fermentasi pada substrat yang mengandung gula dan nitrogen pada pH yang sesuai dengan perkembangan A. xylinum yaitu berkisar antara 4 - 4,5.

Tanaman hias.
Tanaman hias, misalnya Neoregelia ’Pink grass’ dengan penampilan mencolok berbalut warna merah jambu. Jenis lain misalnya alcantarea yang bersosok besar sehingga menjadi fokus pandang jika dihadirkan di halaman. Bunga aechmea apalagi bunga guzmania yang menghasilkan bunga yang cantik berwarna cerah : merah, kuning dan oranye dan sering dijadikan bunga potong. Guzmania biasa dijual 25-60 ribu rupiah per pot. Namun jenis neoregelia dan vriesa lebih mahal lagi. Vriesa venetralis berwarna kuning hijau segar dilepas antara 1-1,5 juta rupiah per pot.

Limbah Nenas / Kulit Nenas.
Selain buahnya, bagian tanaman nenas yaang lain dapat pula dimanfaatkan seperti kulit buah. Kulit buah nenas dapat dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak yang disebut silase. Silase adalah produk fermentasi an-aerobik bakteri asam laktat yang berasal dari hijauan dengan kadar air tinggi. Silase merupakan bahan pakan yang basah dan lembut, sehingga disukai ternak dan tidak mengganggu kelancaran sistem pencernaan.

Limbah nenas, baik hasil pengalengan maupun limbah tanaman dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan ternak dan ikan. Nilai gizi limbah pengalengan nenas lebih tinggi dibandingkan dengan limbah tanaman nenas. Penyusun utama limbah pengalengan nenas adalah karbohidrat mudah larut terutama gula. Limbah pengalengan nenas mengandung provitamin A sekitar 80.000 I.U berdasarkan bahan kering. Pemanfaatan limbah nenas dalam bentuk kering atau dalam bentuk dedak lebih menguntungkan daripada bentuk segar atau basah.

Berdasarkan kandungan nutriennya, ternyata kulit buah nenas mengandung karbohidrat dan gula yang cukup tinggi. Menurut Wijana, dkk (1991) kulit nenas mengandung 81,72 % air; 20,87 % serat kasar; 17,53 % karbohidrat; 4,41 % protein dan 13,65 % gula reduksi. Mengingat kandungan karbohidrat dan gula yang cukup tinggi tersebut maka kulit nenas memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bahan kimia, salah satunya etanol melalui proses fermentasi.

Tabel Hasil Analisis Proksimat Limbah Kulit Nenas Berdasarkan Berat Basah
Komposisi / Rata-rata Berat Basah (%)
Air : 86,70
Protein : 0,69
Lemak : 0,02
Abu : 0,48
Serat basah : 1,66
karbohidrat : 10,54
Sumber: Sidharta (1989)

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sifat dan Khasiat Buah masak sifatnya dingin, berkhasiat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan, membantu mencernakan makanan di lambung, antiradang, peluruh kencing (diuretik), membersihkan jaringan kulit yang mati (skin debridement), mengganggu pertumbuhan set kanker, menghambat penggumpalan trombosit (agregasi platelet), dan mempunyai aktifitas fibrinolitik.
Buah muda rasanya asam, berkhasiat memacu enzim pencernaan, antelmintik, diuretik, peluruh haid (emenagog), abortivum, peluruh dahak (mukolitik), dan pencahar.

Daun berkhasiat antipiretik, antelmintik, pencahar, antiradang, dan menormalkan siklus haid.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian Penelitian terhadap pengaruh penambahan sari buah nenas terhadap mutu susu sapi telah dilakukan. Ternyata, pada penambahan 3,4 ml sari buah nenas diperoleh populasi bakteri terendah, yaitu 37,60x 10' sel/ml dan kadar lemak tertinggi 7,594%. Pada penambahan 3,2 ml sari buah nenas diperoleh kadar protein tertinggi 19,138°Io (M. Nuh Nasution, Jurusan Biologi FMIPA UNAND, 1993).

Ternyata, enzim yang terkandung dalam buah nenas berkhasiat debridement yang cepat (percobaan dilakukan pada tikus yang mengalami luka bakar). Pemberian ekstrak nenas muda sebanyak 0,2 ml pada mencit hamil dapat mematikan embrio mencit jika diberikan pada umur kehamilan 2 dan 4 hari. Jika diberikan pada umur kehamilan 6 hari, kehamilan tetap berlangsung dan dapat melahirkan normal (Mulyoto, FB UNSOED, 1986).

Pemanfaatan sebagai bahan obat tradisional :
Bagian yang Digunakan:
Bagian yang digunakan adalah buah dan daun.
Indikasi:
Buah nenas digunakan untuk pengobatan :
- rasa penuh di lambung,
- sembelit,
- radang tenggorok,
- menurunkan berat badan,
- beri-beri,
- keseleo, bengkak terpukul,
- darah mudah menggumpal (blood coagulation),
- aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah),
- menghambat pertumbuhan tumor,
- meningkatkan penyerapan (absorbsi) obat,
- terlambat haid,
- masker kecantikan, dan
- cacingan.

Cara Pemakaian:
Untuk obat yang diminum, jus 1/2-2 buah nenas ukuran sedang atau dapat juga diparut, lalu minum.
Untuk pemakaian obat luar, kupas buah nenas, lalu parut. Turapkan hasil parutannya pada bagian tubuh yang sakit, seperti membersihkan jaringan mati (debridement) pada luka bakar, ketombe, bisul, koreng, dan radang kulit (dermatitis). Cara lain, tumbuk daun nenas sampai halus, lalu balurkan pada luka bakar, bisul, dan gatal-gatal.

Contoh Pemakaian:
- Cacingan
Kupas 1 buah nanas muda, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, bilas dengan air masak, lalu parut. Peras clan saring hasil parutannya, lalu minumkan pada anak yang cacingan sedikit demi sedikit.

- Keseleo, memar akibat terpukul
Kupas 1 buah nanas yang sudah masak, potong-potong, lalu dijus. Minum air yang terkumpul sekaligus.

- Radang tenggorokan
Kupas 2 buah nanas yang telah masak, lalu cuci sampai bersih. Potong-potong, lalu dijus atau diparut. Selanjutnya, peras menggunakan sepotong kain bersih. Minum air perasan yang terkumpul, sehari 3 kali, setiap kali cukup 1/3 bagian.

- Peradangan di kulit (dermatitis), ketombe
Sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas, baik di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.

- Ketombe
Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.

- Menurunkan berat badan
Kupas 1 buah nanas yang tidak terlalu matang, lalu cuci sampai bersih. Potong-potong, lalu dijus atau diparut. Selanjutnya, peras menggunakan sepotong kain bersih dan air perasannya langsung diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.

- Sembelit
Kupas 3 buah nanas yang belum masak, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, jus atau parut, lalu peras. Minum air perasannya setelah makan, sehari 2 kali, masing-masing cukup 1/2 gelas.

- Beri-beri
Kupas 2 buah nanas yang sudah masak, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, jus atau parut, lalu peras. Minum air perasannya sekaligus. Sebaiknya diminum pagi atau siang hari sesudah makan.

- Luka bakar, gatal dan bisul
Cuci daun nanas sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Balurkan pada bagian yang sakit.

- Rasa penuh di lambung karena pencernaan terganggu
Minum jus nanas 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas (150 cc). Lakukan 1/2 jam sebelum makan.

- Masker kecantikan
Enzim yang terkandung dalam buah nenas ini dapat pula dimanfaatkan sebagai masker untuk merawat kecantikan dengan mencampurkan sari nenas : air : madu dengan perbandingan 1:2:2. Selain itu bagian buah yang lain seperti hati, kulit dan tangkainya juga mengandung bromelin sehingga dapat digunakan juga untuk bahan masker.

Catatan:
- Ibu hamil dilarang minum perasan buah nanas muda.
- Buah nanas di dalam saluran cerna difermentasi menjadi alkohol yang dapat menimbulkan kambuhnya rematik Gout.
- Penderita kencing manis (diabetes mellitus) dianjurkan untuk membatasi dalam mengonsumsi buah nanas karena kandungan gula buah yang masak cukup tinggi.


Ethno-medical usage
The root and fruit are either eaten or applied topically as an anti-inflammatory and as a proteolytic agent. It is traditionally used as an antihelminthic agent in the Philippines.
A root decoction is used to treat diarrhea.
Usage in culture
• In some cultures, the pineapple has become associated with the notion of welcome[11], an association bespoken by the use of pineapple motifs as carved decorations in woodworking. Many people bring a pineapple as a gift when meeting someone for the first time.
a metal pineapple is atop the cup given to the winner of the wimbledon singles championship
Usage in pop culture
On the television show Psych, a pineapple was part of an ad-libbed line in the pilot episode by actor James Roday, who portrays the show's main character Shawn Spencer. The pineapple was such a big hit that pineapples have appeared in nearly every episode since that time, and also are featured on the show's website and official merchandise.

selengkapnya...

19 September 2008

05 - Nenas - Faktor Penilaian Nenas

Faktor Penilaian Nenas
Berdasarkan http://www.rusnasbuah.or.id/

Kunci Deskriptor Nenas

Karakteristik Tanaman
  1. Tinggi tanaman (cm)
  2. Jumlah daun
  3. Lebar daun (cm)
  4. Diameter tajuk (cm)
  5. Jumlah duri per 10 cm
  6. Panjang daun
  7. Letak duri
    • Merata seluruh daun
    • Ujung daun
    • Merata pada tanaman
  8. Warna daun
    • Hijau muda
    • Hijau
    • Hijau tua
    • Hijau mengkilap
    • Tengah merah, pinggir hijau
    • Hijau keunguan pada tepi
    • Hijau bagian tepi merah
    • Hijau keunguan
    • Hijau tengah ungu
  9. Jumlah anakan (suckers)
  10. Jumlah tunas dasar buah (slips)
  11. Jumlah tunas tangkai (hapas)
  12. Jumlah tunas batang (shoots)


Karakteristik Buah
  1. Bobot buah (g)
  2. Panjang buah (cm)
  3. Diameter atas (cm)
  4. Diameter tengah (cm)
  5. Diameter bawah (cm)
  6. Diameter core (cm)
  7. Kedalaman mata (cm)
  8. Total Padatan Terlarut (°Brix)
  9. Keliling buah (cm)
  10. Panjang peduncal (cm)
  11. Jumlah daun mahkota (helai)
  12. Bobot mahkota (g)
  13. Bobot buah dengan mahkota (g)
  14. Bobot buah tanpa mahkota (g)
  15. Tinggi mahkota (cm)
  16. Lingkar mahkota (cm)
  17. Total asam (%)
  18. PH (acid ratio)
  19. Warna buah matang
    • Kuning
      • Kuning kehijauan
      • Kuning orange kehijauan
      • Hijau kekuningan-ungu
    • Kuning-orange
    • Kuning cerah
    • Hijau keunguan
    • Hijau tua dengan semburat kuning
    • Kuning cerah dengan mata mengkilap
    • Orange kemerahan
    • Hijau tua
    • Merah
  20. Jumlah mata buah
  21. Panjang empulur (cm)
  22. Panjang buah dengan mahkota (cm)
  23. Umur panen (bulan setelah tanam)
  24. Warna buah mentah
    • Putih kehijauan
    • Hijau tua keunguan
    • Hijau tua kekuningan
    • Hijau tua mengkilap
    • Kuning kehijauan
    • Kuning orange
    • Hijau Tua
    • Hijau keputihan
  25. Mata buah
    • Relatif rata tidak seperti jenis Queen lainnya
  26. Vitamin C


selengkapnya...

17 September 2008

All About Plastic (k)

All About Plastik
Umumnya, kita tidak tahu mana barang-barang plastik yang aman dan berbahaya. Untuk itu kita perlu ketahui kriteria plastik yang telah diatur secara internasional yang digunakan seluruh dunia dengan kode dan simbol yang sama. Kode tersebut dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode seperti ISO (International Organization for Standarization). Letak kode pada umumnya di bagian bawah, berbentuk segitiga yang memiliki angka di tengahnya.


Segitiga dan angka ditengahnya :

Angka

Tulisan

Produk / Ciri / Akibat

1

PETE atau PET

polyethylene terephthalate

Berwarna jernih/transparan/tembus-pandang.

Botol plastik air mineral, jus, hampir semua botol minuman.

Hanya untuk sekali pakai. Bila sering dipakai, apalagi diisi air panas/hangat, maka mengakibatkan lapisan polimer akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker dalam jangka panjang.

2

HDPE

High density polyethylene

Lebih kuat, keras, buram, lebih tahan suhu tinggi, lebih mampu mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik dengan makanan/minuman yang dikemasnya.

Botol susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat.

Sekali pakai karena adanya pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3

V

V berarti PVC

Polyvinyl chloride

Jenis plastik yang paling sulit didaur ulang.

Plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.

Berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4

LDPE

low density polyethylene

Berwarna cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.

Kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak, pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen, plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.

5

PP

polypropylene

Plastik tidak jernih atau berawan, lebih kuat, ringan, daya tembus uang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil pada suhu tinggi, mengkilap.

Aman untuk menyimpan makanan/minuman.

6

PS

polystyrene

tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain.

Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.
Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung.
Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang.

Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning jingga, dan meninggalkan jelaga.

7

OTHER

.

Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :

  1. SAN – styrene acrylonitrile,
  2. ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
  3. PC – polycarbonate,
  4. Nylon

botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS

memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada
mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi
, sedangkan
ABS
biasanya digunakan sebagai bahan
mainan lego dan pipa.

Plastik dengan
jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman.
Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.

Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.










Gambar diambil dari http://sekutawar.blogspot.com/


Kenali Tanda Segitiga Pada Kemasan Plastik

Posted on August 8, 2008 by Dynamic
http://lyla-home.blogspot.com/2008/08/kenali-tanda-segitiga-pada-kemasan.html

Akhir-akhir ini sering diulas di televisi tentang kemasan plastik yang berbahaya. Coba kita perhatikan di sekitar kita, sudah dipenuhi dengan sampah plastik yang tentunya sangat sulit untuk didaur ulang. Kita juga sering menjumpai berbagai macam plastik mulai dari tas kresek dengan berbagai macam warna ( merah, putih, hitam dll), toples tempat makanan, botol air minum, botol susu, gantungan baju, compact disk (CD), pipa paralon dll yang semuanya itu mengandung plastik jugakan??

Tentunya kita sebagai manusia awam tidak tahu mana plastik yang aman dan yang tidak aman. Tetapi ternyata sudah diatur dan ditetapkan secara internasional sehingga di negara manapun di dunia ini menggunakan kode dan simbol yang sama. Namun sayang masih banyak yang belum mengetahui seperti apa kode dan simbol tersebut. Bagi manusia awam kode dan simbol tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta cara dampak pemakaiannya.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
Berada atau terletak di bagian bawah
Berbentuk segitiga
Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
Serta nama jenis plastik di bawah segitiga

Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 tambahan sehingga totalnya ada 10 buah.

Tanda-tanda plastik tersebut adalah:
JENIS KE 1:
Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/ transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.

JENIS KE 2:
Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

JENIS KE 3:
Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

JENIS KE 4:
Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah :
Kuat,
- Agak tembus cahaya,
- Fleksibel dan permukaan agak berlemak,
- Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
- Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
- Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen,
- Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.

Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

JENIS KE 5:
Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

JENIS KE 6:
Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning jingga, dan meninggalkan jelaga.

JENIS KE 7:
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :
SAN – styrene acrylonitrile,
ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
PC - polycarbonate,
Nylon

Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.

Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.
Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?
- Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
- Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN atau ABS)

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas kresek ya! Terutama makanan yang masih panas. Demi panjang umur…. hehehe…. dan tips buat kita semua bagi para orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:
- Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
- Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
- Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
- Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
- Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.

Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih didalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan.

Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.

Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di mocrowave oven.

Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak

Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan.

Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

Plastik
19 May 2006 - 7:06pm — admin
http://www.plastic.web.id/Plastic_introduction

Gas alam adalah sebagai bahan baku plastik (LDPE = low density polyethylene, LLDPE = linear low density polyethylene, HDPE = high density polyethylen, PE= poly ethylene, PVC=poly vinyl chloride), juga digunakan antara lain sebagai bahan baku pabrik pupuk, petrokimia, metanol, C3 dan C4-nya untuk LPG, CO2-nya untuk soft drink, dry ice pengawet makanan, hujan buatan, industri besi tuang, pengelasan dan bahan pemadam api ringan.

Istilah plastik mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Mereka terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi.

Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapat dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Nama ini berasal dari fakta bahwa banyak dari mereka "malleable", memiliki properti keplastikan. Plastik didesain dengan variasi yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, "reliency" dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri. Plastik dapat juga menuju ke setiap barang yang memiliki karakter yang deformasi atau gagal karena shear stress- lihat keplastikan (fisika) dan ductile. Plastik dapat dikategorisasikan dengan banyak cara tapi paling umum dengan melihat tulang-belakang polimernya (vinyl{chloride}, polyethylene, acrylic, silicone, urethane, dll.). Klasifikasi lainnya juga umum. Plastik adalah polimer; rantai-panjang atom mengikat satu sama lain. Rantai ini membentuk banyak unit molekul berulang, atau "monomer".

Plastik yang umum terdiri dari polimer karbon saja atau dengan oksigen, nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang. (beberapa minat komersial juga berdasar silikon). Tulang-belakang adalah bagian dari rantai di jalur utama yang menghubungkan unit monomer menjadi kesatuan. Untuk mengeset properti plastik grup molekuler berlainan "bergantung" dari tulang-belakgan (biasanya "digantung" sebagai bagian dari monomer sebelum menyambungkan monomer bersama untuk membentuk rantai polimer). Pengesetan ini oleh grup "pendant" telah membuat plastik menjadi bagian tak terpisahkan di kehidupan abad 21 dengan membperbaiki properti dari polimer tersebut. Pengembangan plastik berasal dari penggunaan material alami (seperti: permen karet, "shellac") sampai ke material alami yang dimodifikasi secara kimia (seperti: karet alami, "nitrocellulose") dan akhirnya ke molekul buatan-manusia (seperti: epoxy, polyvinyl chloride, polyethylene).


Kimia Dasar untuk Plastik
8 July 2006 - 3:27pm - admin
http://www.plastic.web.id/plastic_tutorial

Untuk mengerti karakteristik dari plastik, bisa dimulai dari struktur kimia penyusun plastik. Pengetahuan dasar kimia dibutuhkan untuk mengerti sifat-sifat dasar plastik. Ikatan kimia dalam struktur plastik adalah ikatan kovalen, yaitu ikatan antar atom dengan cara berbagi elektron diantara dua atom. Ikatan ini dapat terdiri dari beberapa elektron. Plastik merupakan bagian dari molekul hidrokarbon zat yang penyusun dasarnya adalah karbon dan hidrogen. Contoh dari ikatan kovalen diantaranya:
Ikatan tunggal C-C, ikatan ganda C=C, atau ikatan rangkap 3 C≡C.

Karbon mempunyai kemampuan untuk berikatan membentuk rantai yang panjang seperti oktane: CH3-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH2-CH3.
Plastik yang mempunyai struktur paling sederhana adalah polyethylene (PE). Umumnya susunan molekul dari PE terdiri dari sekitar 1000 atom karbon didalam tulang punggungnya. Molekul dari plastik sering disebut dengan macro molekul karena ukurannya sangat besar dilihat dari panjang rantai karbonnya. Untuk menyederhanakan struktur kimia dari macro molekul, maka digunakan penyingkatan. Bagian terkecil dari rantai karbon yang panjang disebut dengan mer atau monomer. Sering dituliskan seperti berikut.
-[CH2-CH2]n-
dimana n adalah jumlah atau derajat dari polimerisasi. Polimerisasi berarti penggabungan bersama monomer. Sekarang ini ada ribuan jenis plastik, tapi pada dasarnya, atom-atom penyusun inti plastik adalah Karbon (C), Hidrogen (H) dan beberapa tambahan atom Oksigen (O), nitrogen (N), Klor (Cl), Fluor (F), dan belerang (S).

Homopolymer:
Penyusun kimia paling dasar dari plastik disebut dengan homopolymer karena hanya terdiri dari satu struktur dasar. Contohnya:
-[CH2-CH-X]n-
>Jika X adalah hidrogen (H), maka bahan tersebut adalah polyethylene (PE). Tetapi ika X adalah klor [Cl], maka bahan tersebut adalah poli vinil klorida (PVC).
Bisa juga dua atom hidrogen (H) diganti dengan atom-atom tertentu menjadi sebagai berikut:
-[CH2-CX-Y]n-

Penyusunan Molekul dari Plastik
Molekul-molekul dari plastik dapat mempunyai dua jenis tipe dalam penyusunan molekulnya, yaitu amorphous dan kristal polimer.
Plastik Amorphous:
Susunan molekul dari plastik amorphous cenderung tidak beraturan. Plastik amorphous biasanya bening atau transparan selama tidak ada filler atau campuran lain. Contoh plastik jenis ini adalah aklirik ditoko-toko.
Plastik kristal:
Susunan molekul dari plastik kristal adalah teratur. Keteraturan ini dapat dibuat dengan cara pendinginan yang relatif lama. Plastik kristal cenderung tidak transparan.

Pada umumnya plastik adalah campuran dari kedua tipe itu. Bagian luar dari plastik cenderung berbentuk amorphous karena proses pendinginan bagian luar relatif cepat. Sementara bagian dalam cenderung berbentuk kristal karena pendinginan memerlukan proses yang lebih lama.

Material Plastik
27 May 2006 - 3:46pm — admin
http://www.plastic.web.id/plastic_tutorial

Material plastik dapat dibagi menjadi 2, yaitu Thermoplastik dan Thermoset. Material plastik yang paling penting:
- Polypropylene(PP) - karpet
- Polyvinyl chloride(PVC) - pipa
- High Density Polyethilene(HDPE) - botol
- Linear Low Density Polyethilene(LLDPE) - film
- Low Density Polyethylene(LDPE) - film
- Polyester, thermoplastic(PETE) - botol softdrink
- Polystyrene(PS) - kaset
- Phenolic - lem plywood

Bahan-bahan untuk membuat plastik:
1. Additive - Antioksidan: mencegah oksidasi yang memutus rantai polimer
- Agen antistatik: menarik kelembaban permukaan supaya konduktif
- Pewarna: memberi warna atau efek seperti iluminasi
- Coupling agents: memudahkan untuk menempel ke bahan lain
- Curing agents: mempermudah penggabungan monomer kepolimer
- Flame retardants: mempersulit plastik terbakar
- Foaming/blowing agents: memberi gelembung udara atau foam
- Penstabil panas: mengurangi pemecahan polimer karena panas
- Penstabilan benturan: menguatkan plastik dari benturan
- Pelumas: mengurangi gesekan plastik keperalatan dan tidak lengket
- Nucleating agents: membantu pengkristalan polimer
- Plasticizer: menambah fleksibilitas, menurunkan titik leleh, dan encer
- Pengawetan: menjaga dari mikroorganisme
- Pembantu proses: menaikkan produksi, memperbaiki permukaan (anti lengket)
- Penstabil UV: mengurangi kerusakan akibat sinar Ultra Violet

2. Reinforcement
Bahan yang ditambahkan ke resin dan polimer untuk menambah kekuatan, daya tahan terhadap benturan, dan kekerasan plastik. Reinforcement dibagi menjadi 2:
- Lamina: memberi lapisan seperti fiber glas, kain, atau lembaran material sehingga menjadi seperti roti sanwidch.
- Fibrous: mencampur dengan beberapa bahan seperti serat kaca, carbonaceous, serat polymer, serat inorganic, serat logam, dan serat hybrids.

3. Filler
Digunakan untuk mengisi sela-sela polimer dan mengurangi harga, tetapi kadang-kadang harga filler lebih mahal dari polimer.

Polietilena tereftalat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PETE atau PET (polyethylene terephthalate)
Polietilena tereftalat (disingkat PET, PETE atau dulu PETP, PET-P) adalah suatu resin polimer plastik termoplast dari kelompok poliester. PET banyak diproduksi dalam industri kimia dan digunakan dalam serat sintetis, botol minuman dan wadah makanan, aplikasi thermoforming, dan dikombinasikan dengan serat kaca dalam resin teknik. PET merupakan salah satu bahan mentah terpenting dalam kerajinan tekstil.

Struktur kimia polietilena tereftalat
PET dapat berwujud padatan amorf (transparan) atau sebagai bahan semi-kristal yang putih dan tidak transparan, tergantung kepada proses dan riwayat termalnya. Monomernya dapat diproduksi melalui esterifikasi asam tereftalat dengan etilen glikol, dengan air sebagai produk sampingnya. Monomer PET juga dapat dihasilkan melalui reaksi transesterifikasi etilen glikol dengan dimetil tereftalat dengan metanol sebagai hasil samping. Polimer PET dihasilkan melalui reaksi polimerasi kondensasi dari monomernya. Reaksi ini terjadi sesaat setelah esterifikasi/transesterifikasinya dengan etilen glikol sebagai produk samping (dan etilen glikol ini biasanya didaur ulang.

Kebanyakan (sekitar 60%) dari produksi PET dunia digunakan dalam serat sintetis, dan produksi botol mencapai 30% dari permintaan dunia. Dalam penggunaannya di bidang tekstil, PET biasanya disebut dengan poliester saja.

selengkapnya...

Copyright © 2013 attayaya: September 2008 | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah