10 Januari 2010

Kupu-kupu
Rama-rama
Ngengat

Dalam perjalanan ke Makassar (Makassar Ujung Pandang : i am home), aku sempat ke Kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros - Makassar. TN Bantimurung merupakan kawasan konservasi hutan terutama perlindungan terhadap berbagai jenis kupu-kupu. Kupu-kupu merupakan serangga yang tergolong ke dalam ordo Lepidoptera, atau 'serangga bersayap sisik' (lepis, sisik dan pteron, sayap).
(Gambar : Morpho Anaxibia Butterfly)
Secara sederhana, kupu-kupu dibedakan dari ngengat atau rama-rama alias kupu-kupu malam berdasarkan waktu aktifnya dan ciri-ciri fisiknya. Kupu-kupu umumnya aktif di waktu siang (diurnal), sedangkan gengat kebanyakan aktif di waktu malam (nocturnal). Kupu-kupu beristirahat atau hinggap dengan menegakkan sayapnya, ngengat hinggap dengan membentangkan sayapnya. Kupu-kupu biasanya memiliki warna yang indah cemerlang, ngengat cenderung gelap, kusam atau kelabu. Meski demikian, perbedaan-perbedaan ini selalu ada perkecualiannya, sehingga secara ilmiah tidak dapat dijadikan pegangan yang pasti.
(van Mastrigt dan Rosariyanto, 2005).
(Gambar : Black and blue butterfly)

(kupu-kupu malam dalam arti sebenarnya bukan kupu-kupu malam yang berarti kurang bagus alias negatif

Siklus hidup kupu-kupu dewasa rata-rata hanya sekitar 2 minggu. Secara keseluruhan siklus hidupnya dimulai dari telur (eggs), ulat (larva/pupa/caterpillar), kepompong (chrysalis), kupu-kupu (butterfly) ataupun ngengat (moth). Dalam siklus hidupnya yang pendek, beberapa jenis kupu-kupu sanggup bermigrasi dalam musim-musim tertentu semisal dari jenis Mourning Cloak, Painted Lady, American Lady, Red Admiral, dan Common Buckeye yang bermigrasi dari Mexico untuk menghindari musim kering ke bagian utara Amerika dengan menempuh jarak 4000 to 4800 km (2500–3000 mil). (Gambar : Red Admiral Butterfly)

Kupu-kupu, sebagaimana hewan lainnya, juga berinteraksi kepada manusia, semisal dalam penggambaran motif dalam budaya beberapa suku (bangsa Egyptian telah menggunakan kupu-kupu sebagai hieroglyphs sekitar 3500 tahun yang lalu). Kupu-kupu juga bisa menjadi serangga penghancur/perusak tanaman terutama dari keluarga/family Tortricidae, Noctuidae, dan Pyralidae. Tetapi lebih banyak (umumnya/hampir semua) bermanfaat dalam penyerbukan (pollination) tanaman.

Khusus untuk Family : Bombycidae, Genus : Bombyx, Species : B. mandarina dan B. mori yang ulatnya menghasilkan serat sutra. Bombyx mandarina "the Wild Silkmoth" dan Bombyx mori "the silkworm of the mulberry tree" atau "the domesticated silkmoth" adalah jenis ngengat yang dikembangbiakkan demi menghasilkan serat sutra yang akhirnya mejadi kain sutra. Berdasarkan ciri-ciri dari van Mastrigt, seharusnya ulat sutra adalah termasuk kelompok "ngengat", bukan kupu-kupu.

Dalam umurnya kupu-kupu (ataupun ngengat) umumnya pendek tetapi kupu-kupu dapat menghasilkan manfaat yang banyak bagi manusia. Bahkan beberapa jenis ulatnya dikonsumsi sebagai makanan lezat. Boendegi, dalam bahasa Korea yang berarti ulat/larva/pupa adalah ulat kupu-kupu sutra yang direbus untuk dikonsumsi dan dihidangkan di restoran-restoran.

Maguey worm dari bahasa Spanyol (gusano del maguey, chinicuil) yang berarti ulat juga merupakan makanan lezat. Ulat ngengat yang dikonsumsi oleh orang Mexico ini dari jenis Aegiale hesperiaris yang biasa disebut "tequila giant skipper" atau "meocuiles" karena hidup di dedaunan pohon Agave tequilana dari Family Agavaceae. Ulat "Tequila Giant Skipper" yang berwarna orangye kemerah-merahan ini mengandung 650 kalori setiap 100 gram. Di daerah Carnia Italia, anak-anak menangkap Zygaena di awal musim panas untuk dimakan.

*****

Tulisan di atas merupakan pembuka atas telah diterima dengan selamat award dari Elpa Yuliani





Kutipan dan gambar diambil dari Wikipedia Bahasa Inggris
(http://en.wikipedia.org/wiki/Butterflies_and_Moths) dan berkas-berkas Wikipedia lain yang berhubungan.





Copyright © 2013 attayaya: Kupu-kupuRama-ramaNgengat | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah