Find out how to reduce your carbon footprint
attayaya support to : The Banyumas Residence

2009-05-05

Tulisan ini merupakan sambungan dari postingan berjudul :
Nabi Muhammad SAW dan Lingkungan Hidup - 1



Eka Budianta, penyair dan aktivis lingkungan, membiarkan pohon tumbuh di dalam rumahnya. Jika lantainya retak, kata Eka, tinggal menambal saja. Menurut Eka, pohon di dalam rumahnya adalah sebuah rahmat bagi kehidupannya. Pendapat Eka benar. Pohon jangan dilihat hanya sesosok kayu yang mati. Tapi juga sebuah "ekosistem" kehidupan yang mandiri. Pohon adalah tempat hidup berbagai jenis species yang secara ekosistem saling melengkapi dan bersimbiose mutualistis dengan lingkungannya. Pohon adalah "teman akrab manusia" yang selalu setia menghisap karbondioksida yang dikeluarkan pernafasan kita dan memberikan oksigen yang dibutuhkan tubuh kita. Pohon adalah "sahabat manusia" yang tidak hanya melindungi kita dari polusi karbondioksida, tapi juga polusi suara. Karbondioksida sebagai gas rumah kaca (GRK) yang menaikkan suhu bumi, tiap tahun konsentrasinya makin besar sehingga makin "memanggang" penghuninya. Dengan banyaknya pohon di sekitar kita, GRK ini bisa diserap dan berdampak mengurangi kenaikan suhu bumi.

Di Belanda, peredaman polusi bunyi/suara dengan pepohonan diterapkan dengan luas. Kita bisa melihat kota-kota besar di Belanda, banyak sekali taman dan setiap rumah menanam pohon di sekelilingnya, bahkan di teras rumah. Penanaman pohon itu, disamping menambah keindahan dan menyejukkan udara, juga meredam polusi getaran bunyi. Mungkin saja, kehebatan pemain sepakbola asal Belanda berkaitan erat dengan kesehatan fisiknya akibat banyaknya kebun dan taman di negeri kincir angin yang bisa meredam polusi GRK dan bunyi tersebut. Tak hanya itu, negeri kincir angin ini pun terkenal pula sebagai pengekspor hasil pertanian, peternakan, dan bunga. Padahal, luas negeri Belanda lebih kecil dari Jawa Barat dan sepertilima wilayahnya berasal dari pengeringan air laut.


saduran buku :
Prof. Dr. Hadi Alikodra, et.al
Global Warming : Banjir dan Tragedi Pembalakan Hutan
Bab : Nabi Muhammad, Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup





Related Post


45 komentar:

bunga raya said...

peramaxxxxxxxxx dulu baru komen

Kabasaran Soultan said...

Very nice sharing
Menjaga keseimbangan alam adalah bagian dari ibadah.

brown sugar said...

Bunga, Pohon, Tumbuhan memang hanya berperan sebagai obyek tambahan, tapi tanpa itu semua akan berakibat fatal apabila dihilangkan keberadaannya.....So....artinya mari kita Sholat Maghrib dulu berjamaah........semangat mas...

bunga raya said...

oh gitu ya mas tapi bukannya pohon kalau di malah hari itu bisa merugikan kita d karena menyedot tubuh kita? itu kalau malam hari tapi kalau siang hari memang bener bagus untuk kita.maklum saya ga tau mas tapi bagus juga artiklenya buat wawasan

JengSri said...

dah pernah liat filnya The Happening belom? abis nonton film itu jengsri jadi takut kalo bakalan terjadi pohon2 ngamuk sama manusia gara tingkahnya manusia yang gak mau menjaga alam.

tonton ya Ya ;).

Sang Cerpenis bercerita said...

kalo atta sahabatnya siapa?

suwung said...

harus tanam pohon nih

nietha said...

aku harus banyak2 menanam pohon skrg, apalgi ditempat kerjaku sekarang hampir semua pohon hilang karna dampak tsunami. dan harus memulai lagi dari nol agar bumi ini hijau

JengSri said...

gak juga seh, cuma ngerinya pohon2 ini ngasih virus balik kemanusia dalam waktu sekian detik ribuan orang mati. pesen moralnya sih kayaknya tentang alam.

dikira mau ngomongin tentang perasaanmu, taunya masalah NPWP toh (hayahhhhh capek dehhhh!!!!)

harry seenthing said...

reboisasi harus banyak di tingkatkan lagheee nih kang

keboaja said...

di rumah saya gak ada pohonnya sama sekali.

aprillins said...

yak tepat sekali..
pohon adalah bagian dari ekosistem yang lebih luas, dan pohon itu sendiri merupakan ekosistem bagi makhluk yang terkait seperti misalnya semut, burung, serangga, jamur dan sebagainya.

good posting bang!

eri-communicator said...

LEGA RASANYA KERJAAN DAH SELESAI,DAH MAKAN MALAM,DAH MANDI, ADA YANG KURANG BERKUNJUNG KE BLOG SOBAT :D

rco said...

Seingat saya tumbuhan di malam hari tidak bagus untuk paru-paru kita,

Tapi mungkin saya salah, soalnya ujian biologi saya dulu gak pernah dapat di atasnya 5.

Inuel ^^ said...

hijaukan bumi kita,,heheheheh
attayaya pelopor yang ijo ijo,,semngat yah ....

JengSri said...

komen sama mengungkapkan laen ayya!

Dinoe said...

Alangkah indahnya jika dunia ini penuh dengan tumbuhan hijau...
Met mlm maaf saya baru bisa mampir...

reni said...

Blog ini emang cocok ngomongin lingkungan... warna templatenya aja udah ndukung banget...!!

Riau Tourism and Travel said...

hm.......... hijaulah negeri ku.... dimulai dari blog hijau ini... hihih....
om aq dah dapat job dari blog vertise.. tapi ga sempat ngerjainnya... gmn tuh....???


Riau Tourism and Travel

mas icang said...

nice info.....semakin membuktikan setiap perkataan Nabi kita.

Riau Tourism and Travel said...

aq dah nembak tuh om......
ohya.. kata Penyamun .. ma Om aja.. koneksi inet penyamun lagi lelet..... gmn tuh... hihihihi


Riau Tourism and Travel

taufikasmara said...

Tapi kalo ada tumbuhan di dalam rumah katanya bisa berebut oksigen kalo malam hari Bang... Kalo siang emang saling berbagi.

aprillinssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss said...

oo... si butang emas.. ehehheehhehe adminnya yahh..

Sopandi said...

salam sejahtera.. sejahterakan bumi dengan menanam pohon satu orang satu pohon (kecuali pohon toge) di rumah masing-masing.. he..

anak nelayan said...

artikelnya maknyuss
linkmu dah tak pasang di blogku..link back yaa

syafwan said...

Pohon di dalam rumah itu menyehatkan. Lebih sehat lagi memelihara kelestarian pohon di dalam hati.

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Ketinggalan lagi nih,... abis jarang ol sih kalau malem.
Aku pernah nonton nih film yang diceritain diajeng.

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Emang hebat tuh negerinya engkong gue,.....yah Belande, daerahnya berasal dari pengeringan air laut jadi ketinggian rata2 di bawah permukaan laut, tapi jarang yah... kite denger kebanjiran kayak jakarte.

yanuar catur rastafara said...

alam harus kita jaga
karena keseimbangan manusia adalah bersahabat dengan alam (halah)
hehehehehehe

negeri hijau said...

bagaimanapun alam harus dijadikan sahabat, bukan untuk dirusak...

viva blogger dan alam

Xpresi Riau said...

salah Suku Papua aja, meyakini nenek moyang mereka dari kayu yang hidup (apa benar?)

aprillins said...

duh ga sempet ge NIX 09 neehhh! aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....
gara2 bang atta neh...!!

Laksamana Embun said...

3,2,1 Pertamaxxxxxxxxxxxxxx

eppie - cool, said...

bos gaimana tu ya kerjaan oknum ttt, buat galian ngancurin/membunuh pohon yang udah 30 tahun umurnya. memang nggak sadar tu orang..........

attayaya said...

tetap hijau

nietha said...

ga bisa nanam pohon nih,selalu mati trus..katanya tangannya panas. Apa iya???

JengSri said...

pembuktian opo, lha wong dianya juga identitasnya samar2 kok? sampe dianya sendiri gak ngerti SSQ. jagonya cuma nembak keyword manohara doang sih kerjaanya.

J O N K said...

wah keren banget nih kalau kayak belanda, tapi saya juga pernah liat film Happening, ngeri jgua ya :D

Sang Cerpenis bercerita said...

iya ya...bang..kok jumlah koment kamu kurang mulu ya? kenapa? aku coba pake widget dari zujoe tapi tetap gak berubah. aneh....

aprillins said...

ternyata,, bang atta punya blog lain loh.................................
diem diem aja lagi.. huh huh
yaitu
butangemas.blogspot.com
'huehuehueheueh

fantasticdreams5 said...

Saya pernah baca buku yang katanya pohon itu bisa ngomong, minta tolong dll.
Kalau kita bisa dengar bahasa mereka, pasti tutup telinga laku keras!!! Soalnya mereka pasti meraung-raung minta tolong pas mau ditebang, kekeringan, diganggu manusia, and kalau dikencingin oknum2 g tau malu, deelel.

Kasian po'on...

JengSri said...

itulah dia si SSQ. Nembak siapa ajah yang bisa ditembak, eh sekarang maunya jengsri yang nembak duluan,huahahhahhaha. "KE LAUT DEH LO"! hari gene ngomong masih muter2 kayak kepasar. jangan salahkan kalau daku di comot orang, hehehehe.

attayaya said...

yang mau kepasar ikut jeng sri deh

buwel said...

lagi2 postingannya hebat...sangat berfaedah bang...

attayaya said...

tengnkyu buwel