27 Mei 2009

Lyuba..... I Hate You

Kenapa aku bisa ngasi judul seperti itu? Siapa tuh Lyuba?

Lyuba (Люба) adalah nama yang diberikan kepada seekor Mammoth/mamut/mamont/mamot yang telah mati ribuan tahun lalu. Mamut adalah sejenis gajah bergenus "mammuthus" yang telah punah. Nenek moyang megafauna (fauna berukuran besar) itu meninggalkan Afrika sekitar 3,5 juta tahun silam dan menyebar ke seantero Eurasia, beradaptasi dengan lingkungan hutan, sabana dan stepa. Yang terkenal diantara makhluk berbelalai ini adalah jenis mamut bulu tebal (mamuthus primigenius) yang merupakan kerabat dekat dengan gajah zaman sekarang. Muncul pertama kali sekitar 400.000 tahun lalu pada pertengahan kala Pleistosen, mungkin di sekitar Siberia Timur Laut. Dengan bulunya yang tebal mencapai 90 sentimeter, mamut ini mudah beradaptasi dengan lingkungan dingin. Berakhirnya zaman es, dianggap oleh para ahli sebagai pemicu kepunahan berbagai megafauna sekitar 14.000 hingga 10.000 tahun lalu. Mamut diduga juga telah diburu manusia purba untuk mendapatkan dagingnya.

Lyuba, sebagai jasad mamut yang masih kecil, ditemukan pada bulan Mei 2007 di Semenanjung Yamal, Siberia Barat Laut, Rusia, oleh seorang penggembala Yuri Khudi rusa kutub dari suku Nenets. Tepatnya di beting/pinggiran Sungai Yuribey bersama ketiga orang putranya. Di musim panas, Suku Nenets sudah sering menemukan gading mamut seperti batang berpilin warna kuning madu. Suku Nenets, berdasarkan dongeng, menganggap binatang ini buas yang berkeliaran di dunia gelap dan beku, dan merupakan malapetaka bagi Suku Nenets.

Khudi merasa ini penemuan penting, tetapi tidak mau menyentuh jasad binatang itu karena takut malapetaka. Maka Khudi berjalan ke selatan sejauh 240 km ke kota kecil Yar Sale untuk berkonsultasi dengan temannya Kirill Serotetto yang paham dunia luar. Kirill membawa Khudi ke direktur museum lokal dan membujuk pemerintah setempat untuk menerbangkan Khudi dan Kirill kembali ke Sungai Yuribey dengan helikopter. Sungguh sayang, jasad mamut itu telah hilang.

Khudi beranggapan bahwa Lyuba merupakan hal yang dicari orang untuk mendapatkan uang. Khudi curiga bahwa Lyuba telah dicuri oleh orang yang ingin memanfaatkan jasad anak/bayi mamut tersebut. Kecurigaan Khudi segera jatuh kepada salah seorang sepupunya, yang telah dilihat oleh beberapa orang suku Nenets, ada di beting sungai tersebut dan pergi naik kereta rusa-kutubnya ke arah kota Novyy Port.

Khudi dan Kirill mengejarnya. Begitu tiba, mereka melihat Lyuba disandarkan di tembok sebuah toko dan telah digigiti oleh anjing pada bagian telinga kanannya serta ekornya. Orang-orang memotretnya. Si pemilik toko telah membeli bayi mamut tersebut dari sepupu Khudi seharga 2 mobil salju dan makanan untuk setahun. Dengan bantuan polisi setempat, Yuri Khudi dan Kirill Serotetto berhasil memperoleh kembali jasad bayi mamut tersebut. yang lalu dibungkus dan dikirim dengan helikopter untuk disimpan dengan aman di Museum Shemanovsky di Salekhard, ibukota wilayah tersebut. Yuri Khudi telah menyelamatkan mamut paling awet dari zaman es yang pernah ada.

PROSES KEMATIAN LYUBA :
Para ilmuwan masih memperdebatkan apakah anak mamut ini kehabisan napas dalam lumpur atau tenggelam dalam air, tetapi mereka sepakat Lyuba mati dengan sangat cepat. Badannya segera terbungkus lanau dan tanah liat dingin, memicu proses yang mengawetkannya selama 40.000 tahun.

PENJELASAN PALAENTOLOG
Seorang palaentolog Dan Fisher menyebutkan tentang kondisi Lyuba yang awet :
  • Pada saat ajalnya, Lyuba terbenam didalam lanau dan tanah liat basah yang dingin dan kedap oksigen serta menjauhkan mikro aerobik yang dapat merusak jaringan lunak tubuhnya.
  • Mikrob lain yang memeroduksi asam laktat hidup di jaringan. Zat itu bertindak sebagai pengawet.
  • Saat tanah menjadi permafrost (akan aku tulis di postingan yang lain tentang permafrost), tubuh Lyuba terdehidrasi dan susut, bobotnya tinggal separuh.
  • Pada 2006 sebuah sungai meruntuhkan balok es abadi yang berisi jasad Lyuba. Balok tersebut mencair, menampakkan jasadnya. Aliran air menghanyutkan hingga ke beting Sungai Yuribey. Bau asam laktat mengusir binatang lain.

Kenapa aku membenci Lyuba? Bukankah ditemukannya Lyuba akan menambah ilmu pengetahuan tentang makhluk hidup, maupun cabang ilmu lainnya?

Aku membenci Lyuba karena proses penemuannya yang tidak seharusnya. Lyuba muncul karena es tepi Sungai Yuribey mencair. Pencairan ini terjadi karena pemanasan global. Banyak orang menganggap pemanasan global sekedar hoax alias omong kosong belaka (global warming is hoax). Mungkin mereka tidak melihat bukti nyata yang ada. Mungkin mereka tidak merasakan panas karena mereka selalu berada di dalam ruangan ber-AC, yang mana AC yang mereka pakai itu juga telah ikut menyumbang pemanasan global. Telah berkilo-kilometer luas padang es di kutub mencair. Telah beberapa sentimeter air laut naik karena volume air bertambah disebabkan pencairan es kutub.

Jika Lyuba ditemukan dengan cara menggali es pada bagian tertentu dan tidak merusak bagian es yang lain, maka aku sangat menghargai itu. Dan aku bisa jatuh cinta sama Lyuba.

Tetapi, sekarang Lyuba telah muncul dan takkan mungkin dikubur lagi, mari kita ambil hikmahnya.

Bacaan :
National Geographic Indonesia Mei 2009
Gambar :
http://www.umich.edu/



35 komentar:

  1. Cukup pantantis juga ya bang hewan itu...penuh pendapat yang berlainan tentang sosoknya yang fenomenal...nice post...

    BalasHapus
  2. Met pagi bang atta....met beraktifitas..salam hangat dari singkep..

    BalasHapus
  3. btw bang, katanya di indonesia ada pulau yang sudah tenggelam yah karena peninggian air laut???
    btw yg d benci bkn lyubanya donk, tapi orangnya ajah..

    BalasHapus
  4. Wah gimana ni supaya sadar akan Global Warming

    BalasHapus
  5. Mamut atau marmut?

    mirip bgt am gajah ya

    BalasHapus
  6. Wah aku jadi inget film Ice Age...
    Btw, beberapa hari lalu di TV aku liat ada petani yg menemukan gading gajah purba yg panjangnya 2 mtr dan diameter klo ga salah 20cm. Si petani (entah gimana caranya) segera mengamankan gading itu di rumahnya krn takut dicuri org2 ga bertanggung jwb. Lalu setelah diamankan, baru dia laporkan. Aku salut pd si petani sederhana yg begitu care thd lingkungan, tidak seperti oknum2 yg membekingi ilegal logging itu...

    Global warming adalah ancaman terbesar atas kepunahan manusia, aku membayangkan apakah peristiwa bahtera Nuh itu akan terulang ya? Sebagai kiamat dunia?? mengapa manusia tak peduli akan tempat tinggalnya sendiri?...

    BalasHapus
  7. Lyuba itu gajah mini yah Kang??

    BalasHapus
  8. himahnya adalah bhwa kita harus menjaga peninggalan sejarah supaya tidak rusak

    BalasHapus
  9. berarti,lyuba ni sejenis pesugihan gitu ya??
    sstttt,,jangan berisik, sang gajah lg tidur..hehehehe

    BalasHapus
  10. Kalo bukan kita yg perduli dg bumi,lalu siapa lagi? Gitukan mas?
    Jangan sampai nanti akan ditemukan lagi lyuba2 lain karena es yg semakin mencair..

    BalasHapus
  11. Hewan segede gajah yang bikin kangenin... Wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  12. wah... di sungaikuantan ada juga yg mirip kayak gitu tuh....

    BalasHapus
  13. kalo liat pict nya jd inget,,,ICE AGE....atau BROTHER BEAR....lucyu,,,,,

    BalasHapus
  14. Lyuba itu nama bonekaku..padahal aku sendiri ga pernah tau sejarah lyuba dan baru dengar setelah baca postingan ini. Tapi bonekaku bentuknya lumba-lumba bukan gajah :-)

    BalasHapus
  15. Waktunya blogwalking setelah 3 hari off. Jalan2 dulu ya sob ketempat lain sambil nyari ide, mau ikut

    BalasHapus
  16. Nice sharing ....
    Baru tahu kalau Lyuba itu binatang purba yang sudah punah .

    BalasHapus
  17. Jangan benci Lyuba Bang... tapi penyebab global warming itu donk...

    BalasHapus
  18. itu membuktikan kalo bumi makin panas...... kipas angin kalah :p

    BalasHapus
  19. mamut?aku pikir td marmut tp pas liat gambarnya oohhh... maksudnya mammoth tooh spt si Manny nya di Ice Age...

    global warming udh beginilah...semuanya mulai keluar dari es...

    BalasHapus
  20. iya ya... itu pasti anaknya ICE AGE itu lhooo

    BalasHapus
  21. yang gak percaya sama global warming cuma orang2 yang nawrrow minded and kurang ilmu, gak mau perduli, who cares, goblok, tolol, idiot, dsb.

    BalasHapus
  22. saya percaya kok sama global warming, soalnya sekarang panas bgt

    wah itu mamooth ??

    BalasHapus
  23. gajahnya nggak salah bang...
    yg salah org yg x sedar2 ttg kerosakan alam yg berlaku...
    penemuan mumia gajah purba ini merupakan kali ke berapa ya?

    BalasHapus
  24. ass.
    postingan menarik bang. Global warming sepertinya sulit dicegah, jika manusia tetep ga berubah pemikirannya untuk selamatkan dunia. Apajadinya jika bener-bener terjadi. Innalillah...
    semoga
    wassalam

    BalasHapus
  25. wah jadi bener yah philosophi suku nenets kalo lyuba muncul berarti ada malapetaka, nah tuh muncul gara-gara global warming....

    BalasHapus
  26. sepertinya gak lama lagi manusia akan punah seperti mamoth itu akibat global warming.
    AC yg katanya bisa dinginin tubuh malah bikin panas dan mengurangi kadar air dalam tubuh.

    bumi makin panasssss

    BalasHapus
  27. nanem puunan nyo om, biar kita jadiin utan nih kota... hehehehe twew

    BalasHapus
  28. Info yang menarik bang, dan attayaya buangetttt ...top bang...

    BalasHapus
  29. malam om berkunjung malam neh

    BalasHapus
  30. kirain ci''luba ..ada agajah mati....salut bro analisanya tepat sekali...dan benar-benar ada hikmahnya

    BalasHapus
  31. whats? tebal bulu 90 cm hampir 1 meter lhak'an ck ck ck... bukan lyubanya mas yang dibenci tapi orang-orang yang menggali es tu yang patut dibenci

    -eros--

    BalasHapus
  32. global warming itu nyata *buktinya, pagi2 gini sdh panas dan gerah : kipas2 deh*

    BalasHapus
  33. Pagi bang..met beraktifitas...

    BalasHapus

Copyright © 2013 attayaya: Lyuba..... I Hate You | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah