07 April 2009

Perempuan di Monas

Ketika pertama kali datang ke Jakarta di tahun 1989 (20 tahun lalu), aku ditanya ma sepupuku, "gambar apa yang ada di atas monas itu?". Aku bingung, khan baru kali ini ke Jakarta. Sama bingungnya ketika pertama kali naik pesawat. Kupikir di pesawat tuh pake digelar tikar seperti dirumahku, terus penumpang duduk slonjoran. Eh... tak taunya pake kursi, terus harus duduk sesuai nomornya pulak. Malu aku.

Karena aku bingung, sepupuku bilang "patung itu menggambarkan patung perempuan sedang duduk dengan gerai rambutnya yang panjang. Rambut atasnya disimpul seperti sanggul kecil. Duduk menghadap Istana Negara. Sebelah kanan patung adalah Stasiun Gambir". Aku masih tetep bingung (kalo bingung, pegangan ma tiang aja, terus nyanyi-nyanyi kek pelem india). Aku pun mulai memperhatikan patung yang berada paling atas di tugu Monas yang berbalut emas, yang keliatan sepintas seperti lidah api.

Kemudian karena waktu itu sering hilir mudik di Monas pake bus (lupa nomer berapa), akhirnya terjawab suatu ketika aku bisa melihat dengan jelas gambar patung perempuan tersebut. Jelas seperti yang dijelaskan oleh sepupuku. Patung lidah api terbalut emas itu menggambarkan seorang perempuan. Bukan gambar abstrak lidah api. Kulihat dari sisi sebelah kiri Monas Jalan Medan Merdeka Barat.

Postingan ini sesuai pertanyaanku di Angkringan Jogja paliiiiing bawah.

==============
Di bawah ini merupakan kutipan dari http://www.jakarta.go.id/
Gambar dari Wikipedia

Tugu Peringatan Nasional yang satu ini merupakan salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda. Monumen Nasional yang berada dipusat kota Jakarta yaitu di Lapangan Monas Jakarta Pusat mulai dibangun pada tahun 1959 dan selesai pada tahun 1960.
Bentuk Tugu peringatan yang satu ini sangat unik. Sebuah batu obelik yang terbuat dari marmar yang berbentuk lingga yoni simbol kesuburan ini tingginya 137 meter.
Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Lidah api atau obor ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin mencapai kemerdekaan
Tugu Peringatan Nasional ini lebih dikenal dengan sebutan Tugu Monas yang dibangun diareal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Soedarsono dan F. Silaban (arsitek Mesjid Istiqlal), dengan konsultan Ir. Rooseno. Resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.
Monas mengalami lima kali pergantian nama yaitu Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas. Disekeliling tugu terdapat taman, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga. Pada hari-hari libur, Minggu atau libur sekolah banyak masyarakat yang berkunjung kesini.
Di dalam bangunan Monumen Nasional ini juga terdapat museum dan aula untuk bermeditasi. Para pengunjung dapat naik hingga keatas dengan menggunakan elevator. Dari atau Monumen Nasional dapat dilihat kota Jakarta yang semakin padat dan semrawut dari puncak monumen.



26 comments:

  1. salam kenal dari blogger siak bunga raya yang baru ngeblog dan belum tau apa2 tentang blog,dengan semangat memperkenalkan daerah saya yang belum terkoneksi dengan internet. mohon dukungan dan sarannya.

    ReplyDelete
  2. ha, saya belum pernah berfikir itu seperti perempuan... jadi penasaran juga,...

    ReplyDelete
  3. hampir aja saya mengalihkan perhatian dari postingan ini karena judulnya seolah hendak menjawab 'vote' di atas sana.. perempuan apa laki yah?!??!

    ReplyDelete
  4. hihihihi saya juga sama ga pernah merhatiin gambarnya apa..

    ReplyDelete
  5. wakakakakakakak...kok yo kaya temen gue yang waktu pertama dateng ke jakarta dan begitu samapi ke taman mini dan lihat tugu pancasila di depan lagen sosonobudoyo bilang "oh ini monas? kok monas kecil yah" jiahhhhhhhhhhhh

    ReplyDelete
  6. oooh begitu yak monas itu,, baru tau, masalahnya belom pernah, huehehehe... emang aku ini kuper... :D

    ReplyDelete
  7. Dapet ide dari mana mas kalo di puncak Monas adalah seorang perempuan?
    Nah aku jadi ragu lagi ini mo manggilnya mbak apa mas......meragukan...hmmm

    ReplyDelete
  8. monas..?
    makanan apa itu?

    belum pernah liat, belum pernah ke jakarta..wkwkwkwkw

    ReplyDelete
  9. mksh bngt broo..sukses selalu
    saran dan tipsnya di tunggu maklum msih baru dan masih dangkal pengetahuan dlm hal ini.

    ReplyDelete
  10. perempuannya kok ga dibahas diwikipedia?? duh sepupunya si abang berarti lebih pinter dari si wikipedia yak :P

    ReplyDelete
  11. waa.. nga perna ke pikir loh kalo itu gambar perempuan. ckckck. what a perpective! :D

    ReplyDelete
  12. Oom Attayaya lagi serus neh....
    St...st..jangna berisik, keno marah nanti...
    duduk yang manis,

    Sedakep....

    ReplyDelete
  13. Yap bnr bAnget tUh k atta.
    Kalo kata guruku,di tUgu emasnya mOnas itU ada 3 bentUk wajah perempuan.
    And ntU smua wanita2 idamanya soekarno

    ReplyDelete
  14. Memangnya begitu yaa, saya yang tiap jumat sore dan senin pagi ke gambir kok nggak ada ya....

    ReplyDelete
  15. hueee...masa siy???jadi pengen merhatiin dari deket,mesti minta tolong supermen niy ^-^

    ReplyDelete
  16. Oh gitu ya bang...maklum belum pernah lihat dari dekat, cuma di tv aja he..he

    ReplyDelete
  17. dhe tinggalin jejak dulu yah :(
    koz ga bs baca2 lama2, ge banyak kerjaan :(
    hikzzz

    ReplyDelete
  18. casual cutie blm pernah ke jakarta...apalagi liat tugu monas. hiksss

    ReplyDelete
  19. penasaran tuh
    coba liat baik2 deh

    ReplyDelete
  20. hooh beneran!!
    katanya menurut ceritanya soekarno ntu kan dulunya "pencinta wanita"(lagunya inwansyah)
    hahahahaha

    jadinya dia abadikan wanita2 pujaanya dia di dalam tugu emas monas ntu,emang kalo gak di perhatiin dengan seksama gak bakal keliatan,coba perhatiinya dengan lebih fokus lage
    hahaha

    pasti nanti bakal keliatan bentuk wajah wanita dengan rambut2 nya yg bergeray.

    ReplyDelete
  21. hohoho lebih tepatnya, diatas tugu monas itu kayak Korek Api ...,,,

    aduh jadi pingin ke monas :D

    ReplyDelete
  22. baiklah,,,,,,,,,,dan setelah saya liat2 jauh lebih dalam, jauh lebih dalam dari sebelumnya//hiks kyk Romy rafael// bagian atas monas yang dilapisi emas itu mirip patungnya Superman yang kubuat daria pasir waktu aq masih kecil....

    ReplyDelete

Copyright © 2013 attayaya: Perempuan di Monas | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah